
PERAMPOK YANG DIRAMPOK
Saya dari kota X kata Yan Shu menyebut kan kota sebelumnya, kebetulan saya mau keibu kota kekaisaran, saya melihat tuan tuan sedang beristirahat disini, jadi daripada saya berjalan sendiri ada baik nya saya ikut bersama tuan tuan kata Yan Shu Sopan.
Tidak boleh kata pengawal itu kasar, meski kamu remaja tiga belas tahun kami tidak tahu apakah kamu punya niat baik atau kamu mata mata perampok kata mereka.
Hmmm tidak boleh ya kata Yan Shu, baiklah kalau tidak boleh saya pergi sendiri kata Yan Shu lagi.. Yan Shu berniat melanjutkan perjalanannya seorang diri. Mereka berbisik bisik sesama mereka.... ketika Yan Shu ingin pergi meninggal kan mereka. Tunggu kamu pasti mata mata perampok kata salah satu kelompok pengawal itu.
Kamu kamu tidak boleh pergi, kamu adalah mata mata perampok kata pemimpin rombongan itu, dia berbisik kepada saudagar kaya itu. Mendengar kata kata pimpinan pengawal itu saudagar tersebut mengangguk angguk.
Yan Shu langsung ditangkap oleh pimpinan pengawal itu, mereka mengikat Yan Shu dengan tali dan meletakkan Yan Shu didalam gerobak, Yan Shu tidak melawan, dia membutuhkan teman perjalanan menuju ibu kota...
Indra spiritual nya sangat tajam, dia tahu apa yang dibisikkan para pengawal dan apa yang di bisikkan kepalad pengawal kepada saudagar kaya itu, bahwa mereka akan menangkap Yan Shu dan menjual Yan Shu sebagai budak di ibu kota kekaisaran nanti, tapi Yan Shu punya rencana sendiri, dia membiarkan nya ditangkap dan membiarkan mereka menaruh Yan Shu didalam gerobak, hitung hitung Yan Shu dapat beristirahat sambil berlatih.
Mereka menutup gerobak Yan Shu dengan terpal, hal ini menguntungkan Yan Shu karena dia dapat berkultivasi dengan nyaman dibawah atap terpal tersebut, sesaat kemudian Yan Shu merasa kereta mulai berjalan dan gerobak yang ditumpanginya perlahan bergerak, Yan Shu mulai berkultivasi, dia telah sangat lama tidak melatih tekhnik arraynya, kali ini Yan Shu melatih tekhnik array penyamaran, dia memvisualsasikan tekhnik array penyamaran didalam kultivasinya, Yan Shu melatihnya berulang ulang tekhnik penyamarannya telah semakin sempurna selama lima hari pelatihan ini.
Berbekal warisan ingatan dari leluhurnya Yan Xiao Tian dia dapat dengan mudah mencapai penyempurnaan array penyamaran, Yan Shu mengeluarkan selembar kulit harimau binatang buas level enam yang dibunuhnya beberapa saat setelah dia keluar dari rawa kematian, Yan Shu membuat sebuah topeng dari kulit harimau tersebut untuk melengkapi tekhnik penyamarannya, Yan Shu tidak menyamar tetapi dia memakai topengnya, topengnya hanya menutupi dahinya dan sampai kehidung nya sedangkan mulut dan dagunya tidak tertutupi oleh topeng tersebut, Yan Shu hanya menyamarkan cincin penyimpanannya jadi siapapun tidak dapat melihat cincin penyimpanannya, karena dia khawatir jika dia sampai diibukota. Bebrapa kekuatan yang berlatar belakang kuat akan mengmbil cincin nya karena tahu bahwa cincin penyimpanan adalah barang langka dibenua saat ini.
tepat ketika Yan Shu ingin mengganti jenis latihannya, indra spiritual Yan Shu menangkap dalam jarak sepuluh kilometer didepan rombongan Saudagar ini telah ditunggu perampok, Jumlah orang yang menghadang mereka ada tiga puluh orang sedangkan pengawal ini Cuma delapan orang, kelompok perampok tersebut dipimpin Petarung Bumi Tingkat puncak, dengan Delapan belas Petarung Bumi awal, dan sebelas orang petarung inti, dari segi kualitas dan kuantias, saudagar beserta pengawalnya sudah kalah telak, sebelas orang petarung inti dari kelompok perampok, berdasarkan indra spiritual jiwa Yan Shu, bersembunyi di atas pohon dan menggunakan busur sebagai senjata.
Yan Shu Yan Shu mengatur rencana diam diam, dia mengeluaran busur dan anak panah tetapi tetap didalam gerobak, rombongan saudagar berjalan normal .... setelah memasuki kepungan para perampok, mereka menghujani rombongan ini dengan anak panah. Yan Shu tidak melepaskan kesadarannya, Perampok kata pimpinan pengawal tersebut.
Hujan anak panah berhasil dihalau oleh mereka, karena perbedaan kultivasi pemanah dan pengawal semua anak panah dihalau dengan mudah.
Formasi pertempuran kata pemimpin perampok, dalam sekejap sembilan belas perampok mengepung mereka berdelapan .....pertempuran sengit terjadi, sesekali anak panah melesat dan melukai pengawal, satu persatu para pengawal tumbang bermadikan darah baik itu oleh panah, tombak atau pedang, diakhir pertempuran tersisa hanya saudagar kaya saja.
Hahahahhah kita panen besar kali ini kata pimpinan perampok, para perampok dangat profesional dan disiplin, terbukti para pemanah tidak ada yang meninggalkan pos mereka Yan Shu merubah rencana sementara, dia mengeluarkan sebuah kuas, Yan Shu membuat array pengepungan secara diam diam. Para perampok tidak menyadari bahwa sekarang mereka telah terkurung dalam array pengepungan.
Ampuni nyawa saya kata saudagar tersebut, silahkan ambil harta saya tapi ampuni nyawa saya kata saudagar kaya tersebut...
Tentu .... tentu kami akan mengampuni nyawamu dan mengmbil semua hartamu kata pimpinan perampok, kami akan mengampunimu dan menjualmu sebagai budak kata pimpinan rampok sambil tertawa... hahahahah.
Dia yang mempunyai skema untuk menjual Yan Shu sebagai budak tapi kali ini dia yang ditangkap dan akan dijual sebagai budak.... sungguh ironis karmanya. Bersihkan semua hartanya kata pimpinan perampok.
Siap bos kata anak buah nya...belum sempat mereka membersihkan harta digerobak dan kereta, tiba tiba muncul seorang remaja dari dalam sebuah gerobak, remaja tersebut memegang busur dan menggunakan topeng dari kulit harimau, dari balik topeng nya terlihat mata hijaunya. Remaja tersebut mengarahkan panahnya ke pepohonan,
Swuttt anak panah pertama menjatuhkan seorang kultivator tingkat petarung inti dari atas pohon, bagaimana dia tahu bahwa kita bersembunyi dipepohonan kata salah satu pemanah, karena kaget mereka terlambat bereaksi, kembali swuttt, anak panah yang dipenuhi niat angin dan niat petir terus melesat, satu persatu kultivator tingkat peterung inti terjatuh dari pohon.
Balas... teriak pemimpin perampok,... tiba tiba banyak anak panah mengarah kepada Yan Shu, Yan Shu melompat keluar dari gerobak nya tepat waktu, jika dia terlambat niscaya dia akan jadi bubur cincang terkena anak panah tersebut. Dia melompat sambil menarik busurnya, setiap lesatan busur selalu memakan korban, satu persatu para pemanah terjatuh, setiap lompatan Yan Shu adalah menghindari lesatan anak panah, tetapi dia selalu melesatkan anak panah nya ballik kedalam pepohonan, dalam sekejap sepuluh pemanah telah mati, tinggal satu kata Yan Shu, Yan Shu memanah pemanah terakhir tepat di pahanya, pemanah terakhir jatuh ketanah dengan cedera paha tertembus anak panah.
Yan Shu mengganti senjata nya dengan pedangnya, dia melompat ketengah tengah gerombolan perampok, dengan pedang ditangan kanan.
Kepung kata pimpinan perampok, Yan Shu langsung terkepung dalam sekejap, sembilan belas petarung bumi mengepung seorang remaja tahap pengumpul energi awal, benar benar pemandangan yang tidak masuk akal.
Tunggu teriak Yan Shu...!!!
Aku sebenar nya dapat dengan mudah membunuh kalian, tapi aku belum mau melakukannya kata Yan Shu, dia mengerahkan Qi nya kekaki nya angin menderu, kilat dan petir kecil berputar di kedua kakinya, dia menekan ujung kaki kananya kemudial melesat melompat bagai angin menuju Saudagar Kaya, Yan Shu Meraih saudagar itu dan langsung melompat ke dinding formasi, dia membuka celah dinding Formasi dan segera membawa saudagar kaya itu keluar dari dinding susunan array.
Sialan kata salah satu dari mereka,...!!!
Salah satu dari mereka menyerang dinding array...duar... serangan pedang perampok menghantam dinding array tetapi serangan balik dari array tersebut menghantam tubuhnya, darah keluar dari bibirnya...
Keparat.... kita terkurung disini kata pimpinan perampok...jangan menyerang dinding array karena ini sepertinya array pengepungan , jika diserang dia akan memiiki efek serangan balik kata nya meneruskan.
Diluar dinding array Yan Shu meletakkan Saudagar tersebut di tanah.... saudagar itu berkata kepada Yan Shu.. terima kasih anak muda katanya.... dia tahu meski Yan Shu memakai topeng dari matanya yang hijau dan aura nya bahwa itu adalah tawanan yang direncanakannya akan dijual sebagai budak.
Tidak perlu terima kasih pak tua kata Yan Shu... Aku minta maaf karena telah menahanmu sebelumnya kata saudagar kaya itu lagi, tidak perlu minta maaf jawab Yan Shu...!!!
Dunia ini diatur oleh yang kuat, dan kamu sebelum nya berniat menjual ku sebagai budak bersama ketujuh pelayan mu ... kata Yan Shu lagi...
Bagaimana kamu tahu ...kata saudagar itu kebingungan... kamu tidak perlu tahu bagaimana aku tahu, karena perbuatanmu kamu akan mati saat ini kata Yan Shu dingin...
Maafkan ak.........
Crassss gedebuk.... saudagar itu belum sempat menyelesaikan kata katanya kepalanya sudah terpisah dari badannya, ditebas oleh pedang pusaka surgawi tingkat rendah milik Yan Shu Yan Shu mengambil tas penyimpanan saudagar itu, selain koin emas dan perak yang jumlah nya ratusan ribu, ada senjata pedang tingkat atas, dan beberapa pil kualitas rendah, pakaian dan alat masak, Yan Shu membakar mayat saudagar itu beserata pakaiannya sampai menjadi abu.
Setelah melihat itu semua, para perampok menggigil ketakutan atas kekejaman Yan Shu, Yan Shu melirik kedalam susunan, kalian semua letakkan tas penyimpanan kalian ditepi dinding susuanan array kata Yan Shu.... jika tidak kalian akan segera menyusul saudagar itu kata Yan Shu lagi memberikan ancaman...
Ini.... bagaimana ini kata para perampok yang terkurung dalam susunan array, bukan kah yang merampok itu kita,,,? Kenapa kita malah dirampok kata mereka lagi...?
Saya hitung sampai sepuluh jika menolak kalian saya akan meledakkan susunan array tersebut kata Yan Shu mengancam......satu....dua.... tiga..... Yan Shu terus menghitung.... tunggu kami akan mengikuti kemauanmu kata pimpinan perampok, sembilan belas orang meletakkan tas penyimpanan mereka satu persatu didekat dinding susunan, setelah mereka meletakkan tas mereka di tepi dinding susunan. Yan Shu berkata :
Bagus...!!! sekarang kalian berkumpul ditengah susunan array kata Yan Shu lagi...Sembilan belas perampok berkumpul ditengah tengah susunan array sesuai instruksi Yan Shu, Yan Shu membuka celah susunan array dan mengambil semua tas penyimpanan, tidak ada hal yang berharga... kecuali koin emas dan perak yang jumlah keseluruhan nya hanya sekitar sepuluh ribu.
Miskin sekali kalian kata Yan Shu.....
Karena kalian miskin kalian bisa mati sekarang kata Yan Shu...
Tunggu kata pemimpin perampok,...!!!
Saya dapat menjadikan anda kaya, kami memiliki harta dimarkas...
HHHmmmm Markas ya... kata Yan Shu, tidak tertarik kata Yan Shu...
Meledak teriak Yan Shu....
Dhuaaaarrrr array perlindungan meledak dahsyat... menyerang dan menghancurkan tubuh para perampok menjadi serpihan serpihan daging kecil, darah mereka membanjiri tanah.
Itu hukuman bagi penjahat, tidak tau berapa banyak orang baik yang telah kalian rampok dan bunuh. Yan Su melirik harta dalam kereta saudagar tersebut, setelah melirik harta didalam kereta Yan Shu memeriksa gerobak lainnya.. bagi Yan Shu tidak ada hal berharga didalam kereta itu....hanya berisi pakaian yang akan dijual, senjata tingkat rendah, bahan makanan dan alat alat rumah tangga, seperti piring dan perabotan lainnya. Yan Shu memeriksa seluruh pakaian, ada tujuh pakaian sutra lengkap beserta jubahnya yang sesuai untuk Yan Shu, Yan Shu mengambil itu semua.
Setelah itu Yan Shu memasukkan kereta dan ketiga gerobak lainnya kedalam cincin penyimpanannya kemudian Yan Shu melepas kan semua kuda yang menarik kereta dan gerobak.