
Semua orang pun bergetar hebat, merasakan tekanan yang begitu kuat dari lima leluhur itu. Kesepuluh ketua seketika pucat, mereka berpikir bahwa hidup mereka tidak akan lama lagi.
* leluhur ini benar benar sangat kuat. Seandainya Leluhur Bai Wang tidak terlalu, mungkin masih bisa memberikan sedikit perlawanan
* ketua Yang Ming, Ling Zhao, Zi Shuo, Lan Dong. Mari kita bergandengan tangan untuk menghadapi leluhur Li Jian Ji, LaunSue Tu dan Cun Liau Tao. Untuk leluhur Han Chiu Thai dan Lei Shian Feng, biarkan para ketua yang lain saja
* baik ketua Bai Shang
* ayah aku akan ikut menghadapi leluhur Han Chiu Thai dan Lei Shian Feng
* Yang Chen ini terlalu berbahaya. Jangan gegabah
* ayah. Jika aku tidak bertindak maka nasib semua orang juga akan menderita
* Yang Chen. Jika ayah mati dimedan perang ini. Bawa ibumu beserta anggota klan Yang, yang selamat. Temuilah kaka pertama dan dua saudara mu di wilayah kota jiwa
* aku akan menepati janji ayah. Tapi untuk sekarang kita harus menghadapi ini semua terdahulu. Kalau keadaan memang terdesak maka aku akan mundur
* baiklah, kalau begitu berhati-hati lah
Sedangkan Yang hanya mengangguk lalu kembali menoleh kearah kelima ketua dibelakangnya.
* ketua. Untuk permasalahan kali ini, aku tidak akan memaksa para ketua untuk ikut. Namun kalau ketua tetap ingin bergabung maka silahkan tinggal dan berjuang bersama. Sedangkan untuk yang ingin mundur, aku tidak akan mencegahnya.
* hahahaha..... Teman Yang Chen. Walaupun harus menghadapi leluhur sekalipun. Kami akan tetap berjuang, meskipun nyawa jadi taruhannya
* apa yang dikatakan oleh ketua Zhang Song benar. Kami tidak akan mundur, kalau tidak. Aku takut, aku tidak akan memiliki tempat untuk menyembunyikan wajah ini
* terima kasih ketua. Kalau begitu mari kita berjuang bersama
Kelima ketua hanya mengangguk ringan. Disisi lain pertempuran sudah sangat sengit, ketiga leluhur itu hanya bersikap santai tanpa adanya beban. Sedangkan untuk kedua leluhur sisanya hanya tersenyum meledek.
Beberapa kali pertukaran, pihak aliansi kerajaan sudah babak belur. Begitu pula dipihak Yang Chen, karena sudah merasa terdesak. Bai Shang pun menggunakan metode pemanggil, seketika getaran pun terjadi. Untuk ketiga leluhur hanya tersenyum sinis.
* hormat leluhur. Junior meminta bantuan
* Bai Shang. Apa yang terjadi, mengapa disini begitu kacau
* leluhur saat ini kami sedang menghadapi ketiga leluhur ini. Tapi level kami masih berada dibawah mereka
* hmmm.....
* hahahahaha..... Bai Wang. Akhirnya kau bangun juga dari tidur panjang mu
* Li Jian Ji. Aku pikir kau sudah mati
* hahahaha..... Mana mungkin aku bisa mati. Tekadku tidak akan pernah goyah, meskipun maut menjemput
* kau dari dulu memang sedikit arogan. Bahkan sudah tua sekali pun
* huhm... Bai Wang. Bagaimana kalau kita tanding ulang. Aku akan menahan sedikit kekuatan ku
* huhmm... Meskipun tubuhku sedang terluka. Aku tidak akan membiarkan orang sombong seperti mu melukai anggota kerajaanku
* hahahahaha..... Aku yakin itu hanya akan percuma. Baiklah mari kita lihat
Wujud kalajengking pemakan jiwa
Tatapan teknik racun. Ayunan ekor
* hmm.....
Wujud Jiwa Pedang
Tekanan pedang penusuk jiwa
Pertempuran antar keduanya membuat area sekitar menjadi mendidih. Angin topan berhembus, menyapu kesegala arah akibat serangan keduanya.
* ketua Zhang Song, Zhao Zilan, Sing Jie. Kita harus menyatukan kekuatan untuk lebih sedikit menahan tekanan leluhur Han Chiu Thai
* baiklah ketua Yan Li
* untuk leluhur Lei Shian Feng biarkan aku dan teman Yang Chen untuk melawannya
Bentuk Kehampaan seribu jalan
Teknik lautan kehampaan. Seribu jalan tanpa kembali
Bentuk Api Yin Yang
Gelombang Api pemusnah
* hahahahaha..... Hanya dua semut yang tidak tau apa itu setinggi langit
* bocah sepertinya kau masih belum paham
* Yang Chen jangan terlalu mengurusi omongan orang ini. Kita harus pokus
* ketua Li Yong tenang saja
* hahahahaha..... Dasar semut rendahan
Wujud petir hitam spiritual agung
Teknik petir kesengsaraan. Sambaran jiwa petir
* orang ini sangat kuat. Aku tidak yakin ketua Li Yong besa menahan orang ini sedikit lebih lama. Guru apakah ada cara lain
* Yang Chen. Untuk sekarang ini aku juga tidak tau.meskipun aku mau membantu, aku tidak wakin bisa mengalahkan orang ini. Terlebih lagi sisa jiwaku sangat rentan akan aura tekanan, sedangkan untuk Lei Shian Feng sudah mencapai level 53
* kalau begitu aku akan coba menggunakan tongkat Naga penghancur ini
Sementara Li Yong masih kesulitan menghadapi leluhur Lei Shian Feng.
Yang Chen mengeluarkan tongkatnya, lalu mentransfer kekuatan kedalam tongkat. Dengan beberapa detik tongkat ditangan nya membesar. Bahkan besarnya berkali-kali besar dibandingkan dengan medan pertempuran itu sendiri.
* pak tua sialan.... Coba rasakan ini....
Tongkat Naga Penghancur
Hantaman Toya sakti
Hhiiyyaaaaaa.......
* hah..... Senjata macam apa ini... Kenapa begitu menakutkan..... Bocah sialan....
Bentuk petir hitam spiritual agung
Armor spiritual yang agung
Hiiyyaaaaaa.........
* sialan...... Kenapa tongkat ini begitu berat...... Seharusnya aku bisa mengatasinya.... Tapi ini.......
Hal tersebut membuat leluhur Lei Shian Feng terpental mudur jauh. Yang Chen pun tanpa memberikan nafas, ia langsung melesat kearah leluhur Lei Shian Feng. Setelah mengeluarkan tongkat Naga penghancur, membuat nya memiliki kekuatan, kelincahan serta otot dan fisik meningkat pesat.
Gempuran terus menerus dilakukan. Ketua Li Yong pun tidak tinggal diam, ia juga ikut menggempur leluhur Lei Shian Feng tanpa jeda. Hel tersebut membuat leluhur Lei Shian Feng menjadi lebih naik darah.
* bagus bocah.... Aku tidak akan menahan diri lagi
Teknik jiwa petir hitam. Spiritual jiwa agung. Lingkaran sambaran tiada ujung
* hah..... Teman Yang Chen. Kita harus mencegah orang ini. Kalau tidak, kita akan mati
* ketua Li Yong. Aku punya ide. Ketua Li Yong menyibukkan leluhur Lei Shian Feng. Sedangkan aku akan merencanakan sesuatu
* apakah ada jalan lain
* aku hanya yakin dengan ini saja
* baiklah. Aku akan berusaha sebaik mungkin
Ketua Li Yong langsung melesat kearah leluhur Lei Shian Feng yang sedang membuat pormasi.
* aku hanya bertaruh dengan tongkat ini. Untuk sisanya, aku hanya berharap ketua Li Yong bisa mengatasinya
Dengan memejamkan matanya. Yang Chen berusaha menarik enegi di sekitar, karena energi nya masih kurang. Yang Chen berusaha menyerap energi alam.
Teknik Naga penghancur
Hantaman tongkat naga
Teknik malapetaka ilahi
Tekanan penekan energi
Teknik api yin yang
Gelombang lautan api neraka
Teriak Yang Chen mengucapkannya tiga teknik terkuat miliknya secara beruntun. Kombinasi dari tongkat Naga penghancur, mutiara api yin yang dan mutiara malapetaka ilahi.