The Legend of the God

The Legend of the God
TEKAD BARU DAN PERTUALANGAN YANG PANJANG



Hanya menggunakan kloning nya saja sudah cukup untuk melawan kelima leluhur itu.


* sialan..... Kloning ini sangat merepotkan


* Cun Liau Tao.... Kita harus cepat mengalah kan orang ini. Aku kawatir kita akan kalah, meskipun harus bergandengan tangan


* hehehehe........


* kurang ajar.... Orang ini malah medek


Sedangkan untuk para ketua dari belah pihak. Hanya menonton dengan rasa ingin tau diraut wajah mereka, terlebih lagi kelima leluhur itu dihajar hingga babak belur.


* siapa orang. Bahkan kelima leluhur itu tidak berdaya menghadapi orang ini


Ucap ketua Bai Shang dalam keadaan bingung.



Untuk kelima leluhur sendiri sudah tidak mampu membendung serangan demi serangan dari Sun Gokong. Pada akhirnya, ketiga leluhur level 53 langsung lenyap sekali jentikan jari. Leluhur Cun Liau Tao dan Han Chiu Thai yang melihat ketiga rekannya mati langsung berkeringat dingin.


* Han Chiu Thai. Kita harus mundur. Kalau tidak, kita akan bernasib sama


* baiklah. Han Cong. Cepat tarik pasukan untuk mundur


* baik leluhur


Dengan tergesa-gesa mereka mundur seperti dikejar oleh hantu tanpa bisa mereka lawan. Sun Gokong yang melihatnya hanya tertawa panjang, sambil meledek.


* hehehehehehehe....... Apakah kalian akan pergi seperti ikan yang akan dimakan


* monyet sialan.... Jangan pikir kau akan bisa lolos. Cepat atau lambat, aku akan membalaskan perbuatan mu ini


* hehehehehe...... Hiyyaaaa.....


Hanya dengan satu gerakan, pasukan aliansi klan Shi langsung dikejutkan dengan suara ledakan dan suara jeritan para prajurit dan tetua yang terbunuh. Kelima ketua dan dua leluhur langsung berhenti.


* sialan...... Bahkan dengan kecepatan ini masih bisa disusul.....


* leluhur apa yang harus kita lakukan


* apakah kau bodoh..... Jika orang ini membantai pasukan kita, itu berarti tidak ada pilihan lain selain bertarung sampai mati.


* monyet sialan. Aku tidak peduli lagi dengan hidup atau mati.... Hiiyaaa....


Wujud Harimau 8 corak iblis


Teknik jiwa Harimau neraka. Kacar iblis pembelah langit



Wujud Jiwa Asyura Darah


Teknik pedang kaisar Asyura. Tebasan mengundang maut



Begitu pula dengan kelima ketua yang ada.


* hehehehehe....... Hanya secuil debu. Tapi berani bersaing dengan gunung


Sun Gokong terbang kelangit. Dengan sedikit mengeluarkan kekuatan, tongkat Toya sakti diangkat lalu perlahan lahan membesar. Kedua leluhur dan kelima ketua menuangkan kekuatan mereka untuk menahan hantaman tongkat Toya sakti Sun Gokong.


* hiiyaaaa........ Uhuk uhuk uhuk.... Sialan.. Aku tidak mungkin mati disini


* semuanya cepat keluar kan seluruh kemampuan kalian


* baik leluhur


* hehehehehe.......


Dengan perbedaan yang sangat jauh. Ketujuhnya terlempar, untuk kedua leluhur langsung dihabisi tanpa ampun. Sedangkan kelima ketua yang sudah terkulai lemah hanya menatap kelangit dengan penuh penyesalan. Namun, Sun Gokong tidak langsung membunuh mereka, dan tak berselang datang lah Yang Chen mendekat.


* tuan muda Yang..... Kami mohon untuk berbelas kasih kepada kami. Kami janji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama


Mendengar ucapan tersebut kelima ketua itu hanya menundukkan kepala mereka. Untuk Sun Gokong sendiri hanya menonton dari samping Yang Chen.


* Lau Shau, Lau Zhan, Cun Ning dan....


Yang Chen langsung melirik kearah ketua sekte Ding yang sudah ditangkap sejak pelarian sebelumnya.


* dan juga Dung Mu. Nama itu tadi sudah aku bunuh


Mendengar hal tersebut, ketua Lau dan Cun Teng menjadi naik darah. Namun apa daya energi mereka sudah terkuras habis, dan hanya memohon belas kasih.


* tuan muda..... Aku.... Aku ketua Cun Teng dan ketua Lau Gau tidak akan mempermasalahkan nya. Me.. Me... Mereka layak mendapatkan nya


* be.. beenar tu... tuan muda... Kami tidak akan mempermasalahkan nya


* huh..... Sayang sekali. Kalian berlima akan menyusul putra kalian. Termasuk anggota sekte Ding yang ikut hadir


* ka... kaamii.... Mohon tuan muda. Kami bersedia menjadi budak tuan muda jika kami dibiarkan hidup


* be.... bee... benar tuan muda


* aku tidak peduli lagi dengan ucapan kalian. Senior tolong selesai kan termasuk sekte Ding yang ada disini


* hehhh...... Bocah. Jangan metang metang kau adalah tuan dari tongkat kesanganku ini, dan menyuruh sesuka hati


* jika aku yang melakukan nya maka itu akan memalukan. Terlebih lagi senior sangat kuat, hanya jentikan jari saja sudah cukup bagi senior


* haaiiyyaaa.... Bocah.....


* hah..... Tuan muda kami mohon ampuni nyawa kami. Tuan muda, kami mohon


* hehehehehe...... Sekarang nikmati saja. Hehehehe


* tuan.... Aaaaaa......... Aaaaaa......


Dengan satu jentikan jari, kelima ketua itu langsung menjadi abu termasuk sekte Ding. Yang Chen langsung bergegas menuju kearah yang lain dan diikuti oleh Sun Gokong dibelakang.


* ayah..... Apakah ayah baik baik saja


* Yang Chen. Siapa senior ini


* hehehehe...... Akulah sang raja kera sakti Sun Gokong, yang pergi kebarat mengambil kitab suci. Bersama keempat saudara ku dan termasuk guruku. Hehehehehe


* Sun Gokong....?????


Ucap leluhur Bai Wang dalam kebingungan.


* cih..... Kenapa orang orang yang ada di alam ini sama sekali tidak mengenaliku. Apakah para dewa sudah membuat benua baru lagi


* senior. Kami tidak mengerti apa yang senior bicarakan


* sudahlah lupakan. Hie bocah. Sekarang aku harus pergi


* kenapa senior tidak tinggal sementara dulu


* haaiiyaaa.... Bocah. Aku memiliki banyak pekerjaan. Jadi aku kembali terlebih dulu


* kalau begitu. Aku Yang Chen mewakili semua orang yang ada disini mengucapkan terima kasih


* hehehehe...... Baiklah. Tapi sebelum aku pergi aku akan menyampaikan sesuatu kepada mu


* apakah itu senior


* jika dimasa depan kau sudah berada dipuncak benua ini. Maka datanglah ke alam Rasi Bintang


* Rasi Bintang. Aku tidak mengerti apa yang senior bicarakan


* haaiyaaa.... Bocah. Dimasa depan kau akan mengerti. Sudalah aku pergi dulu


* kalau begitu. Aku mengucapkan terima kasih lagi


Tanpa berkedip. Sun Gokong langsung menghilang dari pandangan semua orang.