
PENINGKATAN EKSPONENSIAL
Yan Shu mulai mengedarkan danau kesadaran kedalam indra spiritual nya dia mulai memasuki kondisi khusus dalam kultivasi jiwanya kali ini dia akan membentuk untai emas dalam spritual jiwanya, membagi sedikit jiwa nya dan mulai memecahnya menjadi untaian untaian seperti emas tetapi membuat untaian emas jiwa dalam lautan kesadarannya adalah hal yang sangat susah untuk dilakukan, sehingga membutuhkan waktu yang lama. Setalah beberapa saat berusaha membentuk untai emas jiwa Yan Shu hanya mampu membuat empat puluh sembilan untai dan Yan Shu mengehentikan membuat untai tersebut dan melanjutkan dengan membuat benang Jiwa.
Sekarang Yan Shu mulai membuat benang jiwa dari untaian jiwa tersebut, untuk membuat satu benang jiwa Yan Shu menggunakan tujuh untai jiwa, sedangkan Yan Xiao Tian menggunakan tiga untai emas untuk membuat satu benang jiwa. Dengan empat puluh untai jiwa Yan Shu dapat menjalinnya menjadi benang jiwa sebanyak tujuh benang jiwa, setiap benang jiwa membutuhkan waktu satu Hari jadi Yan Shu membutuh kan tujuh hari untuk menyelesaikan untai jiwa yang dibuatnya menjadi benang jiwa.
Setelah seluruh untai menjadi benang jiwa Yan Shu meneruskan tekhnik kultivasi jiwa nya untuk membuat serat jiwa satu serat jiwa membutuhkan tujuh benang jiwa, jadi dengan tujuh benang jiwa Yan Shu dapat membuat Satu serat jiwa dalam waktu satu minggu.
Setelah satu minggu terkahir serat jiwa Yan Shu Yang lama sudah terbentuk empat serat jiwa setara kultivator jiwa tingkat jiwa, Jiwa bumi, lima serat jiwa, jiwa setara dengan kultivator tingkat jiwa langit, enam serat jiwa setara dengan kultivator jiwa, jiwa suci, sedangkan tujuh serat jiwa setara kultivator jiwa, jiwa surgawi sedangkan untuk Yan Shu telah berhasil membentuk serat jiwa sebanyak lima serat jiwa. Sekarang jiwa Yan Shu menjadi yang kuktivator kuat dalam kultivasi, dia telah melebihi atau yang setara dengan kultivasi nya.
Yan Shu mengakhiri kultivasinya sambil melirik kearah fufu, Fu Fu sepertinya sedang tenggelam dalam pemahaman nya entah prinsip angin entau lingkar tenaga dalam atau prinsip air Yan Shu tidak ingin mengganggunya.
Yan Shu Mengeluarkan daging ular kobra perak bercincin emas, kemudian menyalakan api............
Langsung memanggang nya diatas api, karena Yan Shu tau Fu Fu sudah menghabiskan semua makanan yang ditinggalkannya, Yang membuat Yan Shu heran Nafsu makan Fu Fu sangat besar, tapi tubuhnya hanya sebesar lengan.
Yan Shu Berniat minum dia melangkah kearah tong air, tetapi air didalam tong sudah tidak tersisa lagi walau itu setetes....
Yan Shu menjadi Geram
Fu Fu.....ini...!!! Yan Shu mengambil Tong air dan berlari keparit.... dia segera mengambil air, memenuhi tongnya dengan air setelah penuh Yan Shu membawanya ketempat dia membakar daging.
Daging ular yang matang tersebut menyebarkan aroma harum, membuat Fu Fu membuka matanya, Tuan Fu Fu lapar...kata Fu Fu...Makanan,
kamu telah menghabiskan makanan tanpa menyisakan untukku kamu bilang lapar...????
Tapi tuan bilang Fu Fu Lapa kalau Fu Fu makan Fu Fu bisa Lapar makan Fu Fu sendiri, jadi Fu Fu makan, jawab Fu Fu didalam mental mereka masing masing... komunikasi mereka adalah komunikasi menggunakan mental, tidak seperti bahasa yang dipakai manusia.
Air Juga telah kamu habiskan satu tong....kamu tau Fu Fu...air disini sangat sulit, jadi jatah minum kamu satu hari hanya satu sendok kamu faham...!!!
Fu Fu Takut Faham tuan Fu Fu kata tupai kecil tersebut sambil menundukkan kepalanya, kamu juga harus menjaga nafsu makan kamu normal normal saja...!!
Mari kita makan nanti saya mau membuat pil kamu jangan ganggu saya jelas Yan Shu...!!
Fu Fu setelah kamu menghabis kan air satu tong itu apa yang kamu rasakan kata Yan Shu kepada Fu Fu...? Fu Fu Jiwa kuat Fu Fu lebih kuat Fu Fu tubuh kuat....jawab Fu Fu..
Baguslah kalau begitu kata Yan Shu, Sekarang Fufu Lanjutkan berlatihnya, saya mau membuat pil nanti kalau pilnya jadi Fu Fu boleh makan kata Yan Shu.
Mata Fu Fu berbinar mendengar Yan Shu akan memberi nya Pil...dia sangat bersemangat....
Yan Shu mengeluarkan Tungku dan Kuali nya, kemudian mulai menyalakan api pada tungku menggunakan tenaga dalamnya...semua proses ini membutuh kan enegi yang besar karena membuat api dengan tenaga dalam adalah hal yang lebih sulit dilakukan dibandingkan dengan menggunakan qi.
Yan Shu menuangkan semua darah ular kobra perak bercincin emas kedalam kuali, menambahkan dua puluh satu rumput tulang dan dua puluh satu daun tulang emas....Yan Shu menambahkan juga air kesempurnaah jiwa, karena setahu Yan Shu tidak ada kontradiksi terhadap materaial apapun menggunakan air kesempurnaan jiwa.
Api perlahan mulai memanas kan kuali, sedikit demi sedikit essensi dalam kuali terpisah, hal hal yang tidak dibutuhkan sengaja diuapkan oleh Yan Shu menggunakan energi spiritual jiwanya, indra spritualnya sekarang sangat kuat sedikit saja essensi didalam kuali akan menguap itu akan ditekan masuk kembali kedalam kuali, kini untuk memurnikan semuanya Yan Shu membutuhkan tiga jam, kalau terakhir kali dia membutuhkan waktu kurang dari empat jam kini dia mampu memurnikan essensi ramuan menjadi tiga jam, pencapaian nya sudah meningkat seiring dengan peningkatan kekuatan jiwanya... sekarang baru Yan Shu memahami kenapa Yan Xiao Tian menyuruh Yan Shu menggkultivasikan Jiwa nya terlebih dahulu.
Setelah semua kotoran ditarik dari kuali proses selanjutnya memadatkan membentuk Pilpadatkan...!! terdengar keras suara Yan Shu.... Pil Penguat Tulang telah selesai dipadatkan tinggal mematikan api pada tungku, setelah api padam, Yan Shu Mendapatkan dua belas pil berwarna merah dari darah ular emas yang diperolehnya. Yan Shu melanjutkan dengan batch kedua, sekarang menggunakan sum sum tulang ular kobra perak bercincin emas, kedua bahan sama sama dapat meningkat kan kekuatan tulang tapi tidak Yan Shu ketahui bahan yang mana lebih berguna untuk tulangnya.
Total semua proses batch kedua sama dengan waktu tahap pertama, Yan Shu memanggil Fu Fu dan memberikan masing masing satu pil Fu Fu sangat kegirangan, Yan Shu memperhatikan Fu Fu memakan pil yang berwarna merah......satu jam setelah fu fu memakan pil berwarna merah fufu kemudian menerbos, Yan Shu tidak tau tingkat kultivasi Fu Fu karena dia Cuma hewan kecil tapi Yan Shu senang memiliki hewan peliharaan yang dapat berkultivasi.
Fu Fu apa yang kamu rasakan saat memakan pil tersebut kata Yan Shu...
Fu Fu Daging kuat, Fu Fu tidak tulangku kata Fu Fu...
Yan Shu memberikan satu lagi kepada Fu Fu pil berwarna merah Fu Fu langsung memakannya.... dan langsung berkultivasi kembali, sementara Yan Shu memakan pil berwarna putih dari sum sum ular tersebut, Sambil berkultivasi Yan Shu menyerap tenaga dalam disini dengan bantuan Pil Sum Sum ular kobra perak bercincin emas satu jam kemudian Energi Yan Shu menjadi seratus lima puluh satu lingkaran, tetapi dia tidak mendapat terobosan terhadap tekhnik pemurnian tubuhnya, Yan Shu kali ini memakan dua Pil berwarna putih.
Karena sifat pil tidak terlalu keras dan sifar kontradiktif dari materi telah dinetralkam oleh air kesempurnaan jiwa jadi meski Yan Shu menelan dua sekalligus berkat tekhnik pemurnian tubuhnya tidak membawa efek negatif terhadap tubuhnya. Tekhnik tersebut sangat efektif untuk mengendalikan energi yang berlebih didalam tubuhnya. Dengan bantuan pil tersebut lingkar tenaga dalam Yan Shu menjadi Lima ratus lima puluh dua lingkar, tetapi untuk pemurnian tubuhnya Yan Shu belum mendapat peningkatan.
Kemudian Yan Shu menelan satu pil berwarna merah...... darahnya terasa panas...? Yan Shu mengalirkan energi tersebut keseluruh tubuhnya, meridian nya bergetar keras...mendapat baptisan energi panas dan liar dari darah ular tersebut, kali ini urat saraf dan meridiannya kembali di cuci semua kotoran kembali keluar dari tubuhnya. Berkat pil ini tubuh Yan Shu mengalami peningkatan yang signifikan, dia berhasil menerobos tingkat lima awal dari tekhnik pemurnian tubuh.
Yan Shu menghentikan kultivasinya dia melangkah menuju ke parit kecil didalam teluk, kemudian dia mandi dan mencuci pakaiannya, setelah minum air beberapa teguk, Yan shu kembali ke tempat sebelumnya.
Dia memanggang daging yang dari cincin penyimpanan nya tetapi bukan daging naga. Menyisihkan untuk dimakan Fu Fu...setelah itu dia mengambil mengeluarkan semua tong yang berisi darah naga, malam ini dia berniat menyempurnakan seluruh darah naga ini sampai selesai....
Batch demi bacth dia selesaikan rupanya Yan Shu membutuh kan dua hari dua malam untuk menghabiskan darah naga menjadi pil setelah selesai menyempurnakan pil darah naga Yan Shu, terlihat kacau dan kelelah an....
Yan Shu memanggil Fu Fu....Fu Fu Ada tuan kata Fu Fu... ini kamu ambil pil Essensi petir ini dan pil darah naga ini, Yan Shu memberikan kepada Fu Fu masing masing sepuluh....
Setelah memberi Fu Fu Pil Yan Shu tertidur karena kelelahan.
Yan Shu terbangun karena sambaran petir, dia melihat sumber petir berasal dari Fu Fu, tubuh Fu Fu sepenuhnya dikelilingi kilat, di bawah kaki depan Fu Fu sekarang muncul seperti sayap......
Fu Fu Penuh berhasil ....dia berteriak riang.....sambil terbang dia meliuk liuk....Yuhu..... Fu Fu terbang kata nya.....
Apa yang terjadi kepada Fu Fu kata Yan Shu, .... Fu Fu mendarat di bahu Yan Shu petir dan kilat segera dihilangkannya, Fu Fu mengatakan bahwa sekarang dia telah berhasil untuk berevolusi.
Fu Fu terima kasih Fu Fu membantu Tuan katanya... Fu Fu senang Fu Fu baik sama Tuan....Fu Fu adalah tupai yang baru terlahir dan usia nya belum tiga bulan tetapi dia berevolusi menjadi tupai petir terbang...
Ini teralu luar biasa bagi Yan Shu. Sudah saya Mau mandi dulu kata Yan Shu.... Yan Shu melangka ke parit di dalam teluk, kemudian melepas pakaiannya dia mencuci pakaian nya, kemudian menggosok seluruh tubuh nya, mereka berdua membakar daging naga dalam jumlah besar, kemudian makan dan minum. Yan Shu ingin segera menyelesaikan pemurnian tubuhnya setidaknya sampai di level tujuh.
Hari itu dia mulai lagi berkultivasi dia memakan satu pil darah naga serta meningkatkan pemahamannya tentang angin dan petir, setelah tiga bulan berkultivasi, Yan Shu telah berhasil menembus tekhnik pemurnian tubuh tingkat tujuh, dengan lingkaran tenaga dalam sebanyak enam ratus lingkar, niat angin dan niat petir nya telah mencapai puncaknya Yan Shu mengajak Fu Fu masuk kedalam teluk.
Siang itu dibibir ngarai disebuah lembah, keluar dari tebing terjal seorang remaja berusia dua belas tahun setengah bermata hijau,dengan rambut sepinggang dan dipundaknya menggendong seekor tupai terbang, berkepala hitam dengan leher berwarna biru keempat kaki tupai tersebut berwarna putih, sekujur tubuhnya berwarna keperakan. Remaja tersebut melangka menuju gua.
Fu Fu ini tempat tinggal saya selama ini, enam tahun setengah saya berada disini...Fu Fu menjawab...cit cit cit...
Ini adalah kuburan leluhurku, kuburan yang kecil adalah kuburan ibumu, dulu saya menemukan ibumu karena dia lapar sehabis melahirkan kamu, sehari setelah kelahiran kamu ibumu diserang binatang buas kemudian meninggal, aku menguburkan ibu mu disini. Kata Yan Shu menjelaskan.
Tuan Fu Fu berterima kasih dengan Fu Fu, kalau Fu Fu seandainya Fufu tidak ada tuan mungkin Fufu Tuan mati jawab Fu Fu....