The Journey Of Yan Shu

The Journey Of Yan Shu
Yan Ruo



YAN RUO


Swuuut .......


Di kedalaman hutan terlihat seorang lelaki berusia sekitar 25 tahun berlari membawa busur panah di tangan nya .... menuju tepi hutan.


Dia baru saja pulang dari berburu di tengah hutan, semua hasil buruan nya disimpan didalam sebuah tas penyimpanan yang tergantung di pinggang nya.


Setelah keluar dari hutan lelaki tersebut mengurangi kecepatannya, berlari pelan menuju pinggiran kota kecil.


Beberapa dupa kemudian Lelaki tersebut sudah tiba di sebuah Kota Kecil, dan lelelaki tersebut langsung menuju toko tempat dia biasa menjual semua hasil buruannya, di dalam toko dia langsung disambut oleh pemilik sekaligus pelayan toko tersebut.


Tuan Ruo, bagaimana hasil buruan mu kali ini. . . .? sapa pemilik toko kepada lelaki yang dipanggil Tuan Ruo tersebut.....


Seperti biasa hasil nya tidak mengecewakan dan juga tidak terlalu bagus, karena saya tidak bisa berlama lama meninggal kan Shu er kata lelaki tersebut sambil mengeluarkan semua hasil buruannya kecuali beberapa hewan yang dipersiapkan untuk dimasak dirumah.


Setelah meneriima uang pembayaran dari pemilik toko Yan Ruo langsung bergegad menuju rumah nya. Yan Ruo adalah seorang lelaki yang sudah menikah dan sudah memiliki seorang anak laki laki berusia enam tahun yang bernama Yan Shu.


Yan Suo menikah pada saat berusia delapan belas tahun, pada era ini seorang lelaki akan dianggap dewasa dan menikah pada usia 16 tahun, Yan Ruo hanya tinggal berdua bersama anaknya. Sedangkan istrinya telah pergi dijemput oleh keluarganya disaat Yan Ruo di buru oleh Oleh Banyak orang karena memiliki sebuah Kitab Seni Bela diri Kuno.


Kitab Seni Bela Diri Kuno tersebut diperoleh Yan Ruo bersama istrinya sepuluh tahun yang lalu pada saat memasuki sebuah Situs Peninggalan Kuno di sebuah wilayah Kekaisaran Besar Benua timur , kemunculan Kitab Seni Bela diri Kuno tersebut benar benar menguncang dunia kulitvator, menyebabkan Yan Ruo dan istrinya diburu oleh banyak kekuatan besar sampai saat ini.


Beberapa bulan setelah kelahiran anaknya Yan Shu istri Yan Ruo dijemput paksa oleh Pihak keluarganya dengan alasan keselamatan nya dan Yan Ruo terpaksa pergi meninggalkan Klan nya sejak saat itu karena keberadaan Yan Luo menyebabkan keselamatan seluruh Keluarga atau Klan nya selalu terancam.


Saat ini Yan Ruo sedang dalam pelarian dari dunia Kultivator dan menyamar sebagai seorang pemburu serta hidup dan tinggal disebuah kota kecil untuk membesarkan anaknya.


Yan Ruo adalah seorang Jenius sejati dalam Kultivasi, pada usia enam belas tahun Yan Ruo pernah mengikuti Kompetisi Genius benua dan mendapatkan peringkat pertama pada Kompetisi tersebut.


Disana pula Yan Ruo mengenal istrinya, karena Yan Ruo dan Istri nya sama sama peserta Kompetisi tersebut.


Sepeminum teh kemudian Yan Ruo tiba di sebuah rumah kecil layak nya sebuah rumah seorang pemburu di kota kecil. Dirumah tersebut sudah menunggu seorang anak laki laki berusia enam tahun.


Ayah sudah pulang....! kata anak laki laki tersebut.


Iya,.... tadi selepas berburu ayah langsung kepasar dan menjual semua hasil buruan ayah, ayo bantu ayah memasak dulu..!!! sehabis makan nanti ayah akan mengajarimu sesuatu.


Mereka berdua pun memasak daging hasil buruan Yan Ruo, kali ini Yan Ruo memasak Sup daging Yan Shu selalu memperhatikan setiap detail langkah yang dilakukan ayahnya baik itu disaat memasak atau disaat Yan Ruo berkultivasi, atau pun disaat melatih keterampilan bela diri. Tidak ada satupun tindakan Yan Ruo yang lepas dari perhatian Yan Shu.


Yan Shu memiliki anugrah surga berupa pemahaman yang tinggi setiap apa yang diajarkan ayah nya dia akan mengingat dan memahami dengan cepat. Yan Shu sangat senang akan Kecepatan pemahaman nya tersebut.


Tidak lama kemudian Sup yang mereka masak sudah terhidangkan diata meja


Shu er ayo kita makan kata Yan Suo..!


Baik Ayah balas Yan Suo.!


Mereka berdua duduk berhadapan disebuah meja kecil didapur rumah tersebut, disaat makan tiiba tiba Yan Shu bertanya kepada ayah nya.


Mendengar pertanyaan tersebut Yan Ruo hampir tersedak....


Kenapa Shu er menanyakan itu..?


Ibu pasti sayang sama kita..!


Ibu pasti tidak sayang sama Shu er, Ibu pasti benci sama Shu er..!!! Kata Yan Shu


Kali ini Yan Ruo benar benar terdiam mendengar kata kata Yan Shu....muka nya serius memperhatikan mimik wajah anaknya.


Sudahlah..!! habiskan makanannya biar kamu tumbuh besar, setelah itu nanti ayah akan jelaskan kepada Shu er kenapa ibu tidak berani bertemu ayah dan ayah tidak membawamu menemui ibumu.


Setelah mengatakan itu suasana dimeja makan menjadi hening, Yan Ruo memperhatikan raut wajah sedih anaknya, diapun sudah sangat merindukan istrinya. Sebagai seorang ayah dia sangat memahami keadaan Yan Shu, karena dari lahir sampai berusia enam tahun belum pernah bertemu ibunya.


Sehabis mereka berdua makan Yan Ruo mengajak Yan Shu Kekamarnya.


Shu er Sini......!


Yan Shu mendekati ayah nya didalam kamar,


Dengarkan ayah dan simak baik baik apa yang ayah katakan...! kata Yan Ruo


Tempat kita tinggal sekarang adalah distrik Kecil diwilayah Kekaisaran Angin Selatan, benua yang kita tinggali sekarang adalah benua Selatan, sedangkan dibenua selatan ini ada Empat Kekaisaran, yaitu kekaisaran Angin selatan, Kekaisaran Banteng Api, Kekaisaran Batu Air dan Kekaisaran matahari langit. Disetiap kekaisaran ada beberapa sekte kelas 3 dan kelas empat.


Ayah sendiri berasal dari Keluarga Yan Kekaisaran Bintang Merah benua barat, ibumu berasal dari Kekaisaran bulan terang di benua utara. Beberapa tahun yang lalu ayah dan ibumu memasuki situs peninggalan kuno di Kekaisaran Utara kami mendapatkan “sebuah Kitab Seni bela diri kuno”.


Ayah apakah sangat jauh jarak dari tempat kita ke tempat ibu...? kata Yan Shu


Dari tempat kita sekarang sangat jauh membutuhkan waktu setahun lebih jika kita menaiki kapal laut.


Terus kenapa kita tidak kembali ke tempat asal ayah saja...? kata Yan Shu.


Kita akan kembali ketempat ayah berasal tapi tidak sekarang jawab Yan Shu. Shu er dengar dulu ini semua ada kaitan nya dengan Kitab Seni bela diri Kuno yang ayah temukan beberapa tahun yang lalu.


Dunia tempat kita tinggal adalah dunia kultivator, setiap orang yang berkultavasi adalah kutivator, sistem dunia kultivator adalah mengandalkan kekuatan untuk bertahan hidup.


Dengan kekuatan orang bisa mendapatkan kekuasaan, dengan kekuatan orang bisa mendapatkan kekayaan, dengan kekuatan orang bisa mendapatkan kemuliaan dan kehormatan. Orang yang lemah akan ditindas, dibunuh dan dibantai.


Yan Shu menyimak dengan cermat seluruh perkataan Yan Ruo......


Ayah apa Guna Kitab Yang ayah temukan itu ?


Menurut rumor Kitab tersebut jika dapat disempurnakan akan menjadikan orang yang menyempurnakan nya memiliki kekuatan, tetapi sampai saat ini ayah belum bisa menyempurnakannya.


Dengan kekuatan ayah sekarang, ayah belum mampu menghadapi gabungan para kutivator yang memburu ayah selama ini, sehingga ayah bersembunyi disini sambil menyamar. Shuo er harus ingat jika sudah berusia sembilan tahun nanti Shuo Er harus rajin berkultivasi, untuk menjadi kuat, setelah Shu er kuat, kamu bisa melindungi dirimu sendiri, melindungi ibumu, melindungi kakek dan ayahmu.