The Legend of the God

The Legend of the God
AKHIR DARI TURNAMEN ALKEMIS



Sesampainya di penginapan Yang Chen pun memesan kamar dan iapun beristirahat. Pagi pagi Yang Chen bangun dan berangkat ke turnamen, dalam perjalanan Yang Chen bertemu dengan Shuan Shi'er bersama kakeknya. Setiba didepan gerbang, Shuan Tian memutuskan untuk pergi bertemu seseorang.


Sampailah mereka di aula yang dimana terdapat peserta yang hadir, terdengar suara dari belakang mereka dan berbicara, sontak membuat Shuan Shi'er dan Yang Chen menoleh ke belakang.


* aku tidak menyangka bisa bertemu dengan nona Shuan Shi'er lagi.


* Lin Yang kali ini aku pasti akan mengalahkan mu.


* Hahahaha....... Aku merasa kasihan dengan nona Shuan Shi'er, bukankah pada turnamen tahun lalau nona Shuan Shi'er kalah dalam turnamen alkemis. Hahahaha...


* Lin Yang kaauuu......


Shuan Shi'er yang ingin menyerang, Yang Chen pun mencegat Shuan Shi'er.


* nona Shu jangan hiraukan perkataannya, Aku pasti akan membalas hinaan ini.


* hahahaha.... Apa kalian dengar, bocah ini ingin mengalahkan tuan muda.


* apakah bocah ini pikir bisa mengalah kan tuan muda Lin Yang.


Yang Chen yang mendengar ejekan tersebut hanya tersenyum santai.


* tuan dan bawahan benar benar tidak memiliki sopan santun.


* kaauu....!!!


Ucap Lin Yang yang emosi.


Para tetua sampai dan duduk di bangku penonton, Shuan Lao berdiri dan menjelaskan aturan kepada para peserta. Akhirnya turnamen resmi dimulai.


* hahahaha.. . Shuan Shi'er lihat bagaimana aku mempermalukan mu yang kedua kalinya.


Kata Lin Yang yang percaya diri.


Yang Chen yang memurnikan pil sama sekali tidak menemukan masalah, hal tersebut dikarenakan tidak ada yang memperlihatkan ataupun peduli karena semua orang menganggap bahwa Yang Chen hanya sampah yang sedang mencari muka.


Alhasil Yang Chen dengan cepat memurnikan pil lebih cepat dari peserta lain.


Lin Yang yang melihat pil milik Yang Chen mulai terbentuk membuatnya gelisa dan Lin Yang menggunakan cara licik agar bisa membuat Yang Chen tereliminasi dalam turnamen. Lin Yang diam diam menggunakan aura spiritual untuk mengganggu Yang Chen, akhirnya tungku milik Yang Chen menjadi tidak terkendali dan meledak.


* hehehehe.. . . Juara pertama milikku, siapa pun yang berani mengambilnya akan ku gunakan segala cara untuk mendapatkannya.


Semua orang yang melihatnya berpikir bahwa Yang Chen pasti akan gagal.


* meskipun bocah ini sangat cepat dalam pemurnian akan tetapi melakukan sedikit kesalahan maka akan sangat fatal.


Kata salah satu tetua, para tetua juga mengangguk setuju. Sedangkan Shuan Shi'er masih memurnikan pil sambil mengingat perkataan Lin Yang.


Dengan bahan yang tersisa Yang Chen mengubah api milinya menjadi cicin api dan menggunakan Api Hitam dan Api putih atau dikenal Api Yin dan Yang.


Seisi arena menjadi gempar melihat metode tersebut yang menggunakan cincin api yang sama sekali belum mereka lihat sebelumnya, di tambah lagi Api Hitam dan Api Putih yang di kenal dengan Api Yin dan Yang.


Para tetua juga ikut terkejut melihat penomena ini.


* hah...... Bukankah itu Api Yin dan Yang.


Kata ketua Shuan Lao sambil melotot kaget.


* aku tidak menyangka bocah ini memiliki Api Yin dan Yang, bahkan ketua alkemis Shuan Lao saja tidak mampu menjinakkan api ini, tapi bocah ini.


* bocah ini bahkan memiliki Api Yin dan Yang, aku tidak akan menyerah.


Kata Lin Yang yang hampir tidak fokus.



Akhirnya semua murid berhasil memadatkan pil mereka masing masing. Ketua Shuan Lao meresmikan turnamen alkemis di tutup, dan meminta kepada peserta agar maju satu persatu memperkenalkan pil milik mereka. Setelah Lin Yang maju ia tersenyum mengarah ke Shuan Shi'er di sebelah kiri.


* nona Shuan Shi'er aku berharap nona Shu tidak membuatku kecewa.


Shuan Shi'er maju lalu diikuti oleh Yang Chen di belakang. Yang Chen pun memperkenalkan pil miliknya.


* ketua Shuan Lao saya telah memurnikan pil pencerahan ilahi.


Sontak semua orang tertawa mendengar nama pil tersebut dan mengejek Yang Chen yang seorang pemula.


* hahahaha..... Apakah aku tidak salah dengar. Bocah ini mengatakan bahwa itu pil pencerahan ilahi, bukankah bocah ini mengada ngada. Hahahaha.....


* nona Shuan Shi'er bukankah bocah ini temanmu. Aku sama sekali belum pernah mendengar tentang pil pencerahan ilahi ataupun kegunaannya.


Ucap Lin Yang yang meledek kearah Shuan Shi'er. Shuan Shi'er hanya diam sambil menahan emosi, namun semua orang terdiam setelah ketua Shuan Lao berbicara.


* pil pencerahan ilahi tingkat 5


* ketua shu apakah benar ini pil tingkat 5.


Tanya tetua Zi Lan Ji yang bingung, Shuan Lao menceritakan manfaat pil tersebut. Akhirnya Shuan Lao mengumumkan bahwa Yao Chen yang menang.


Lin Yang yang merasa tidak puas akan hasil akhir ingin protes akan tetapi ia mengurungkan niatnya.


* seandainya aku tau dari awal mengawasi bocah ini, pasti pemenangan turnamen ini tidak akan menjadi miliknya.


Gumam Lin Yang dalam hati, turnamen alkemis berakhir dan semua orang meninggalkan arena.