The Legend of the God

The Legend of the God
TURNAMEN ALKEMIS



Tiba-tiba ada sosok yang datang mendekatinya. Yang Chen terkejut melihat sosok tersebut, dan bertanya tanya.


* senior Siapakah senior ini dan mengapa senior ada disini.


Kata Yang Chen dengan kebingungan.


*hahaha..... Anak muda sekarang bukan waktunya untuk bertanya, sekarang yang paling penting adalah mengobati luka luka mu dulu, soal mengapa aku ada di sini ceritanya cukup panjang.


Kata sosok tersebut sambil mengelus elus jenggotnya.


Akhirnya Yang Chen hanya bisa menuruti kata sosok tersebut, karena ia merasakan tekan yang sangat kuat dari sosok tersebut.


Akhirnya Yang Chen duduk bersila untuk memulihkan lukanya yang ditemani sosok tersebut.


* ooohhhhh........ Ternyata bocah ini memiliki bakat. Tapi sayangnya meridian dan dantiannya rusak, tapi mengapa mutiara Yin Yang memilih bocah ini.


Ternyata sosok tersebut bernama Yuan Chen sang kaisar Alkemis atau biasa dipanggil Yuan Lao.


Setelah selesai, Yang Chen akhirnya bangun dari penyembuhan.


* hahaha.... Anak muda bagaimana dengan lukamu.


* sepertinya masih belum pulih sepenuhnya.


* hahahaha..... Anak muda bagaimana kalau kita bernegosiasi.


Yang Chen hanya diam sambil berpikir. Akhirnya iapun kembali bertanya apa yang diinginkan sosok tersebut darinya.


* senior apa yang senior ingin di diskusikan dengan junior.


*hmmm.... Bagaimana kalau anak muda menjadi murid ku. Sebagai gantinya anak muda harus membuat kan tubuh untuk ku.


Mendengar ucapan sosok tersebut Yang Chen tidak langsung setuju. Dan berpikir apa yang sebenarnya sosok ini rencanakan.


Yuan Lao yang melihat Yang Chen yang diam, hal tersebut membuatnya menjadi sedikit cemas, karena takut ia akan di tolak.


* hahahaha....... Anak muda hanya untuk memastikan saja, aku akan mengajari mu beberapa teknik perubahan bentuk dan juga membantu mu memperbaiki meridian dan dantian yang rusak. Bagaimana menurut mu.


Pada akhirnya Yang Chen setuju telebih lagi turnamen antar klan tinggal 2 bulan lagi. Dalam waktu yang sangat singkat Yang Chen berpikir apakah ia bisa memenangkan turnamen antar klan dan memperbaiki nama klannya.


Yuan Lao pun mengeluarkan beberapa pil di cicin penyimpanan dan segera menyerahkannya kepada Yang Chen.


* ini ada beberapa pil untuk kau gunakan agar bisa keluar dari tempat ini dan sisanya tergantung kepadamu.


Sambil menyerahkan pil tersebut.


* guru pil apa ini.


* itu pil terbang dan pil kecepatan.


*terima kasih guru.


Akhirnya Yang Chen bisa keluar dari dalam jurang tanpa ujung. Dan bergegas kembali ke kediamannya.


Sedangkan ayahnya Yang Ming yang cemas pun mondar mandir menunggu laporan dari para tetua. Setelah menunggu lama akhirnya para tetua yang dikirim akhirnya kembali.


* hormat pemimpin.. Kami sudah mencari bebagai arah tetapi kami tidak menemukan tuan muda.


Kata tetua keempat Yang Seng.


* Yan'er


Namun tiba-tiba


Wuuuusssssss


Semua orang terkejut melihat Yang Chen yang terbang mendekat. Dan mendarat didekat ayahnya sambil tersenyum.


* hehehe.... Ayah aku pulang.


* Yan'er akhirnya kau kembali.


* apa yang terjadi pada mu.


Akan tetapi Yang Chen memilih merahasiakan apa yang sebenarnya terjadi kepada ayahnya, dan memilih berbohong.


Keesokan harinya di dekat pegunungan shi'shian Yang Chen dan Yuan Lao saat ini sedang melatih seni beladiri. Dan juga Yuan Lao tidak lupa melatih Yang Chen alkemis. Setelah berlatih Yuan Lao meminta kepada Yang Chen untuk mencari beberapa bahan obat untuk persiapan.


Singkat waktu Yang Chen sampai di suatu tempat yang ternyata tempat tersebut adalah tempat para alkemis dan juga menjual berbagai bahan obat dan pil tingkat tinggi, Yang Chen menuju kedalam sambil melihat lihat bahan obat dan pil.


Akhirnya ia mendatangi seorang wanita pemandu untuk mencari beberapa bahan obat.


* selamat datang di serikat alkemis tuan muda, apakah ada yang bisa saya bantu.


* nona bisakah nona menyiapkan beberapa bahan obat yang ada di daftar.


* saya akan menyiapkan bahan obat yang tuan minta, mohon tunggu sentar.


Setelah beberapa menit kemudian.


* mohon maaf tuan semua bahan obat yang tuan inginkan sudah saya bawa.


Yang Chen pun mengecak bahan obat yang dibawa nemun ia mengerutkan keningnya dan bertanya.


*nona apa di disini ada menjual bahan obat Buah Api Kelahiran dan Rumput Mata Hati Giok.


* maaf tuan kalau yang itu tidak ada karena obat tersebut tergolong langka.


Yang Chen mendengar apa yang dikatakan wanita tersebut berpikir. Karena ia sama sekali tidak tau dimana ia mencari obat tersebut.


* nona kalau boleh tau apakah ada informasi tentang bahan obat tersebut.


Mendengar pertanyaan Yang Chen ia pun berpikir sejenak, dan pada akhirnya ia menjelaskan tentang turnamen alkemis yang akan segera dilangsungkan.


* Terima nona atas informasinya.


* sama sama tuan, silahkan saya antar tuan ke depan.


Singkat waktu, Yang Chen yang berencana untuk ikut turnamen alkemis menceritakan kepada Yuan Lao.


* begitu ya.... Ini ambillah...


* topeng!! Untuk apa guru...


* topeng ini berfungsi untuk menyembunyikan penampilan dari semua orang agar tidak ada yang mengetahui identitas.


Setelah menjelaskan kepada Yang Chen. Akhirnya Yang Chen kembali berlatih teknik alkemis nya supaya bisa ikut perpartisipasi dalam turnamen alkemis.