The Journey Of Yan Shu

The Journey Of Yan Shu
PERTEMPURAN HIDUP MATI



PERTEMPURAN HIDUP MATI


Yan Ruo memesan banyak makanan mewah untuk mereka berdua, karena sudah sepuluh hari baik Yan Shu maupun Yan Ruo tidak makan, bagi Yan Ruo tidak makan setengah tahun atau bahkan bertahun tahun tidak masalah dalam tingkat kultivasi nya sekarang, tetapi bagi Yan Shu yang belum mencapai master inti tentu sangat membutuhkan makan baik untuk pertumbuhan nya mapun untuk energinya.


Perlu diketahui bahwa setiap kultivator yang telah menembus tahapan Master inti keatas sudah bisa tidak makan bertahun tahun, tapi karena Yan Shu masih seorang bocah jelas dia membutuhkan asupan makanan untuk pertumbuhannya.


Dalam sekejap mata seluruh makanan lezat dan berkualitas tinggi sudah terhidang di meja mereka,..


Yan Shu yang makan dengan lahap, semua makanan ini bernilai ratusan keping emas, sangat tidak bisa terjangkau oleh kultivator di Bawah master inti, kecuali mereka berasal dari latar belakang yang kuat.


Disaat makanan yang dihidangkan dimeja sudah hampir habis, Yan Ruo merasa perasaan tidak enak, naluri seorang master bumi tingkat akhir nya mengatakan ada bahaya disekitar, dia mengedarkan indra spiritual nya.


Segera dia tersentak, indra spiritual nya mendeteksi aura yang kuat dalam jarak seribu mil dari posisinya, Sekte Matahari merah... guman nya....


Dia buru buru membayar seluruh tagihan makan dirumah makan kapal tersebut, dan mengajak Yan Shu keluar menuju kamar mereka... setelah sampai di kamarnya nya dia segera mengambil seluruh tas penyimpanan nya.


Dia berkata kepada Yan Shu... Shu Er dengar baik baik..... "Kitab seni bela diri kuno" ini ayah berikan kepadamu, jangan biarkan satu orang pun tau bahwa Shu Er adalah anak ayah.!!!


Sebentar lagi akan ada musuh musuh yang kuat datang kesini, Shu Er Selamatkan dirimu, Ibumu pasti menyayangimu, tunggu dia menjemputmu.


Ingat Jaga rahasia keberadaan buku ini, selain kakekmu jangan beritahu siapapun.. !!!!


tegas Yan Ruo sambil memeluk Yan Shu.


Yan Shu Jelas sangat kebingungan dengan sikap ayahnya ini tetapi dia tidak dapat membantah ayah nya, Yan Ruo melanjutkan Ingat misi mu adalah menyelamatkan dirimu dan mempelajari buku ini, ayah sangat menyayangi Shu Er tapi kondisi kali ini benar benar berbahaya.


Orang orang dari sekte matahari merah telah datang mencari ayah, larilah keburitan kapal ini dan bersembunyilah apapun yang terjadi jangan hiraukan ayah.


Jadilah sementara waktu ini seolah olah kita tidak pernah saling mengenal agar Shu Er bisa selamat dan menjumpai ibumu.


Yan Ruo kemudian menghapus bekas aura nya yang menempel pada Yan Shu, serta menghapus bekas aura mereka berdua dikapal tersebut.


Berjalan lah pelan pelan kearah buritan kapal, pertempuran ayah dan mereka dapat menghancurkan kapal ini.... jika kapal ini hancur carikah sesuatu yang dapat Shu Er jadikan pelampung, berenang lah ketepi sampai pertolongan tiba kata Yan Ruo.


Ingat ibu mu pasti menjemputmu.....!!!


Baik ayah kata Yan Shu sambil berjalan pelan pelan menuju buritan kapal, diburitan Kapal Yan Shu menemukan sebuah tong yang biasanya dipergunakan sebagai tempat untuk menampung air tawar, tetapi tong tersebut sudah kosong Yan Shu menyelinap diantara orang orang dan bersembunyi di belakang tong tersebut sesuai instruksi Yan Ruo.


Tidak lama kemudian dilangit muncul aura dan energi yang sangat kuat diatas Kapal, orang orang berkerumun menoleh kelangit, jumlah mereka ada tujuh orang masing masing mereka berada di tahap master surgawi awal dipimpin satu orang tahap master surgawi menengah.


Master surgawi ....... kata mereka..


Gila tekanan mereka benar benar kuat....


Bratt ada masalah apan ini kata yang lain.....


Seluruh Penumpang kapal dibuat panik,


Pelindung Kapal segera keluar dari ruangan nya dan menemui mereka, dia berada pada tahap master langit puncak.


Ada apa rekan rekan daois dari sekte matahari tengah benua utara muncul disini kata pelindung kapal tersebut.


Kami berada di bawah perintah patriak sekte matahari merah benua utara kata pemimpin mereka, kami disini mengejar seorang buronan yang tujuh delapan tahun yang lalu melarikan diri lanjut nya lagi.


Pelindung kapal berkata : Semua penumpang disini dibawah perlindungan dan tanggung jawab tiga menara, kami dari tiga menara tidak membenarkan tindakan apapun terhadap penumpang kami, jika rekan daois mempunyai masalah silahkan selesaikan didaratan nanti kata pelindung tersebut.


Dia jelas membawa nama “TIGA MENARA” untuk menerangkan latar belakang mereka, Tiga menara adalah keberadaan yang misterius konon khabar nya kekuatan sekte kelas I pun harus memberi mereka muka.


Serahkan Yan Ruo dan Kitab seni bela diri kuno, kami tidak akan menyentuh siapapun jika tiga menara menyerahkan Yan Ruo dan Kitab Seni bela diri kuno kata pemimpin mereka.


Yan Shu Gemetaran dan berkeringat dingin dari rempat persembunyiannya dia mendengar semua percakapan mereka.


Ayahnya sampai saat ini masih belum keluar, dari kamarnya sementara pelindung kapal masih menahan ketujuh orang tersebut, diam diam pelindung kapal mengirimkan transmisi suara kepada seluruh kru kapal.


Kita tidak boleh membiarkan siapapun mengganggun integritas tiga menara atau kalain kita akan mendapatkan hukuman, pesan transmisi suara tersebut ditujukan pelindung kepada seluruh kru kapal.


Seluruh kru berlari menuju posisi masing masing, biasa nya posisi ini mereka gunakan untuk menghalau bajak laut atau monster laut, di setiap posisi terdapat sebuah crosbown raksasa, yang meluncurkan serangan yang bisa menahan atau bahkan membunuh seekor monster bintang 8 atau kultivator master Surgawi menengah.


Masalah nya yang mereka hadapi adalah kultivator elit dari sekte kelas I yang sudah sering melalui pertarungan hidup mati, sebesar atau sekecil apapun aktivitas di atas kapal tidak ada yang bisa melewati indra spiritual mereka.


Yan Ruo segera serahkan dirimu dan Kitab Senni bela diri kuno, jika tidak kami tidak akan menghancurkan kapal ini beserta seluruh penumpang nya teriak pemimpin mereka.


Semua penumpang tahu kondisi ini, meski Yan Ruo dianggap mereka buronan fakta yang sebenar nya mereka mengedepankan sikap arogansi mereka kepada target mereka.


Sebagai sekte kelas Satu mereka selalu berniat menguasai seluruh potensi sumber daya yang ada di seluruh benua ini.


Tiba tiba terdengar transmisi suara dari pimpinan kru kepada pelindung kapal... :


Pelindung senjata sudah siap, !


Tembak kata pelindung kapal....


Wutt


Wutt


Wutt


Wutt


Dalam sepersekian detik tombak yang diluncurkan dari senjata crosbown tersebut melesat menuju pemimpin kelompok tersebut,


Bang*** kata pemimpin kelompok tersebut, mencari kematian semuanya kata nya....


Hancurkan mereka kata nya lagi.....meneri perintah kepada keenam orang lainnnya.


Tombak yang meluncur dari Crosbown tersebut, melintas dengan cepat jumlahnya ada empat buah, satu dari lambung kiri, satu dari lambung kanan, satu dari haluan kapal dan satu nya lagi berasal dari buritan kapal.


Pemimpin tersebut mencabut pedang nya yang merupakan senjata pusaka tingkat bumi rendah, dia segera menebas tombak yang datang dari sebela kananya.....


Swut ......................


Brak.... !!!!!


tombak tersebut patah menjadi dua bagian ledakan energi terjadi menyebar kesegala arah, menyebabkan menghantam para penumpang yang lemah.


Satu tombak dapat diatasinya, kemudia dia melirik ketiga tombak yang datang, dengan gerakan gesit dia menghindari serangan yang berasal dari buritan kapal sehingga tombak tersebut meluncur kelangit dan jatuh kelaut.


Tombak ketiga dapat dipatahkan dengan tebasan pedang, dalam sekejap kekacauan terjadi di seluruh kapal.


Tombak ke empat beras dari lambung kiri kapal, dia terlambat mengantisipasi nya karena keempat serangan tersebut demikian cepat juga sejrangan yang berasal dari crossbown itu dapat membunuh seorang master surgawi menengah.


Walau dia seorang master surgawi puncak tetapi, serangan tiba tiba yang datang seperti sergapan itu tidak semuanya dapat diantisipasinya, tombal melucur menuju perutnya, dengan sedikit terlambat dia melompat keatas.


Tombak tersebut menghantam paha kanan nya dan membuat putus kaki kanan nya.


Darah mengucur dari paha yang terputus tersebut,


Dia mengeretakkan gigi nya menahan sakit.


Sambil mengeluarkan obat dari dalam tas penyimpanannya, belum sempat dia menelan obat tersebut, tiba tiba empat buah tombak kembali melucur dari empat arah yang berbeda , dalam konsisi normal saja dia tidak bisa mengantisipasi salah satu dari tombak tersebut.


Keenam anak buahnya bergerak untuk membantu, tetapi hanya tiga dari tombak tersebut yang dapat mereka halau, tombak terakhir meluncur menghantam tepat di bahu kanan nya, lagi lagi serangan dari sebelah kiri yang tidak berhasil di hindari oleh pemimpin kelompok tersebut.


Aaaahhhhhh.....


Lengan kanan pemimpin tersebut terputus dan jatuh kelantai, dara memancar dari badan pemimpin tersebut, dia terjatuh kegeladak kapal dalam kondisi tragis, tetapi dia masih hiudp,


Keenam anak buah nya terbang lebih tinggi kelangit mengantisipasi serangan susulan dari crossbown tersebut.