
IBU KOTA KEKAISARAN ANGIN SELATAN
Setelah membereskan harta saudagar itu Yan Shu meninggal kan tempat itu dengan berlari, selama perjalanan ini Yan Shu beberapa kali beristirahat, sekarang dia baru menyesal tidak mengambil salah satu kuda saudagar untuk tunggangannya.
Setelah tiga hari Yan Shu berjalan dia menemukan sebuah desa, Yan Shu mengeluarkan Kereta Saudagar dan tiga Gerobak di jalan menuju Desa, kemudian dia bersuit.....
Suittt,,,,
Dua orang penjaga gerbang desa yang mendengar suitan Yan Shu segera keluar meninggalkan posnya, kedua oran ini melihat satu kereta tanpa kuda dan tiga gerobak, mereka memeriksa isinya, semua isinya adalah pakaian, bahan makanan, perabotan dan alat rumah tangga lainnya, Yan Shu memperhatikan mereka dari Jauh, kemudian kedua Penjaga kembali kedesa dengan meninggalkan kereta dan gerobak.
Setelah beberapa saat berselang, kepala desa dan dua penjaga tadi bersama puluhan warga desa keluar menuju arah kereta dan gerobak, mereka memeriksa nya, karena kereta dan gerobak tidak ada pemiliknya, mereka segera membagi isi gerobak dan kereta, dipimpin oleh kepala desa.
Kepala Desa berteriak Orang baik.... saya sebagai kepala desa mengucapkan terima kasih kepada orang baik seperti anda, Yan Shu tersenyum dari balik pepohonan kemudian menghilang dari sana, Yan Shu berpikir jika dia membiarkan harta saudagar itu dijalanan jika ditemukan oleh kawanan perampok atau orang jahat lainnya tentu akan menguntungkan para penjahat, tetapi jika Yan Shu membawa nya dan memberikan kepada orang miskin khusus nya warga Desa tentu akan bermanfaat banyak bagi mereka.
Seletah menempuh perjalanan selama satu bulan dari desa tersebut Yan Shu Sampai di ibu kota kekaisaran angin selatan, dari Jauh terlihat antrian di depan gerbang kota...banyak sekali kultivator kuat di gerbang yang mengantri..ada banyak remaja yang mengantri ada juga pemuda dan orang tua, semuanya adalah Kultivator, mulai dari kultivator tahap pembentukan tubuh awal sampai ke kultivator tahap master langit. Semua orang dikenakan biaya sebanyak satu koin emas, Penjaga gerbang adalah para prajurit mereka ada sepuluh orang di depan gerbang, ada juga yang berjaga di atas menara, mereka yang diatas menara adalah para kultivator tahap master inti sedangkan yang menjaga pintu gerbang adalah master bumi, mereka dimpimpin oleh seorang master bumi puncak.
Pemeriksaan di pos pintu gerbang sangat ketat mereka diperiksa satu persatu, Yan Shu mengantri hampir dua jam, saat ini dia tidak mengenakan topengnya... panas matahari terasa membakar kulitnya menjadi kemerahan, tiba tiba dibelakang nya ada kereta kuda yang dikawal oleh beberapa prajurit, Yan Shu sedikit Familiar dengan kereta tersebut, aura didalam keret juga sedikit familiar bagi Yan Shu, Yan Shu memeriksa kereta kuda dengan indra spiritualnya.
Tiba tiba sebuah pesan mental masuk kedalam pikirannya, tidak usah memeriksa kereta kalau tidak mau mengantri pangeran mengundang anda kedalam kereta, kata Suara tersebut.
Yan Shu tidak membalas pesan mental tersebut, tiba tiba pesan mental kedua datang lagi, Yan Shu orang yang membunuh kepala keluarga Zhu, berbelanja menggunakan koin emas kuno, seorang remaja berumur tiga belas tahun, diperintahkan tuannya untuk berkelana, memiliki pedang pusaka tingkat bumi rendah sedang mencari sekte pedang angin, membunuh para perampok dijalan dan membagikan kepada warga desa satu kereta kuda dan tiga gerobak yang berisi pakaian, makanan dan perabotan.
Kali ini Yan Shu merasa ditelanjangi oleh pemilik pesan mental tersebut, Yan Shu membalas pesan mental tersebut... Bagaimana kamu tahu...???
Masuklah kedalam kereta, pangeran tidak mempunyai waktu yang banyak untuk mengantri disini kata suara itu lagi, Yan Shu terpaksa melangkah mendekati kereta orang orang memandang Yan Shu keheranan kenapa orang itu mendekati kereta pangeran kata orang orang yang mengantri.
Eeehhh dia masuk kedalam kereta kata pengantri yang lain... siapa dia...?
Yan Shu melompat kedalam kereta, dia memberi hormat kepada kepala pengawal, ee salam paman kita bertemu lagi kata Yan Shu cengegesan, salam kakak kita ketemu lagi hehehe kata Yan Shu malu malu.
Adik Yan Shu, perkenalkan aku Chun Wei, putra mahkota kekaisaran angin.. dan ini kepala pengawal putra mahkota kata Chun Wei memperkenalkan diri memulai obrolan didalam kereta kamu dapat memanggilku kakak Wei kata pangeran lagi.
Terima kasih kakak Wei dan terima kasih paman kata Yan Shu. Saya Yan Shu, saya hanya pengelana kecil yang mencari pengalaman didunia kultivator ini kata Yan Shu merendah mengetahui bahwa Orang yang dihadapannya adalah putra mahkota kekaisaran Angin selatan, Kamu bisa ikut saya ke istana, nanti kamu dapat mencari sekte informasi tentang sekte pedang angin melalui perpustakaan istana kata Putra Makhota Chun Wei.
Terima kasih kakak wei kata Yan Shu, tapi saya lebih senang menginap dipenginapan, saya tidak pernah masuk lingkungan istana.. tidak apa apa jika kamu tidak mau saya mengerti orang seperti kamu pasti biasa bebas kata Putra mahkota Wei. Tapi jika kamu memerlukan bantuan datanglah keistana saya pasti akan membantu kata putra mahkota wei.
Terima kasih saya akan berkunjung kalau urusan saya diibukota telah selesai jawab Yan Shu..
Izin kan saya turun di sini kakak Wei kata Yan Shu, baiklah kata putra mahkota Wei... tunggu dulu kata Putra mahkota Wei ambil ini kata nya sambil menyerahkan sebuah lencana anggota keluarga kekaisaran, terima kasih kakak kata Yan Shu sambil menerima lencana tersebut. Kemudian Yan Shu melompat turun dari kereta kuda yang sedang berjalan.
Sampai jumpa kakak wei kata Yan Shu , kereta kuda terus berjalan tiba tiba kepala pengawal berkata, kamu harus ulet mendekati bocah itu jangan sampai membuuat dia tersinggung, di kultivasinya yang sekarang dia sudah mampu membunuh kepala keluarga Zhu yang seorang aster inti, ditambah lagi dia membunuh kelompok perampok yang rata rata tingkat master inti dan master bumi. Dia masih menyimpan kekuatannya, kamu lihat mayat para perampok yang hancur itu... itu bukan serangan pedang tapi itu serangan energi yang luar biasa sehingga bisa menghancurkan mayat seperti digiling dengan batu.
Tenang saja paman saya akan terus mendekatinya kata pangeran lagi, tapi seperti nya dia tidak mudah didekati, duit dia banyak sepertinya, senjata dia bagus, seni tarung nya saja tingkat bumi... bagaimana saya mengikat nya paman kata putra mahkota wei, dengan ketulusan, bocah tersebut akan menyerahkan segalanya jika kamu memiliki ketulusan, bocah itu tidak sesederhana yang terlihat, disaat kita bertemu pertama kali ku;tivasinya berada pada pembentukan inti roh tingkat akhir , sekarang saya malah tidak dapat melihat kultivasinya.... entah tekhnik kuno apa yang dipakai bocah itu kata kepala pengawal kepada putra mahkota.
Hah...paman juga tidak dapat melihat kultivasinya...? saya pikir Cuma saya yang tidak dapat melihat kultivasi nya.. benar benar misterius kata putra mahkota wei.
Ingat pangeran...!!!
hanya ketulusan yang dapat mengikat orang seperti itu, dia mempunyai seorang tuan yang kuat, jika pangeran mendapat dukungan dari Yan Shu tentu tuan nya akan medukungmu kata kepala pengawal, mata Pangeran Chun wei berbinar binar, sebagai seorang putra mahkota, suatu saat nanti dia akan menjadi kaisar, selain kekuatannya sendiri dia perlu memiliki kekuatan lain untuk mendukung nya sebagai penguasa untuk menjaga kekuasaan nya tetap stabil.
Yan Shu sepertinya benar benar baru keluar dari pealtihannya, jadi dia belum banyak memiliki koneksi, mungkin baru pangeran yang membangun koneksi kepada nya.... hahaha langkah yang bagus pangeran kata kepala pengawal.
Yan Shu pasti akan mendatangi perpustakaan di pusat kota, dalam beberapa hari ini, kamu perlu datang kesana, jangan sampai dia di ikat oleh kekuatan lain yang tau potensinya kata kepala pengawal itu lagi.... itu benar paman dia pasti melakukan nya, saya akan kata pangeran.
Kaisar... orang seperti apa ya... pikir Yan Shu....
Yan Shu kemudian mencari penginapan.... setelah menemukan sebuah penginapan mewah Yan Shu langsung memesan kamar... permisi apakah ada kamar yang tersedia kata Yan Shu kepada pelayan penginapan.
Kamar semua nya telah penuh adik kecil, jika adik kecil mau masih tersedia kamar VIP satu kamar kata Pelayan tersebut, satu malam nya dua koin emas kata Pelayan tersebut.... Yan Shu mengeluarkan Koin emas sebanyak enam ratus sepuluh koin emas, sambil berkata...saya butuh satu bulan kata Yan Shu sambil menyerahkan koin emas tersebut, tunggu........saya akan membayar kamar itu untuk satu bulan juga kata seorang pemuda berambut jabrik kepada pelayan tersebut.
Maaf tapi kamarnya sudah dibayar adik ini kata pelayan sambil menghitung koin emas dari Yan Shu, enam ratus sepuluh koin emas adik, ini lebih sepuluh koin emas... kata pelayan tersebut, ambil sisa nya kata Yan Shu...kepada pelayan tersebut,
Pelayan tersebut menyerahkan kunci kamar kepada Yan Shu, Si Jabrik merasa tersinggung karena dibaikan oleh pelayan penginapan tersebut dan diabaikan Yan Shu, di kelaurganya semua orang tidak ada yang berani mengabaikannya.
Heii bocah kampung... berani nya kamu mengambil kamarku.....
Kata sijabrik melotot kepada Yan Shu, Sampah dari mana kamu berani mengatakan kamar penginapan ini milik kamu, kalau kamar ini milik kamu tentu tidak susah susah kamu mencari penginapan kata kata Yan Shu tajam dan menusuk, para pengunjung penginapan tertawa mendengar kata kata Yan Shu.
Si Jabrik merasa benar benar dipermalukan, tapi para pengunjung membenarkan ucapan Yan Shu, dia datang duluan dan membayar duluan bahkan lebih, sijabrik mengklaim kamar tersebut adalah miliknya, kata kata Yan Shu sangat tepat, kalau kamar itu miliknya kenapa dia perlu mencari kamar penginapan.
Tiba tiba pengurus penginapan keluar, sambil berkata, dilarang membuat keributan dipenginapan saya, jika kallian merasa ada hal yang perlu diselesaikan silahkan pergi ke arena, Si Jabrik pergi dari penginapan itu dengan sejuta dendam kepada Yan Shu .
Sebelum memasuki kamarnya Yan Shu berbalik ke pelayan penginapan, kemudian berkata... paman apakah daya dapat melihat daftar menu restoran kata Yan Shu... kepada pelayan itu, tentu saja adik kecil kata pelayan tersebut, dia bersikap ramah kepada Yan Shu siapa tau jika dia bersikap ramah lagi dia akan diberi bonus lagi oleh Yan Shu. Pelayan itu memberikan daftar menu restoran kepada Yan Shu, Yan Shu menerima dan membaca daftar menu.
Saya meminta ini, ini, ini , kata Yan Shu menunjukkan daftar menu kepada pelayan, masing masing sepuluh porsi kata Yan Shu. Adik kecil nafsu makan mu kuat juga ya kata pelayan tersebut,,, Yan Shu hanya tersenyum, satu porsi sepuluh koin emas adik memesan tiga jenis jadi tiga puluh koin emas, karena adik memesan masing masing sepuluh porsi, total semuanya tiga ratus keping koin emas, Yan Shu memberikan tiga ratus lima koin emas kepada pelayan itu, setelah dihitung total semuanya tiga ratus lima koin emas, pelayan itu tersenyum kepada Yan Shu.
Apakah makanan nya diantar kekamar kata pelayan itu... owh iya natar kekamar... Yan Shu melihat kunci kamar nya iya kamar no lima ratus tujuh kata Yan Shu. Sambil bejalan menuju kekamar nomor lima ratus tujuh. Kamar Yan Shu ada di lantai lima... kemudian dia mencari kamar no tujuh, setelah itu dia masuk kedalam kamarnya.
Sambil menunggu makan nya tiba dia merebahkan tubuhnya pada sofa kamar, kamar tersebut cukup besar, ada sofa untuk tamu nya. Dia sudah memutuskan bahwa dia akan pergi keperpustakaan kota ini dan akan mencari informasi selama sepuluh hari diperpustakaan tersebut. Saat dia melamun dia mendengar ketukan di pintu kamarnya...
Tok tok tok
Masuk kata yan Shu... adik ini makannya kata pelayan tersebut bersama tiga temannya, karena makanan yang dipesan Yan Shu sangat banyak maka dia meminta bantuan kepada temannya untuk mengantarnya.
Setelah keempat pelayan tersebut pergi, Yan Shu mengeluarkan Fu Fu si tupai lucu, makanan .... Fu Fu begitu melihat makanan, langsung berkata Fu Fu enak Fu Fu makan tuan enak, Tuan Makan baik kata Fu Fu dengan bahasa khasnya..
Ayo makan kata Yan Shu kepada Fu Fu, Fu Fu makanan ini untuk kamu selama sepuluh hari, kamu jangan keluar dari kamar, saya akan pergi selama sepuluh hari kata Yan Shu. Fu Fu baik, Fu Fu enak , Fu Fu tuan pergi kata Fu Fu...
Selesaii makan Yan Shu mandi ... apakah Fu Fu mau mandi kata Yan Shu kepada Fu Fu.. Fu Fu banyak Fu Fu mandi Tuan Mandi Tuan Senang Tuan Fu Fu, Tuan Mandi Fu Fu mandi kata Fu Fu...
Yan Shu Faham artinya Fu Fu mau mandi bersamanya, Yan Shu membawa Fu Fu kekamar mandi sambil membawa Fu Fu bersamanya, Fu Fu terjun kedalam bak mandi sambil berenang... Fu Fu kenapa kamu masuk ke dalam bak mandi kata Yan Shu Fu Fu senang, Fu Fu berenang Fu Fu mandi kata Fu Fu.
Yan Shu menggeleng gelengkan kepala nya, kemudian mulai menyiram kan air ke seluruh tubuhnya. Setelah mereka berdua mandi, Yan Shu mengelap tubuhnya dengan handuk, kemudian dia memakai pakaian baru, sebuah baju terbuat dari sutra berwarna perak dengan jubah perak, yang diambil Yan Shu dari dagangan Saudagar yang dibunuh nya beberapa waktu yang lalu, melihat oakaian Yan Shu Fu Fu berkata, Fu Fu Basah, Fu Fu Kering, Fu Fu Air buluh Fu Fu kering, bulu tuan basah kata Fu Fu, setelah dua tahun bersama Fu Fu Yan Shu Faham maksud Fu Fu, tubuhnya basah dan minta dikeringkan. Yan Shu mengelap tubuh Fu Fu dengan handuk sampai kering, kemudian Yan Shu mengendong Fu Fu keluar kamar mandi.
Fu Fu saya mau pergi selama sepuluh hari kamu jangan keluar dari kamar kata Yan Shu,..!!! Fu Fu takut, Fu Fu sedih Tuan Takut Tuan Sendiri Fu Fu Pergi kata Fu Fu...
Hanya sepuluh hari, nanti Fu Fu saya kasih Pil kata Yan Shu, Fu Fu banyak Fu Fu Pil Fu Fu senang Fu Fu banyak Fu Fu pil Tuan Banyak kata Fu Fu.
Yan Shu meninggalkan sepuluh pil darah naga, tujuh pil essensi petir, sepuluh pil penguat tulang dan satu pil kultivasi tingkat empat warisan dari Lin Fu Zhu
Setumpuk makanan termasuk yang di pesannya di restoran, Fu Fu jangan nakal ya... saya pergi dulu, Sesampai nya dipintu kamar Yan Shu membuat susunan array perlindungan yang kuat pada kamar nya, Yan Shu telah membeli peta ibu kota ini jadi dia tahu posisi perpustakaan kota, dia melangkah pelan membelah keramaian ibu kota...sepanjang jalan, toko toko berjejer memenuhi jalan gedung gedung tinggi khas ibu kota, taman taman disepanjang jalan tertata rapi.
Yan shu sampai di perpustakaan setelah dua puluh menit berjalan kaki santai, dia menemui petugas penjaga perpustakaan. Sesaat setelah Yan Shu memasuki perpustakaan, seseorang lelaki lima puluh tahunan memeriksa kamar Yan Shu.... Sungguh array yang kuat kata lelaki tersebut, ini rupanya yang membunuh para perampok itu sampai menjadi saos daging.
Sungguh monster, diusianya yang tiga belas tahun telah menjadi master array... benar benar monster yang jenius kata lelaki itu. Lelaki itu adalah kepala pengawal keluarga kekaisaran. Dia kemudian melangkah pergi kembali ke istana kekaisaran.