
Keesokan paginya, Yang Chen dan kedua rekan barunya memulai melakukan penjelajahan.
"Apakah saudara Yang Chen sudah siap untuk melakukan penjelajahan di pulau ini." Tanya Li Wen sambil tersenyum
"Saya sudah siap, terlebih lagi tantangan dan juga rintangan yang akan dihadapi." Jawab Yang Chen dengan percaya diri
"Hahaha..... Itu benar." Kata Li Wen sambil tertawa
Dalam penjelajahan tersebut, ketiganya sambil berbincang bincang santai sambil menjelaskan tentang pulau tersebut dengan secara detail kepada Yang Chen.
Dan merekapun sampai di tempat yang indah dan misterius. Di Pulau Naga Biru, mereka menemukan segalanya mulai dari pemandangan pantai yang menakjubkan, hutan yang lebat, hingga bukit dan lembah yang membentang luas. Namun, terdapat juga banyak kejutan tak terduga yang membuat mereka harus berhati-hati selama mengeksplorasi pulau tersebut.
"Saudara Yang Chen, setelah memasuki kedalam hutan ini. Kita harus siap siaga, terlebih lagi lawa yang akan kita hadapi bukan hanya sekedar mahluk yang tinggal dihutan ini, tapi juga para praktisi yang haus akan darah." Ucap Liu Chen
"Meskipun tidak ada binatang atau monster yang kita temui sepanjang perjalanan, tapi tidak menutupi kemungkinan jika kita akan bertemu dengan monster yang kuat." Kata Li Wen
"Saudara Li Wen, apakah saudara pernah bertemu dengan monster yang begitu kuat sebelumnya." Tanya Yang Chen yang masih kebingungan
Sementara keduanya saling menatap satu sama lain.
"Saudara Yang Chen, mungkin sebagian besar para monster di pulau di masih berada dilevel 40 sampai 50. Tetapi tidak bisa disangkal bahwa masih banyak monster dengan level yang sudah mencapai diatas para monster." Kata Li Wen
"Sebulan yang lalu, kami mendengar kabar dari salah satu praktisi yang mengeksplor pulau ini. Kalau tidak salah, praktisi itu berada dilevel 60 atau 70." Ycap Li Wen kembali
"Lalu apa yang terjadi dengan praktisi itu." Tanya Yang Chen kembali
"Sebelum praktisi itu masuk kedalam jantung pulau ini, ada salah satu masyarakat yang tinggal di pulau ini mencoba memperingati praktisi tersebut." Jelas Li Wen
"Namun karena praktisi itu merasa bahwa tidak ada yang bisa melukainya, maka masyarakat itupun dihiraukan. Masyarakat itu juga tidak sempat menyelesaikan perkataannya." Kata Liu Chen
"Setelah memasuki hutan ini, sempat terdengar suara pertarungan yang begitu sengit. Dan tak lama dari suara itu, praktisi yang tadi tiba-tiba muncul entah dari mana. Dengan pakaian compang camping, rambut yang kusut beserta wajah praktisi itu sangat pucat. Seolah-olah ia sedang bertarung melawan monster yang begitu kuat." Kata Li Wen kembali menjelaskan
"Seperti apakah monster yang dihadapi si praktisi." Tanya Yang Chen lagi
"Hmm....kami juga tidak tau, kerena saking takutnya, si praktisi langsung kabur sempoyongan sebelum diintegrasi." Ucap Liu Chen
"Guru, apakah guru tau tentang monster yang dimaksud." Tanya Yang Chen dalam hati
"Hmm..... Itu salah satu monster yang pernah guru bahas sebelumnya. Tapi guru juga tidak tau persis seperti apa monster yang dimaksud." Jawab Yuan Lao
Dan tidak lama dari itu, mereka dikejutkan dengan adanya monster yang tiba-tiba menghadang perjalanan mereka.
"Hah....prajurit naga." Seru Li Wen dengan kaget
"Saudara Yang Chen, sepertinya kedatangan kita tidak disambut dengan baik." Ucap Liu Chen
Hiyyaaa......
Bentuk dua bayangan
Kloning tanpa batas
"Saudara Yang Chen, kita juga harus ikut membantu." Ucap Liu Chen sambil mengeluarkan senjatanya
"Baik, kalau begitu aku tidak akan sungkan sungkan lagi." Ucap Yang Chen yang juga mengeluarkan tongkat toya saktinya
Bentuk manipulasi waktu
Pengunci ruang pengendali
Bentuk api yin yang
Tarian dewa api yin yang
Setelah pertempuran yang begitu sengit, Yang Chen dan kedu temannya berhasil membantai prajurit naga tersebut yang mirip manusia tetapi seluruh tubuh mereka ditutupi oleh kulit dan sisik yang tebal beserta dengan ekornya.
"Saudara Yang Chen, kulit dan sisik prajurit naga ini bisa digunakan untuk membuat senjata. Terlebih lagi harganya sangat mahal, mungkin sekitar tiga ratus ribu batu jiwa." Kata Li Wen
Yang Chen hanya terdiam mendengar harga yang baru saja disebutkan oleh Li Wen.
"Huhh.....sangat disayangkan, ini hanya jenis monster yang berkualitas rendah. Seandainya kita bisa mendapatkan monster yang sangat langka, maka harganya bisa mencapai setinggi langit." Ucap Liu Chen sambil mengumpulkan material dari mayat para monster tersebut
"Apakah level yang paling tinggi diantara monster prajurit naga ini." Tanya Yang Chen
"Yang informasi katakan, dan juga yang sering ditemukan oleh para praktisi, hanya berada dilevel 20 sampai 30. Itu hanya monster kelas bawah, untuk monster kelas menengah dan atas hanya dilevel 40 sampai level 60. Sedangkan untuk tingkat elit, tidak ada informasi yang mengatakan keberadaan mereka." Kata Li Wen
"Tapi kami yakin jika pulau ini menyimpan misteri didalamnya, terlebih lagi, para monster yang tinggal di pulau di kemampuan dan kekuatan mereka meroket menjadi sangat." Kata Liu Chen lagi
"Sekarang kita sudah beberapa meter lagi sebelum memasuki wilayah terdalam dari pulau ini. Tentunya akan sangat rentan akan serangan dari monster ganas, baik dilevel rendah maupun dilevel tinggi." Ucap Li Wen
"Level bukanlah menjadi masalah, tetapi jumlah mereka yang akan menjadi masalah. Terlebih lagi dalam satu kelompok terdapat seratu hingga lima ratus kawanan, untuk monster bisa masing-masing yang terlemah dilevel 50 dan yamg terkuat dilevel 60." Kata Liu Chen lagi
Dan mereka menemukan bahwa Pulau Naga Biru adalah rumah bagi banyak jenis monster buas, termasuk kuda laut penjaga gerbang yang telah mereka hadapi sebelumnya. Selain itu, mereka berhadapan juga dengan beberapa jenis makhluk lain yang menakutkan dan misterius, seperti prajurit naga serta sekelompok makhluk raksasa.
Meskipun mengerikan dan menakutka, mereka tetap melanjutkan penjelajahan dan lebih memasuki kedalam jantung pulau.
Namun, di sisi lain, terdapat juga beberapa tim yang sedang melakukan hal yang sama dengan kelompok Yang Chen. Dan salah satunya adalah kelompok yang paling misterius, kelompok itu dipimipin oleh seorang praktisi muda bernama Feng Ming atau juga dikenal dengan julukan Iblis Api.