The Legend of the God

The Legend of the God
NAGA KUNO LEGENDARIS



Dalam penelusuran Yang Chen bertemu dengan monster legendaris yang berjulukan naga mutasi guntur Phoenix yang sudah mencapai level 50. Karena tidak mau membuat masalah Yang Chen pun berbicara dengan menundukkan badannya.


* senior, junior minta maaf, junior tidak bermaksut menyinggung senior


* bocah ucapanmu memang sangat sopan, namun aku tidak peduli akan sopan santun mu. Cepat pergi dari sini sebelum aku berubah pikiran


* sebelum itu, junior ingin tau tempat apa ini


* hahahaha..... Bocah kau sangat menarik. Baiklah aku akan mengatakan kepadamu, namun sebelum itu kalahkan aku terlebih dahulu. Kalau tidak hanya ada kematian yang ada


* junior terima tantangan senior


* Yan Chen apa yang kamu lakukan. Monster ini bukan tandingan mu


* guru walaupun kita menolak monster ini akan tetap membunuh kita


* baiklah bocah jangan sampai membuat ku kecewa. Hhiiiyaaaa


Wujud Petir mutasi : raungan super sonic


Bentuk api yin yang : serangan gelombang api


Karena perbedaan kekuatan, Yang Chen dengan mudah dikalahkan oleh naga tersebut. Karena tidak mau menyerah Yang Chen pun kembali bangkit.


Bentuk api yin yang : lautan api pemusnah


* hahaha..... Bagus bocah keluarkan seluruh kemampuan mu


Guntur langit dan bumi


Serangan tubuh guntur


* monster ini benar-benar sangat kuat


Bentuk Gabungan Api Pemusnah Yin Yang : pusaran lautan api


Namun lagi lagi semua serangan Yang Chen tidak berguna dan bahkan dirinya kembali terhempas menghantam tanah.


* Yang Chen jangan paksakan diri. Lebih baik kita mundur untuk mengatur rencana


* guru aku tidak bisa mundur begitu saja


* Yang Chen cepat pergi meninggalkan tempat ini


Teknik Roh Spiritual : Pengunci jiwa


* hahahaha.... Ini sangat menyenangkan


Tubuh naga kuno : serangan kacar maut


Tongkat Penghancur


Kloning Kera Sakti


* hahaha..... Ini benar-benar menarik


Teknik Pedang Guntur


Pormasi Mata Pedang


* aaaaaa.......


Karena tidak mempu menahan serangan tersebut, Yang Chen pun akhirnya kehabisan energi dan pingsan. Melihat naga itu tidak menghentikan serangannya Yuan Lao pun muncul.


* hah....


* pak tua siapa kau. Berani beraninya ikut campur


* bocah dimasa kejayaanku dulu kau masih belum lahir


* huh.... Aku tidak peduli lagi. Pak tua kau juga akan mati. Hhiiiyyaaaa.......


Serangan Roh Suci


Badai Cahaya Kekacauan


* huh... Aku tidak akan kalah dari mu pak tua sialan.


Serangan Mutasi Guntur Phoenix


Pedang Guntur Penusuk Jiwa


* aaaaa.......


Tubuh naga tersebut terjatuh tanpa memiliki aura kehidupan. Setelah berhasil Yuan Lao langsung menyembuhkan luka Yang Chen, setelah kembali sadar Yang Chen pun kaget melihat tubuh naga kuno itu yang sudah mati.


* guru bagaimana keadaan guru


* huhmm... bocah lebih baik menyembuhkan luka mu dulu


* hehehe.... Lagi lagi guru membantu ku


* sudaklah. Setelah selesai, kita akan menyempurnakan tubuh naga ini


* baik guru


Karena sudah sembuh total, Yuan Lao mulai memurnikan tubuh naga itu.


* guru apakah guru butuh bantuan


* seandainya kita memiliki air sumsum pengikis tulang maka pemurnian ini akan berhasil


* air sumsum pengikis tulang. Hah... Guru bagaimana dengan ini


* hah... Bocah darimana kau mendapatkan benda ini


* hehehe.... Apakah guru sudah lupa tentang lebirin waktu itu


* hahahaha...... Bocah aku tidak menyangka kamu membawa air ini. Baiklah kita harus pokus


Dalam beberapa hari, akhirnya Yuan Lao berhasil memungkinkan tubuh naga tersebut menjadi segumpal energi yang bercampur darah.


* baiklah Yang Chen sekarang serap energi itu


* baiklah guru


Disela sela pembicaraan mereka, monster kecil yang pernah Yang Chen temui waktu itu keluar entah darimana.


* hah... Monster kecil apakah kamu juga tertarik dengan energi ini


* hmm.... Sepertinya monster kecil ini memang sedikit misterius


* baiklah monster kecil kamu boleh menyerap energi ini. Tapi ingat jangan berlebihan


Mendengar ucapan dari Yang Chen, monster kecil itupun mengangguk lalu bergegas menuju ke arah energi. Yang Chen juga menyerap energi tersebut, sedangkan didalam lautan kesadaran Yang Chen jiwa naga itu muncul dan masih emosi karena tidak terima kekalahan.



sisa jiwa naga itupun ingin mengambil alih tubuh Yang Chen akan tetapi ia tidak bisa bergerak. Hal itu sudah diprediksi oleh Yuan Lao dan sudah memberikan segel pemusnah jiwa kedalam tubuh naga tersebut.