
JANJI DI JALAN KULTIVASI
temannya, Yan Shu melesat dengan kecepatan penuh menuju padang rumput, dia tiba tepat disaat ular tersebut bersiap memakan Jiang Fu Yu...dari jarak jauh dia mengeluarkan busur pusaka bumi tingkat awal miliknya dan langsung mengalirkan essensi petir kedalam panahnya, kemudian dia menarik busur tersebut membidik kearah kepala ular tersebut, tetapi karena ular merunduk untuk memakan jiang Fu Yu dia, sedikit meleset sehingga panah menghantam leer ular tersebut.
Yan Shu memancing ular tersebut menjauh dari teman temannya, setelah merasa cukup jauh Yan Shu melesat mendekati teman temannya dan langsung mengeluarkan kuas nya... dari kuas keluar energi yang membentuk pola pola aneh, pola pola aneh tersebut membentuk jaringm jarin tersebut membentuk sebuah kubah....masuk kesini semua teriaknya....semua murid dan teman temannya masuk kedalam kubah susunan array, ular itu tidak dapat menembus array susunan ini, sekarang kalian semua aman sembuhkan diri kalian katanya...
Yan Shu menghampiri Jiang Fu Yu yang Pingsan, Untuk urusan Racun Yan Shu adalah pewaris Ling Zao sang dewa racun, meski dia belum melatih sepenuh nya tentang racun tetapi berhadapan dengan racun tingkat menenga seperti ini seperti makanan sehari hari bagi Yan Shu. Dia mengeluarkan tiga buah Pil, satu pil penawar racun, satu pil penyembuhan tingkat tinggi, dan satu pil pemulihan tingkat tinggi. Ketiga tiga nya dimasukkan kedalam mulut Jiang Fu Yu.... Saudari Xia Rou, bantu Saudari Fu Yu mencerna khasiat Pil aku akan mengurus, anak cacing itu kata Yan Shu.
Baik kapten kata Jiang Xia Rou, Apakah kami perlu ikut kata Zhou Tang, tidak perlu ular itu memiliki racun dan kalian tidak resistan terhadap racunnya jawab Yan Shu. Yan Shu keluar dari array Susunan, tersebut, kali ini dia tidak main main, Yan Shu langsung mengeluarkan pedang pusaka bumi tingkat menengah. Teman teman nya dan para murid yang melihat pedang Yan Shu langsung berteriak....
Pedang Pusaka Bumi tingkat awal...!!!
Kapten benar benar memiliki senjata pusaka teriak Chun Fang dan yang lain serentak, pantas saja kapten memberikan senjatanya kepada murid murid itu, tetapi sesaat kemudian dia berpikir dan memasukkan kembali senjata nya dan mengganti dengan pedang karatan yang dibeli nya di toko senjata saat berada di ibu kota.
Yan Shu merasa sangat aneh dengan senjata tersebut...!!
Langkah kaki angin petir kata Yan Shu berteriak... Yan Shu melesat dengan kecepatan penuh, menuju ular tersebut, ular yang sudah terluka tersebut melihat serangan Yan Shu dia memblokir dengan mengibaskan ekornya, Brakkk benturan keras terjadi crasss ekor ular dan pedang bertemu di udara, tangan Yan Shu bergetar dan kesemutan, tetapi hasilnya ekor ular tersebut terputus darah menbanjiri pedangnya, perlahan lahan pedang tersebut menghisap darah yang menempel pada pedang tersebut sampai kering, karat pada pedang perlahan lahan terkikis sedikit demi sedikit....
Senjata Roh bathin Yan Shu, dari pengetahuan yang ditransfer Yan Xiao Tian dia tahu jenis jenis senjata, termasuk senjata roh dan senjata ilahi... pedang ini menghisap darah ular yang menempel sepertinya aku tidak bisa menggunakan pedang ini terus terusan , saya tidak tahu pedang ini dihuni roh baik atau jahat bathin Yan Shu.
Yan Shu kembali menyimpan pedang tersebut dan menggantinya dengan senjata pusaka tingkat bumi miliknya, semua yang terjadi tadi dilihat semua orang tetapi mereka tidak melihat pedang Yan Shu yang menghisap darah tersebut, untunglah tidak ada yang melihat bathin Yan Shu.
Yan Shu kembali menyerang ular kobra perak bercincin emas tersebut. Ular tersebut menyemprotkan racunnya, racun mengenai tubuh Yan Shu pakaian Yan Shu robek robek dibeberapa tempat, tetapi tubuhnya tidak mengalami apa apa...
Ular tersebut berpikir bagaimana racunku tidak mempan terhadap bocah ini... !!!
Kobra perak bercincin emas mulai ketakutan.... meski ketakutan tapi dia masih memiliki energi dan kekuatan besar untuk bertarung menghadapi Yan Shu..... Yan Shu lebih cepat dari ular tersebut, tetapi Yan Shu kalah dalam hal kekuatan, meski dia telah mengeluarkan tenaga dalam nya di kombinasikan dengan Qi nya dia masih kekurangan energi untuk membunuh ular tersebut, kemenangan Yan Shu hanya pada kecepatan dan senjata, dia tidak berani mengeluarkan pedang rohnya tetapi tetap menggunakan pedang pusaka bumi tingkat rendahnya, petempuran tetap berlangsung sengit didalam array susunan teman teman nya menunggu dengan cemas, satu ketika pedang Yan Shu mengenai tubuh ular tersebut, tetapi Yan Shu terkena hantaman Ular Kobra perak bercincin emas tersebut, tulang tulang Yan Shu berderak tetapi dengan tekhnik pemurnian tubuh tingkat delapan nya daya tahan tubuhnya sangat kuat.
Jika saja orang lain yang terkena hantaman tersebut, kalau tidak mati dipastikan terluka parah, Yan Shu telah berhasil meyematkan tiga serangan sedangkan ular tersebut baru satu kali berhasil mengenai Yan Shu...Yan Shu telah kehabisan tenaga menghadapi binatang buas tingkat sembilan dengan kultivasi tahap petarung inti tingkat menengah tanpa bantuan tenaga dalam nya dan bantuan tekhnik pemurnian tubuh pasti sudah lama dia mati.
Karena kehabisan tenaga nya Yan Shu melompat masuk kedalam susunan, dia menelan pil pemulihan nya sambil mencerna khasiat pil dia berkultivasi sebentar untuk memulihkan staminanya. Ular tersebut marah melihat calon mangsa nya berlari, dia menyerang dinding susunan...... nasib ular tersebut telah ditentukan disaat dia menyerang dinding susunan, Yan Shu tidak membuka matanya, semua murid ketakutan saat ular menyerang dinding susunannya, tetapi yang tidak mereka percaya adalah ular tersebut terpental dengan tubuh dipenuhi lubang seperti jarum, darah mengalir dari seluruh tubuh ular tersebut.
Ular tersebut mati setelah menyerang array susunan ...
Array nya benar benar kuat kata teman teman nya dan murid murid tersebut...mereka tahu bahwa Yan Shu mengetahui sedikit tentang array susunan tetapi mereka tidak tahu bahwa Yan Shu telah menjadi Master array tingkat empat, seperti penulis jelas kan dalam novel ini kultivator profesi itu ada penempa, alkemis dan array, ada juga tabib, dan tingkatan nya dari satu sampai tujuh, yang tertinggi tahap master ketujuh sehabis itu sebutan nya berubah menjadi dewa .
Kapten benar benar hebat kata murid murid yang lainnya... Yan Shu mengakhiri kultivasinya dia membuka celah array susunan dan mendekati jasad ular kobra perak bercincin emas, Yan Shu mengeluarkan satu tong kayu dari Cincin nya kemudian, mengeluarkan seluruh darah ular tersebut, setelah mengeluarkan kantung racun, empedu, jantung dan inti ular nya Yan Shu mengumpulan kayu untuk membuat api , setelah semua nya lengkap Yan Shu membawa semua nya kedalam array susunan.
Dia merendam tubuh Pingsan Jiang Fu Yu kedalam tong yang berisi darah ular, tetapi tidak semua darah ular tersebut dimasukkan kedalam tong kayu, hanya setengah nya saja, setelah itu Yan Shu memasukkan esseni racun dari lumut petir, kedalam tong, ditambahkan dengan sedikit empedu ular, dan racun ular Yan Shu memasang array didalam tong untuk membantu proses penyerapan essensi bahan bahan tersebut. Setelah itu dia keluar dari susunan kubah mini itu.
Kapten bagaimana keadaannya kata teman temannya dan para murid murid, luka luka nya telah sembuh tetapi racun nya telah menyatu dengan darahnya kata Yan Shu ..
Itu berarti Saudari Fu Yu akan mati kata Jiang Xia Rou.... mata nya mulai berair, tidak kata Yan Shu... karena saya tidak dapat mengeluarkan racun didalam darahnya sepenuhnya, yang bisa saya lakukan adalah membuat tubuhnya memiliki kekebalan atau resistensi nya terhadap racun tingakt menegah meningkat, hanya itu yang dapat saya lakukan kata Yan Shu.
Sukurlah kalau begitu kata teman temannya...!!!
Proses itu membutuhkan waktu tiga hari jadi saya harap kita semua dapat berlatih selama tiga hari ini, Kita akan tinggal disini selama tiga hari ini kata ....Yan Shu mengeluarkan pil darah naga dari cincin nya sambil berkata.... ini pil darah naga, pil ini tidak pernah ada dipasaran dapat meningkatkan keuatan Fisik kalian dan menaikkan kultivasi kalian satu tingkat minimal. Siapapun dapat memilikinya tetapi harus berjanji setia kepada sekte gunung angin dan tidak pernah berniat berkhianat kepada sekte gunung angin kata Yan Shu.
Tindakan Yan Shu seperit seolah olah dia adalah seorang penatua sekte dimata teman temannya dan para murid baru tersebut. Saya berjanji kata salah satu dari mereka...tanpa ragu ragu.
Mendengar pil yang dapat meningkatkan kekuatan Fisik dan menaikkan satu tingkat kultivasi mereka minimal mereka sangat bersemangant kemudian berkata : kami berjanji untuk selalu setia kepada sekte gunung angin.... melihat itu semua chun fang tersenyum penuh arti dalam hatinya berkata : Paman kaisar benar tentang Yan Shu bathinnya.
Setelah membagikan dua puluh pil kepada murid murid baru tersebut, kedua puluh murid tersebut mulai berkultivasi, Yan Shu mendatangi keempat kawan nya sambil berkata : kalian masih sangat lemah, tidak mungkin dalam enam bulan kalian menjadi murid bathin kata Yan Shu lagi satu satunya cara adalah dengan ini kata Yan Shu sambil mengeluarkan dua Slip Giok dari cincin penyimpanannya.
Kapten selama ini kami melihat kapten mengeluarkan sesuatu dari udara kosong, karena kapten tidak pernah menyentuh tas penyimpanan kapten dari mana kapten mengeluarkan dua slip giok itu kata Zhou Lan??? Yan Shu mengeluarkan empat cincin penyimpanan, itu ada empat cincin penyimpanan, didalamnya masing masing berisi satu senjata pusaka bumi tingkat rendah, satu set armor pelindung setara pusaka bumi tingkat rendah, teteskan darah kalian pada cincin dan alirkan indra spiritual kalian pada cincin tersebut...
Cincin penyimpanan, armor pusakan bumi, senjata pusaka bumi kata mereka berempat serentak, mereka tau itu semua adalah harta yang menjadi impian setiap kultivator lima benua sekarang Yan Shu akan menyerahkan nya kepada mereka..
Apakah kapten akan memberikan ini semua kepada kami....? kata Jiang Xia Rou penuh harap, karena mereka selama ini tau Yan Shu bukanlah orang pelit, tetapi kedua belas barang tersebut terlalu berharga bagi siapapun, mustahil rasanya Yan Shu memberikan kepada mereka.
Ada syarat nya kata Yan Shu tenang....!!
Apa syarat nya kapten...?? kata mereka berempat...
Kalaian harus berjanji untuk tidak menyakiti keluarga Yan Ku, tidak menghianati sekte angin barat, tidak menghianati sekte gunung angin dan tidak menghianati kekaisaran angin selatan ...kata Yan Shu.
Mendengar kata kata Yan Shu Chun Fang semakin yakin akan tindakan Yan Shu, dia telah berkali kali membaca sejarah kekaisaran angin selatan didalam perpustakaan di Ibu Kota jadi Chun Fang tahu benar apa yang dikatakan Yan Shu.
Dia maju kedepan dan mengambil Cincin kemudian dia berkata : Saya Chun Fang dari keluarga Chun berjanji dijalan kultivasi tidak akan menyakiti seluruh keluarga Yan dimanapun berada, tidak akan menghianati sekte angin barat, tidak akan menghianati Sekte gunung angin dan tidak akan menghianati kekaisaran Angin selatan kata nya.. kemudian tanpa ragu ragu dia melukai tangannya dan meneteskan darah nya pada Cincin yang diambil nya kemudian dia mengedarkan indra spiritualnya kedalam cincin dia mengeluarkan satu armor pelindung pusaka tingkat bumi, sebuah pedang pusaka tingkat bumi kemudian memakai cincin tersebut.
Terima kasih kapten kata Chun Fang bergairah sambil tersenyum, kekuatan mu belum dapat melindungi harta harta tersebut jadi saya akan membuat segel bayangan untuk menyamarkan cincin di jari mu kata Yan Shu kepada Chun Fang, kemudian Yan Shu membuat segel pada jari Chun Fang, semua orang sekarang tidak dapat melihat cincin dijari chun fang lagi. Jika kamu dirampok serahkan saja harta tidak berguna dalam tas penyimpanan mu kata Yan Shu. Semua temannya sekarang memahami kenapa mereka tidak dapat melihat dari mana Yan Shu mengeluarkan hartanya.
Bagaimana dengan kalian bertiga kata Yan Shu...?? saya tidak memaksa kalian kata Yan Shu..!!, tetapi karena mereka tahu bahwa yang didapatkan Chun Fang sangat sesuai, tidak mungkin pemilik harta seperti itu dengan mudah menyerahkannya tanpa perjanjian.