The Perfect Military Husband

The Perfect Military Husband
Chapter 40



Sejak Tania mengunjungi Alin di rumah sakit waktu itu.


Mereka menjadi dekat satu sama lain, mereka sering chattingan melalui whatsapp dengan


rutin. Kenzo maupun Jonathan tidak mengetahui tentang ini, Kenzo juga jarang


mengecek ponsel istrinya. Bahkan Nana yang setiap hari selalu bersama dengan


Alinpun tidak mengetahui tentang hal ini. Tania berusaha menedekati Alin untuk


menjalankan rencanannya agar lebih mudah. Ya memang Alin adalah orang yang


polos dan tulus, dia terlalu gampang untuk dimanfaatkan. Walau jarang bertemu


dengan Tania, tetapi Alin menganggapnya teman dekat tanpa mengetahui ada niat


busuk di balik sikap baik Tania.


Setelah pulang dari rumah sakit, Alin kembali ke rutinitas


sehari-harinya di villa bersama Nana. Tentu saja dengan pengawasan yang lebih


ketat, Alin ibarat bunga yang rapuh dan harus dijaga dengan baik. Dengan


banyaknya orang yang menjaga istrinya, Kenzo bisa bekerja dengan tenang.


Apalagi sekarang banyak sekali yang harus dia tangani bersama anak buahnya.


Banyak sekali teror dan juga penyeludupan senjata api baik di perbatasan maupun


kota-kota sibuk di negaranya. Seolah-olah ada seseorang yang sengaja memimpin


para teror ini untuk bergerak bersamaan. Kenzo harus bertindak ekstra hati-hati


karena banyaknya musuh yang harus mereka berantas. Semua kompi telah di


kumpulkan dan telah menerima pembagian tugas masing-masing. Mereka bergerak ke


area-area yang diserang akhir-akhir ini, mereka berjuang untuk warga sipil yang


terus kena teror dan juga memberantas penyelundupan senjata ilegal.


Semua orang merasa waspada, keadaan negara tidak stabil saat


ini, ditambah pergantian pemimpin negara menambah suasana semakin memanas.


Teror di mana-mana, aksi demo, harga komoditas naik tajam. Membuat frustasi


sebagian besar penduduk negara itu. Kenzo dan semua timnya berjuang mati-matian


meredam teror dan memberikan rasa aman kepada warga sipil. Jonathan juga tak


kalah sibuk, dia menyelidiki tentang semua kejadian itu dan menyimpulkan jika


semua kejadian buruk akhir-akhir ini di sebabkan oleh para mafia yang bergerak


karena arahan satu orang. Jonathan tahu siapa dia dan berencana melawannya. Ini


memang tidak mudah, walau organisasi mafia yang Jonathan pimpin termasuk yang


terbesar di negaranya tetapi kalau melawan persatuan mafia jelas Jonathan akan


kesulitan. Dia menghubungi sekutu-sekutunya untuk meminta bantuan menstabilkan


organisasi gelap di negaranya.


Jonathan terbang ke Amerika Latin menemui sahabatnya Ryan Fendo


yang juga merupakan pemimpin mafia terbesar di sana. Jonathan meminta bantuan


kepada Ryan untuk menyetop sementara pengiriman senjata dan juga obat-obatan serta


mengakhiri kerja sama dalam semua bidang dengan para organisasi mafia di


negaranya. Dia ingin menekan mereka melalui pendapatan utama mereka dan


mengendalikan semuanya. Jonathan tahu jika Ryan memiliki kontrak kerja sama


dalam penelitian senjata terbaru dengan orang yang membuat negaranya tidak


tenang akhir-akhir ini. Itu adalah kerja sama yang sangat menguntungkan dan


menghabiskan dana sampai puluhan triliun. Sebagai gantinya, Jonathan


menandatangani kontrak kerja sama di proyek penelitian untuk menciptakan alat


canggih bernama ‘Cyber Protector’. Proyek


ini bernilai 20 kali lipat dari kerja sama yang sebelumnya telah di sebutkan.


Dengan senang hati, Ryan menerima tawaran yang sangat menguntungkan ini, dia


segera memerintahkan anak buahnya untuk menyetop semua aktivitas transaksi


dengan seluruh organisasi mafia di negara H.


Setelah tawaran di setujui dan di laksanakan, mereka berdua


beralih ke Crystal Bar and Casino. Mereka


berdua merayakan pertemuan setelah 3 tahun lebih tidak bertemu bersama dengan


teman-teman Ryan yang lain. Ryan memesan ruang VVIP untuk menyenangkan sahabat


dekatnya ketika di Inggris. Jonathan menyambut hangat apapun yang disiapkan


oleh sahabatnya itu. Mereka minum sambil membahas kelanjutan proyek yang baru


ditanda tangani dan mengeratkan hubungan persahabatn dengan beberapa


teman-teman Ryan. Pukul 02.00 dini hari mereka baru kembali, Ryan kembali ke


mansionnya sementara Jonathan kembali ke hotel tempatnya menginap. Dia


berencana hanya akan di Amerika Latin hanya 3 hari setelah itu dia kembali


dengan jet pribadinya.


Sekembalinya Jonathan dari Amerika Latin, keadaan organisasi


mafia sedang mengalami kekacauan. Terputusnya rantai uang terbesar mereka


secara mendadak membuat mereka berfikir bahwa ini peringatan. Mereka tidak tahu


siapa yang menyebabkan kekacauan ini, tetapi hal ini menimbulkan senyum


seringai dari Jonathan. Kini dia bisa tenang mengurus bisnis-bisnisya tanpa


saat ini kerugian terbesar sedang dialami oleh dalang dari semua kejadian teror


dan juga kerusuhan yang memperkeruh keadaan negara. Jonathan tertawa


membayangkan bagaimana mengamuknya orang itu. Secara tidak langsung, tindakan


tang diambil oleh Jonathan meringankan beban militer dan juga mengurangi


kerusuhan akibat pergantian pemimpin negara saat ini.


Kenzo pun bisa bernafas lega karena semua teror dan


kerusuhan yang di akibatkan segerombolan para mafia kini telah reda. Kenzo menebak


jika kakaknya ikut campur tangan dalam masalah ini ketika dia tahu kakaknya


pergi ke Amerika Latin. Keadaan negara juga berangsur-angsur pulih, pemimpin


negara yang baru telah dilantik, semua menantikan hal baru apa yang akan


dilakukan oleh pemimpin negara sekarang. Kenzo dan timnya kembali ke markas


komando militer di ibu kota setelah sebelumnya berjuang penuh berjibaku melawan


para gembong mafia itu. Tak sedikit tentara yang terluka bahkan ada yang gugur


ketika menjalankan tugas. Mereka sempat beradu tembak di perbatasan dan di


beberapa kota yang di teror. Kenzo pun pulang dalam keadaan terluka setelah


sebelumnya dia di rawat di rumah sakit. Kenzo hanya mengabari kakaknya dan


merahasiakan hal itu dari istrinya, dia tidak mau istrinya menjadi banyak


pikiran dan akan mempengaruhi calon anaknya.


Setelah Kenzo benar-benar telah sembuh, dia baru kembali ke


villa bertemu dengan istrinya. Kini kehamilan Alin telah memasuki minggu ke 18


alias 4 bulan lebih 2 minggu. Perutnya telah mulai membuncit dan badannya agak


berisi, Alin tampak semakin cantik dengan perut yang mulai membesar itu. Kini


Alin sudah tidak lagi memakai kemeja Kenzo, dia mulai memakai baju ibu hamil


selutut dan agak longgar tetapi masih memperlihatkan lekukan tubuhnya dan juga


perutnya. Rambut panjangnya sering tergerai sampai ke punggung bawahnya, dia


juga sering memakai sendal berbulu berbentuk kelinci atau kucing. Ketika Kenzo


pulang, Alin berlari dan langsung memeluk suaminya dengan erat yang membuat


Kenz tertawa. Seperti seorang anak yang tengah menantikan kepulangan ayahnya.


Bagi kenzo hal itu adalah kebahagiaan tersendiri di hati


Kenzo. Melihat senyum manis istrinya setiap dia pulang dari bertugas cukup


menjadi obat lelahya saat ini. Mengelus perut istrinya yang agak membesar dan


berbicara kepada calon anaknya cukup menjadi pelipur duka yang tengah di


rasakan. Menjadi calon ayah adalah impian dan kenikmatan yag tiada banding,


penantian panjang dan juga menjadi suami siap siaga merupakan berkah yang tidak


semua orang bisa alami. Hari ini menjadi hari yag membahagiakan bagi Alin dan


juga Kenzo. Bersatu kembali setelah beberapa waktu berpisah dan merasa cemas


mengkhawatirkan keselamatan Kenzo di medan tugas. Suka cita begitu meluap


terpancar di mata keduanya, para pelayan yang berada di sama berseru lirih merasa


iri dengan besarnya cinta para majikan mereka.


Kenzo dan Alin menghabiskan sepanjang hari di kamar mereka,


selain karena Kenzo harus istirahat setelah sebelumnya kurang tidur dan


terluka. Alin menemani suaminya tidur sepanjang hari, menyiapkan segala sesuatu


untuk suaminya. Kenzo sempat melarang Alin dan akan menyiapkannya sendiri,


tetapi Alin tetap kukuh untuk memenuhi tugasnya sebagai seorang istri. Bahkan


Alin yang membantu mengeringkan rambut Kenzo menggunakan hairdryer  sambil


menyisirnya. Membuatkan teh hangat dan membawa biskuit dari bawah dengan


antusias. Alin benar-benar tidak mau melewatkan setiap momen ketika bertugas


menjadi seorang istri yang baik dan itu memang kewajibannya. Alin baru berhenti


setelah Kenzo meminta istrinya untuk tidur di sebelahnya dan mereka pun


terlelap hingga siang menjelang. Saat sore hari mereka menghabiskan waktu


dengan tiduran di balkon yang kini Kenzo sulap menjadi tempat yang nyaman untuk


tiduran dan bersantai, mengingat Alin suka ketiduran di sana. Kenzo menyediakan


kasur busa yang empuk dan di lapisi dengan seprei bulu dan beberapa bantal


serta guling, ada juga sofa gantung yang semuanya terbuat dari wol yang lembut.


Disana juga banyak sekali di taruh berbagai jenis tanaman hias dan bunga yang


ditanam di pot dan ditata dengan sedemikian rupa menambah rasa nyaman dan


elegan tempat itu. Kenzo juga memasang proyektor untuk Alin yang merupakan


penggemar drakor atau dracin. Seperti sore ini, Kenzo menemani istrinya menonton


drama Korea yang baru saja di rilis di temani cahaya keemasan sore hari. Di


tengah-tengah acara nonton bersama itu, Jonathan dan Nana ikut bergabung.


Mereka berempat menghabiskan waktu dengan menonton drakor bersama sampai waktu


makan malam menjelang.


Bersambung.