
MENUJU KOTA KEKAISARAN
Cepat bawa sampah ini kata Yan Shu... kepada para pengawal nya, saat ini saya mematahkan kedua lenganmu, jika kamu muncul lagi dihadapanku aku akan membuat kepalamu menjadi bubur.
Kamu akan menyesal bocah kata zhu liang. Ayah ku pasti membalas kan perbuatanmu, dia berdiri dibantu oleh para pengawalnya.
Bahkan jika kamu membawa ayahmu jika aku melihatmu lagi aku akan membuat kepala mu menjadi bubur kata Yan Shu.
Yan Shu melangkah kekamarnya dan berniat berkultivasi... Yan Shu berniat menerobos ketahap pembentukan inti energi.
Sementara para pengawal Zhu liang kembali ke rumah keluarga Zhu dengan membawa Zhu liang yang terluka, sesampainya dirumah keluarga Zhu Liang, dia buru buru melaporkan pada ayahnya, ayah aku diserang oleh seorang anak berusia tiga belas tahun hanya karena aku melihat lihat tupainya kata Zhu Liang kepada Ayahnya.
Kurang ajar.... apa yang dilakukan para pengawalmu sampai kamu diserang katanya...
Para pengawal zhu liang merunduk ketakutan, dia mengobati anaknya dengan memberikan pil tingkat rendah, kemudian dia berkata... mari antarkan ayah kepada bocah itu, dia harus mendapat hukuman katanya... bener ayah dia harus dihukum, bocah arogan itu terlalu jahat, hanya melihat lihat tupainya dia mematahkan tanganku kata nya mengipasi ayahnya.
Yan Shu yang baru satu jam dia berkultivasi di penginapan tiba tiba mendengar teriakan..... siapa yang berani mencelakai anakku keluar kata suara tersebut....
Yan Shu menghentikan kultivasinya, dia mengedarkan indra spiritualnya, terihat oleh nya dua belas orang petarung Bumi mengawal seorang lelaki berusia empat puluhan, lelaki tersebut seorang Langit awal... semut mencari mati guman Yan Shu...
Dia turun ke lantai dasar dimana lelaki tersebut berteriak,......
Di belakang lelaki tersebut, terlihat Zhu liang yang kedua tangannya diperban..
Itu ayah.. itu anak yang mematahkan tanganku kata Zhu Liang sambil memoncong kan bibir nya kepada Yan Shu, karena kedua tangan nya tidak dapat digunakan.
Yan Shu berjalan perlahan.... menuju mereka
Kerumunan melihat bakal ada tontonan yang menarik menurut mereka.
Bocah itu pasti mati kali ini guman mereka...
Salah dia sendiri mematahkan tangan Tuan Muda Zhu liang kata yang lain.
Hhhhmmm jadi kamu orang tua yang tidak mendidik anak nya dengan baik kata Yan Shu...
Brattt kata Ayah Zhu liang, datang dari mana keberanianmu nak..?
Aku tadi mematahkan kedua tangan anakmu karena dia menyerangku duluan, dia menyerangku karena dia ingin merampas tupai peliharaan ku... tadi aku sudah berpesan kepada nya agar dia tidak muncul lagi dihadapanku, karena kalau dia muncul aku akan menjadi kan kepalanya bubur.
Bah.... arogan sekali kata kerumunan ...
Mungkin dia belum tau kepala keluarga zhu kata yang lain menimpali
Aku akui nyali mu besar nak kata kepala keluarga zhu, tapi didepan master ini kamu adalah semut, potong tanganmu dan lumpuhkan kultivasimu, maka aku akan mengampuni nyawamu teriak lelaki tersebut.
Yan Shu tersenyum, empat belas bubur kepala ya....hmmmmm hanya seorang petarung langit awal teriak teriak di depanku... perlu kamu tahu aku bahkan pernah melihat delapan puluh satu dewa kata Yan Shu...
Arogan sekali kata kerumunan...’’
Yan Shu tidak berbohong disaat dia menerima pengetahuan dari Yan Xiao Tian dia telah melihat, tujuh puluh komandan galaxy, sepuluh komandan galaxy dan satu panglima galaxy, walapun itu hanya rekaman memori tetapi dia benar benar melihat kilasan rekaman itu dengan nyata.
Tanpa menunggu kepala keluarga bergerak duluan Yan Shu telah bergerak lebih dulu......
Prak buuum Prak buuum Prak buuum Prak buuum Prak buuum Prak buuum
Prak buuum
Tujuh kali terdengar suara seperti itu.... tujuh kepala pecah dengan otak berhamburan dilantai, kerumunan yang menyaksikan itu berkata..... dia dia benar benar melakukannya.
Kamu kamu kamu membunuh anak ku kata kepala keluarga Zhu mata nya melotot menatap tidak percaya kepada Yan Shu....
Saya sudah bilang kepada anakmu, bahwa jika saya bertemu lagi dengan anakmu saya akan menjadikan kepala nya bubur.... berikutnya kepala ayah kurang ajarmu yang akan menjadi bubur...
Kurang ajar....kata lelaki tersebut.
Kamu telah membunuh Liang Er, kamu pasti mati kata kepala keluarga Zhu, dia mencabut pedangnya, sebuah senjata tingkat tinggi disabetkan kepada Yan Shu, Yan Shu mengeluarkan pedang pusaka bumi tingkat rendahnya....
Pedang Pusaka Bumi kata Kepala keluarga Zhu....
Kerumunan pun terkejut melihat remaja tersebut memegang pedang pusaka bumi tingkat rendah mereka mulai menebak nebak identitas Yan Shu.
Meski kamu memiliki pedang pusaka bumi, kamu masih seorang bocah nak, kultivasi kita terpaut jauh katanya aku pasti membunuh mu...
Serangan pedang bayangan kata kepala keluarga Zhu,
Serangan pedang kualitas tinggi mengarah kepada Yan Shu, ratusan bayangan pedang melintas memotong semua yang ada di depan, Yan Shu melompat mundur, dia memblokir serangan pedang dengan sekuat tenaga nya, dia tidak mau main main dengan serangan seorang master inti tersebut,
Ting
Kedua pedang beradu, satu pedang menyerang dan yang satunya memblokir serangan
Prak... pedang berkualitas tinggi dari kepala keluarga Zhu terputus menjadi dua, beradu senjata tingkat tinggi dengan pedang pusaka bukan lah level nya.
Kepung bocah ini dan dapatkan pedangnya kekuatan nya pasti dari pedangnya kata Kepala keluarga Zhu kepada para pengawal yang tersisa..
Kembali enam pedang para pengawal terhunus kepada Yan Shu, Yan Shu mundur beberapa langkah untuk memantapkan kuda kudanya...
Pedang angin petir teriak Yan Shu ....
Deru angin menderu deru disekitar pedang Yan Shu, kilat dan petir menyambar membungkus pedangnya, ting ting ting ting ting ting ... prak prak prak prak prak prak.... keenam pedang Pengawal Kepala keluarga Zhu patah, dalam sekali serang.
Mereka semua berteriak termasuk kerumunan,... seni tarung tingkat bumi teriak kerumunan melihat serangan pedang Yan Shu...
Sebenar nya mereka tidak salah menebak seni tarung Yan Shu, tetapi meleset, karena seni tarung Yan Shu adalah seni tarung kuno diatas seni tarung tingkat surgawi, seni tarung tingkat tinggi diawali :
- Seni tarung manusia
- Seni tarung fana
- Seni tarung kuning
- Seni tarung merah
- Seni tarung emas
- Seni tarung hitam
- Seni tarung bumi
- Seni tarung langit
- Seni tarung surgawi
- Dan seni tarun ilahi
Di Zaman sekarang seni tarung tingkat langit masih ada, tetapi sangat langka hanya kekuatan kekuatan besar saja yang memiliki warisan mendalam saja yang memiliki ini.
Melihat lawan lawan nya tidak memiliki senjata, Yan Shu menyimpan senjata nya, dia tersenyum terkekeh... heheheh karena kalian tidak pakai senjata ku juga tidak menggunakan senjata kata Yan Shu.
Menghadapi kepungan mereka Yan Shu tidak perlu senjata, dia pernah dikepung oleh sepuluh binatang tingkat enam dan mereka semua binasa di cakar naganya,
Bagus kesombongan mu akan cepat membunuh mu kata kepala keluarga zhu..
Ayo kepung bocah ini, dia tidak bersenjata, pasti akan mudah membunuhnya teriaknya, kepala keluarga Zhu berpikir bahwa faktor senjata Yan Shu adala faktor utama kekuatan Yan Shu.
Yan Shu mengalirkan energinya kekaki nya dan memulai seni tarung anging petirnya, kilat dan angin berputar putar dikakinya membuat para penonton pertarungan merinding, anan ini begitu misterius kata mereka.
Ayo Sera,...... crak prak.... belum sempat kepala keluarga Zhu berteriak untuk memberi komando Yan Shu telah lebih dulu bergerak dengan langkah angin petirnya kecepatan nya tidak terlihat mata orang biasa sehingga seni tarung dari kitab bela diri kuno dengan cakar naga nya dengan mudah memecahkan kepala dari kepala keluarga Zhu.
Keenam pengawal nya ketakutan, saking takut melihat ini beberapa terkencing di celana...
Demikian juga kerumunan ini. Kepala keluarga zhu adalah existensi kuat dikota ini, dan terbunuh dengan kepala pecah dan otak berhamburan dilantai.... tentu saja kerumunan ini ketakutan. Apalagi keenam pengawal yang tersisa...
Keenam pengawal bersujud kepada Yan Shu...
Kami tidak mengenali tuan muda yang perkasa ini kata mereka.... tolong ampuni kami...kami bersedia menjadi budak Tuan muda kata mereka...
Terlambat kata Yan Shu...saya tadi menghitung ada empat belas bubur kepala sekarang baru delapan belas bubur kepala, jadi saya masih kurang hitungan enam bubur kepala kata Yan Shu
Ampuni kami tuan muda ratap mereka.....
Saya akan melenyapkan akar masalah saya samoai keakar akarnya agar tidak bertunas dikemudian hari.. jawab Yan Shu dingin...desiran angin dan kilatan petir menyambar di sekitar itu kemudian terdengar suara
Prak prak prak prak prak prak
Keenam pengawal yang tersisa sekarang kehilangan kepala.....
Fu Fu yang selama ini Cuma bergelayut di bahu Yan Shu tiba tiba berdiri dikepala Yan Shu, dia berdiri dengan kedua kaki nya sambil kedua kaki depannya di letakkan dipinggang, mulutnya dimonyongkan kedepan seolah olah menyombongkan diri nya dan tua nya , dari bahasa tubuh nya mencermin kan kata kata “ itulah kalau berani mengganggu tuanku “
Orang orang yang melihat tingkah Fu Fu sebagian kaget,sebagian tersenyum, ada juga yang ingin tertawa tapi tidak berani.
Kerumunan penonton terkejut dan ketakutan... dia benar benar melakukannya.. desis suara mereka tertahan di kerongkongan. Awalnya mereka berpikir semua ucapan Yan Shu adalah arogansi dari remaja umur empat belas tahun tetapi sekarang didepan banyak orang dia benar benar melakukan semua ucapannya.
Yan Shu kembali melangkah masuk ke penginapan menuju lantai dua... dengan iringan pandangan mata semua orang, tiba tiba dia berbalik dan menemui pengurus penginapan.. pengurus penginapan gagap dan terkejut...kenapa monster ini berjalan kearahnya bathinya... Yan Shu tersennyum kepada pengurus penginapan tersebut...e e maaf paman atas kekacauannya, tolong bereskan dan carikan saya peta kekaisaran ini kata Yan Shu sambil memberikan dua keping koin emas kuno kepada Pengurus penginapan tersebut.
Koin emas kuno kata pengurus penginapan tersebut... eeee iya tu tu tu an mu mu muda kata pengurus penginapan terkejut, saya akan beristirahat dikamar paman tolong antar makanan setiap hari untuk tupai saya kekamar kata Yan Shu.
Yan Shu memasuki kamarnya dia memberikan Fu Fu satu butir pil darah naga tanpa menghiraukan expresi dari Fu Fu setelah diberi Pil, Selama ini Yan Shu tidak pernah mengandalkan pil dalam berkultivasi kecuali dia mengolah seni pemurnian tubuhnya kali ini dia akan mengolah seni pemurnian tubuh dengan menggunakan essensi dari darah naga, sejak dia mendapatkan essensi ini dia belum pernah mengeluarkan nya.. ini adalah essensi darah tingkat dewa jangankan tingkat dewa jika itu darah naga biasa pun tetap mmemiliki energi yang besar.
Yan Shu mengeluarkan sebuah botol giok dan meletakkan nya didepannya, kemudian dia membuka tutup botol giok tersebut, energi besar memenuhi semua kamarnya begitu tutup botol dibuka semua penghuni penginapan dibuat kaget karena lonjakan energi ini Yan Shu buru buru menelas satu tetes essensi dara naga setingkat dewa ini, kemudian menutup botol giok dan kembali menyimpannya, para penghuni dan pelayan penginapan tahu bahwa lonjakan energi sesaat tadi adalah berasal dari kamar Yan Shu, tetapi sebagian besar tidak peduli.
Setelah menelan setetes essensi darah naga Yan Shu merasa tenggorokannya terbakar, dia merasa lonjakan energi besar didalam perutnya, Yan Shu segera menyerap energi tersebut dengan seni pemurnian tubuhnya tetapi lonjakan energi masih terlalu besar untuk dialirkan... Yan Shu mengubah tekhnik pemurnian tubuhnya ke tekhnik kultivasi nya, dia yang awal nya ingin memurnikan untuk meningkatkan seni pemurnian tubuhnya ketingkat delapan terpaksa mengganti untuk membentuk inti energi, dia menyerap energi tersebut ke meridian besarnya, kemudian mengalirkan energi dari essensi darah naga tingkat dewa ke seluruh meridian kecilnya, lonjakan energi besar membanjiri tiga ratus enam puluh titik meridian kecil dan delapan meridian besarnya.
Tetapi lonjakan energi masih terjadi, Yan Shu hampir panik, jika dia gagal mengendalikan energi ini dan menyebabkan meridiannya pecah maka dia akan cacat dalam berkultivasi, Yan Shu terpaksa membuka dua tekhnik kultivasi secara bersamaan untuk mengendalikan energi ini, dengan tekhnik pemurnian tubuhnya dia mengalirkan separu energi ke seluruh tulangnya, tiga ratus enam puluh tulang nya dibanjiri energi, semetara itu energi dari meridian nya mulai terbentuk. Energi ini awal nya sebesar kacang hijau, kemudian dengan perlahan membesar sebesar telur puyuh, setelah itu gumpalan energi ini mengembun dan membentuk dantian, kelebihan energi dari meridian kecil meski telah disalurkan ketulangnya masih membanjiri dantian nya perlahan namu pasti dantian yang sebesar telur puyuh membesar menjadi sebesar telur ayam, dari sebesar telur ayam terus membesar sebesar telur angsa....
Breeeeetttt.... terdengar suara dari kedalaman tubuh Yan Shu, sekarang Yan Shu telah menerobos ke tahapan pembentukan Energi awal, biasa nya seorang kultivator membentuk inti energi berupa dantian hanya sebesar telur cicak, untuk para jenius berbakat ada juga yang sebesar telur puyuh, tapi Yan Shu berhasil membentuk inti energi awal sebesar telur angsa, dapat dibayangkan kekuatan Yan Shu.
Setelah menerobos tahap Pembentukan inti Energi awal Yan Shu merasakan lonjakan energi didalam tubuhnya masih sangat besar, andai saja dia terlambat mengkombinasikan kedua tekhnik kultivasi energi dan tekhnik pemurnian tubuhnya tentu akan terjadi kecelakaan, sukurnya dia tidak terlambat dalam antsipasi ini, sisa lonjakan energi ini dialirkan keseluruh tulang dan tubuhnya. Dia mengalirkan keseluruh tulang dan tubuhnya....
Kraaaakkkkk kraaakkk kraaakkk tulang tulang nya patah dan berderak, sesaat kemudian terbentuk tulan tulang baru dalam tubuhnya proses ini terjadi perlahan dan itu menyebabkan rasa rakit... Yan Shu mengeluarkan darah dari mulutnya.
Tuan,,, kata Fu Fu.... Fu Fu sangat khawatir melihat kondisi Yan Shu .... Tuan Fu Fu .. Tuan Fu Fu... menangis melihat Yan Shu mengeluarkan darah, Yan Shu tetap memelihara kesadaran dalam kultivasi nya jiwa nya yang kuat dengan energi spiritual jiwa yang melimpah Yan Shu tidak perlu khawatir, karena yang terjadi adalah perbaikan tubuhnya, sum sum nya perlahan lahan dicuci dengan energi syaraf syaraf nya dibabtis energi, meridian nya dibersihkan dan dicuci dengan energi, meridiannya melebar akibat dicuci dengan energi. Kemudian otot otot Yan Shu terkoyak koyak disemua tempat dari otot betis, otot paha sampai ke otot lehernya direduksi dari ada menjadi tiada kemudian dibangun kembali menjadi ada.. proses rekondisi tubuhnya ini membutuhkan waktu selama satu minggu.
Selama satu minggu ini juga Fu Fu selalu khawatir dan ketakutan....
Yan Shu terjaga dari kultivasinya setelah sembilan hari.... dia melihat lantai penginapan tidak meninggalkan bekas darah atau daging dari rekondisi tubuhnya, tetapi baju nya kotor oleh darah yang telah mengering, seluruh racun didalam tubuhnya telah dikeluarkan, tetapi meski racun ditubuhnya telah dikeluarkan tidak meyebabkan resistensi nya terhadap racun berkurang.
Dia melihat dengan indra spiritualnya kearah dantiannya yang sebesar telur angsa... dia tersenyum puas.. tetapi setelah memeriksa dengan seksama, Yan Shu merasa ada yang aneh di dantiannya, disebagian dantian nya ada energi aneh yang terbentuk dari penyerapan energi selama dia berada di dalam lumpur di rawa kematian.. ini aneh tetapi Yan Shu merasa energi aneh tersebut tidak berbahaya untuk dirinya.
Nanti aku akan memeriksa energi aneh ini ditempat aman guman Yan Shu. Dia berdiri menuju kamar mandi... terdengar suara Fu Fu...apakah tuan baik kata pesan mental Fu Fu... Yan Shu tersenyum kepada Fu Fu..sambil berkata.. tenang saya baik baik saja kata Yan Shu kepada Fu Fu.
Yan Shu mencuci pakaiannya dan mandi setelah itu, dia mengganti pakaian nya dengan yang baru, pakaian tersebut berwarna biru tua tetapi tidak lupa dia selalu menggunakan armor pelinndung didalam bajunya, Dia melapisi bajunya denga jubah dibagian luar, jubah tersebut juga berwarna biru sebuah setelan yang membuat aura remajanya semakin tampan dan berwibawa, Mata tajamnya yang berwarna hijau terang membuat siapapn yang melihat nya tidak pernah bosan.
Fu Fu mari kita makan kata Yan Shu .... Fu Fu makan Fu Fu baik, tuan senang Fu Fu baik Fu Fu makan pesan mental yang disampaikan Fu Fu kepada nya terasa Lucu bagi Yan Shu.
Fu Fu menggendong dibahu kanan Yan Shu, mereka berdua terlihat sangat menggemaskan....Yan Shu menemui Pengurus Penginapan,,, melihat Yan Shu berjalan kearahnya pengurus penginapan berkata... saya telah mendapatkan peta kekasisaran beberapa waktu yang lalu tapi karena saya tidak mau menggangu tuan muda saya memilih menyerahkannya sekarang kata pengurus penginapan.
Terima kasih paman kata Yan Shu sambil tersenyum, tolong sediakan makanan paman kata Yan Shu
Yan Shu kemudian berjalan kemeja di tengah ruangan karena meja yang ini yang tersisa di rumah makan ini, semua rumah makan ini dipenuhi oleh pengunjung, para pengunjung ini sebenarnya inging melihat bahkan ingin berkenalan dengan remaja ini, mereka ingin berhubungan dengan Yan Shu untuk mendapat manfaat dari kekuatan Yan Shu, berita tentang Yan Shu yang telah membunuh kepala keluarga Zhu dan membunuh Zhu liang beserta kedua belas pengawalnya telah menyebar di kota kecil ini. Beberapa orang berbisik bisik melihat kearah Yan Shu, penampilan Yan Shu kali ini terlihat berbeda dari beberapa hari yang lalu.
Beberapa hari yang lalu Yan Shu secara fisik belum direduksi dan sekarang telah di rekondisi ulang, sehingga Tehknik pemurnian tubuhnya telah mecapai tingkat delapan dan kultivasi nya telah memasuki tingkat pertama dari tahapan inti energi, beberapa saat kemudian tiga orang wanita datang menghidangkan makanan di meja Yan Shu, setelah selesai menghidangkan makanan ketiga wanita tersebut pergi... Yan Shu menahan salah satunya..
Eemmmhm maaf kak, kata Yan Shu sopan, bisakah kakak menemani saya makan kata Yan Shu, semua orang didalam rumah makan itu berharap dapat duduk satu meja dengan Yan Shu, maklum di kota kecil ini exsistensi seperti Yan Shu seperti seorang dewa, tapi kali ini seorang pelayan yang beruntung ditahan dan diajak makan untuk menemani nya, bukan hanya sekedar ditawari ini benar benar ditahan, siapa yang tidak mau diajak makan remaja tuuuaaaaampan selangit itu...
Wanita pelayan itu kaget dan terkejut tidak menyangka exsistensi kuat yang jadi topik hangat dalam sembilan hari ini menahannya untuk menemaninya makan...
Eeh eh i i iya kata wanita itu...
Saya remaja yang baru keluar dari pelatihan tertutup kata Yan Shu, dari kecil sampai sekarang saya tidak pernah keluar dari tempat pelatihan, baru baru ini tuan saya menyuruh saya berkelanan untuk pengalaman kata Yan Shu setengah berbohong jadi bisakah kakak ceritakan tentang kekaisaran ini kata Yan Shu.
Ehhhm itu kata wanita itu, baiklah saya akan ceritakan informasi yang adik ingin ketahui kata Wanita itu..
Tapi sebelum kakak bercerita ada baiknya kita makan dulu kata Yan Shu ... ee h eh iya kata wanita itu. Mereka berdua ditemani Fu Fu makan dengan lahap apa lagi Fu Fu, dia selalu menyikat habis makanan yang ada tanpa terkecuali, kaki ayam, kaki banteng, kaki kuda, semua disikat Fu Fu kecuali kaki meja, dari cerita wanita itu Yan Shu tau bahwa dia berada di kekaisaran angin selatan, berarti Yan Shu hanyut kembali ke Keisaran ini, artinya dia dari dulu belum meninggalkan kekaisaran selatan, berikut rincian empat sekte di kekaisaran ini.
Apakah kakak tau Sekte pedang angin..? tanya Yan Shu..
Setahu saya dilima benua berdasarkan catatan tidak ada sekte pedang angin, yang ada sekte angin barat di benua barat dan sekte gunung angin di kekasiaran angin selatan ini jelas wanita itu, tetapi adik dapat mencari tau di perpustakaan ibu kota kekaisaran untuk mengetahuinya jawab wanita itu.
Semua mata pengnjung menatap iri kepada wanita tersebut,.. ehhhmm terima kasih kak sudah menemani saya makan, kata dan memberi informasi kata Yan Shu sambil mengeluarkan sepukuh koin emas kuno unuk wanita itu, e e ini terlalu banyak kata wanita itu.. saya diajak makan sajasudah terima kasih kata nya.
Yan Shu berdiri tegak, kemudian berkata itu simpan buat kakak,, ngomong ngomong nama saya Yan Shu kata nya lagi... Eee adik Yan Shu ya..saya... Ming Yue Yue katanya.. sekali lagi terima kasih kata Yan Shu sambil menyerahkan kunci kamar kepada wanita itu... dia melangkah keluar dari penginapan tersebut kemudian melesat dan hilang dari padangan semua orang.
Seluruh pengunjung langsung ribut... karena mereka mendengar pemuda itu memiliki Tuan, sekuat apa tuan pemuda itu kata mereka... ee saya dengar tadi namanya Yan Shu, dia selalu belanja dengan koin emas kuno, dia mencari sekte pedang angin.
Semua informasi tentang remaja itu menyebar dengan cepat, remaja bermata hijau berbelanja menggunakan koin kuno, memiliki seorang Guru/Tuan, sedang mencari sekte pedang angin namanya Yan Shu.
Semenjak hari itu informasi tentang Yan Shu menjadi trending topik sampai ke ibu kota kekaisaran.
Yan Shu bergerak dari kota kecil itu berdasarkan petunjuk peta dia harus ke utara menuju ibu kota kekaisaran angin selatan, dia perlu mencari informasi tentang sekte pedang angin di perpustakaan ibu kota kekaisaran. Yan Shu melesat bagai anak panah yang lepas dari busurnya, sepanjang jalan ini dia belum menemukan orang, tetapi tiba tiba indra spiritual nya menangkap dalam sepuluh kilometer ada rombongan pedagang dengan kereta kuda sedang beristirahat, para pedagang ini dikawal oleh sekelompok pria dengan kekuatan masing masing berada di peringkat Petarung Bumi tinkgat awal, Yan Shu melesat menuju kearah mereka tapi dengan kecepatan paling rendah dari tekhnik angin petirnya. Selamat siang tuan tuan kata Yan Shu kepada rombongan tersebut, tetapi tidak ada balasan dari mereka, karena Yan Shu menyamarkan kultivasinya melalui tekhnik array penyamaran jadi rombongan pengawalan itu melihat sinis kepada Yan Shu.
Saudagar yang dikawal oleh para pengawal itu keluar dari kereta nya, sambil berkata...
Eeh adik kecil, kamu mau kemana katanya sambil menyelidik......