The Legend of the God

The Legend of the God
MENINGGALKAN KOTA



Disisi lain Su Sin'er dan yang lainnya masih memburu pera monster dan mendapatkan beberapa inti monster, setelah selesai mereka pun memilih menuju ke pusat labirin. Dalam perjalanan mereka selalu bertarung melawan beberapa monster bahkan sekali kali mereka bentrok dengan Dong Shao dan dua lainnya. Sedangkan Teng Shen terus mencari keberadaan Yang Chen karena sebelumnya ia diperintahkan untuk membunuh Yang Chen oleh tetua Han Li.


Disisi lain pangeran Lao Hao dan Putri Lao Xiao bertarung melawan jendral monster yang sudah berada di level 39. Dalam pertarungan Lao Hao dan Lao Xiao kewalahan menghadapi jendral monster tersebut sampai akhirnya Lao Hao kena serangan yang membuatnya teluka parah.


* kaka Hao Lao apakah kaka baik baik saja


* adik Xiao cepat pergi biarkan aku yang menahan monster ini


* tapi bagaimana dengan kaka


* jangan giraukan aku cepat pergi


Karena terus didesak oleh Lao Hao dengan perasaan campur aduk Lao Xiao pergi tanpa arah, pada akhirnya ia tanpa sengaja menabrak Yang Chen yang asik meluting beberapa bahan obat.


* siapapun tuan saya minta tolong selamatkan kaka Hao


* kamu.... Bukankah kamu Lao Xiao dimana Lao Hao


* kaka Hao sedang menghadapi monster tapi kaka saat ini sudah terluka takunya kaka Hao tidak akan mampu bertahan lama


* baiklah sekarang kita harus bergegas


Sedangkan Lao Hao mati matian melawan jendral monster tersebut sampai tubuhnya mengeluarkan banyak darah, karena sudah tidak kuat menahan serangan monster tersebut akhirnya Lao Hao hanya pasyrah menunggu kematiannya, disaat detik-detik serangan terakhir.


* monster jelek akulah lawanmu


* huh...semut rendahan siapa lagi yang bearni menggangu


* bahkan semut rendahan mempu membunuhmu


* hahahaha..... Itu benar benar membuat telingaku geli... Bocah matilah....


* huhh... tongkat penghancur : serangan spiritual roh api


Dalam beberapa pertukaran monster tersebut mulai ketakutan


* aku tidak menyangka bocah ini sangat kuat... Kalau begini terus maka aku akan kalah telak....


* huh... Ingin melarikan diri...


* bocah kau jangan senang dulu


* Serangan gelombang api pemusnah...


Yang Chen langsung menebas kearah monster tersebut yang lari, melihat serangan tersebut monster itupun dengan sigap mehan dengan sisa sisa kekuatanya. Setelah berhasil menahan serangan tersebut monster itu langsung terkejut melihar Yang Chen berada tepat dibelaiang dengan mengayunkan tongkat diatas kepalanya. Sang monster hanya menerima serangan tersebut tanpa bisa memberikan perlawanan.


* kaka Hao bertahanlah


* nona Lao bagaimana keadaan pangeran Lao Hao


* sepertinya tidak akan sempat menyelamatkan kaka


* nona ini gunakan obat pemulih ini


Beberapa saat, akhirnya Lao Hao pun sadar dan membuka matanya


* hah... Adik Xiao aku masih hidup... Hah... Adik Xiao kenapa kemu ada disini cepat pergi monster itu masih hidup


* pangeran Lao Hao tenang monster itu sudah mati


* kau... Bukankah kau....


* kaka ini semua berkat tuan Yao Chen


* terima kasih tuan Yao Chen sudah mau menolong


* tidak masalah pangeran kalau begitu kita istirahat dulu untuk memulihkan luka pengerab Lao Hao


* hahaha... Baiklah kalau begitu tapi tuan Yao Chen jangan panggil dengan sebutan pangeran panggil saja saudara Lao Hao


* baiklah saudara Lao Hao ini ada beberapa pil pemulihan untuk saudara Lao Hao dan juga saudara Lao Xiao


* terima kasih saudara Yao Chen


Ucap keduanya serempak sedangkan Lao Xiao hanya tersenyum menundukkan kepalanya. Dalam beberapa hari berlalu mereka bertiga berjalan menuju ke pusat labirin dalam perjalan mereka dihadang oleh para monster, dalam pertempuran tersebut Teng Shen yang mengawasi dari jauh diam diam menyerang Yang Chen yang sudah curiga langsung memberikan serangan balasan dengan cepat.



Bentuk kabut iblis darah : serangan cakar iblis


Bentuk api yin yang : serangan gelombang api pemusnah


* huh... Kau memang memiliki kemampuan tapi itu tidak bisa melukaiku


Bentuk kabut iblis darah : serangan jarum darah



Bentuk roh spiritual : serangan roh spiritual



Dalam serangan tersebut dapat menyerang lautan jiwa seseorang yang terkena, Teng Shen yang terkena langsung berteriak kesakitan dan kesempatan itu digunakan Yang Chen dengan baik.



Serangan tongkat penghancur


Teriak Yang Chen yang mengarah langsung ke arah kepala Teng Shen. Dalam sekejap kepala Teng Shen hancur, hanya menyisakan tubuhnya. Yang Chen pun langsung mengambil cicin penyipanan milik Teng Shen.


* saudara Yao Chen siapa orang itu


* saudara Lao Hao orang itu sepertinya utusan dari sekte Rawa Darah


* sekte Rawa Darah


* saudara Lao Hao benar


* sekte Rawa Darah selalu membuat masalah bahkan berani menyinggung keluarga kerajaan dan dua sekte lainnya


* aku yakin mereka pasti punya kekuatan dibelaiang mereka. Apakah saudara Lao Xiao tau siapa saja orang orang yang terlibat


* aku tidak tau soal itu


* baiklah kalau begitu mari kita lanjutkan


Pada akhirnya mereka sampai dipusat labirin. Melihat Yao Chen masih hidup membuat Su Sin'er senamg dan menghampirinya


* tuan Yao Chen apakah tuan baik baik saja


* nona Su Sin'er aku baik baik saja jangan kawatir


Melihat Yang Chen yang masih hidup membuat Su Yu Yi semakin naik darah. Karena mereka berhasil bertahan hidup mereka pun dinyatakan menang.



Seperti apa yang diucapkan oleh ketua Su Yin sebelumnya juara satu akan mendapatkan hadiah yaotu berupa teknik bernama serangan spiritual pelahap jiwa. Setelah mereka dikeluarkan dari labirin Yang Chen pamit kepada semua orang lalu menuju ke penginapan.



Setelah beberapa bulan Yang Chen yang mempelajari teknik baru membuka matanya.


* teknik serangan spiritual pelahap jiwa ini sangat misterius


* hmmm... Sepertinya teknik ini berasal dari wilayah dataran ujung barat


* dari ujung barat. Lalu kenapa bisa ada disini


* mungkin saja pendahulu sekte Gunung Qinsheng memenangkan turnamen dan berhasil mendapatkan teknik ini


* lalu kenapa mereka mau memberikan kepada orang lain


* mungkin saja leluhur sekte Gunung Qinsheng dan generasi seterusnya tidak bisa menguasai teknik ini. Hahaha.... Aku tidak menyangka mereka dengan mudah memberikan teknik ini jika ingin menguasainya maka harus ada syarat


* apa syaratnya guru


* kalau tidak salah syaratnya harus mengumpulkan empat tanaman roh spiritual. Roh spiritual semesta, roh spiritual langit dan bumi, roh spiritual surgawi dan satu lagi yang paling langka segel roh spiritual angin. Tapi sekarang aku tidak yakin bisa menemukan segel roh spiritual angin di bandingkan ketiga roh spiritual. Baiklah jangan pikirkan lagi besok kita harus segera meninggalkan kota ini


* baik guru