
Dalam turnamen tersebut dihadiri 3 klan utama.
* tuan muda Lin Yang sepertinya tuan muda sudah mencapai alkemis tingkat 3.
* tuan muda Zi Yuluan juga sudah mencapai alkemis tingkat 3.
* nona muda Lang Lian'er salam, tetua pertama Lang Yi Yu salam.
Ucap para tamu dan para petinggi
* salam tetua Shuan Lao.
* salam para tetua, silahkan duduk.
Pemimpin alkemis saat ini dipegang oleh Ketua Shuan Lao yang saat ini sudah mencapa tingkat 7, sedangkan adiknya bernama Shuan Tian ketua alkemis cabang yang berada ditingkat 6.
Sedangkan tempat turnamen alkemis berada di ibukota Kekaisaran Dantian, tepatnya di kota Li Fei
Beberapa hari sebelumnya, Yang Chen yang sedang menyamar mendatangi cabang alkemis untuk menemui ketua Shuan Tian.
Tak lama kemudian, Yang Chen bertemu dengan Shuan Tian.
* hormat ketua Shuan...
* silahkan duduk tuan. Apa yang bisa saya bantu.
* ketua Shuan, saya kemari untuk bernegosiasi dengan ketua Shuan.
* apa yang ingin tuan negosiasi dengan saya. Dan boleh kah saya ingin tau siapa nama tuan.
Karena Yang Chen tidak ingin ada mengetahui indentitas seorang tuan muda akhirnya Yang Chen menggunakan nama samaran.
* saya Yao Chen, kalau begitu saya ingin bekerja sama dengan ketua Shuan. Dan saya telah membawa beberapa pil untuk kerja sama.
Pas Shuan Tian membuka tutup botol yang berisi pil, Shuan Tian terkejut saat melihat kedalam botol tersebut.
* inii... Bukankah ini adalah pil Crow Yin yang dapat membantu meningkatkan sihir elemen seseorang di tingkat bentuk ke dua sampai ke tiga. Dan dari penampilannya saja bisa diketahui bahwa pil ini kelas 3.
Shuan Tian terus menatap pil Crow Yin dengan mata berbinar binar.
* ketua Shuan Tian masih ada satu lagi.
Ucap Yang Chen sambil tersenyum. Shuan Tian pun pulih dan segera mengambil botol yang satunya lagi lalu membuka tutup botol tersebut, ia kembali terkejut setelah menyadari bahwa itu adalah pil Attack Speed yang berada di tingkat 4. Sesuai dengan namanya pil itu dapat meningkatkan cepatan serangan dalam waktu singkat.
* tuan apakah tuan berencana untuk menjual pil pil ini.
* ketua Shuan Tian pil pil ini hanya untuk melakukan kerja sama dengan alkemis cabang.
* aku akan langsung ke intinya, aku berencana untuk ikut serta dalam turnamen alkemis yang tidak lama lagi. Dan aku juga meminta bantuan kepada ketua Shuan Tian.
*hahahahaha...... Tuan muda tenang saja aku akan berusaha sebisa mungkin untuk membantu tuan muda. Besok tuan muda bisa datang kesini lagi.
* kalau begitu aku pamit dulu ketua Shuan Tian.
* silahkan tuan muda saya antar kedepan.
* tuan muda Yao Chen, mari!!!
* ketua Shuan Tian terima kasih.
* kakek siapa orang aneh ini, mengapa aku baru melihat orang ini.
* ketua Shuan Tian siapa nona ini.
* hehehehe..... Tuan muda Yao Chen ini cucu saya. Perkenalkan ini Shuan Shi'er yang akan ikut ke turnamen alkemis.
* halo nona, perkenalkan saya Yao Chen
* saya Shuan Shi'er.
* saya tidak menduga nona Shuan Shi'er sudah mencapai alkemis tingkat 3 diusia muda.
Menanggapi pujian dari Yang Chen membuat pipi Shuan Shi'er memerah, dan hanya bisa menundukkan kepalanya, Shuan Tian pun hanya tersenyum.
* mari tuan muda Yao Chen silahkan masuk.
Akhirnya mereka masuk ke halaman belakang untuk berbing bincang santai membahas turnamen alkemis dan aturan turnamen tersebut. Akan tetapi Shuan Shi'er yang mendengar kakenya sangat sopan kepada Yao Chen, membuatnya penasaean akan identitas dan tujuan Yao Chen yang sebernya.
Pada keesokannya, akhirnya mereka berangkat menuju ibukota Kekaisaran. Dalam perjalanan tersebut Shuan Shi'er yang masih penasaran, terus menatap kearah Yang Chen yang sedang bebicara.
Shuan Tian yang menyadari tatapan Shuan Shi'er hanya bisa tersenyum.
Tibalah mereka di ibukota Kekaisaran, Yang Chen yang sudah lama tak pernah pergi ke ibukota buatnya merasa senang. Yang Chen terus menamati orang-orang di sekitar.
* tak kusangka Kekaisaran bisa seramai ini.
* tuan muda Yao Chen, apakah tuan muda baru pertama kali datang ke Kekaisaran.
Yang Chen mengangukkan kepalanya sedang Shuan Shi'er tersenyum.
* aku pikir tuan sudah pernah datang ke kekaisan.
Yang Chen hanya tersenyum kecut mendengar ucapan Shuan Shi'er. Dalam perjalan menuju ke tempat turnamen Shuan Shi'er tidak sengaja bertanya.
* tuan, apakah tuan sudah memiliki kekasih.
Mendengar ucapkan Shuan Shi'er, Yang Chen teringat akan masa kecilnya bersama seorang gadis bernama Qing Mu'er.
* Mu'er aku pasti akan datang untuk mencarimu.
Ucap Yang Chen dalam hati. Melihat wajah Yao Chen yang sedih membuat Shuan Shi'er merasa bersalah dan buru buru minta maaf.
* tuan Yao Chen saya minta maaf atas kelancangan yang saya lakukan.
* tidak masalah nona.
Akhinya mereka sampai di serikat alkemis tempat turnamen berlangsung di kota Lin Fei.