
Setelah lolos dari tetua agung Feng Ling, sosok yang membawa tubuh Yang Chen yang masih tidak sadarkan diri berkata bahwa ia sangat merindukan tuannya.
"Tuan, bagaimana dengan keadaan sebelum tuan meninggalkan lembah ini." Ucap sosok tersebut
Sosok tersebut berbentuk seperti kepala naga dengan berbadan singa
"Hahaha....... Pan Lun, ceritanya cukup panjang. Jadi untuk sekarang ini, kita harus segera menyembuhkan luka luka dari bocah ini terlebih dahulu." Ucap Yuan Lao
Lalu Yuan Lao memeracik beberapa pil untuk menyembuhkan luka luka dari Yang Chen, lalu dengan segera memasukan pil tersebut kedalam mulut Yang Chen. Seketika aura didalam tubuh Yang Chen perlahan lahan mulai stabil, Yuan Lao pun menghela nafas panjang.
"Syukur lah bocah ini masih bisa bertahan." Ucap Yuan Lao sambil mengelus elus jenggot tipisnya
"Tuan, apakah bocah ini murid tuan?" Tanya Long Shi Yi Shou
"Benar!" Ucap Yuan Lao dengan santai
"Apa keistimewaan dari bocah ini, bahkan tua Yuan Lao tertarik untuk melatih bocah ini?" Ucap Long Shi Yi Shou
Yuan Lao yang mendengar gurauan Long Shi Yi Shou hanya tersenyum tipis, lalu pendangannya beralih kepada Yang Chen yang semakin membaik. Beberapa lama kemudian, saat Yang Chen sedang berkultivasi untuk memulihkan energinya yang masih belum stabil. Sampai pada akhirnya, Yang Chen berhasil menembus level 46 sekaligus.
Perlahan lahan Yang Chen membuka matanya, lalu ia segera terkejut bahwa ia tidak lagi bersama kedua rekan barunya.
"Hmm..... Yang Chen, bagaimana dengan kondisi." Tanya Yuan Lao
"Murid sudah sembuh total." Jawab Yang Chen
Lalu Yang Chen melirik kearah sosok yang berdiri disamping Yuan Lao.
"Guru, siapa senior ini." Tanya Yang Chen
"Hahaha....... Yang Chen, inilah teman yang kumaksud." Jawab Yuan Lao
"Salam senior." Ucap Yang Chen sambil menangkupkan tangannya
Sedangkan Long Shi Yi Shou hanya diam sambil memandang misterius kearah Yang Chen. Lalu akhirnya ia berbicara agak arogan kearah Yang Chen.
"Bocah, aku penasaran kemampuan apa yang kau miliki. Bahkan tuan Yuan Lao saja mau menerima mu sebagai murid." Ucap Long Shi Yi Shou
Sedangkan Yang Chen keheranan mendengar ucapan Long Shi Yi Shou barusan.
"Hmm...... Aku harap Long Shi Yi Shou tidak terlalu keras kepala bocah ini." Kata Yuan Lao dalam hati
"Tuan Yuan Lao, bolehkah aku meminta sesuatu?" Tanya Long Shi Yi Shou kepada Yuan Lao disampingnya
"Apa yang ingin dibicarakan?" Tanya Yuan Lao
"Sebenarnya aku ingin mencoba menguji kelayakan bocah ini. Jadi, sebagai guru dari bocah ini, sekaligus sebagai tuan ku, maka aku ingin meminta ijin kepada tuan Yuan Lao." Jawab Long Shi Yi Shou
"Baiklah, aku akan mengijinkan mu menguji kemampuan dari muridku." Jawab Yuan Lao
"Bagaimana dengan menurut adik kecil ini?" Tanya Long Shi Yi Shou
Sedangkan Yang Chen masih terdiam.
"Hahaha........ Aku tau apa yang sedang adik kecil pikirkan. Kalau adik kecil mampu mengalahkan ku dengan berbagai cara, maka aku bersedia mengakui keberadaan adik kecil sekaligus mengajari adik kecil beberapa keterampilan, tetapi jika adik kecil tidak bisa melukaiku sedikitpun maka adik kecil harus segera menerima hukuman nantinya." Ucap Long Shi Yi Shou
"Kalau begitu, junior dengan senang hati menerima tantangan dari senior." Ucap Yang Chen
Dalam hati Long Shi Yi Shou berguman, bahwa dia tidak akan membiarkan mitranya hancur dihadapkan Yuan Lao yang menonton. Terlebih lagi lawannya hanya seorang bocah yang masih berusia 20 tahun lebih muda dibandingkan dengan dirinya, terutama dalam pengalaman bertempur.
"Bentuk mutasi dua jiwa. Pukulan naga mendalam." Teriak Long Shi Yi Shou sambil meraung kearah Yang Chen dengan cepat
Yang Chen juga bersiap sambil mengeluarkan tongkat toya saktinya
"Bentuk api yin yang. Gelombang api pemusnah
Yang Chen melepaskan serangan tersebut kearah Long Shi Yi Shou yang meraung kearahnya, Long Shi Yi Shou pun sedikit terpana akan teknik yang baru saja Yang Chen keluarkan.
Dengan kedua tinjunya, Long Shi Yi Shou mencoba menghancurkan pertahanan Yang Chen. Seketika perterungan terjadi begitu sengit, sehingga kabut energi yang dilancarkan keduanya menutupi sebagaian area pertempuran.
"Huh...... Apakah hanya segini kemampuan mu bocah!" Teriak Long Shi Yi Shou
Dalam saling adu senjata dan keterampilan, Yang Chen menyadari bahwa kemampuan fisik Long Shi Yi Shou sedikit lebih kuat dari tubuh fisik miliknya. Meskipun Yang Chen menyadari, bahwa dengan penyatuan tulang naga dan juga penyatuan tulang monster sebelumnya, masih tidak bisa menandingi kemampuan fisik dari Long Shi Yi Shou.
"Kilatan sinergi langit dan bumi!" Teriak Long Shi Yi Shou sambil mengeluarkan tekniknya
Dengan cepat momentum energi langit dan bumi segera berkumpul diatas langit, Yang Chen yang melihat teknik tersebut menjadi pesimis akan bisa mengalahkan Long Shi Yi Shou. Namun karena ia menyadari bahwa perjalanannya masih panjang, Yang Chen membulatkan tekadnya dan juga terus menerus membakar semangat untuk menjadi lebih kuat lagi.
"Tidak peduli seberapapun rintangan yang akan datang, aku tidak akan mundur ataupun menyerah meskipun nyawa sebagai taruhannya." Gumam Yang Chen dalam hati
Lalu Yang Chen mengeluarkan satu set teknik gelombang api pemusnah sekitar dua tipe serangan. Yaitu serangan untuk tubuh fisik dan serangan untuk melumpuhkan pertahanan lawan. Satu set teknik amukan kaisar malapetaka ilahi dan juga menggunakan perubahan bentuk sejati.
"Bentuk sejati. Bentuk tubuh api ilahi yin yang." Teriak Yang Chen
Benturan keduanya menimbulkan getaran hebat disekeliling, setelah benturan terjadi keduanya sama-sama ditembak mundur. Long Shi Yi Shou sedikit terkejut melihat Yang Chen yang masih berdiri setelah benturan tadi.
"Ini tidak mungkin, bagaimana bocah ini masih bisa bertahan dari benturan tadi. Anak ini berasal dari ras manusia dan bukan dari ras monster, tapi kenapa tubuh fisiknya hampir setara dengan tubuh fisik tingkat langit." Gumam Long Shi Yi Shou dengan keheranan.
"(Jadi tubuh fisik di cerita ini memiliki beberapa tingkatkan :
Tubuh fisik tingkat bumi
Tubuh fisik tingkat langit
Tubuh fisik tingkat surgawi
Tubuh fisik tingkat dewa.)"
Pertarungan keduanya semakin intens, setelah beberapa pertukaran, keduanya juga secara bersamaan mundur. Long Shi Yi Shou memuntahkan darah dari mulutnya, namun kondisi dari Yang Chen bahkan lebih parah ketimbang Long Shi Yi Shou sendiri.
"Orang ini, meskipun memiliki tubuh fisik yang kuat, tetapi pertahanannya juga kuat. Kalau aku tidak memperhitungkan secara matang, aku kawatir akan terluka parah sejak awal." Gumam Yang Chen
Lalu keduanya kembali saling menyerang, pertemuan keduanya semakin sengit, bahkan Long Shi Yi Shou juga tidak mau kalah. Sedangkan Yuan Lao yang menonton juga semakin menyipitkan alisnya, karena keduanya sama-sama tidak ada yang mau mengalah. Long Shi Yi Shou melihat kearah Yang Chen yang sudah hampir tidak sadarkan diri, membuatnya semakin percaya diri.
"Hahaha........ Bocah, apakah kau sudah hampir kehabisan energi?" Tanya Long Shi Yi Shou
Disaat yang sama, tubuh Long Shi Yi Shou memancarkan cahaya terang yang membuat Yang Chen tidak bisa melihat situasi dari Long Shi Yi Shou. Dan membuat Yang Chen semakin berhati-hati terhadap serangan dadakan dari Long Shi Yi Shou. Tidak lama dati gumpalan cahaya itu, sesosok tubuh segera terungkap dari balik cahaya, lalu menampilkan seorang pemuda tampan dan juga ada garis garis seperti aliran darah diwajahnya namun berwarna keemasan, ternyata Long Shi Yi Shou mengambil wujud manusia.
"Orang ini benar benar kuat, mungkin lebih kuat dibandingkan dengan tetua agung Feng Ling sebelumnya." Gumam Yang Chen dalam hati
"Tarian naga laut dan naga asyura." Teriak Long Shi Yi Shou lalu dengan cepat melesat kearah Yang Chen
Lalu pergerakan Long Shi Yi Shou semakin cepat dan serangannya juga semakin kuat. Seketika ledakan energi segera menghempas keduanya kembali, meskipun tanpa pertahanan, Long Shi Yi Shou masih bisa berdiri meskipun dengan kondisi yang menyedihkan.
"Aku tidak menyangka, akan dipukul mundur oleh bocah ini." Gumam Long Shi Yi Shou
Lalu akhirnya Long Shi Yi Shou segera mengeluarkan teknik terkuatnya.
"Pedang naga emas. Pormasi pedang, prajurit naga emas." Ucap Long Shi Yi Shou dengan simbol pormasi dibelakangnya
Sedangkan Yang Chen semakin ditekan karena efek penghancur dari pormasi tersebut. Sedangkan Yuan Lao juga semakin mengerutkan keningnya, dan bergumam bahwa Yang Chen dalam masalah.
Karena sudah tidak memiliki teknik teknik yang bisa Yang Chen keluarkan lagi, Yang Chen ingin mencoba menahan serangan tersebut dengan kekuatan dan teknik seadanya. Namun ia teringat ucapkan Sun Gokong sebelumnya, bahwa tongkat toya saktinya bukanlah senjata sembarangan. Terlebih lagi itu adalah senjata Sun Gokong si raja kera sakti, dengan penuh keyakian Yang Chen mencoba menahan serangan pormasi tersebut dengan cara mengalirkan energi sihir elemenya kedalam tongkat toya, dengan tujuan untuk diperkuat saat menahan serangan tersebut.