The Journey Of Yan Shu

The Journey Of Yan Shu
BERKELANA



BERKELANA


Tidak ada batasan status bagi Yan Shu, untuk memberi wawasan kepada murid murid ini, semua murid merasa senang dan terbantukan, Yan Shu telah mencapai tingkat sebelas awal dari tekhnik pemurnian tubuh nya, kultivasinya telah meningkat selama delapan bulan ini ke tahap master inti awal tanpa bantuan pil, jiwa nya juga telah memiliki tujuh serat jiwa. Persiapan nya untuk berkelana telah selesai dengan tepat waktu. Setelah pamit dengan seluruh penatua dan gurunya Yan Shu dilepas kepergiannya di depan gerbang sekte oleh mereka.


Shu Er... setelah kamu bertemu keluargamu lekas lah kembali ke sekte, iya guru kata Yan Shu, teman temanku sekarang dan calon murid murid mungkin telah menuju tahap ke empat pelatihan tertutup mereka, jadi mungkin mereka enam atau tujuh bulan ini mereka akan segera tiba jelas Yan Shu kepada patriak dan para penatua.


Semoga mereka semua tidak terjadi kecelakaan kata Patriak....


Guru dan para penatua... murid ini segera berangkat kata Yan Shu...dia mengeluarkan seni tarung kaki angin petir miliknya di kombinasikan dengan hukum angin... Yan Shu terlihat seperti master surgawi yang dapat terbang.


Dari udara dia melihat peta menuju benua barat, tujuan nya kekaisaran bintang merah benua barat. Dengan menggunakan kapal laut dari benua selatan ke benua barat membutuhkan waktu enam bulan, tapi jika seseorang terbang hanya butuh waktu satu bulan, para kultivator master surgawi dapat terbang dan melintasi lautan hanya dengan waktu enam bulan.


Ada juga orang orang yang terbang melintasi lautan dengan kultivasi dibawah tingkat master surgawi, mereka menggunakan Hewan Kontrak mereka yang bisa terbang untuk melintasi lautan ini. Yan Shu tiba ditepi pantai yang sepi Yan Shu berhenti dan beristirahat, sebelum melintasi laut, dia mengeluarkan Fu Fu dari tas penyimpanannya sambil berkata : Fu Fu kita akan menyebrangi lautan ini dengan cara terbang kamu akan membawaku terbang melintasi laut ini, kata Yan Shu.


Tuan Fu Fu hanya mampu terbang dua belas jam Fu Fu ini tupai bukan burung kata Fu Fu setengah khawatir jika Yan Shu tidak tau bahwa dia seekor tupai... saya tau kamu tupai, seekor tupai yang cantik, tetapi nanti setelah kamu lelah kamu dapat kembali ke tas penyimpanan aku akan terbang membawa mu, setelah staminamu pulih, kamu dapat terbang kembali kita berdua dapat melatih terbang kita dan melatih kemampuan lainnya di udara.


Fu Fu menjadi senang mendengar apa yang dikatakan Yan Shu, baiklah tuan tapi jka Fu Fu terbang terus stamina Fu Fu hanya dapat dikembalikan jika Fu Fu makan banyak jika tidak Fu Fu lambat pulih staminanya ujar Fu Fu.


Oleh karena itulah saya berhenti disini kata Yan Shu, kita akan memanggang daging untuk persiapan selama satu bulan bagaimana....... aha tuan benar benar pengertian kata Fu Fu air liur nya menetes begitu Yan Shu mengatakan akan memanggang daging,...Yan Shu mengumpul kan kayu bakar dari pohon pohon mati dipinggir pantai tersebut kemudian membuat api, Yan Shu tidak langsung memanggang daging tapi menunggu api unggun tersebut menjadi bara,


Yan mengeluarkan daging dari cincin penyimpanannya, tumpukan daging membentuk bukit kecil di didepan Yan Shu, daging daging ini adalah binatang buas yang sering dibunuh Yan Shu dalam setiap perjalannya, Yan Shu selalu menyimpan hewan buas buruan nya dan tidak pernah menjual nya, bahkan setelah memberikan bekal kepada ratusan calon murid, persediaan makanan Yan Shu tidak pernah berkurang.


Disuatu tempat benua timur, lapor tuan .... Yan Shu telah meninggalkan kota angin dan berniat menuju wilayah barat, dia akan berkelana dan akan mengikuti turnamen antar benua.


Lelaki tersebut berkata : Yan Shu Sangat kuat, tenang dan penuh skema, jika kita salah melangkah kita yang akan dikalahkan, saya akan menemui patriak dari sekte matahari merah, kita akan meminta bantuan tidak langsung dari Patriak sekte matahari merah, saya akan mengajak patriak keluarga Wu untuk berangkat bersama sama..


Lelaki tersebut adalaha Xin Tao, Keluarga Xin dan Keluarga Wu pindah dari benua selatan kebenua timur setelah rencana mereka semua digagalkan oleh Yan Shu, Penatua Kedua atau Xin Tao rencananya dengan dukungan menteri Wu akan mengambil alih patriak sekte gunung angin, setelah Xin Tao menjadi patriak Sekte mereka akan meggulingkan Kaisar dan menggantikan Kaisar Kekaisaran angin selatan dengan menteri Wu sebagai Kaisar, tetapi rencana mereka sudah gagal diawal bahkan kedua klan mereka terpaksa meninggalkan benua timur untuk menyelamatkan diri.


Xin Tao berangkat ke kediaman keluarga Wu, kediaman Klan Wu terlihat sangat sederhana karena mereka tidak terlalu banyak membawa harta mereka di benua selatan, kelihatan bahwa klan Wu sedang dalam tahap pembangunan Klan untuk pengembangan mereka.... Xin tao berangkat ke sana hanya dengan berjalan kaki tanpa pengawalan dan tanpa teman, Xin tao sudah dikenal oleh semua anggota keluarga Wu di gerbang keluarga Wu Xin tao diantar langsung oleh Penjaga gerbang untuk menemui kakak iparnya.


Kakak Ipar saya datang kesini bukan untuk berkunjung tetapi bawahan saya melaporkan bahwa Yan Shu telah menuju ke benua barat, kemungkinan besar dia mengunjungi Klan nya, ini kesempatan kita untuk membalas dendam kata Xin Tao, Mantan Menteri Wu menjawab dan berkata : adik Tao kamu tau Yan Shu sangat kuat tidak mudah membunuhnya, ...apakah adik punya rencana ?


Tepat kakak ipar.. rencana nya saya dan kakak akan pergi ke Sekte matahari merah benua utara, kita akan melaporkan kepada Patriak Sekte matahari utara bahwa Yan Shu putra Yan Ruo datang dan akan membalas dendam, dengang begitu Patrak Sekte matahari merah akan membunuh Yan Shu, sebelum Yan Shu sempat membunuh kita kata Xin Tao...


Hahaha bagus adik ipar saya setuju dengan rencana mu,, jadi kapan kita berangkat ke benua utara...? kita akan berangkat setelah kakak ipar bersiap siap.... lebih cepat lebih baik kata Xin tao.


Pada saat yang sama dibenua tengah, seorang lelaki memakai topeng perunggu menyelesaikan kultivasinya, akhirnya .... aku menyelesaikan kultivasiku kata lelaki tersebut... dia segera keluar dari tempat kultivasinya dan menemui lelaki tua di dalam aula dia adalah leluhur keluarga Han, leluhur aku berhasil mencapai tahap master surgawi puncak, dalam satu tahun ini juga tahap pemurnian tubuhku telah mencapai tahap sepuluh puncak, tapi tekhnik ini benar benar membutuhkan sumber daya yang besar... andai aku memliki pil tingkat sembilan mungkin aku akan mencapai tahap sebelas pemurnian tubuh kata lelaki bertopeng perunggu.


Jin Er, kamu telah berkultivasi tertutup lebih dari setahun setengah, leluhur ini merasakan bahwa segel lima benua semakin lemah, bahkan mungkin mata mata dari apsintus telah menyusup kebenua ini, yang menjadi ke khawatiran orang tua ini adalah jika mereka berhasil memecahkan segel lima benua maka akan sia sia perjuangan para leluhur dalam menyegel lima benua ratusan juta tahun yang lalu.


Sebenarnya sudah wajar segel itu melemah karena sudah ratusan juta tahun, kelemahan kita selama ini adalah kurang nya hukum dan dao yang ada dilima benua, jika segel ini dilepas tentu akan banyak hukum dan dao yang bisa kita pelajari, tetapi orang orang kaisar apsintus ini telah menguasai hukum lebih dulu, leluhur ini masih mempunyai teman yang menjadi mata mata di kekaisaran apsintus dia selalu memberikan informasi kepada leluhur ini, orang orang diluar segel ini semuanya memiliki seni tarung paling rendah seni tarung bumi, warisan mereka sangat dalam pengetahuan mereka tentang hukum sangat kuat.


Jika takdir kita menjadi jajahan dari kaisar apsintus akan sangat memalukan, leluhur ini lebih baik mati dalam pertempuran dari pada melihat generasi penerus lima benua ini menjadi budak kaisar apsintus. Tapi kita masih memiliki harapan... aku lihat pil yang kamu beli dipelelangan itu bukan baru dibuat, sepertinya pil itu telah tersimpan lama di suatu tempat selama jutaan tahun, belum lagi kemunculan senjata senjata pusaka kuno disetiap enam bulan dalam pelelangan di benua selatan. Itu berarti semua itu berasal dari zaman kuno, kemungkinan zaman perang besar pertama sebelum kejatuhan kaisar arcamak analisa leluhur Han tersebut.


Leluhur ini yakin bocah yang kamu sebut bernama Yan Shu itu mendapatkan warisan leluhurnya, seandainya benar dia mewarisi pengetahuan Dewa Array Yan Xiao Tian leluhur keluarga Yan maka akan ada kemungkinan segel ini dapat dipertahankan, atau setidak nya kita bisa meninggalkan lima benua dan bersembunyi sambil menyusun kekuatan untuk memberontak melawan kaisar apsintus dan antek anteknya.


Jika benar benar dia menguasai array itu dipastikan warisan leluhurnya, kamu harus membawanya kesini, kita akan mencari cara untuk membiarkan dia matang sebelum terjadi kecelakaan padanya.


Itu artinya apakah kita akan membuka diri terhadap orang luar leluhur tanya pemuda bertopeng perunggu, ?? tidak kita akan tetap seperti biasa, tapi ini pengecualian dengan Yan Shu kalau benar dia pewaris dewa array Yan Xiao Tian dia tidak termasuk orang luar dari keluarga Han Kita jawab leluhur tua tersebut.


Klan Han benua tengah selain misterius mereka sangat kuat, warisan mereka sangat mendalam konon semua seni tarung mereka berperingkat kuno, tetapi selama ini mereka tidak pernah menyerang atau menyakiti siapapun dilima benua.


Mereka disejajarkan dengan klan Tang, tingkah laku Klan tang sama persis dengan klan Han, misterius dengan warisan mendalam, mereka menetap di kaki gunung roh bagian selatan.


Yan Shu dan Fu Fu saat itu baru selesai makan dipinggir pantai, Fu Fu mari kita berangkat sekarang kata Yan Shu. Baik Tuan kata Fu Fu.. Fu Fu kemudian membesarkan tubuhnya Yan Shu segera menaiki Punggung Fu Fu... Tupai Raksasa itu langsung melesat gesit keudara, mereka berdua melintasi lautan.... yang terllihat dikejauhan hanya hamparan air laut sekali sekali aur laut tersebut dihantam gelombang, setelah sekitar dua belas jam Fu Fu merasa kelelahan, karena sayap Fu Fu hanya terbentuk diantara kaki depan dan pinggang nya dia tidak mengepakkan sayap.


Tuan kita akan jatuh... aku telah kehabisan tenaga kata Fu Fu, ... kecilkan tubuhmu kata Yan Shu, ... Fu Fu mengecilkan tubuhnya dan terjatuh mendekati air laut, Hap.... Yan Shu menyambar Fu Fu, dan langsung mengerahkan langkah kaki angin nya kemudian mencoba berlari diatas air laut dengan bantuan hukum angin..... aha lebih baik aku terbang saja kata Yan Shu langsung melesat ke udara.


Setelah lebih dari dua belas Jam terbang Yan Shu kembali mengeluarkan Fu Fu, Fu Fu segera membesarkan tubuhnya, kemudian Yan Shu melompat ke punggung Fu Fu, dan Fu Fu melesat ke udara... mereka bedua bergantian terbang setelah selama dua minggu melintasi laut, dalam perjalanan kadang kadang mereka bertemu dengan kapal yang melintas, kadang kadang bertemu kultivator lainnya diudara...


Saat itu Yan Shu dengan indra spiritualnya menangkap pusaran air yang kencang....ini jangan jangan... dimensi lain kata Yan Shu, dia semakin focus memeriksa... ini pintu dimensi kedunia lain, semoga saya menemukan jejek hukum lain atau Vena Spiritual yang lain kata Yan Shu dalam hatinya.


Fu Fu saya akan masuk kedalama Pusaran itu, kamu masuk kembali kedalam tas kata Yan Shu..!!!


Fu Fu mengecilkan tubuhnya dan disambar Yan Shu setelah itu menyimpan kemballi Fu Fu kedalam tas penyimpanan. Yan Shu melesat kedalam pusaran air, melewati pusaran air yang kencang menyebabkan baju Yan Shu robek robek, lorong ini lebih besar dari lorong yang dimasukinya di perbatasan timur, bahkan lorong ini lebih panjang... Yan Shu menelusuri lorong tersebut dan menemukan sebuah pintu gerbang...


Ha pintu gerbang, gerbang di jaga oleh enam orang lelaki berpakaian prajurit lengkap, Penyusup...!! tangkap dia... kata para penjaga... Yan Shu yang saat itu sedang terkejut tidak menyangka menemukan pintu gerbang tersebut disana.


Keenam orang tersebut melemparkan jala yang terbuat dari benang halus, benang tersebut terbuat dari tumbuhan laut yang tidak diketahui Yan Shu tumbuhan apa itu, Yan Shu belum sempat bertindak jala sudah menangkap nya, ikat dia dan bawa kepada Yang mulia kata komandan penjaga... sebuah tali yang terbuat dari serat tumbuhan atau binatang laut. Tali tersebut sangat aneh, selain tali tersebut kuat dan tidak dapat diputuskan oleh Yan Shu, tali tersebut mengunci semua energi Yan Shu, baik energi jiwa maupun kultivasinya .


Praktis Yan Shu hanya dapat menggunakan kekuatan Fisiknya...


Percuma kamu melawan, tali serat kehidupan tidak dapat diputuskan oleh pusaka surgawi tngkat tertinggi kata Komandan Jaga tersebut...


Sial aku tidak dapat bergerak kalau seperti ini, Yan Shu diam diam mengeluarkan hukum angin untuk melawan, tetapi tali tersebut memang benar tidak dapat dia lepaskan, sekali tali serat kehidupan mengikat mu, maka selamanya kamu akan terikat kata komandan jaga tersebut.


Yan Shu diseret oleh mereka menuju suatu tempat, setelah melewati gerbang besar Yan Shu melihat kehidupan layaknya dunia manusia diatas laut, disini ada tanah, pepohonan, gunung gunung dan rumah rumah serta binatang buas yang belum pernah Yan Shu lihat di dunia nya.


Yan Shu dibawa menuju sebuah kereta tetapi binatang yang menarik kereta ini bukan lah seekkor kuda, melainkan binatang dengan kaki enam bertanduk satu... badannya seperti gajah besar, dan tidak memiliki ekor, Yan Shu diletakkan di lantai kereta dengan tangan dan kaki terikat. Kereta berjalan cepat tanpa Yan Shu dapat melawan, bahkan kekuatan fisiknya melemah berkurang menjadi lebih separuh. Dia menggunakan indra spiritual nya untuk melihat dalam dua puluh kilometer, semenjak Jiwa Yan Shu meningkat menjadi tujuh serat kekuatan jiwanya menjadi lebih kuat, tetapi tali serat kehidupan membuat dia hanya mampu menggunakan indra spiritualnya hanya sekitar sepuluh kilometer tanpa mampu menyerang dengan energi mental.


Yan Shu melihat bahwa mereka melewati jalan yang dibuat dari batu hijau tapi bukan batu giok, dikiri kanan jalan ditanami denga pepohonan dan bunga bunga, terlihat indah sepanjang jalan, Yan Shu memperhatikan dan mengingat dari arah mana dia datang , dia sedang menghafal jalur pelarian untuknya jika dia dapat melepas kan diri. Dia dibawa kesebuah istana, istana ini dibuat dari batuan laut yang berwarna biru. Seluruh tempat ini berwarna biru, kecuali lantainya berwarna putih. Yan Shu diseret keluar kereta, ratusan prajurit yang menjaga istana terkejut melihat para penjaga gerbang menyeret seorang manusia.


Ada apa rekan prajutir kata salah satu penjaga istana... ? kami menangkap penyusup diluar gerbang dia pasti memiliki niat tidak baik, biarkan ratu yang memutuskan nasibnya kata Prajurit tersebut sambil menyuruh bawahan nya membawa Yan Shu yang terikat lemah.


Mereka memasuki istana dan melemparkan tubuh lemah Yan Shu, brukkkk tubuh Yan Shu dilemparkan!!! Yan Shu membuka mata nya pertama yang dilihatnya adalah sepasang kaki indah yang berwarna putih mulus..sedang duduk diatas singgasana. Diata kepala nya ada sebuah mahkota yang dihiasi dengan ratna berwana perak, entah ratna jenis apa yang berwarna perak tersebut.


Lapor Yang Mulia ratu, kami menangkap penyusup ini di luar gerbang utama...


Manusia daratan...guman ratu....


Manusia daratan mengapa kamu menyusup kedunia kami....? Lepaskan topengnya kata Ratu..!! jawab dengan jujur jika tidak kematian akan menjadi kenyataan terhadap dirimu kata ratu tersebut.


Setelah topengnya dilepas terlihat pemuda tampan bermata hijau dihadapannya.


Yan Shu duduk dengan tangan dan kaki terikat tali serat kehidupan, Yan Shu tau sepertinya orang didepannya adalah seorang ratu... Yan Shu telah memeriksa orang ini dan kekuatannya sangat kuat, jauh melebihi total kekuatan Yan Shu.


Maafkan saya yang mulia ratu kata Yan Shu.... yang kecil ini bernama Yan Shu, saya dalam perjalanan dari benua selatan menuju benua barat, diperjalanan saya melihat pusaran air yang tidak normal,