
PERTUNANGAN
Hahahah tokek kecil, hari ini aku akan mengakhiri rencana evolusimu kata Yan Shu.... dia kembali menyerang dengan kekuatan dan kecepatan penuh, pedang roh angin yang dilengkapi hukum angin kembali berdengung bahagia, Yan Shu mengarahkan serangan pada bagian perut kadal yang sisiknya terlepas, Yan Shu yakin pertahanan kadal ini sekarang telah rapuh karena terlepas sisiknya.
Kadal raksasa meraung hendak memblokir serangan Yan Shu, dia terlambat bereaksi karena luka lukanya, bilah pedang angin menembus perutnya bahkan tubuhnya yang setinggi sebelas kaki tertembus sampai bagian tulang punggunya karena energi bilah angin yang mengandung hukum angin membuat pertahanannya ditembus laksana pisau panas mengiris mentega.
Kadal raksasa berkaki enam tersebut tumbang ketanah dengan mata terbelalak seolah tidak percaya bahwa evolusinya yang tinggal beberapa saat lagi digagalkan oleh pemuda ini dan sekaligus mengirim nyawanya ke yama.
Yan Shu membelah Jasad binatang tersebut setelah mengambil inti cristal nya yang menyimpan energi microhuang, Yan Shu mengambil jantungnya dan menyimpan Jasad binatang tersebut. Yan Shu memeriksa sekelilingnya tidak ada lagi binatang buas, kadal raksasa berkaki enam inilah raja binatang buas penghuni gua, Yan Shu memeriksa sekeliling tetapi tidak menemukan herbal atau tanaman roh di gua ini, mungkin telah habis dimakan kadal tersebut bathin Yan Shu sedikit kecewa,
Yan Shu berniat mengumpulkan energi microhuang didalam lumpur untuk dirinya, dia yakin dengan kekebalan tubuhnya energi tersebut dapat digunakannya untuk serangan fatal bagi awan lawan lawannya, Yan Shu memilih tempat yang paling penuh dengan energi microhuang kemudian dia melompat kedalam lumpur hisap disana. Perlahan lahan tubuhnya terhisap kedalam lumpur tersebut, Yan Shu membiarkannya bahkan cenderung mendorong tubuhnya kedasar lumpur hisap, lumpur hisap microhuang ini dasarnya sangat dalam berbeda jauh dengan lumpur dirawa kematian, sepuluh meter, seratus meter, dua ratus meter, belum ketemu dasar dari lumpur hisap ini, setelah terhisap hampir lima ratus meter kedalam lumpur barulah Yan Shu menemukan dasar batuan yang keras.... Dalam sekali bathin Yan Shu.
Dapat dipastikan memang siapapun yang terhisap lumpur ini kecuali dia memiliki kekebalan terhadap energi korosif micro huang ini seluruh daging dan tulang nya tidak akan menyampai dasar lumpur, karena habis terkorosi selama proses menuju dasar lumpur.
Yan Shu mengambil sikap lotus, dan memulai berkultivasi di sini targetnya adalah satu bulan, perlahan lahan energi microhuang disekelilingnya berkumpul dan memenuhi sekitar Yan Shu berkultivasi energi tersebut masuk melalui meridian besarnya kemudian menyebar melalui meridian kecilnya dan mengumpul di dantiannya detik demi detik, hari demi hari waktu demi waktu, sambil menyerap energi microhuang yang ada disini, Yan Shu juga megolah prinsip ruang karena hukum dan dao lebih lengkap di dunia laut ini jadi pemahaman Yan Shu tentang Prinsip Ruang mulai bertambah.
Ditengah kultivasi Yan Shu di gua tersebut, diistana kerajaan laut biru, permaisuri memberi pengaturan kepada para esselon, untuk mempersiapkan segala hal yang berkenaan dengan pesta pertunangan putri satu satunya dengan Yan Shu. Setelah dia dan putrinya mengatur segala sesuatunya mulai dari tempat nya makanannya, undangan dan pakaiannya semua diatur dengan teliti, kemudian dia dan putrinya memasuki pengasingan untuk mempelajari slip giok yang dipinjamkan Yan Shu, Ratu mempelajari slip giok tentang pengetahuan alkemis kuno tingkat dewa, semetara putri Hun Shi mempelajari slip giok yang berisi pengetahuan tentangg Racun tingkat dewa kuno. Butuh satu minggu bagi Ratu dan Putrinya untuk memahami satu slip giok dengan sempurna, yang dibutuhkan mereka berdua sekarang latihan mengolah sekarang tingkat pemahaman sempurna walaupun telah dikuasai tetapi tidak dipraktekkan akan sia sia. Kemudian Ibu dan anak ini bertukar slip giok dan melanjutkan pemahaman mereka tentang warisan tingkat dewa kuno ini.
Berita tentang pertunangan Putri Hun Shi dan Yan Shu manusia daratan ditanggapi beragam oleh kerajaan kerajaan laut tetangga mereka. Ada yang menyambut positif ada juga yang menyambut nya dengan sinis, meski demikian mereka tetap akan menghadiri acara pertunangan tersebut untuk memberikan selamat dan memberikan hadiah, walau masih ada juga yang memiliki niat buruk.
Yan Shu yang sedang berkultivasi digua microhuang energi telah menyerap energi tersebut selama hampir sebulan, tubuhnya dipenuhi energi korosif tersebut, tetapi sangat bersahabat bagi Yan Shu, dan justru yang didapatkan nya selama hampir sebulan ini tingkat kultivasi Yan Shu naik menjadi Master inti tahap akhir, selangkah lagi menjadi master inti puncak dengan pemahaman ruan yang lebib baik, Prinsip ruang Yan Shu telah memasuki tahap niat ruang tingkat awal. Yan Shu merasa puas dengan pencapaian niat ruangnya. Dia melesat keluar dari dasar lumpur hisap dengan kecepatan tinggi.
Yan Shu melangkah keluar dari gua dia menyamarkan auranya untuk mencari binatang buas, Yan Shu menemukan gerombolan binatang buas berkaki enam tingkat lima. Yan Shu langsung menyerang mereka dengan cakar naganya dengan mengalirkan energi microhuang. Binatang binatang yang terkena cakarannya tiba tiba berhenti dan meleleh karena terkena cakaran Yan Shu yang mengandung energi korosif. Yan Shu hampir tidak percaya efek dari serangannya demikian menggenaskan. Perlahan lahan tubuh hewan buas yang terkena serangan tersebut meleleh dagingnya, kemudian sampai ketulangnya dan dalam beberapa nafas telah berubah menjadi tumpukan cairan tidak menjadi abu.
Aku berhasil aku berhasil kata Yan Shu dia berteriak girang...kemudian Yan Shu melesat terbang dengan menggunakan kaki angin petirnya dan hukum angin.
Yan Shu memasuki kota kerajaan tanpa mengiraukan para penjaga gerbang kota, dia melesat menju istana hampir sebulan dia meninggalkan peremuan tercantik yang pernah dia temui dunia ini, selaiin itu ada hal yang istimewa terhadap tunangannya ini, dia sekarang menyadari bahwa dia jatuh cinta sepunuh hatinya terhadap perempuan ini. Yan Shu turun tepat di depan gerbang istana karena lingkungan istana terlarang untuk terbang karena telah dipasang array pelindung olehnya.
Yan Shu disambut oleh para esselon atas kerajaan laut biru, mereka senang calon tunangan tuan putri kerajaan ini pulang dengan selamat setelah menjelajahi gua terkutuk versi mereka. Yan Shu langsung berlari menuju kamar Hun Shi...dengan indranya yang tajam dia melihat Hun Shi sedang membuat salinan slip giok alkemis, Yan Shu diam diam menutup mata Hun Shi dengan kedua tangannya... tebak siapa yang pulang kata Yan Shu. Aku tahu... gege pasti selamat dari gua t erkutuk tersebut kata suara Hun Shi.
Aku merindukanmu, kata Yan Shu...!! aku juga merindukanmu kata Hun Shi,....Puteri Hun Shi dan Yan Shu melepas rindu selama sebulan ini, Yan Shu mengunci pintu kamar dan mereka berdua lupa apa yang terjadi diluar kamar.... tidak peduli...sampai sampai erangan Hun Shi menghentikan langkah kaki Ratu yang ingin mengunjunginya, maaf ratu didalam ada tuan muda kata salah satu pelayan istana. Ratu membalikkan tubuhnya sambil berkata...sempat kan menemui ibu nanti....katanya tanpa niat mengganggu kedua orang itu.
Yan Shu dan Hun Shi menghentikan aktivitas mereka, Shi Er tidak enak orang semua sibuk menyiapkan pesta kita sebaiknya bersihkan diri dulu dan kita menghadap yang mulia kata Yan Shu.
Setelah keduanya berpakaian rapi setelah membersihkan diri mereka berdua menuju ruang singgasana. Sesampai di dalam ruang singgasana mereka memberi hormat kepada yang mulia Ratu, ratu kemudian bertanya kepada Yan Shu... bagaimana hasil penyelidikan kamu kata Yang mulia ratu kepada Yan Shu ?? tidak banyak hanya saya membunuh penghuni gua, seekor kadal raksasa yang sebentar lagi berevolusi, sedikit pemahaman tentang niat ruang tingkat awal, selain itu energi terkutuk tersebut dapat diolah menjadi energi penggarap dan sangat mematikan bagi lawan.
Apakah yang mulia dan Shi Er telah menyalin kedua slip giok,???
Saya telah menyalin slip giok dewa racun tetapi untuk slip giok dewa akemis Shi Er yang menyalinnya!! Hun Shi menjelaskan : seharus nya tadi telah selesai aku menyalinnya andai gege tidak pulang...dan... ah... nanti malam saya lanjutkan kata Putri Hun Shi dengan muka merah karena hampir mengeluarkan kata kata yang kurang pantas bagi pasangan itu.
Ratu tersenyum, sambil berkata : sepertinya untuk mempelajari slip giok dewa alkemis itu membutuhkan kekuatan jiwa yang besar, meski saya telah memahaminya sepenuhnya tetapi untuk mempraktekkannya butuh kekuatan jiwa akan sulit sepertinya menjadi alkemis, kata Putri Hun Shi.
Yang mulia apakah Yang mulia telah mendapat keping susunan untuk membuat a, rray formasi...? keping susunan nya sangat mahal itu....Kita hanya mendapatkan dua puluh keping, sesuai permintaanmu, tidak tersedia untuk cadangan kata yang mulia,!!... mahal....? memangnya berapa..? apakah yang mulia kekurangan uang atau sejenisnya...tanya Yan Shu...?
Sebenarnya Yang Mulia ini telah menggunakan kas kerajaan untuk biaya pertunangan kalian, tapi tidak usah dipikirkan... nanti kita cari jalan keluarnya... ini keping susunan yang kamu minta... kata yang mulia sambil menyerahkan keping susunan kepada Yang mulia ratu kerajaan laut biru.
Karena keping nya sudah tersedia, saya pamit dulu yang mulia kata Yan Shu sambil mengandeng tangan Hun Shi, sesampai nya mereka dikamar Yan Shu berkata kepada Hun Shi, Shi Er..!! aku merasa tidak enak karena pertunangan kita yang mulia ratu sampai menggunakan Kas kerajaan untuk biayanya.... kata Yan Shu kepada Hun Shi, Gege jangan dipikirkan itu, kas mungkin akan kosong sementara tapi tidak lama lagi akan terisi kembali, kas tersebut kosong karena ibu banyak memanggil tabib untuk mengobatiku dulu...!!
Yan Shu menyerahkan sebuah Cincin penyimpanan kepada Hun Shi, Shi Er..!! didalamnya ada satu triliun koin emas dan ada seratus ribu batu spiritual tingkat rendah, serahkan kepada yang mulia, anggap saja hadiah dariku kepada yang mulia karena telah memberikan putri tercintanya untuk ku kata Yan Shu... !!! Shu gege ini terlampau banyak..... dari mana gege mendapatkan uang sebanyak ini..? kata Hun Shi, jangan bertanya kamu lupa bahwa aku seorang alkemis... lekas serahkan kepada yang mulia jangan sampai kita kekurangan dalam pesta ini. Aku mau kekamarku untuk mengukir susunana pada keping formasi ini ...!!
Satu lagi ini salinan tekhnik kultivasi jiwa, tingkat kan kekuatan jiwa mu sebelum pesta pertunangan kita minimal masuk tahap awal jiwa fana, pergunakan air dalam tong ini dengan bijak untuk membantu menguatkan jiwa mu kata Yan Shu sambil berlalu dari kamar Hun Shi.
Uhhh aku pikir mau melanjutkan yang tadi... dasar maniak kerja..!!
Yan Shu pergi kekamarnya sementara itu, Hun Shi menemui yang mulia ratu di ruang singgasana, sesampainya Hun Shi diruang singgasana dia menyerahkan cincin dari Yan Shu kepada Yang Mulia , sambil berkata : Gege bilang anggap saja hadiah darinya !! Hun Shi berlalu dan kembali kekamarnya untuk mempelajari salinan tekhnik kultivasi jiwa yang diserahkan Yan Shu barusan.
Sementara Yang mulia memeriksa isi cincin pemberian Yan Shu ....hadew.... aku memang kekurangan uang saat ini, tapi ini terlalu berlebihan.... calon menantu itu..!! apa aku dianggap menjual anakku....!!!
Yan Shu telah dua hari ini dikamarnya dia masih mengukir keping Formasi, sementara itu dikamar Hun Shi dia sedang berkultivasi khusus mengolah kekuatan jiwa nya, meski baru mempelajarinya dia telah dan baru dua hari mengkultivaikannya dengan bantuan air kesempurnaan jiwa pemberian Yan Shu, kekuatan jiwa nya telah memasuki tingkat akhir dari Jiwa manusia setidak nya besok Hun Shi telah memasuki Jiwa Fana tingkat awal seperti keinginan Yan Shu.
Malam harinya Yan Shu mengelilingi kota kerajaan laut biru sambil meletakkan enam belas dari keping formasi karena kota ini besar nya setara dengan kota angin jadi dengan enam belas keping formasi telah cukup untuk membuat array sususan besar guna melindungi kota ini dari serangan.
Para tamu undangan telah memenuhi kota dan menginap di penginapan kota kerajaan laut biru, sebagian masih ada dalam perjalanan menuju kerajaan laut biru, Yan Shu telah selesai meletakkan keping formasi di enam belas tempat, di delapan titik mata angin, dia meletakkan masing masing mata angin dua keping formasi, setelah memasang segel pengaman keping formasi, Yan Shu melompat terbang ke udara sambil berteriak : “ AKTIV”
Empat belas lapisan array pelindung dan penyerang diatas kota terbentuk satu persatu membentuk kubah, sama persis dengan kubah energi yang dipasang diistana, tetapi ini lebih besar karena melindungi semua kota, para pengunjung kota, para tamu dan penghuni kota terkejut ...Ratu telah menyewa seseorang setidaknya seorang berperingkat guru untuk membuat array pelindung kota kata penghuni kota dan para pengunjung.
Hebat... demi mengamankan jalannya pertunangan putrinya Ratu kerajaan laut biru rela merogoh koceknya untuk menyewa seorang ahli atau guru array untuk membuat pelindung ini.... kita lihat berapa lama array pelindung ini akan bertahan tanpa batu spiritual kata salah satu tamu.
Pagi itu suasana di kerajaan laut biru dangat ramai, jalanan di hiasi lampion sepanjang jalan dan lorong , umbul umbul dan bendera serta karangan bunga memenuhi jalanan, orang orang berjalan kaki menuju istana, karena hari itu penggunaan kereta dilarang untuk menjaga agar lalu lintas tertiba dan lancar, para prajurit mengamankan jalanan, di pelataran istana dihiasi ornamen emas dan perak, kesan mewah dan meriah muncul di mata setiap orang yang melihatnya kursi dan meja tamu dipenuhi makanan dan minuman mewah.
Terdengar suara pembawa acara... Yang mulia Ratu Kerajaan Laut Biru memasuki tempat acara.... terlihat berjalan menuju tempat acara seorang wanita yang tidak luntur kecantikan nya meski sebenarnya dia telah beruisa dua ribu tahun tapi usia kerangka nya masih dua ratus tahun menggunakan Baju kebesaran seorang ratu berwarna biru laut , dengan mahkota bertabur ratna di kepalanya yang juga berrwarna biru. Di kawal beberapa orang prajurit pilihan melangkah dengan anggun memasuki tempat acara...
Ratu Kerajaan Laut Biru menaiki podium dan berpidato : terima kasih telah berkenan hadir dan menyaksikan pertunangan putri saya, kami menyediakan makanan dan minuman ala kadarnya untuk para tamu sekalian.... seperti diketahui putri saya terbaring koma selama lima tahun ini, tetapi langit mengirimkan seorang pemuda yang akhirnya menjadi tunangan nya untuk membantu menyembuhkan putri saya, beliau seorang Tuan muda sekte kelas dua atau kelas satu sekarang dan dia berasal dari dunia manusia daratan... tanpa berniat menutupi fakta yang sebenarnya ratu mengatak latar belakang Yan Shu. Selanjutnya sambil menunggu kedua pasangan silahkan dinikmati hidangannya !!!
Ratu turun dari podiumnya dan duduk di singgasananya yang telah disiapkan diantara para raja dari kerajaan lain.
Pembawa Acara melanjutkan... Kedua pasangan memasuki tempat acara, Terlihat seorang gadis muda dengan umur tulang dua puluh tahun, tanpa riasan yang berlebihan dan menggunakan cadarnya memakai baju yang berwarna sama dengan sang ratu yaitu warna biru, bergandengan tangan dengan seorang pemuda tampan bermata hijau dan juga menggunakan baju dan jubah berwarna biru. Yang perempuan melangkah anggun menuju tempat acara dan yang laki melangkah elegan mereka sangat serasi... seolah olah tidak ada ketampanan dan kecantikan lagi dibandingkan pasangan ini, bahkan matahari yang tadi nya bersinar terang sekarang merasa malu melihat ketampanan dan kecantikan pasangan ini, matahari bersembunyi di ballik awan biru.
Acara Selanjutnya kata pembawa acara : Pemberian hadiah dan restu kepada pasangan Tuan Puteri Hun Shi dan Tuan Muda Yan Shu. Diawali ratu kerajaan laut biru memberikan hadiah dalam sebuah kotak, yang terbuat dari kaca... didalam kota tersebut ada dua buah tali yang satu terbuat dari tali serat kehidupan dan yang satu terbuat dari apa Yan Shu tidak mengetahuinya.
Selanjutnya para Raja dan Bangsawan antri memberikan hadaiahnya, Acara pemberian hadiah ini memakan waktu terlama karena banyak sekali yang antri untuk memberikan hadiah kepada kedua pasagan ini, termasuk salah satu pangeran dari kerajaan Laut Merah yang terkenal arogan, dia menyerahkan hadiah sebuah panah dan busur yang terbuat dari tulang hewan laut busur dan anak panah tersebut dibuat sangat halus dan indah tetapi kelasnya masih kelas senjata tingkat tinggi dengan kualitas terbaik.