The Legend of the God

The Legend of the God
KETIKA KEBERUNTUNGAN TIADA HABISNYA. MENDAPATKAN SAYAP TULANG DELAPAN HELAI



* Hmm....sepertinya proses penyatuan ini akan segera selesai


Sedangkan tubuh Yang Chen Perlahan-lahan terangkat dari tempat duduknya. Seketika cahaya silver muncul dan menyiraukan mata Yuan Lao yang mengawasi dari samping. Tak lama kemudian, Yang Chen membuka matanya dengan senyuman bahagia.


* dengan begini pencarian tiga mutiara yang tersisa akan jauh lebih cepat lagi


* hmm....Yang Chen, bagaimana rasanya


* rasanya seperti dilahirkan kembali


* hahaha......bagus....


* tapi, seandainya darah monster ini tersisa. Pati akan jauh lebih kuat lagi daripada penyatuan tulang ini


* bocah rakus.....seharusnya kau bersyukur bisa mendapatkan tulang monster legendaris ini


* hehehehe.....


* sudahlah. Mari kita naik sekarang


* guru...apakah kita akan memanjat sampai keatas


* hehhh.....seandainya di benua ini menyerap Qi masalah terbang tidak menjadi permasalahan


* guru. Apa yang guru bicarakan


* aa...tidak apa apa, lupakan saja. Cepat pankat sana


Tak lama kemudian, Yang Chen akhirnya sampai diatas tebing dengan nafas yang terengah engah. Namun baru saja menghela nafas, Yang Chen mendengar suara pertarungan di arah berlawanan.


* guru. Apakah guru mendengar suara itu


* hmm.....sepertinya ada pertarungan di sebelah sana


* benar


* eh..bocah, bagaimana kalau kita mengintip humm.......mungkin saja keberuntungan masih berpihak kepada kita


Setelah berbicara Yuan Lao langsung diam menunggu reaksi Yang Chen. Didalam benaknya, ia berpikir bahwa Yang Chen pasti akan menolak akan ajakan tersebut. Namun tidak terduga Yang Chen malah setuju dan kepo apa yang sedang mereka perebutkan.


* guru. Mungkin saja ada harta yang bagus disana


* (hmm....dasar bocah rakus)


Ucap Yuan Lao dalam hati



Sedangkan diarea lain terdapat dua faksi yang saling bertarung setu sama lain.


* hahahaha.......Mi Long, faksi Guinsing ku tidak akan membiarkan faksi Tongshong mengambil saya tulang delapan helai


* huhh....meskipun harus melawan faksi Guinsing, faksi Tongshong ku tidak akan membiarkan kalian akan merajalela. Lu Dong, pemenangnya masih nelum ditentukan


* huhh......baik.....semua pasukan bunuh semua orang yang berasal dari faksi Tongshong tanpa sisa. Tuan muda Lu Tao, serahkan ini semua kepada ku


* baik tetua Lu Dong


* seranggg.......


* tuan muda Mi Lan, dan nona muda Mi Yao. Sebaiknya tuan muda dan nona muda serahkan pak tua jangin Lu Dong dan bawahannya kepadaku


* tetua Mi Long berhati-hati lah


* baik tuan muda. Kalau begitu berhati-hatilah. Semua pasukan seranggg....


Sedangkan Lu Tao menatap kearah sayap tulang delapan helai dengan mata yang berbinar binar.


* Kaka Mi Lan ayo kita hentikan Lu Tao sebelum ia berhasil mendapatkan sayap tulang itu


* ayo....


* huh.....meskipun kalian berdua, tidak akan bisa berbuat banyak


Hiiyyaaaaa......


Bentuk Jiwa debu


Serangan tinju badai debu


* adik Mi Yao ayo kita satukan kekuatan


* baik kaka


Serangan pengunci mental


Adik Mi Yao sekarang


Bentuk Bunga gugur


Serangan serpihan bunga gugur belaian


* hahahahaha.......hiiyyaaaaa.......


Seketika Lu Tao berhasil melepaskan diri dari teknik Mi Lan lalu bergegas menuju kearah Mi Yao yang datang menyerang. Lalu getaran pergesekan antara kekuatan pun terjadi, karena Lu Tao sudah mencapa level 47,Sedangkan Mi Yao berada dilevel 38 tidak mampu menahan serangan tersebut. Melihat adiknya yang dikupul mundur, Mi Lan yang sudah berada dilevel 45 maju untuk menyerang kedepan. Pada awalnya keduanya masih seimbang, tapi karena Lu Tao sudah naik darah ia langsung mengeluarkan kemampuan terkuatnya. Alhasil Mi Lan pun dihempas terbang mundur.



Sedangkan Yang Chen masih memantau dari jauh, sambil menunggu kesempatan dan celah beru ia bergerak. Pertarungan masih berlanjut, yang dimana Mi Lan yang sudah babak belur. Di saat Lu Tao hendak menggapai sayap tulang tersebut, ia dihempaskan oleh energi pelindung yang kuat.


* sialann....ternyata sayap ini memiliki pelindung. Kenapa ayah meminta ku untuk mengambil sayap ini. Bukankah ini hanya tulang saja


Ucap Lu Tao sambil menahan rasa sakitnya.


* guru. Apakah kita akan bertindak


* hmm.....sayap tulang ini tidaklah sederhana yang terlihat. Dengan adanya pelindung energi sihir yang kuat, pasti sayap ini sangat spesial


* aku setuju akan itu


* Yang Chen sekarang


Disaat itu, ternyata Lu Tao berhasil menghancurkan penghalang energi sihirnya. Lalu bergegas meraih sayap tersebut, namun disaat tangannya sudah hampir mencapai sayap tulang tersebut ia dikagetkan dengan sayap yang tiba-tiba menjadi gumpalan bayangan.


* hahhh.......sialan......siapa yang berani bertindak sembrono


Sedangkan Yang Chen tanpa menoleh kearah belakang terus bergerak maju sambil melewati lembah hutan lebat didepannya.


* cepat ikuti aku


* baik tuan muda


* tetua Lu Dong. Berhentilah bermain main, cepat bantu aku. Sayap tulang sudah dicuri


* hahh....bagaimana bisa terjadi


Lalu Lu Dong juga bergerak cepat menyusul meninggalkan faksi Tongshong sambil diikuti oleh bawahannya.


* Yang Chen. Cepat mencari tempat persembunyian yang aman


* huh....


* Cepat kejar jangan biarkan orang itu lolos


Sampai pada akhirnya Yang Chen berhasil bersembunyi dibalik gunung dan air terjun.


* guru sayap apa ini


* hahahaha.......seperti apa yang ku pikirkan. Keberuntungan mu memang tidak ada habisnya. Hahahaha.......


* hehehe......


* Yang Chen, sayap tulang ini berfungsi untuk bisa terbang


* dengan kata lain, aku tidak perlu lagi berjalan kaki berhari hari. Dengan adanya sayap tulang ini, pasti perjalanan akan jauh lebih cepat lagi


* benar. Sekarang mari kita satukan dengan tubuhmu, terlebih lagi kamu sudah menyatu dengan tulang monster legendaris


* aku sudah tidak sabar lagi


* baiklah mari kita mulai. Tapi ini jauh lebih mudah dibandingkan dengan penyatuan tulang monster legendaris waktu itu


Hanya beberapa hari saja, Yang Chen berhasil menyatukan sayap tulang tersebut dengan tubuhnya.


* hahaha......Yang Chen, sekarang kecepatan mu akan jauh lebih cepat dibandingkan dengan sebelumnya


* huh.....bahkan aku sama sekali tidak merasakan sakit saat penyatuan


* itu disebabkan oleh fisikmu yang sudah terbiasa dengan rasa sakit. Sekarang kita keluar dan mencoba sayap tulang ini


Tanpa banyak bicara lagi, Yang Chen langsung melesat keluar. Dengan kecepatannya sekarang, ia dengan mudah melihat burung burung kecil yang terbang tapi seperti membeku atau disebut ngestack ditempat seolah-olah tidak bergerak sama sekali.


* hahahaha......huuhhuuuu.......ini lebih cepat dari yang kuduga