
RESTORASI KLAN YAN
Efek dari racun petir akan membuat tubuh kalian semua berwarna hijau, tapi setelah kalian berkultivasi racun tersebut akan menyatu dengan darah dan sumsum kalian sehingga, akan dengan mudah mengeluarkan efek negativenya.
Efek positifnya selain memiliki tubuh kebal racun tingkat menengah, kalian juga akan memiliki energi essensi petir, sehingga kalian dapat mengolah petir secara langsung, keuntungan lain dari tubuh kebal racun, kalian semua akan mampu mengolah energi microhuan yang bersifat korosif seperti yang kalian lihat dalam pertempuran tadi malam, energi microhuang dapat menyebabkan seseirang yang tidak kebal terhadap racun tingkat menengah meleleh meski terkena sedikit percikannya.
Wow itu keren.... kata Yan Qing.
Semua orang menoleh kearah Yan Qing tidak ada orang yang berani menginterupsi Yan Shu berbicara kecuali dia.
Kalian semua dilarang keras untuk mengekloitasi lumut racun petir dan air kesempurnaan jiwa, kalian tidak diperkenankan membawa kedua harta karun tersebut keluar dari tempat itu. Jika klan membutuhkannya klan dapat mengirim orang untuk mengambil nya. Karena lumut racun petir tidak memiliki efek ganda, dia hanya akan berfungsi satu kali setelah dimakan dalam bentuk pil.
Misi kalian adalah :
Melatih fisik kalian sesuai dengan salinan kitab seni tarung kuno dengan tekhnik pemurnian tubuh.
Mengkultivasikan jiwa kalian sekuat mungkin dengan tekhnik kultivasi jiwa milik keluarga Yan kita
Melatih niat angin, niat air, niat petir dan niat ruang sampai menjadi hukum atau dao
Melatih seni tarung pedang angin petir
Berlatih alkemis dan array
Berlatih langkah kaki angin petir, tapak naga dan cakar naga.
Jika kalian berhasil menguasai semua itu, kalian dapat berkembang bahkan menjadi seorang dewa, karena setiap warisan yang kita pelajari adalah seni tarung kuno dan warisan dari dewa kuno.
Setelah kalian muncul di luar tebing ngarai jika kalian berjalan keselatan, disana banyak terdapat binatang buas, kalian juga kan menemukan rawa rawa yang mengandung lumpur hisap, lumpur hisap tersebut mengandung energi microhuang, jadi saran saya serap sebanyak mungkin energi microhuang disana untuk memperkuat serangan kalian dimasa yang akan datang.
Apakah ada pertanyaan...? kata Yan Shu
Tiba tiba Yan Feiyi dan Yan Ri You mengangkat tangan.... adik kami berdua membatalkan rencana mengikuti turnamen antar benua, kami akan memilih pelatihan tertutup mengingat manfaat yang akan kami dapat kan setelah pelatihan.
Baik kalian telah memutuskan untuk ikut pelatihan, sekarang saudari Yi dan Saudari You serta adik Qing yang saya pilih pertama untuk ikut pelatihan, selanjutnya setiap orang yang saya berikan token artinya kalian akan segera berangkat pelatihan besok pagi, yang belum terpilih jangan kecewa, tingkatkan fisik kalian dan pondasi kalian, setelah enam bulan kedepan akan dikirim dua ratus orang lagi demikian seterusnya kata Yan Shu kepada murid murid keluarga Yan.
Yan Shu kemudian turun dari podium dan langsung menuju barisan murid murid, dia memeriksa mereka semua dengan indra spiritualnya yang kuat, barisan ketiga deret ke tujuh maju kedepan kata Yan Shu.
Seorang pemuda berusia delapan belas tahun maju kedepan, Yan Shu menyerahkan Cincin kepada pemuda tersebut sambil berkata : didalam cincin itu ada seribu koin emas dan sedikit sumber daya ada juga token untuk saudara berangkat besok, persiapkan bekalmu, makanan dan air selama dua tahun kata Yan Shu kepada pemuda tersebut.
Terima kasih tuan muda kecil kata pemuda tersebut, saya akan berusaha melakukan yang terbaik sesuai petunjuk tuan muda kecil.
Satu persatu para murid yang pondasi nya kokoh dipilih oleh Yan Shu, semua murid menunggu dengan berdebar debar, mereka tidak tahu kriteria apa yang dipergunakan Yan Shu untuk memilih murid murid yang mengikuti pelatihan tertutup, tetapi mata patriak dan penatua tahu bahwa Yan Shu memilih orang orang yang pondasi nya kokoh dan stabil serta fisik yang kuat.
Disaat pemilihan murid murid sedang berlangsung dan menyisakan tiga slot lagi, tiba tiba masuk kedalam barisan seorang remaja lima belasa tahun, dilihat dari penampilannya remaja tersebut cacat dantian nya dan tidak berkultivasi, selama ini dia selalu dikucilkan oleh klan keluarga Yan mereka karena dianggap menjadi beban bagi orang lain.
Xiao Fei kenapa kamu disini kata salah satu murid yang belum dipilih....???
Sampah kenapa sampah itu muncul disaat saat penting seperti ini kata kata murid murid yang lain.
Pemuda itu melangkah mendekati Yan Shu, salam tuan muda kecil, saya Xiao Fei selama ini saya hanyalah beban dan merupakan sampah Klan Keluarga Yan kita, bisakah saya menjadi kuat dengan petunjuk tuan muda kecil kata pemuda tersebut dengan berani.
Para penatua melotot melihat Yan Xiao Fei....
Saudara Fei orang lain mungkin menganggapmu sampah, tapi bagiku kamu saudaraku, karena didalam daraku dan darahmu mengalir darah yang sama, datanglah nanti malam kekamarku, kamu akan berangkat bersama sama mereka kata Yan Shu.
Pemuda tersebut kemudian menangis dan memeluk Yan Shu, terima kasih tuan muda kecil, hanya kamu orang yang mengatakan seperti itu selama ini kepadaku, semua orang menganggapku sampah.
Kamu bukan sampah... hanya saja orang lain tidak memiliki cara untuk membuat orang sepertimu menjadi kuat, tetapi aku memiliki caranya maka datanglah nanti malam kekamarku aku akan memberikanmu petunjuk.
Terima kasih tuan muda kecil... terima kasih kata Yan Xiao Fei dengan penuh ketulusan.
Yan Shu melanjutkan memilih dua orang lagi untuk slot yang tersisa, setelah mendapatkan cukup dua ratus orang murid Yan Shu kembali kepodium kemudian dia berkata : mulai hari ini khusus di keluarga Yan tidak akan adalagi sampah, seperti yang kalian selama ini perlakukan.
Saya mengolah tiga jenis kultivasi, yang pertama tekhnik pemurnian tubuh, dengan tekhnik ini fisik seseorang dapat mengalahkan seorang kultivator setara dengannya, hanya saja kultivasi jenis ini terlalu banyak memakai sumber daya, yang kedua saya mengkultivasikan kekuatan jiwa, teknhik ini sangat bagus untuk seorang kultivator profesi seperti alkemis dan master array. Kultivasi yang kita lalkukan selama ini adalah bagain kecil dari pengetahuan semua kultivator, karena semua kultivator hanya mengkultivasikan energi, itulah kenapa setiap orang yang tidak memiliki dantian dianggap sampah, tetapi jika dia bisa menguasai kultivasi jiwa dan fisik bukankah dia memiliki dua jenis kultivasi....?
Patriak dan penatua sekarang dan semua anggota klan tercerahkan, mereka mendapatkan pemahaman yang baru tentang dunia kultivasi, saya akan mendemonstrasikan kekuatan kultivasi jiwa yang saya olah, saya hanya akan mengeluarkan sedikit, karena jika saya keluarkan sepenuhnya maka saya tidak yakin kalian dapat menahan tekanannya.
Yan Shu mengerahkan energi spiritual jiwa nya, tiba tiba hampir semua murid dan penatua merasa tertekan, jiwa mereka semua seolah olah akan dicabik cabik, keringat dingin berbutir butir beras keluar dari pori pori mereka.... ini sangat kuat kata mereka.... beberapa murid murid jatuh terduduk.
Shu Er hentikan kata patriak dan matriak....
Yan Shu menarik kembali kekuatan Jiwa nya, suasana kembali menjadi tenang, murid murid yang tadi merasakan jiwa mereka seperti tersedot keluar merasa seperti keluar dari lubang kematian, sangat kuat serangan jiwa tuan muda kecil bahkan dapat membunuh kita semua kata murid murid dan penatua.
Maaf maaf kata Yan Shu, saya tidak berniat menyakiti kalian semua, tapi saya berniat merubah paradigma tentang dunia kultivasi khususnya keluarga Yan kita, seseorang yang memiliki jiwa yang kuat dapat menjadi kultivator jiwa, tanpa essensi energi sekalipun kalian bisa menjadi kuat.
Aku akan menjadi yang pertama asal adik tidak menggunakan kultivasi energi dan jiwa serta array susunan kata Yan Feiyi langsung melompat ke tengah arena, patriak dan matriak sangat bersemangat, mereka akan menyaksikan duel antara kedua cucu nya.....
Ayo Yi Er,... kata matriak, buktikan kamu bisa.... dia memberi semangat kepada kedua cucunya, bahkan saking bersemangatnya dia langsung mengambil posisi sebagai wasit pada pertandingan ini.
Yan Shu melompat menyusul ke arena pertempuran, para penonton begitu antusias, termasuk salah satunya adalah Yan Xiao Fei dia ingin melihat tekhnik pemurnian tubuh yang dipergunakan Yan Shu.
Aturan nya adalah Shu Er tidak boleh menggunakan essensi energi dan harus menyegelnya, Shu Er tidak boleh menggunakan kekuatan Jiwa, serta senjata apapun... sedangkan Yi Er boleh menggunakan semua kemampuannya, apakah kalian berdua siap kata Matirak...
Saya siap kata Yan Feiyi bersemangat.
Silahkan kakak mulai kata Yan Shu...
Yan Feiyi langsung menyerang dengan menggunakan pedang pusaka bumi dengan seni tarung pedang angin, percikan listrik kecil dan desau angin sangat terasa.... dia mengerahkan semua kemampuannya untuk membuat luka ditubuh Yan Shu, tiba tiba Yan Shu melompat keudara dan terbang diatas kepala Yan Feiyi...hahahha kakak... baru menguasai prinsip angin dan petir sedangkan saya telah menguasai hukum angin dan niat petir bagaimana kakak dapat mempergunakan hal tersebut untuk menyerang saya..?
Yan Shu mengolok olok Yan Feiyi dari udara..... kamu curang kata Yan Feiyi, aturannya bertambah kata matriak, Shu Er dilarang menggunakan kekuatan niat dan hukum, aih... kenapa nenek tiba tiba berat sebelah kata Yan Shu sambil turun dari udara dia melesat langsung kearah Yan Feiyi, Yan Feiyi mengerahkan langkah kaki angin nya tapi itu tidak sepersepuluh lanngkah kaki angin Yan Shu.
Langkah kaki angin kakak terlalu lemah karena penguasaan prisnsip kakak belum mencapai niat, jika kakak dapat menguasai hukum angin bahkan kakak dapat terbang tanpa menggunakan energi kata Yan Shu memberi petunjuk, Yan Feiyi sangat kesal karena dinasehati adiknya, tetapi bagaimanapun, penonton semua mendapatkan banyak manfaat, tiba tiba Yan Shu mengeluarkan seni tarung tapak naganya, dan mengaktivekan tekhnik pemurnian tubuh pada tingkat ketiga belas.
Kuku kukunya sampai ke siku mengeluarkan sisik berwarna keemasan, selanjutnya sisik tersebut membalut tangan kanannya sampai ke bahu..... penggabungan seni tarung tapak naga dan tekhnik pemurnian tubuh membuat tangan Yan Shu berubah seperti tapak naga sebenarnya.
Bagaimanapun tekhnik pemurnian tubuh Yan Shu setara master langit untuk tahap kultivasinya dia mengerahkan tapak naga nya tapi khawatir akan menciderai Yan Feiyi dia merubah arah serangan ke lantai arena....
Bhuammmmm
Lantai arena meledak karena tapak naga, para penonton dibuat kaget tak percaya... termasuk matriak dan Yan Feiyi, mereka tahu bahwa Yan Shu benar benar hanya menggunakan kekuatan Fisiknya, mata Yan Xiao Fei berbinar binar menyaksikan itu. Dia akan menajdi kultivaor ... aku akan menjadi kultivator dengan bimbingan tuan muda kecil kata Yan Xiao Fei.
Cukup aku menyerah kata Yan Feiyi kepada Yan Shu.... hu sayang sekali kakak terlalu lemah, aku bahkan belum mengeluarkan keringat kakak telah menyerah kata Yan Shu.
Itu karena bukan aku yang lemah, tapi karena kamu nya yang monster kata Yan Feiyi dengan dongkol dia turun dari arena tapi dihatinya penuh dengan tekad.
Bagus Shu Er... nenek yakin setelah melihat ini semua murid akan sangat giat berlatih, kamu telah membuktikan segalanya, nenek bangga padamu kata matriak.
Yan Shu kemudian berkat : kalian lihat sendiri bahkan tanpa menggunakan hukum kekuatan Fisik yang mengolah tekhnik warisan ayahku dapat dengan mudah mengalahkan kultivator petarung suci, heheh saya kebetulan telah mengolah fisik saya setara dengan master langit... kata Yan Shu cengengesan...
Apa...
tuan muda kecil bahkan dengan fisiknya saja setara master langit.....
Benar benar beruntung kita memiliki tuan muda kecil yang sangat kuat dan baik hati.. dia bahkan mati matian mengirimkan semua salinan untuk kita pelajari demi kejayaan klan Yan kita... kita tidak dapat mengecewakan tuan muda kecil, dia telah banyak berkorban untuk kita semua kata salah satu murid. Yan Shu turun dari arena diikuti matriak, Shu Er kamu besok akan mengirim murid murid ini berlatih, apa tidak sebaiknya kamu memberikan bekal yang lebih kepada kakak dan adikmu... kata Matriak.
Nenek... mereka berdua telah saya berikan lebih dari cukup, ribuan batu Spiritual dan sejuta koin emas serta sumber daya... apa itu kurang kata Yan Shu...
Maksud nenek, hari ini nenek berniat kepasar ibu kota dan mau melihat lihat siapa tahu ada yang akan nenek beli kata matriak....
Huh bilang saja nenek minta uang kepada saya, karena kakek tidak memberikan cukup uang buat nenek kata Yan Shu.... hhihihihi terima kasih kamu cucu yang pengertian kata neneknya. Yan Shu tidak pernah sayang kepada koin koin emas itu, karena baginya semudah mengubah tanah menjadi batu bata untuk mendapatkan uang, apalagi Cuma koin emas, koin emas kuno miliknya sejauh ini tidak pernah disentuh sedikitpun.
Nek ini ada satu triliun koin emas, dan seratus ribu batu spiritual semua tingkatan, saya tidak dapat menemani nenek kepasar, ambil lah buat nenek...
Satu triliun.... koin emas..... aih ini terlalu banyak... nenek tidak mau ... cukup sepuluh juta saja kata neneknya... sudahlah nek, aku memiliki quadriliunan koin emas, satu triliun itu ibarat daging disela sela gigiku nek... aku tahu klan kita tidak kaya, tapi kalau kita pindah ke benua selatan saya yakin klan akan mendapatkan pendapatan yang besar, karena saya punya beberapa toko dan penginapan.
Simpanlah kakek mungkin malu meminta uang dengan saya, nenek dapat membantu kakek memperkuat klan kita dengan uang tersebut, jika nenek kekurangan uang kedepan saya masih memiliki ribuan kali lipat dari ini.
Aih kamu benar benar kaya...
Nenek tidak pernah menyangka kamu akan sekaya itu..
Cobalah ajak bibi pergi kepasar nek siapa tahu dia membutuhkan sesuatu, murid murid juga mungkin lagi bersiap siap untuk berbelanja bekal mereka selama pelatihan ini.
Kalau begitu nenek pergi dulu kamu silahkan urus keperluanmu, matriak melangkah pergi ke ruang patriak, terlihat patriak seorang diri didalam ruangan... dia terlihat masam melihat ke arah istrinya, apakah kamu meminta sesuatu kepada Shu Er... tanya patriak..?
Saya hanya mengajak dia berbelanja kepasar tapi dia menolak dan memberikan aku satu triliun koin emas, dan seratus ribu batu spiritual semua tingkatan kata matriak tanpa berbohong.
Aiya,... kamu nenek tidak tahu malu a.... seharusnya kamu tidak menerima nya, Shu Er masih muda dia banyak keperluan.... kata patriak, matriak membalas,... saya sudah menolak nya tapi dia memaksa, katanya sejumlah itu hanya ibarat daging disela sela giginya kata matriak kepada suaminya.
Anak itu benar benar kaya kata patriak.....
Kita bisa lebih kuat dan kaya kata matriak asal mengikuti keinginan Shu Er untuk pindah kebenua selatan... aiya... kamu sudah disuap oleh bocah itu kata Patriak,... dia mulai berpikir dalam benaknya, apakah aku harus pindah kebenua selatan sesuai saran Shu Er.
Saya telah memiliki uang di beri oleh Cucu saya jadi saya sekarang bebas mau belanja apapun hihihi aku akan mengajak menantu ku kepasar, untuk membeli bekal Yi Er dan Qing Er menuju pelatihan tertutup mereka. Matriak langsung ke kediaman Yan Huo, sesampainya di rumah Yan Huo dia melihat, Yan Feiyi dan Yan Ri You beserta Yan Qing sedang bersiap siap untuk menuju pasar membeli perbekalan mereka.
Nenek kenapa nenek kemari kata mereka bertiga serantak.... kebetulan kata matriak saya berniat mengajak ibumu kepasar, nenek berniat menberikan hadiah bekal buat kalian, .. tiba tiba istri Yan Huo keluar... salam ibu mertua... ada apa ibu mertua kesini,..? saya berniat menemani mereka bertiga kepasar kebetulan Yan Shu menyuruh saya membelikan sesuatu untukmu kata matriak.