The Legend of the God

The Legend of the God
REUNI KEEMPAT SAUDARA



Karena sudah tidak tahan akan bacotannya Yang Chen, Fei Yao langsung mengeluarkan tekniknya.


* bocah. Karena sudah sejauh ini, aku tidak peduli lagi dengan semuanya. Sekarang tamatlah riwayatmu


Bentuk hantu api jiwa


Teknik bayangan hatu. Domain dewa hantu, serangan api jiwa



Bentuk api yin yang


Serangan gelombang api pemusnah


* hahahaha..... Bocah. Apa hanya ini kemampuan mu


* huh....


Kedua serangan tersebut saling bertemu menghasilkan ledakan yang kuat, sehingga kedua kakanya terbang mundur menjauh.


* adik ketiga sudah mulai tumbuh menjadi kuat. Aku tidak menyangka hanya beberapa tahun saja sudah berkembang sejauh ini


* kaka pertama benar. Seberapa berat kah perjuangan dan rasa sakit yang ia rasakan


Fei Yao yang melihat serangan nya mulai runtuh, langsung berpikir bahwa bocah didepannya bukan hanya omong kosong belaka.


* kenapa teknik anak ini sangat kuat. Huh.... Hanya perbedaan satu level saja sudah begitu sombong


Teknik tongkat toya sakti


Hantaman tongkat mode grafitasi


* huh..... Bocah sialan....


Teknik jiwa pembunuh


Raungan ribuan jiwa pembunuh


* bocah mari kita lihat... Apakah mulutmu memang seliar kemampuan mu


Hhiiyyaaaa........



Lagi lagi kedua serangan kembali berbenturan, namun kali ini Fei Yao mengeluarkan satu set teknik jiwa pembunuh.


* aku harus mencoba teknik lain, kalau tidak aku kawatir akan kesulitan melawan orang ini


Disaat itu juga Yang Chen teringat dengan ketiga teknik yang ia dapatkan dari mutiara api yin yang. Sedangkan untuk mutiara malapetaka ilahi, harus mengumpul satu pencerahan dan dua malapetaka kesengsaraan. Agar visa mengatifkan teknik amukan kaisar malapetaka ilahi.


* kalau begitu. Maka cobalah teknik ini


Teknik tarian dewa api yin yang


Tarian lingkaran cincin api



Teknik ini digunakan untuk mengunci pergerakan lawan. Meskipun lawan berada dilevel 80 keatas, hanya mampu bertahan 30 detik. Sedangkan untuk dibawah 79 kebawah akan bertahan selama 45 detik atau lebih.


* hah.... Sialan..!!! Teknik macam apa ini. Bocah sialan....


Teknik tarian dewa api yin yang


Pusaran api tanpa jejak


* bocah..... Kau.....


Untuk kedua komandan, yang bertempur melawan dua komandan saudara menghentikan serangan lalu bergegas menuju kearah Yang Chen dan Fei Yao.


* bocah.... Kami tidak membiarkan mu bertindak terlalu kejam


Namun ternyata serangan tersebut tidak mengarah kearah Fei Yao, melainkan mengarah kedua komandan hantu tersebut. Karena Yang Chen sudah memprediksi akan hal tersebut. Dengan sekejap serangan tersebut menghantam keduanya, lalu terpental mundur sambil memuntahkan seteguk darah. Tidak hanya itu saja, Yang Chen kembali mengeluarkan teknik terbarunya, untuk menghabisi kedua komandan hantu tersebut.



Teknik amarah dewa api yin yang


Ledakan kobaran api yang membara


Melihat serangan tersebut, keduanya melakukan pertahanan. Untuk menahan serangan tersebut.


Teknik pertahanan jiwa hantu


Pormasi pelindung tujuh jiwa


Teknik pelindung roh hantu


Pormasi pelindung inti hantu


* hiiiyyaaaa....... Sialan... Kenapa sekarang ini terlalu kuat


Aaaaaaaaaaa.........


Setelah menghabisi kedua komandan hantu tersebut, Yang Chen kembali menoleh kearah Fei Yao yang masih dalam kendalinya.


* bocah beraninya kau... Aku tidak akan melepaskan mu


* hahahaha...... Apa kau kipir bisa lolos


Ledakan kobaran api yang membara



Disaat yang sama.


* Fei Yao. Kau akan bertemu kembali dengan putramu Fei Li di alam baka


Sambil melepaskan tekniknya. Sedangkan Fei Yao hanya menjerit tanpa bisa memberitahu perlawanan, ataupun bergerak sedikitpun.


* aaaaa.. aaaaaa... aaaaa.....


Semua orang yang melihatnya, hanya bisa membeku tanpa mengeluarkan kata sedikit pun. Para pasukan yang melihat pemimpin mereka tewas hendak melarikan diri, namun komandan Buo Biye langsung sigap dan mengepung pasukan hantu. Dan ternyata pertempuran tersebut disaksikan oleh semua orang termasuk para pemimpin di wilayah kota jiwa dari jarak jauh.


* bocah ini sangat kuat. Bahkan Fei Yao dan kedua komandan hantu juga mati ditangannya


* ketua Lu Bei. Kita harus menjalin pertemanan dengan orang ini. Dengan begitu kita tidak kawatir jika orang ini akan bertindak, jika hendak menyerang sekte-sekte lain


* tetua Lu Ji memang benar. Setelah pertempuran ini, kita harus datang dan mencoba menarik orang ini kedalam pihak kita. Dengan begitu kita bisa manfaatkan situasi


Sedangkan Yang Chen sendiri tidak menghiraukan sekitar, lalu menoleh kearah kedua kakanya dan bergegas mendekat.


* kaka pertama, kaka kedua. Apakah kalian berdua baik baik saja


* adik ketiga jangan kawatir. Luka seperti ini bukanlah masalah besar


* kaka pertama benar. Adik keempat mari masuk dulu. Komandan Buo Gu, bersihkan area pertempuran


* baik tuan muda


* adik ketiga mari masuk


Dibelakang Yang Chen, ada Yang Yuyi dan Long Xue yang juga masuk.



Sesampainya didalam aula. Yang Chen langsung memberikan pil pemulih, sambil bercerita tentang perjalanannya terutama kejadian tentang peperangan melawan aliansi klan Shi.


* kaka ketiga. Bagaimana dengan kabar ayah dan ibu di klan


* adik keempat jangan kawatir, ayah dan ibu baik baik saja


* adik ketiga, bagaimana adik bisa bertemu dengan adik keempat


Yang Chen pun bercerita tentang semuanya.


* ternyata pasukan hantu memang sudah menargetkan semua anggota pasukan merah


* adik ketiga. Kenapa adik ketiga ada disini, apakah ada yang adik ketiga cari


* kaka kedua benar. Sebenarnya aku ingin mecari kolam jiwa pembentuk jiwa api. Dan aku mendapatkan kabar, bahwa kolam itu ada dikota ini


* hah.... Darimana adik ketiga tau


* aku tidak sengaja mengeluarkan petanya, dicincin penyimpanan Fei Li dalam perjalanan kesini. Apakah kedua kaka tau persis dimana lokasi nya


* untuk soal itu kaka pertama dan adik kedua juga tidak tau persis. Tapi yang kaka dengar tempat itu berada di jantung lembah jiwa. Tepatnya berada di tengah tengah, dan terkubur didalam tanah. Kalau ingin memasukinya........


Yang Xian yang berbicara sampai titik ini langsung terdiam. Membuat Yang Chen semakin penasaran. Lalu kembali bertanya.


* apakah ada sesuatu disana


* adik ketiga. Apakah adik yakin akan hal tersebut


* tentu saja, karena ini sangat penting bagiku


* tapi......


Karena melihat keseriusan di wajah Yan Chen, Yang Xian tanpa daya mengehela nafas panjang.


* baiklah kalau begitu. Kaka akan membantu adik ketiga, dikota ini ada satu orang yang bisa membantu. Tapi sebelum itu. Kaka berharap adik bisa lebih berhati-hati ketika memasuki tempat itu. Untuk permasalahan lainnya, biarkan kaka dan adik kedua yang melakukan nya


* kalau begitu. Aku berterima kasih kepada kaka pertama dan kaka kedua


* sudahlah, jangan berterima kasih. Lagi pula kita ini bersaudara


* hehehehe.......


Mendengar hal tersebut membuat Yang Chen sedikit malu sambil menggaruk kepala belakangnya dengan ekpresi canggung diwajahnya. Sedangkan untuk Yang Yuyi ia tidak terlalu memperduli karena asik bermain bersama Long Xue.


* adik kecil, siapa namamu


* aku Long Xue, kaka sendiri


* aku Yang Yuyi, panggil saja kaka Yuyi


* kaka Yuyi memang cantik. Long Xue yakin pasti banyak lelaki yang mengejar kaka


* adik Xue, dari mana adik bisa tau akan hal tersebut


* aku sering mendengar dari kaka Chen'er, saat berbicara sendiri


* adik Xue, apakah adik bisa menceritakan tentang kaka keempat


Long Xue mengangguk dengan polosnya. Long Xue pun menceritakan tentang Yang Chen selama ini kepala Yang Yuyi, Yang Yuyi yang mendengar nya langsung tertawa terbahak bahak.