
Yan Shu membuka penutup wajah nya seorang pemuda tanggung yang tampan dan memiliki wajah yang sedikit mirip dengan Yan Ruo, kamu mirip ayahmu kata Paman Si kamu memiliki paman kakak dari ayah mu namanya, Yan Huo Yan Huo memiliki Putri berusia delapan belas tahun Nama nya Yan Feiyi dan putranya berusia sembilan tahun nama nya Yan Qing.
Sempatkan untuk mengunjungi kakekmu, paman permisi dulu, ...tunggu paman kata yan Shu, ambil ini katanya sambil menyerahkan sebuah cincin penyiimpanan yang berisi satu buah pedang pusaka bumi tingkat rendah, satu armor pusaka bumi, satu pil tingkat tujuh, satu pil tingkat delapan, satu pil tingkat sembilan, Sepuluh ribu batu spiritual tingkat rendah, pil penyembuhan dan pemulihan tingkat tinggi satu token teleportasi, dan banyak lagi pil dan koin emas .
Jangan pikirkan paman aku masiih memiliki banyak kata Yan Shu.
Paman Si menerima cincin dari Yan Ruo kemudian keluar dari kamar...
Jiang Fu Yu terlihat Kusut karena kelelahan, dia tidak bicara apa apa... Yan Shu berkata...sambil mendekatinya, besok kamu istirahat saja, kamu terlihat lelah hari ini apakah sudah ada tambahan murid magang tanya Yan Shu... sudah tadi penatua balai misi mengirimkan tiga lagi untuk membantu, sekarang jumlah murid yang membantu ada tujuh orang, berapa omset toko hari ini, tanya Yan Shu, semuanya termasuk penjualan giok komuniasi, hampir tujuh puluh juta. Apakah Yu Er puas..? tidak pernah terpikirkan olehku dalam hidupku akan demikian mudah mendapatkan uang. Bahkan bermimpi pun tidak pernah dengan membuka toko kita akan mudah mendapatkan uang, saya hanya berpikir dari cara rampasan perang yang mudah mendapatkan uang tapi kapten demikian mudah mendapatkan nya.
Kapten jenius tidak terbanding dalam segala hal... aku benar benar beruntung bisa mengenal kapten. Padahal dulu awal nya marah karena bajunya sobek pada pertandingan pertama kita..!! kata Yan Shu..!!! itukan dulu... kata Jiang Fu Yu... kalo sekarang giimana kata Yan Shu...? sekarang aku makin jatuh cinta kepada kapten kata Jiang Fu Yu sambil memeluk Yan Shu dan mencium bibirnya,.
Pergi mandi sana.. aku akan menulis salinan untuk Klan kata Yan Shu, terlalu banyak salinan yang akan kubuat malam ini.....Yan Shu mengeluarkan alat tulisnya dan kulit binatang buas yang telah dikeringkan, Yan Shu tidak ingin menggunakan kertas, karena terlalu mudah rusak, sebenarnya Yan Shu ingin membuat slip giok tapi slip giok hanya dapat dibuat oleh orang yang telah memahami hukum, terpaksa Yan Shu menulis menggunakan kulit binatang buas sebagai pengganti.
Yan Shu mengalirkan sedikit Qi pada alat tulisnya, kemudian mulai menulis pada kulit binatang buas, tekhnik Array Susunan Kuno tingkat dewa, pena mengalir dengan sapuan yang lembut pada kulit binatang buas tersebut, kata kata terjalin menjadi sebuah tekhnik, dengan menggabungkan tekhnik array susunan dalam tulisang tersebut, tulisan nya menjadi memiliki energi, meski baru dibuat kesan kuno pada tulisan tersebut terlihat nyata, tulisan tersebut akan segera hilang dari pandangan mata biasa untuk membacanya nya kembali harus mengalirkan QI pada kulit tersebut sehingga pada saat di aliri QI tulisannya kan menyala karena terlalu banyak yang harus dijelaskan maka, Yan Shu sangat hati hati dan membaca ulang tulisan tersebut dia memeriksa setiap kata kalau seandainya ada kesalahan.
Semua tulisan tersebut tersusun menjadi sepuluh lembar untuk menjadi sebuah buku, Yan Shu menyampul buku tersebut, dibagian depan ditulis dengan jelas “TEKHNIK SUSUNAN ARRAY YAN XIAO TIAN”
Yan Shu tidak berhenti kemudian Yan Shu melanjutkan dengan menuliskan Buku alkimia kali ini sangat tebal, mulai dari pengetahuan tentang tanaman herbal, tanaman roh, tanaman spirtual, hewan hewan dan bagian hewan yang dapat di buat menjadi pil, satu hari satu malam hanya untuk membuat buku yang diberi nya Judul pada Sampul luar “TEKHNIK ALKIMIA KELUARGA YAN”.
Yan Shu melanjutkan dengan menulis Tekhnik kultivasi jiwa, tekhnik kultivasi jiwa sangat sederhana tetapi karena sudah punah maka tidak ada yang mempelajari warisan kuno ini, tekhnik inii hanya menjadi sebuah gulungan dengan Judul “TEKHNIK KULTIVASI JIWA KELUARGA YAN”, setelah menulis tekhnnik kukltivasi jiwa keluarga Yan Yan Shu melanjutkan dengan, Seni Tarung Pedang angin petir, ini juga cukup simple, hanya lima belas menit, Yan Shu menduplikasi pengetahuan dari leluhurnya dengan menulis HUKUM RUANG dan Tekhnik Kaki Angin Petir, Selanjut nya Yan Shu meneruskan salinan, Pedang Angin Petir, Formasi pertempuran Naga Angin, Formasi Pertempuran naga petir, Tekhnik dari kitab bela diri kuno, termasuk seni kultivasi pemurnian tubuh, seni tarung tapak naga, cakar naga, dan raungan naga, tidak lupa Yan Shu membuat salinan tentang pengetahuan racun, kegunaan dan sumber sumbernya serta cara mengatasi nya.
Masih ada beberapa lagi di cincin nya tetapi karena Yan Shu belum pernah mempelajarinya maka Yan Shu tidak membuat salinnannya, kemudian Yan Shu mengambil Cincin milik Ling Fu Zhu, Yan Shu memasukkan semua salinan tersebut kedalam Cincin tersebut, Sebuah pedang tingkat surgawi tertinggi, armor tingkat surgawi tertinggi, pedang tingkat langit tertinggi tujuh buah, armor tingkat langit tujuh buah, seribu senjata berbagai jenis tingkat bumi kualitas rendah, sepuluh ribu batu spiritual tingkat atas, sepuluh ribu batu spiritual tingkat menengah dan seratus ribu batu spiritual tingkat bawah serta giok komunikasi buatannya
Sepuluh pil tingkat sembilan, sepuluh pil tingkat delapan, dua puluh pil tingkat tujuh, seratus pil tingkat enam, seratus pil tingkat lima seribu pil tingkat empat. Yan Shu Cuma mengirimkan pil dengan tingkat terendah empat, dua tong air kesempurnaan jiwa, dua ribu pil darah naga, dua ribu pil essensi petir, ribuan token teleportasi menuju ke teluk badai petir, jimat teleportasi jarak dekat dan menengah seribu cincin penyimpanan.
Yan Shu benar benar focus terhadap warisan tersebut dan dengan telilti dia menginventarisirnyas, selama empat hari Yan Shu sibuk dan tidak beristirahat, Yan Shu mengirimkan banyak hal yang sama kepada Patriak sekte angin barat dibenua barat kecuali Tekhnik susunan array, seni tarung belas diri kuno serta pengetahuan tentang racun. Dilengkapi dengan selembar surat dari Yan Shu pribadi.
Hari itu hari terkahir sebelum lelang Yan Shu telah selesai, dia berkultivasi selama lima belas menit untuk mengembalikan stamina nya dan meminum teh dari air kesempurnaan jiwa.
Sayang kamu sudah selesai kata Jiang Fu Yu....aihhh panggil sayang dia..... kata Yan Shu, pasti ada maunya ini...? kenapa gak boleh kan lagi berdua saja... tegas jiang Fu Yu, boleh koq ada apa....? saya ingin melaporkan bahwa selama empat hari sayang membuat salinan, penjualan hampir empat ratus juta koin emas, ditambah hari pertama, total omset empat ratus lima puluh juta, Patriak dan penatua pertama juga telah memeriksanya kata Jiang Fu Yu, apa komentar guru tanya Yan Shu.... guru senang karena kedepan kota angin akan semakin maju karena ada toko pil kita dan rumah lelang, terus apa lagi komentar guru... kamu licik kata patriak, penuh strategi dan taktis, karena strategi sayang itu, membangun penginapan, membuat toko dan menjual serta membangun peleangan kemudian memancing orang orang datang ke kota ini dengan barang barang langka terus mengambil keuntungan kata jiang fu yu.
Itu bukan licik itu nama nya strategi bisnis...hahahah.. aku mandi dulu, terus kita ke rumah lelang setelah berkata Yan Shu langsung menghilang didalam kamar mandi.
Mereka makan hanya sebentar kemudian menemui manager Su Tiang Bu, kebetulang Tuan muda datang, ini ada beberapa barang titipan yang juga minta dilelang, karena kita belum meliliki penilai atau penaksir barang jadi aku menunggu Tuan Muda, berkata Suma tiang Bu. Yan Shu melihat sebuah gulungan yang isi nya Seni tarung Tingkat emas, satu buah buku yang memuat seni tarung tingkat hitam ( seni tarung hitam setingkat dibawah seni tarung bumi sedangkan seni tarung emas setingkat dibawah seni tarung hitam ), satu buah yang telah matang berwarna hitam... buah ini adalah buah bintang hitam berusia seratus tahun, satu buah peta kuno tapi tidak diketahui peta apa dan tulisannya pun sangat kuno. Ada juga sebatang rumput Yan Shu mengindetifikasi rumput ini Rumput Jiwa Siapa pemilik barang barang ini dan dimana mereka, suruh mereka kemari kata Yan Shu... siap tuan muda, murid misi yang berugas membantu manager langsung memanggil pemilik barang tersebut, beberapa saat kemudian muncul tiga orang kedalam ruangan itu.
Saya akan mengindetifikasi barang barang saudara dan menaksir nya dulu, apakah barang barang ini miilik kalian bertiga kata Yan Shu, iya tuan muda, Seni tarung Tingkat merah itu punya saya,dan buah hitam yang berbentuk bintang itu milik saya, Ini Seni tarung Peringkat emas meski ini bagus ini tapi ini bukan barang langka Barang ini akan dilelang dengan harga pembuka sepuluh ribu koin emas, apa kamu setuju... saya setuju tuan muda kata lelaki tersebut, selanjut nya barang mu adalah buah bintang Hitam, Buah bintang hitam sangat bagus untuk kultivasi karena dapat menembus kemacetan dari petarung surgawi ke tahap master inti tetapi lebih baik jika dibuat pil, buah ini kami hanya sanggup melelangnya dengan harga lima belas ribu koin emas, dengan kenaikan seratus koin emas, apakah kamu sepakat, lima belas ribu saya sepakat.
Selanjut nya rumput jiwa merah, rumput jiwa merah berusia seratus tahun dapat menguat kan jiwa dan mengobati luka yang berkenaan dengan jiwa, karena baru berusia seratus tahun rumput ini akan kita lelang lima puluh ribu koin emas, kalau seandainya berusia seribu tahun rumput jiwa merah dapat dilelang dengan harga satu juta koin emas, saya sepakat kata pemilik barang, ini peta kuno dengan pola kuno, hanya dapat dibaca dan dilihat orang orang tertentu peta ini menunjukkan tempat adanya vena spiritual tetapi butuh orang yang dapat membacanya.
Selanjut nya ini kitab seni tarung peringkat hitam lebih tinggi dari peringkat emas.... sayang nya bagian terakhir kitab ini tidak lengkap kalau seandainya lengkap kita bisa melelang ini dengan harga satu juta koin emas, tapi karena ada bagian yang hilang kitab ini hanya bisa kami lelang dengan harga tujuh ratus ribu koin emas kata Yan Shu... apakah tuan setuju.... Pantas saja saya tidak dapat menyempurnakan Seni tarung ini, rupanya seni tarung peringkat hitam ini tidak lengkap. Sudahlah lebih baik saya lelang saya masih bisa beli pil tingkat lima ditoko pil kata pria tersebut.
Kami akan berusaha melalang barang barang ini, semaksimal mungkin setiap barang yang kami lelang disini kami harus mengambil komisi sebesar lima persen... apakah kalian semua faham... ?
Kami Faham.. kata mereka bertiga, dan untuk kalian berdua saya dapat memberikan Ruang VIP karena barang yang kalian lelang berada diatas satu juta, tetapi untuk Bapak kami belum bisa memberikan ruang VIP karena barang yang bapak lelang nilainya dibawah satu juta kata Yan Shu sambil memberikan dua Ticket VIP kepada kedua lelaki tersebut.
Terima kasih kalian bisa kembali ke tempat kalian kata Yan Shu, ... manager segera menempat kan barang barang tersebut didalam Kotak Kaca dan kotak Kayu seseuai klasifikasi dan Kualitasnya.
Kemudian Yan Shu membuka array brankas untuk menyimpan barang barang tersebut, Yang tidak diketahui semua orang bahwa, Peta tersebut harus dialiri tenaga dalam agar dapat membaca isi nya, Yan Shu tau tentang itu, artinya peta tersebut satu zaman dengan Kitab Seni beladiri kuno milik ayahnya, Yan Shu berniat membeli peta tersebut.
Manager apa masih ada yang lain...? tidak ada lagi tuan muda kata manager tersebut. Baiklah karena tidak ada lagi saya dan Yu Er akan kembali kata Yan Shu. Yu Er pelelangan ini tidak terjadi setiap hari, kita hanya akan melelang setiap enam bulan sekali kecuali banyak permintaan, sekarang ini saya berpikir agar Yu Er bisa bebas berkultivasi toko Pil bagaimana kalau diserahkan kepada Su Tiang Bu untuk mengelolanya pada hari hari biasa, Yu Er hanya perlu melihat catatan keuangan setiap memasok barang... bagaimana...?
Ih Kapten baik banget .. koq kapten lagi kata nya sayang... kan lagi dikeramaian kata Jiang Fu Yu, Yu Er kita akan kemar karena besok pasti hari yang melelahkan, saya besok yang akan bertindak sebagai juru lelang dan kamu bantu aku ya... sedangkan manager akan bertindak sebagai, pembawa Acara...
Setiba nya dikamar mereka Yan Shu menghubungi paman Si melalui giok komunikasi, paman Si saya sudah menyelesaikan salinan nya, paman bisa mengambilnya sekarang, sebenar nya saya ingin mengantar nya ke paman tapi saya tidak tahu paman tinggal dimana....
Paman Si muncul tidak lama kemudian karena paman Si sebenar nya tinggal dipenginapan milik nya, silahkan masuk paman, terima kasih Shu Er... kata kamu salinannya telah selesai, iya nih Kata Yan Shu, semua nya ada didalam Cincin itu, pastikan paman menjaga Cincin ini dengan nyawa paman karena ini barang barang warisan dari leluhur semua, Cincin yang satu lagi sudah saya beri tanda di dalam Cincin kakek dan ada Surat nya, tolong pastikan kakek menyampaikan Cincin tersebut untuk patriak sekte angin barat.. ingat hanya patriak sekte gunung barat......
Sebaiknya paman tidak perlu mengikuti lelang karena semua isi Cincin itu jutaan kali lebih penting dari lelang ini. Baik Shu Er paman akan segera pulang setelah delapan tahun menjalankan misi mencarimu akhirnya paman bisa bertemu anak dan istri paman.. selamat tinggal Shu Er, pastikan kamu mengunjungi kakek Paman Yan Zousi memeluk Yan Shu sambil berlinang air mata karena terharu dan bangga. Sekarang tinggal kita berdua apa Yu Er tidak berkultivasi...? maunya berkultivasi ganda...? kultivasi ganda itu apa..? tanya Yan Shu... karena dia memang tidak mengerti apa itu kultivasi Ganda... bodohhh.... bukbukbuk dada Yan Shu kena pukulan tiga kali oleh Jiang Fu Yu...Saya Serius apa itu kultivasi ganda...? kultivasi ganda itu... berhubungan intim antara lelaki dan perempuan... jelas Jiang Fu Yu... maksudmu hubungan kayak suami dan istri seperti orang yang telah menikah itu....? nah itu tau..
Kitakan masih pacaran, tunangan saja belum apalagi menikah... kata Yan Shu.. saya masih terlalu muda untuk melakukan itu, sebaiknya nanti kalau kita sudah menikah... kalau seandainya kita tiba tiba punya anak bagaimana, jangakan melindungi anak kita, melindungimu saja aku belum yakin mampu. Percaya lah masih banyak orang yang kuat dibenua tengah dan utara... kita bukan apa apa jika dibandingkan kedua benua itu jelas Yan Shu...tapi aku tidak akan mengecewakan wanitaku...jelas Yan Shu sambil memeluk Jiang Fu Yu dari belakang, Saya akan membuatmu senang tanpa harus melakukan itu kata Yan Shu.
Adegan selanjut nya SKIP ( Yan Shu tidak mengambil Yin Primordial Jiang Fu Yu)
Mereka berhenti setelah sore hari, karna Zhuo Lan datang kekamarnya.... mereka merapikan diri setelah itu membuka pintu kamar... eee maaf mengganggu kata Zhuo Lan, tidak apa apa untung kamu datang kata Yan Shu, kalau kamu tidak datang aku akan kena makan hahahaahha.
Ada apa kamu datang...kata Yan Shu, begini kapten besok pagi para calon murid seleksi penerimaan terbatas besok lusa sudah mulai, kapten harus ada disekte Lusa sudah seleksi,... Baiklah saya akan pulang besok malam setelah pelelangan atau pagi pagi besok jika urusan disini telah selesai..
Kebetulan aku mau minta tolong sama saudara Lan kata Yan Shu... dalam lelang besok ada peta kuno yang misterius, saya besok menjadi juru lelang Yu Er juga akan membantu ku dalam acara lelang besok, otomatis kami tidak dapat menawar nya, jadi kamu harus dapatkan peta itu, dengan menaikan harga sedikit diatas penawar, setiap kenaikan sepuluh ribu koin emas. Kamu tidak perlu membawa uang karena pembayaran akan melalui administrasi semua kata Yan Shu.
Siap kapten... ee apakah ada kamar kosong disini..? kata Zhuo Lan... kalau itu kamu tanya pengurus saya hanya pemilik tapi bukan pengurus... mana tahu ada kamar kosong atau tidak, satu lagi kamu tidak boleh numpang dikamar kami. Hahahahah
Huh Dasar kata Zhuo Lan langsung kabur dari depan mereka berdua.
Keesokan Harinya ini adalah hari penting bagi Yan Shu, Jiang Fu Yu dan kota Angin reputasi kota angin dan rumah lelang milik Yan Shu akan dipertaruhkan pada acara lelang perdana kota angin ini, Semua peserta lelang yang telah membeli tiket telah masuk, kedalam ruangan lelang, para murid misi sibuk mengatur mereka sesuai dengan nomor tikcket mereka, Ruangan VIP hanya tersedia sebanyak dua puluh. Dari dua pulunya ada satu yang belum terisi karena dipegang langsun oleh pemilik rumah lelang naga angin. Ketika Yan Shu akan masuk ke dalam rumah lelang didepan Pintu terjadi keributan seseorang memaksa untuk bertemu dengan Jiang Fu Yu dia mengatakan dia mengenal Jiang Fu Yu dengan baik jadi minta diizinkan masuk.
Murid misi yang menjaga pintu bersi keras bahwa hanya pemilik tiket yang telah membeli tiket sebelumnya yang diizinkan masuk, maaf Tuan muda orang tua ini memaksa untuk menemui nona muda Jiang Fu Yu dia mengatakan dia mengenal Jiang Fu Yu. Jiang Fu Yu saat itu sedang berdandan