
Dibalik debu yang tebal, berdirilah sosok pemuda kurus dengan tatapan seperti menatap es yang begitu dingin.
* siapa yang berani ikut campur
* huh.....sudah tabiat orang kuat yang suka menindas yang lemah
* bagusss......mulutmu memang liar. Tapi karena kau sudah ikut campur, maka jangan menyesal
* aku kawatir kau tidak memiliki kualifikasi
* bocah.......
* bocah ini. Bahkan berani memprokasi Di Yu yang kuat
* aku kawatir bocah sombong itu, akan segera mati. Kaka Hou Qi, apakah kita pergi saja
* kita akan menonton dulu. Aku ingin melihat, apakah bocah itu memiliki kemampuan atau tidak
* itu bukan masalah kuat atau tidak. Ini tentang klan Di. Aku kawatir Di Yu akan memgamuk lepas kendali
* bocah. Karena kau sudah ikut campur, maka jangan harap untuk pergi dengan selamat
Hiiyyyaaa.......
Bentuk Kelabang kabut
Teknik bayangan. Pernafasan pedang kabut
* orang ini mungkin lebih lemah dibandingkan dengan lima leluhur yang pernah ku lawan. Tapi kali, aku harus mengandalkan kemampuan dan keberuntungan ku sendiri
Bentuk api ilahi yin yang
Gelombang api pemusnah
* hah......sialan......
Di Yu dan Yang Chen sama sama terlempar kebelakang. Hal tersebut membuat Di Yu tidak percaya apa yang ia lihat, semua orang juga kaget melihat Yang Chen yang mampu menghadapi lawan sekelas Di Yu.
Hiiyyaaa......
Bilah pedang seribu tangan. Kabut udara penekan lawan
* huh.......
Tongkat Toya sakti
Hantaman Toya raksasa
Kedua serangan tersebut bertahan beberapa saat, lalu kemudian kedua serangan itu juga meledak bersamaan dan keduanya kembali ditembak mundur.
* bagusss........kau memang memiliki kualifikasi untuk menghadapi ku. Sebelumnya aku memang meremehkan mu. Tapi mari kita lihat seberapa lama kau akan bertahan
Setelah berbicara, Di Yu langsung melesat maju kearah Yang Chen. Begitu pula dengan Yang Chen, keduanya beradu teknik beladiri jarak dekat. Meskipun begitu keduanya juga mengeluarkan teknik serangan jarak dekat sambil beradu pukulan senjata. Suara gesekan kedua senjata, dentuman suara kearas dan kecil seiringan dengan keduanya saling beradu.
* bocah. Kau memang mampu menghadapi ku. Jika saja kau berada di klan Di, bakat yang kau miliki akan jauh lebih kuat lagi. Mungkin saja dalam beberapa tahun kau bisa melampaui ku
* aku menolak. Tidak ada artinya juga kalau aku terus menjadi bawahan kalian
* bukan menjadi bawahan. Tapi mungkin saja menjadi seorang tetua besar, dan menyandang gelar sebagai generasi muda jenius sejati
* tawaran yang begitu menggiurkan. Tapi itu hanya gelar
* hahahahahaha........sangat disayangkan. Bakat langka seperti mu sangat disayang kan jika harus mati. Tapi apa boleh buat jika kau ingin mati, maka aku dengan senang hati membunuh mu
* huh.......itu semua belum dipastikan
* baikkk......... kalau begitu aku akan mencoba. Apakah level 50 bisa dibanding kan dengan level 40 seperti mu
Pedang kabut
Pusaran pormasi pedang pembunuh
Teknik Bentuk sejati
Bentuk tubuh api ilahi yin yang
Seketika siluet besar dengan seluruh tubuhnya penuh dengan kobaran dua api. Lalu menyatu dengan tubuh Yang Chen, setelah itu seluruh pakaian dan penampilan Yang Chen berubah. Kini disebelah kanan menggunakan kain dengan warna hitam pekat, bersamaan dengan pola kobaran api. Sedangkan disebelah kiri menggunakan kain berwarna putih terang, dengan pola api.
Begitu pula dengan rambutnya. Bola matanya mengeluarkan semacak kobaran api, tapi tidak dengan warna lensa matanya.
* ternyata kau masih memiliki kemampuan lain
* huh......
* siapa bocah ini. Kenapa bisa memunculkan sosok dari sihir elemennya. Bahkan bisa menyatu dengan wujud asli sihir elemennya. Aku pikir itu hanya sebuah legenda belaka
Kerena tidak pokus dengan apa yang ditampilkan, Yang Chen yang melihat Di Yu yang melongo langsung mengambil kesempatan. Tongkat Toya sakti nya langsung dilesatkan diatas kepala Di Yu, namun Di Yu langsung tersadar lalu dengan cepat memblokir serangan tersebut.
* bagaimana cara bocah ini bisa melakukannya
* kaka Hou Qi. Apa yang sebenarnya terjadi
Namun Hou Qi hanya terpana melihat teknik milik Yang Chen, sampai sampai ia sama sekali tidak melirik ataupun menghiraukan pertanyaan Huo Xan. Namun ia kembali sadar ketika Huo Xan kembali bertanya kepada nya.
* kaka.... .
* aku pikir bocah itu pasti memiliki latar belakang yang sangat kuat. Dan pasti bukan orang sembarangan. Pantas saja bocah itu berani menyinggung Di Yu
* aku mengerti apa yang kaka Hou Qi maksud. Tapi yang aku tanya, teknik apakah yang ia gunakan, kenapa begitu kuat dan mendominasi
* kalau aku tidak salah ingat. Teknik Bentuk Sejati. Itu seharusnya terkondensasi oleh beberapa paktor. Tapi aku juga tidak tau. Namun dalam catatan sejarah, teknik ini sudah punah ribuan tahun bahkan jutaan tahun. Dan hanya seorang praktisi di level 100 saja yang bisa
* ternyata ini kemampuan yang selama ini aku rasakan. Setelah mengeluarkan teknik ini, rasanya seperti anggota tubuhku sendiri
* bagus.... . bagussss.....sekarang aku tidak akan menahan diri lagi
Hiiiyyaaaaaa......
Mode bentuk jiwa darah kabut
Amukan kaisar kelabang kabut
* bocah mari kita lihat. Apakah teknik mu yang kuat. Ataukah teknik ku yang kuat
* huh.......baik
Pertempuran kembali terjadi diantara keduanya. Namun kali ini keduanya sama-sama mengeluarkan mode terkuatnya masing-masing. Gelombang kejut energi yang berbenturan, membuat semua orang bisa merasakan tekanan yang begitu kuat.
* apakh ini pertarungan antara praktisi level 50. Tapi anak ini baru saja menembus level 40. Tapi mengapa bisa berhadapan dengan Di Yu yang nyatanya sudah mencapai level 50
* kaka Xian Li. Apakah diantara keduanya ada yang akan mati. Atau akan berakhir imbang
* adik Xian Xi, aku juga tidak tau. Tapi melihat pertarungan ini. Aku tidak bisa menentukan siapa yang akan menang ataupun siapan yang mati. Tapi yang jelas, anak ini bukanlah orang sembarangan. Aku pikir, pasti latar belakang nya bukanlah sesuatu yang bisa dibandingkan dengan klan Di ataupun klan-klan besar lainnya
* kaka Xian Li. Aku pikir kita harus berteman baik dengan orang ini. Dengan begitu kita bisa mengetahui latar belakang orang ini
* adik Xian Zeng memang benar. Tapi untuk sementara waktu. Kita harus berhati-hati terlebih dahulu
* saudara Yang Chen sangat kuat. Untung saja sebelum nya saudara Su Tianleng tidak memprovokasi saudara Yang Chen lebih jauh lagi
* saudara Tan Ji memang benar. Tapi aku lebih terharu lagi, ternyata saudara Yang Chen bahkan berani menyinggung Di Yu hanya untuk menyelamatkan nyawaku
* huuummmmm...... Kaka Chen'er memang tidak akan membiarkan seseorang yang ia anggap sebagai saudara nya terluka
* adik kecil memang benar. Hehehehe....
Keduanya yang mendengar ucapan Long Xue hanya tersenyum kecut sambil menggeleng kan kepalanya.
Teknik ledakan dua jiwa api
Hentakan dua jiwa api
Serangan tersebut menghimpit Di Yu didalam du tangan raksasa. Di Yu yang bisa merasakan tubuh bagian kiri tersa panas yang luar biasa wajah, tangan dan kakinya terasa seperti yang tidak bisa dijelaskan oleh kata kata. Sementara bagian tubuh kanan tersa dingin, wajah, tangan dan kakinya serasa seperti dingin seolah oleh seluruh kulitnya terkelupas saking dinginnya.
Karena tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Di Yu akhirnya mengeluarkan seluruh energi didalam tubuhnya untuk dilepaskan secara luas. Hal tersebut dilakukan untuk melepaskan diri, seketika gelombang kejut energi yang begitu dahsyat melebar keseluruhan. Teknik Yang Chen juga langsung runtuh, sementara Di Yu terlempar kebelakang dengan sekujur tunuh penuh dengan luka. Dengan cepat bawahan nya membawa Di Yu yang tergeletak pingsan.
* bahkan mampu mengalahkan Di Yu seperti itu. Kita harus berteman baik dengan orang ini
Xian Zeng, Xian Xi mengangguk bersamaan. Begitu pula dengan Huo bersaudara, disini Hou Sen sedikit menggoda Huo Qi.
* kaka Huo Qi. Apakah kaka akan menggoda bocah itu
* huhh....... Jangan omong kosong
* hahahahaha..... Kaka Huo Qi. Dari tadi kaka terus menatap bocah itu dengan pipi merah merona. Itu tandanya kaka sedang jatuh cinta
* Hou Sen hentikan......
Sambil menggeplak kepala Huo Sen. Lalu Yang Chen menghampiri Su Tianleng dan Tan Ji.
* saudara Su Tianleng, Tan Ji. Apakah saudara baik baik saja
* hehehehe...... Saudara Yang Chen. Aku minta maaf, sebelumnya aku sangat kasar kepada saudara
* saudara Su Tianleng, jangan berbicara seperti itu. Sebenarnya aku sudah mengerti mengapa saudara berbicara seperti itu
* huhhmmmm.......kaka Chen'er. Kaka sangat kuat. Seharusnya kaka bunuh saja orang seperti itu
* hehe..... adik Xu'er. Jangan berbicara seperti itu
* huhh..... Sebelumnya, orang itu juga menghina Long Xue. Kenapa kaka Chen'er membelanya
* saudara Yang Chen. Apakah saudara baik baik saja
Lalu Yang Chen menoleh dan menganggukkan kepala nya dengan ringan.