The Journey Of Yan Shu

The Journey Of Yan Shu
MONSTER HIJAU



MONSTER HIJAU


mengencang , kapten telah memberi kode kata Zhou Lan, ayo kalian menyeberang, saya yang terakhir kata Zhou Lan, Yan Shu menunggu teman teman nya sambil berpikir, andai aku telah menguasai hukum ruang tentu mudah mereka untuk menyebrangi lumpur ini dengan hukum ruang kata Yan Shu. Nanti setelah aku tiba disekte aku akan mempelajari hukum ruang bathin Yan Shu.


Yan Shu berkultivasi untuk menunggu teman temannya, Yan Shu memiliki Seni kaki angin petir jadi kecepatannya diluar nalar kecepatan kultivator normal lainnya, sedangkan teman temannya tidak memiliki jurus tersebut, jelas kecepatan mereka dibawah Yan Shu, teman temannya masih membutuhkan waktu dua belas sampai lima belas jam untuk menyeberangi rawa tersebut. Jadi Yan Shu memilih untuk berkultivasi di seberang rawa, saat mudi pertama tiba dia Yan Shu telah berhasil menerobos kultivasinya pada tahap petarung inti tingkat puncak berkat energi yang tersisa dari pil tingkat lima kualitas tertinggi.


Lima belas jam kemudian semua Squad murid baru ini tiba dengan yang terakhir datang adalah Zhou Lan, dua malam satu hari lagi kita akan tiba di kota gunung angin lebih baik kita tiba lebih cepat dari pada kita terlambat, kita lebih cepat lima hari dari perintah patriak kata Yan Shu, itu semua berkat bantuan kapten kata mereka semua.. ayo aku sudah lama tidak tidur dikasu empuk kata Yan Shu.


Tanpa kendala yang berarti setelah melewati hutan kecil mereka tiba di pinggiran kota gunung angin, mereka dua puluh enam tiba di gerbang dan mengantri, petugas gerbang kota adalah murid dalam dari sekte gunung angin... tanda pengenal kata petugas tersebut, Yan Shu mengeluarkan token yang diberi oleh patriak gunung angin... salam senior kata Yan Shu sopan, kami adalah dua puluh enam peserta kompetisi kekaisaran yang direkut patriak kata Yan Shu, melihat token murid luar petugas tersebut agak sinis dan bicara dengan jijik, masuk sana katanya tanpa basa basi... Yan Shu dan rombongan melalui pintu gerbang tanpa hambatan.


Pandangan mata semua orang tertuju kepada Jiang Fu Yu , dia seperti monster cantik berwarna hijau, mereka semua mencari kamar penginapan.. Yan Shu melihat satu penginapan dengan tulisan, PENGINAPAN ANGIN’ sepertinya ini milik sekte guman Yan Shu... mereka semua melangkah ke resepsionis salam senior kata Yan Shu saya butuh satu VIP kamar untuk satu malam malam.


Kamar VIP satu malam sepuluh lima koin emas kata resepsionis, mereka semua sepertinya murid sekte yang sedang dalam menjalan kan misi. Yan Shu mengeluarkan enam koin emas dari cincin penyimpanannya. Ini kuncinya kata resepsionis sambil menyerahkan sebuah token kepada Yan Shu, Yan Shu melangkah menuju kamarnya, kapten kami.... kata Jiang Fu Yu... Yan Shu menjawab tanpa menoleh kalian bisa memesan kamar yang kalian inginkan kata Yan Shu.


Mereka selama ini terbiasa ditraktir Yan Shu kali ini kaget karena Yan Shu hanya mengurus kamar nya sendiri, kapten pelit...gerutu Jiang Fu Yu, Yan Shu mand dan membersihakan dirinya dikamar nya dia memasang array perlindungan di kamar nya sebelum mandi, dia meluruskan pinggang nya pada tempat tidur. Yan Shu kemudian mengambil sikap kultivasi nya, dia mulai membuka danau kesadarannya terlalu banyak yang harus dilakukannya untuk menjadi kuat, dia bingung, apa yang harus dilakukannya, kemudian dia mulai mengkultivasikan hukum ruang yang tersinpan dari kesadaran tranfer leluhurnya Yan Xiao Tian.


Baru mau mulai kultivasi nya terdengar ketukan di pintu kamarnya... tok tok tok... kapten boleh saya masuk,....Yan Shu turun dari tempat tidurnya kemudian membuka pintu kamarnya, seorang mosnter berkulit hijau sedang berdiri di pintu kamarnya.


Aihh susahnya menjadi tampan baru berapa jam saja sudah dicari.... bisakah kamu rindu nya besok saja kata Yan Shu setengah Narsis...masuklah kata Yan Shu sambil menutup pintu kamarnya, silahkan duduk kata Yan Shu sopan... ada apa katanya sambil mengeluarkan teko dari Cincin nya kemudian menyeduh tehnya minumlah dulu sepertinya kamu kebingungan kata Yan Shu...


Jiang Fu Yu meminum tehnya jiwa nya terasa tenang dan sedikit menguat, Jiang Fu Yu mendesah perlahan kemudian menguatkan hatinya untuk berkata... kapten ini masalah kulitku aku pasti akan dibully saat kita masuk sekte nanti, dan ini menyebabkan penyakit pada bathin ku, aku khawatir situasi ini menjadi iblis bathin yang menghambat kultivasiku.


Aku sudah membaca slip giok ini sekarang aku kembalikan ke kapten kata Jiang Fu Yu, sukurlah kalau kamu telah membacanya kata Yan Shu.. sekarang apa masalahnya...?


Apakah kapten telah membaca bab tujuh nomor delapan dari slip giok itu kata Jiang Fu Yu... Yan Shu menjadi maklum atas pertanyaan Jiang Fu Yu, hentikan kata Yan Shu aku mengerti, jika aku mau itu sudah kulakukan saat kamu tidak sadar tapi aku tidak mau kamu mengganggap ku sebagai teman lelaki yang bejat dan tidak bermoral... kata Yan Shu.


Aku butuh bantuan kapten... aku telah mendatangi Jiang Xia Rou tapi dia belum menguasainya dan hanya kapten yang kebal terhadap racun tingkat menengah kata Jiang Fu Yu, maaf aku tidak dapat melakukannya kata Yan Shu...!!! tolonglah kau kapten siapa lagi yang dapat menolongku kecuali kapten, tidak ada orang yang kebal terhadap racun selain aku dan kapten yang aku ketahui kata Jiang Fu Yu, Yan Shu menjawab jika aku mau melakukannya aku telah melakukannya saat kamu pingsan tapi aku tidak melakukannya karena aku tidak mau dianggap lelaki tidak bermoral kata Yan Shu.


Jika kapten tidak mau menolongku mungkin aku akan hidup malu selama beberapa bulan ini dan efek nya mungkin menjadi iblis bathin bagiku... dia mulai menangis, .... lagi pula aku minta tolong dan tidak pernah menganggap kapten lelaki seperti itu, Kapten saya dapat melihat segalanya tentang diriku atau siapapun dengan indra spiritual kapten yang kuat, kalau kapten melakukannya sekarang atau tidak melakukannya bukankah kapten telah melihat semuanya kata Jiang Fu Yu.


Tolonglah kapten kata Jiang Fu Yu...


Hanya ini waktu yang kita punya kapten besok kita telah masuk ke sekte...mungkinkah kamu terlalu egois sehingga tim sendiri tidak kamu tolong,.. kita telah banyak melewati bahaya dan tebal tipisnya pertempurang selama ini... waktu ku hanya malam ini agar dapat kapten menolongku.


Pertolongan yang diinginkan oleh Jiang Fu Yu adalah mengeluarkan sisa racun dalam kulitnya, menurut keterangan dari slip giok itu harus dilakukan oleh orang yang kebal terhadap racun tingkat menengah, orang tersebut harus menyedot habis racun dengan mulutnya melalui titik meridian yang ada di tengah dada orang yang teracuni, dan dalam kasus Jiang Fu Yu itu berada diantara buah dadanya. Itulah yang menyebabkan Jiang Fu Yu mendatangi Yan Shu karena dalam situasi ini hanya benar benar Yan Shu yang dapat mengeluarkan racunnya karena Yan Shu kebal terhadap racun tingkat menengah.


Aku minta maaf sebelumnya aku benar benar tidak bisa kata Yan Shu...!!!


Aku takut dan aku masih terlalu muda... aku tidak mau ... nanti akkhhh baik lah tapi kamu ...baiklah terserah pusing kata Yan Shu.


Mata Jiang Fu Yu berbinar binar penuh harap, jangan salahkan aku kalau aku tidak dapat menahan diri kata Yan Shu sambil cengegesan... Jiang Fu Yu tau bahwa Yan Shu hanya bercanda,...


Terima kasih kapten kata Jaing Fu Yu...dia meleaskan pakaiannya dan melepas kan armor pelindungnya, silahakan kapten kata Jiang Fu Yu Yan Shu melihat dengan indra Spiritualnya dimana titik meridian tersebut berada, setelah menemukan titik meridian nya Yan Shu berkata, sebaiknya kamu buka juga pelindung itu kata Yan Shu menunjuk Pembungkus gunung kembar tersebut.


Perlahan lahan racun terkumpul dan menuju titik meridian ditengah dada Jiang Fu Yu kemudian racun tersebut keluar dari luka kecilnya, Yan Shu meludahkan racun tersebut kedalam sebuah wadah kecil... kemudian terus menghisap dan menbuangnya, perlahan lahan kulit jiang Fu Yu yang awalnya Hijau pekat menjadi Hijau Muda, setelah setengah dupa kemudian warna hijau semakin tipis kulit Jian Fu Yu telah berubah menjadi putih tetapi masih menyisakan sedikt racun.


Kepala Jiang Fu Yu bergerak gerak kekiri dan kekanan kedua kaki nya menjepit Yan tubuh Yan Shu, seolah olah berharap Yan Shu tidak meninggalkan tempatnya, Yan Shu menjadi bingung atas tindakan Jiang Fu Yu... dia belum berpengalaman tetapi dari nalurinya mengatakan bahwa Jiang Fu Yu menginginkan lebih. Yan Shu meneruskan menghisap racun didalam kulit Jiang Fu Yu Jiang Fu Yu menangkap kepala Yan Shu dan menekan kepala Yan Shu agar tetap berada disana.


Kapten teruskan.... kata Jiang Fu Yu dia mendekap erat kepala Yan Shu. Racun nya sudah habis kata Yan Shu.. tidak perlu diteruskan... lagi.. dengan muka merah Jiang Fu Yu menarik kembali kepala Yan Shu dan menekannya tepat di salah satu gunung nya, Disini tidak ada Racun racun nya sudah habis kata Yan Shu, boddodooooohhhhhh kata Jiang Fu Yu... dengan muka merah dan mata yang sayu dia duduk kemudian dia mencium bibir Yan Shu.eeehehem kenapa jadi seperti ini guman Yan Shu.


Jiang Fu Yu menggapai dan meremas semua yang dapat diremasnya, dia mengambil tangan Yan Shu dan menbawa nya kegunung di dada nya kemudia tangan Yan Shu di tekan tekan nya digunung tersebut Yan Shu merasa ada seusatu niat yang tidak dapat dilawannya, dia ikut ikutan tidak terkendali, tangannya satu persatu melepas pakaian Jiang Fu Yu dan kedua tangannya menelusuri setiap lekuk tubuh jiang Fu Yu setengan jam kemudian Jiang Fu Yu menjerit tubuh nya melengkung dengan kaki kaki mengejang, aaahkkkkkkkkkk... Yan Shu kembali kekesadarannya dia melawan Hasrat dan keinginan nya dengan kekuatan mental nya... Yan Shu berhasil kembali kekesadarannya dia merapikan pakaiannya... untung saja kata Yan Shu... nyaris aku tidak dapat mengendalikan diri gumannya.


Saudari Fu Yu, Saudari Fu Yu, sadarlah kata Yan Shu, dia menepuk nepuk Jiang Fu Yu,saudari Fu Yu sadarlah jalan kultivasi kita masih panjang kata Yan Shu....


Kenapa kata Jiang Fu Yu.. apa aku tidak menarik, aku kurang cantik... atau bagaiman...? kamu cantik dan menarik Saudari Fu Yu, semua lelaki menginginkan mu, tapi aku masih terlalu muda, belum empat belas tahun, misiku terlalu banyak rapikan dirimu aku akan bercerita tentang siapa dan bagaimana aku kata Yan Shu.


Aku dilahirkan dibenua barat, ibuku dari benua utara itu yang aku tahu, ayahku hidup dalam pelarian selama delapan tahun terbunuh dalam misi menyelamatkan aku dan sebuah kitab kuno saa itu kami sedang dalam perjalanan laut menggunakan kapal milik tiga menara, ayah ku tewas didepan mataku, aku terhanyut dalam sebuah tong dan aku terdampar diteluk badai petir, teluk itu selalu ada gelombang tsunami dan petir tidak berkesudahan selama tujuh tahun aku hanya memakan lumut petir beracun, menyebabkan aku kebal terhadap racun kelas menengah.


Diusiaku sebelas tahun aku bertemu Fu Fu dan ibunya, ibunya mati sehari setelah melahirkan Fu Fu, dia menyerahkan Fu Fu kepadaku, hanya Fu Fu satu satu nya sahabatku waktu itu, aku bertemu pecahan kesadaran dari leluhurku dari ratusan juta tahun yang lalu, dia memberiku warisan pengetahuan, adapun tempat akku tinggal sebelumnya adalah sebuah ngarai yang memiliki tekanan gravitasi ribuan kali lipat dari tempat kita sekarang, karena itulah aku memiliki kecepatan diatas rata rata, leluhurku memberikan aku misi melalui pecahan kesadarannya, Misi dari leluhurku, mengembalikan kejayaan sekte pedang angin, setelah aku membaca diperpustakaan ibu kota, Sekte gunung angin, Sekte Angin barat dan kekaisaran angin selatan adalah pecahan dari sekte pedang angin, leluhurku juga memberikan aku misi untuk mengembalikan kemuliaan keluarga Yan Kami.


Disatu sisi aku memiliki misi untuk membalas kematian ayahku, dan aku harus menemukan ibuku, serta kembali ke Klan ku menemui kakek dibenua barat. Aku selama tujuh tahun hidup dan berlatih dialam liar, ditengah inti hutan yang bahkan ada Binatang Roh tingkat dewa tinggal disana, masa kecil ku terlalu menderita, aku tidak mudah percaya siapapun sebelum aku menyelesaikan misiku, aku tidak bisa bersenang senang kata Yan Shu.


Maafkan aku, aku terlalu egois kata Jiang Fu Yu setelah mendengar semua cerita Yan Shu, sekarang kamu telah mengetahui semua rahasia ku, kuharap kamu menjaga rahasia tersebut dengan nyawamu kata Yan Shu... aku akan menjaga nya dengan nyawaku kata Jiang Fu Yu, aku pasti akan menunggu saat kamu telah menyelesaikan misimu kata Jiang Fu Yu lagi, aku akan membantu dan mendukung mu kata Jiang Fu Yu, baginya Yan Shu adalah lelaki tegar, kuat dan bertanggung jawab untuk itu dia bersedia mendukung nya dengan segala caranya,


Didalam sekte kita berdua pasti akan ditekan oleh penatua disiplin namanya XinTao, kita telah bermasalah dengan keluarga Xin jadi pada saat nya tiba aku pasti dihadapkkan dengan pilihan membunuh atau dibunuh kata Yan Shu, mata nya berkilat kilat, aku harap kalian berlima secepat mungkin menjadi murid inti, karena murid luar itu sama dengan anjing penjaga, kematian mereka dan nyawa murid luar selalu tidak ada harga nya bagi para petinggi sekte, makanya aku selalu memberi kalian pil dan senjata agar kalian secepat mungkin menyusulku menjadi murid dalam, aku menargetkan dalam waktu enam bulan menjadi murid inti. Kamu terlalu berapi api menjadi murid inti dalam enam bulan itu sama saja dengan menghayal, mungkin kamu benar tetapi aku adalah pewaris tiga dewa kuno, akuk telah melilhat melalui rekaman kesadaran leluhurku, pertempuran para dewa, menjadi murid inti dalam enam bulan bahkan terlalu kecil bagiku sebagai tujuan sela bukan tujuan utama, tujuan utamaku menyatukan tiga kekuatan seperti yang kusebutkan tadi dalam tiga tahun aku akan memindahkan keluarga Yan Ku ke benua selatan.


Apakah murid inti dapat membunuh binatang buas tingkat sembilan....? sebenar nya jika aku tidak menutupi dan menyamarkan kekuatan ku, dengan menggunakan senjata pusaka surgawi aku dapat membunuhnya dengan mudah..kata Yan Shu lagi...


Apakah benar kamu memiliki senjata Surgawi...?


Yan Shu mengeluarkan satu pedang, ini pedang pusaka surgawi tingkat tinggi, namanya pedang angin selatan, ini adalah simbol sekte Pedang Angin pedang angin selatan telah hilang selama ratusan juta tahun. Kali ini aku dengan bantuan teman teman akan mengembalikan kejayaan sekte gunung angin, tidak perlu takut jika kamu terpaksa membunuh didalam sekte bunuh saja... saya pasti akan melindungi mu kata Yan Shu percaya diri,


Mari kita beristirahat besok kita akan menghadap patriak, ujian selama sebulan ini adalah ujian patriak untukku bukan untuk kalian kata Yan Shu lagi...


Saya punya firasat ujian ini adalah di khusus kan untukku dapatkah aku melindungi kalian semua selama perjalanan ini, dan ini juga membuktikan layak atau tidak nya kau menjadi pewaris, jika kamu percaya kita tunggu waktu nya akku pasti menjadi tuan muda sekte gunung angin.


Kenapa kamu begitu yakin....??kata Jiang Fu Yu, karena itu semua terkait dengan karma leluhur, ... apakah nama ayahmu Yan Ruo... tanya Jiang Fu Yu.... ee h apakah kamu tau nama almarhum ayahku...? aku hanya menebak, soalnya ceritamu sama dengan cerita tewasnya Yan Ruo di atas kapal tiga menara...! kamu benar ayahku adalah Yan Ruo Jenius lima benua dua puluh tahun yang lalu kata Yan Shu..... pantas saja kamu jenius, ayah mu seorang jenius eee bukankan ibumu seorang putri kekaisaran utara...? aku tidak tahu siapa ibu ku, dan aku tidak pernah merasa memiliki seorang ibu, dia hanya perempuan yang pernah melahirkan aku kedunia, jika ibuku masih hidup seharusnya dia mencariku, aku hanya ingin melihat nya sekali saja setelah itu aku akan melupakannya sama seperti dia melupakan aku.


Yan Shu berkata sambil menatap langit langit kamar, mari kita tidur saudari dapat tidur di tempat tidurku aku akan tidur disofa kata Yan Shu, sekali lagi tidak ada orang yang tau siapa aku kecuali dirimu kata Yan Shu. Tolong jaga rahasia ini sekali lagi bahkan dengan nyawamu.


Yan Shu berkultivasi di sofa meneruskan keinginannya mempelajari Hukum ruang, dia bahkan belum menyentuh prinsip ruang, dia membaca ingatan dalam lautan kesadarannya dengan ingatan tersebut perlahan lahan dia menyentuh bagian terluar dari prinsip ruang, keesokan paginya Yan Shu mengeleng gelengkan kepalanya, bahkan dengan warisan leluhur aku hanya menyentuh bagian terluar dari kulit prinsip ruang kata Yan Shu.


Jiang Fu Yu telah rapi dan wangi kulit nya telah putih seperti sedia kala dia telah mandi dan berganti pakaian, ayo kita turun katanya.. mari kata Yan Shu, Kecantikan sempurna seperti Jiang Fu Yu