
YAN XIAO TIAN
Setelah terkumpul semua disatu tempat komandan tersebut mengambil semuanya dan disimpannya semua cincin tersebut dalam sebuah kantong besa seperti sebuah karung yang terbuat dari kulit binatang buas, jumlah cincin dan senjata serta, amor dan perisai pelindung tersebut mungkin jutaan.Komandan tersebut, memasukkan kantong tersebut kedalam cincin spasialnya, tiba tiba terdengar suara dari arah lain..... Saudara Xiao Tian kamu terlalu serakah dengan caramu mengumpulkan harta rampasan perang, kami dan yang lain tidak akan kebagian lagi kata lelaki tersebut.
Cukup saudara Xiao Tian kata seorang lelaki yang lain....dengan kemampuan rune array mu orang lain tidak mendapatkan apa apa kata komandan yang lain.
Yan Xiao Tian adalah komandan divisi satu pada pertempuran kedua galaxy tersebut, sementara yang pertama memanggilnya adalah seorang komandan divisi XII, namanya adalah Ling Fu Zhu dan yang satunya adalah Ling Zao, Ling Zao juga seorang Komandan Divisi X pada perang kali ini.
Saudara Fu, Saudara Zao... kata Yan Xiao Tian..!!!
Ini adalah wilayah perang Devisi satu, sebagai komandan aku berhak dan wajib mengumpulkannya kata Xiao Tian, tetapi sekarang aku sudah cukup silahkan kalian lanjutkan dengan yang lain kata Yan Xiao Tian. Saya akan mengurus mayat mayat ini kata Yan Xiao Tian kepada mereka berdua.
Harta rampasan perang adalah hal penting dalam peperangan, biasanya akan diberikan sebagai santunan untuk keluarga yang meninggal, sisa nya akan dikumpulkan untuk kekayaan mereka setelah berkontribusi untuk kekaisaran.
Yan Xiao Tian mengajak para prajuritnya untuk menguburkan semua mayat mayat ini.
Mayat mayat ini dipisah kan menjadi dua sesuai dengan seragam mereka, mayat mayat ini tidak lagi memiliki harta apapun, karena amor, perisai senjata mereka serta cincin spasialnya sudah dikumpulkan oleh Yan Xiao Tian kedalam cincin spasialnya.
Tidak ada perbedaan perlakuan oleh Xiao Tian kepada kedua kelompok ini, semua prajurit dikerahkan untuk mengindentifikasi seluruh mayat ini.
Proses identifikasi sedang berjalan, tetapi proses pembuatan lubang kubur juga berjalan divis I telah mengindetifikasi sekitar dua puluh juta prajurit yang gugur. Tiga belas juta nya dari Galaxy Apsintus, sedangkan tujuh juta nya berasal dari galaxy Arcamak.
Dalam peperangan seperti ini baik pihak yang kalah mapun pihak yang menang tidak ada yang diuntungkan, setiap peperangan selalu menelan korban harta dan jiwa, tetapi seperti itulah dunia berputar dan berjalan, nafsu dan keserakahan mengalahkan moralitas dan kemanusiaan.
Setelah proses upacara penguburan para prajurit yang gugur semua jendral, komandan dan para prajurit kembali kebarak masing masing untuk beristirahat.
Disaat Yan Xiao Tian sedang beristirahat di kamar baraknya seorang prajurit mengetuk pintunya, lapor komandan..!!!! kata prajurit tersebut.
Iya ada apa...? kata Yan Xiao Tian
Semua jendral dan komandan disuruh berkumpul di markas Panglima kata prajurit tersebut memberitahukan.
Baiklah Kata Yan Xiao Tian, dia melangkah keluar kamarnya dan keluar dari pintu barak, Jarak antara barak Divisi I cukup dekat dengan Markas Panglima. Karena setiap jendral memiliki sepuluh komandan divisi, dalam perang galaxy kali ini, Galaxy Arcamak memiiliki tujuh jendral, satu panglima dan tujuh puluh komandan.
Setiap komandan bertanggung jawab terhadap satu juta prajurit, jadi total prajurit galaxy arcamak adalah tujuh puluh juta.
Kemampuan tempur dan keahlian pendukung seorang komandan menentukan di Divisi mana dia memimpin, karena kemampuan tempur dan kemampuan rune array Yan Xiao Tian yang tertinggi diantara tujuh puluh komandan, maka panglima menunjuk Yan Xiao Tian sebagai komandan Divisi I.
Yan Xiao Tian adalah seorang ahli dalam pertempuran, formasi pertempuran yang dibangunnya belum pernah dihancurkan musuh, di dukung kemampuan rune array nya yang sudah sampai di tingkat dewa, hanya setipis kulit bawang untuk dia dipromosikan menjadi jenderal utama di galaxy arcamak.
Sedangkan Ling Fu Zhu adalah seorang dewa alkemis, dan Ling Zao adalah seorang dewa racun, kemampuan mereka dalam raucn dan alkemis setara dengan kemampuan rune array Yan Xiao Tian, tetapi kemampuan dan keahlian mereka dalam bertempur jauh dibawah Xiao Tian. Karena kejelian Xiao Tian dalam membangun rune array menyebabkan di bisa mengimplementasikan nya didalam, formasi pertempuran.
Dimasa muda mereka, merak bertiga adalah sahabat, mereka masuk sekte yang sama dan berjuang bersama – sama, pada akhir nya mereka bertiga menjadi penatua pada sekte mereka.
Ling Zao menjadi penatua pada aula Racun, Ling Fu Zhu menjadi penatua pada menara alkemis, dan Yan Xiao Tian menjadi penatua pada menara rune array.
Ling Zao sangat kecewa kepada mereka berdua, karena mereka berdua menjadi penatua menara, sedangkan dia hanya menjadi penatua aula.
Kekecewaan Ling Zao semakin menjadi manakala, dia hanya komandan Divisi sepuluh sedangkan Yan Xiao Tian menjadi komandan Divisi I, Komandan Divisi satu setara wakil Jendral, jika da salah satu Jendral yang gugur di medan pertempuran, sudah dipastikan Komandan Divisi I akan di promosikan menjadi seorang Jenderal.
Kebutuhan alkemis dan kebutuhan akan rune array dalam suatu peperang besar seperti ini mutlak diperlukan. Kelebihan Yan Xiao Tian selain ahli dalam memanfaat kan celah pertempuran dengan rune array dia juga seorang master alkemis.
Master alkemis sebenar nya sangat banyak didunia kultivasi, sangat berbeda dengan master array, sangat sedikit kultivator menempuh jalur array, apalagi tingkatan Yan Xiao Yan bukan lagi di tingkat master array tetapi sudah di tingkat Dewa Array.
Yan Xiao Tian adalah yang pertama tiba di tempat pertemuan tersebut.... dia mengambil kursi yang disediakan untuk nya, tidak lama kemudian, kesepuluh Jendral utama telah tiba diruangan pertemuan tersebut di susul oleh enam puluh sembilan komandan lainnya.
Pertemuan ini dipimpin langsung oleh panglima perang galaxy arcamax, delapan puluh satu kultivator tingkat dewa berkumpul dalam satu tempat adalah sebuah pemandangan yang langka bagi siapun.
Ini adalah Squad terkuat galaxy arcamak.
Baiklah karena semua jendral dan komandan telah berkumpul, saya akan langsung memulai pertemuan ini kata panglima.
Saya perintahkan semua komandan untuk secepat nya menyelesaikan masalah kompensasi untuk keluarga korban perang di setiap Devisi kata panglima.
Saya berikan waktu satu bulan untuk menyelesaikannya tegas panglima perang lagi, waktu satu bulan sebenar nya sangat kurang, karena para prajurit galaxy tersebut berasal dari banyak planet dan benua yang tersebar di galaxy arcamak, tetapi karena ini perintah panglima tidak ada satupun yang berani membantahnya termasuk Yan Xiao Tian.
Hal yang kedua adalah tentang komandan Divisi I, kata panglima.....
Semua orang didalam Ruangan menoleh ke tempat duduk Yan Xiao Tian...
Ada apa masalah Komandan Divisi I bahin mereka didalam hati masing masing.
Yan Xiao Tian hanya duduk dengan tenang meski banyak mata diarahkan kepadanya.
Panglima melanjutkan, karena kontribusinya terhadap perang ini, kita memiliki sedikit korban, bahkan para prajurit yang berada di Devisi satu paling sedikit yang menadi korban dibandingkan dengan Devisi Devisi lainnya.
Untuk itu Kaisar galaxy telah memutuskan untuk mengeluarkan dekrit kaisar galaxy lanjut panglima.
Saya akan membacakan dekrit kaisar galaxy.
Terhitung saat ini tanggal sekian bulan sekian tahun sekian, saya Kaisar Galaxy, mengangkat dan memerintahkan Mantan Komandan Devisi I Yang Xiao Tian menjadi duta besar untuk galaxy apsintus yang telah kalah dalam peperangan ini.
Semua orang terdiam hening setelah pembacaan keputusan dekrit kasisar galaxy tersebut.
Dalam hati mereka banyak yang mendukung tetapi banyak juga yang tidak puas terhadap dekrit tersebut, diantara yang tidak puas adalah Ling Fu Zhu dan Ling Zao, karena sekarang jarak karir militer mereka dengan Yan Xaio Tian semakin Jauh.
Didalam hati Ling Zao dan Ling Fu Zhu muncul skema, untuk menggagal kan Yan Xiao Yan menjadi Duta Besar di Galaxy apsintus, menjadi duta besar disebuah galaxy adalah gengsi tersendiri, karena setiap keputusan yang diambil oleh duta besar tersebut mewakili kaisar Galaxy, tidak akan ada yang berani membantah otoritas Duta Besar, apalagi di pihak yang kalah perang.
Membantah otoritas atau melawan otoritas Duta besar, sama dengan melawan kaisar, melawan kasiar sama dengan kematian bagi pelakunya.
Memikirkan hal tersebut, hati Ling Zao dan Ling fu Zhu di penuhi oleh kedengkian yang mendalam, semakin mereka berpikir kemuliaan yang didapat oleh Xiao Tian semakin mendidih darah mereka, dalam hati mereka lebih baik melihat Yan Xiao Tian mati dari pada melihat limpahan kemuliaan yang bakal diterima oleh sahabat mereka.
Setelah Pembacaan Dekrit tersebut, dilanjutkan dengan Upacara pengangkatan duta besar, meski kaisar galaxy tidak hadir dalam upacara ini, tetapi otoritas Panglima perang galaxy hanya setingkat dibawah Kaisar Galaxy.
Upacara berlangsung dengan khidmad dan lancar, meski dalam suasana perang, beberapa komandan memiliki niat menjilat kepada Yan Xiao Tian.
Setelah upacara selesai mereka melakukan pesta, baik itu pesta kemenangan sekaligus pesta pengangkatan duta besar galaxy mereka, makanan dan minuman dikeluarkan dan dihidangkan disana.
Yan Xiao Tian duduk bersama mereka menikmati kemewahan hidangan, Tiba tiba muncul Ling Fu Zhu dan Ling Zao.... dengan senyum yang ramah dan expresi kegembiraan seperti yang lain, Yan Xiao Tian sedikitpun tidak menaruh curiga kepada kedua sahabat nya ini.
Saudara Fu, saudara Zao ayo minum bersama kata Yan Xiao Tian, para komandan yang tahun asal usul mereka bertiga dan sejarah mereka bertiga memberi tempat kepada Ling Fu Zhu dan Ling Zao, bagaimanapun mereka bertiga berasal dari sekte yang sama, Sekte Pedang Angin.
Mereka berdua bergabung minum bersama Xiao Tian, selamat saudara Xiao Tian karena telah menjadi duta besar galaxy kata Ling Zao...!!
Terima kasih saudara Zao kata Xiao Tian, mereka bertiga minum sampai larut malam, Ling Fu Zhu menambahkan minuman dari botol kedalam gelas Yan Xiao Tian, karena Yan Xiao Tian sudah menganggap mereka berdua seperti saudaranya, Xiao Tian tidak menyadari ada yang aneh didalam minuman nya.
Mereka terus melanjutkan minum, sampai satu ketika Xiao Tian berteriak....
Aaaaakkkkkhhhhhhh.......
Jiwanya kesakitan benar benar kesakitan, Xiao Tian langsung tersungkur dari kursinya.....
Zao..... kepar*t kenapa kau meracuniku kata Xiao Tian.....!!!????
Ling Zao tersenyum, Saudara Tian kamu terlalu bersinar, dipenuhi dengan kemuliaan, sedangkan kami selalu di salib oleh mu dalam karir militer maupun di sekte....
Saya Pikir sedikit Racun Jiwa, akhhirnya dapat menghentikanmu kata Ling Zao,....
Kurang ajar kalian berdua....aku sudah menganggap kalian berdua seperti saudaraku, tetapi ini balasan kalian kata Yan Xiao Tian.
Melihat keributan dimeja mereka semua orang berkumpul mengelilingi meja Xiao Tian,...
Sambil melihat kerumunan Xiao Tian berkata...... mereka berdua meracuni jiwaku !!!
Apa racun jiwa kata kerumunan.......?????
Duta Besar telah diracuni mereka kata kerumunan para komandan,
Seorang Jendral berdiri dan melangkah ketengah kerumunan, Ling Zao... segera berikan penawarnya sekarang kata jendral tersebut....
Racun Jiwa adalah Racun yang berspesialisasi meyerang jiwa seseorang, seorang kultivator tingkat dewa sekalipun akan mati paling lambat selama dua puluh empat jam jika tidak mendapatkan penawarnya.
Sebelum kejadian tersebut, Ling Fu Zhu dan Ling Zao telah mengatur rencana mereka berdua untuk membunuh Xiao Tian, skema nya Ling Zao akan mencampurkan Racun Jiwa kedalam botol minuman dan Ling Fu Zhu beertugas menuangkan minuman ke gelas Xiao Tian, skema itu diatur agar Xiao Tian tidak curiga jika menemukan sesuatu yang aneh dalam minumannya karena Ling Fu Zhu berspesialisasi sebagai alkemis.
Xiao Tian saat itu menjadi marah, dia mengeluarkan kuas dan langsung menyerang kedua orang tersebut dengan segel array agar kedua orang tersebut tidak dapat melarikan diri.
Sebuah pola rune array yang tercipta dari energi membentuk sebuah kubah, kubah kecil tersebut mengurung mereka bertiga, Yan Xiao Tian yang jiwa nya terluka saat itu langsung menyerang Ling Fu Zu.
Slaasssshh
Serangan mendadak tersebut tidak dapat diblokir oleh Ling Fu Zhu Lengan Kanan nya terputus, darah mengucur dari lengan kanan nya yang buntung. Jendral memerintahkan para komandan untuk mengepung kubah tersebut.
Ahhhhhkkkkkk Ling Fu Zhu menjerit kesakitan saat lengang nya terjatuh kelantai, dia ingin meminum pil untuk mengobati luka nya, tetapi Yan Xiao Tian Lebih cepat bergerak dan telah mengambil Cincin penyimpanan dari lengan Ling Fu Zhu Yang terjatuh.
Selanjutnya Yan Xiao Tian, melepaskan serangan pedang angin nya kepada Ling Zao, Ratusan Pedang yang tercipta dari energi angin melesat meyerang Ling Zao, karena perbedaan kekuatan Ling Zao sama dengan Ling Fu Zhu tidak dapat memblokir serangan Xiao Tian, dari ratusan pedang anginnya.
Puluhan diantaranya menancap didada dan perut Ling Zao...
Jleb.....Jleb.....Jleb
Crassh..... Crassshhhhh Crasshhh
Akkkkhhhhh
Jeritan Kesakitan keluar dari mulut ling zao, darah mengucur keluar dari luka luka nya, mulut nya pun mengeluarkan darah..... mata nya melotot, dia tidak percaya karena ke dengkian nya dan saudaranya, dia meregang nyawa oleh orang yang selama ini selalu bersamanya.
Yan Xiao Tian segera mendekati mayat Ling Zao dan Melepaskan cincin penyimpanannya. Setelah mendapat kan cincin penyimpanan Ling Zao dan menyimpan nya Yan Xiao Tian melepas kan kubah mini yang dibuatnya, kemudian dia mengeluarkan sebuah token,
Cahaya terang berkedip mucul setelah token tersebut dihancurkan, cahaya tersebut membentuk sebuah pintu, Yan Xiao Tian memasuki pintu tersebut kemudian menghilang bersama lenyapnya cahaya tersebut.
Para komandan yang memandang kepergian Xiao Tian tersadarkan disana ada Ling Fu Zhu yang terduduk karena terluka, lengan nya tidak mengeluarkan darah lagi berkat kultivasi tingkat dewa nya luka luka berhasil ditekan.
Tetapi dia harus menghadapi kemarahan para komandan dan jenderal atas penghiatannya terhadap Duta Kaisar Galaxy, menghianati Duta Kaisar Sama dengan menghianati Kaisar.
Panglima perang memberikan perintah.
Basmi habis semua penghianat kekaisaran galaxy ini, tumpas habis semua keluarga dan pengikutnya perintah panglima.
Ling Fu Zhu sekarang baru menyadari....kecemburuan nya kepada Yan Xiao Tian telah membawa bencana besar bagi dirinya dan keluarganya serta semua pengikutnya.
Pada akhirnya dia diesekusi ditempat oleh panglima galaxy, keluarganya yang tidak sempat melarikan diri juga dihancurkan, semua murid dari menara alkemis sekte pedang angin juga binasa, berikut juga dari aula racun yang diketuai oleh Ling Zao juga binasa.
Yan Xiao Tian yang berteleportasi muncul disebuah gua, dia yang terluka parah segera duduk dikursi batu yang ada disana, dia segera memeriksa cincin Ling Zao si Dewa Racun untuk mencari penawar nya, tetapi dia tidak menemukan Penawar pada Cincin tersebut.
Dia beralih ke Cincin Ling Fu Zhu, Cincin Ling Fu Zhu disegel dengan rune array, tetapi Yan Xiao Tian sangat faham bahwa tekhnik tersebut dia sendiri yang melakukannya sebelum peperangan terjadi.
Dengan mudah Yan Xiao membuka segel pada cincin tersebut, setelah diperiksa Yan Fu Zhu menemukan banyak sekali pil pil penyembuhan tingkat atas, tingkat menengah dan tingkat rendah, ( mungkin karena kondisi sedang berperang ) ada juga pil kultivasi tingkat tinggi, tetapi dia tidak menemukan penawar racun jiwa dia mejadi Fustasi, Yan Xiao Tian sadar bahwa umur nya tinggal beberapa saat lagi.
Ditengah jiwa yang terluka parah, yang sempat dilakukan Yan Xiao Tian adalah, merekam kenangan peristiwa hari ini, disela sela menahan sakitnya dia membuka segel pada cincin nya, rekaman kenangan tersebut berupa energi dan menjadi sebuah rekaman seperti disk array yang dialami Yan Shu saat ini.
Yan Xiao Tian merekam semua pengetahuannya tentang susunan rune array pada sebuah batu Giok dan Pemahamannya terhadap hukum ruang, dia tidak ingin tekhnik susunan array tersebut mati bersamanya, dia juga merekam tekhnik pedang angin yang menjadi legenda sekte pedang angin.
Setelah merekam tekhnik susunan rune array, hukum ruang dan tekhnik pedang angin, kekuatan hidup Yan Xiao Tian semakin lemah, Yan Xiao Tian menguatkan dirinya untuk merekam Tekhnik Alkimia tingkat master yang dimilikinya.
Setelah melakukan itu, Vitalitas jiwa dan Vitalitas darahnya semakin berkurang, Yan Xiao seperti lampu kehabisan minyak, tetapi dia masih menyempatkan merekam tekhnik Kultivasi Jiwa miliknya kedalam Slip Giok tersebut, kesemuanya itu membutuhkan waktu hampir delapan belas jam.
Terakhir sekali dengan sisa sisa vitalitas nya dia menyegel secuil kesadaran kedalam batu giok tersebut.
Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya dia masih memikirkan warisan terpenting bagi generasi penerus pada dunia kulitvator.
Dengan meninggalnya Yan Xiao Tian Ratusan juta tahun yang lalu maka terputuslah warisan seni susunan array dari seorang Dewa, Terputus juga Warisan dari seorang dewa Alkemis untuk umat manusia, sedangkan yang tersisa sekarang adalah warisan tidak lengkap dari para murid murid mereka.
Atau penemuan baru dari seorang murid yang jenius dalam penelitian dibidnag rune array dan bidang alkemis.
Yan Shu terbangun, setelah melihat semua kejadian tersebut..... sekarang dia menyadari bahwa kerangka yang ada didepan nya tersebut adalah salah satu leluhur keluarga Yan yang meninggal setelah di khianati sahabatnya.
Leluhur.... kata Yan Shu.... Terimalah hormat Junior ini leluhur kata Yan Shu. ....!!!!
Dia tahu bahwa Leluhurnya meninggal dengan mewariskan banyak hal untuk dipelajari dan dilakukan, tetapi dia harus memberikan pengormatan yang layak kepada tokoh besar ini, dia meninggal sebagai seorang Duta Besar Galaxy Arcamax dan Yan Shu adalah generasi penerus dari Duta Besar Galaxy tersebut.
Yan Shu menguburkan Kerangka Yan Xiao Tian dengan penghormatan semampu yang dilakukan anak berusia sembilan tahun.