
TUAN KOTA LI
Tangan ku tanganku.. tanganku,... tuan muda.... aku telah memintanya baik baik untuk keluar dari ruangan ini, tapi dia begitu arogan dia mematahkan tanganku dan melemparkan ku keluar kata lelaki itu menjelas kan, mendengar kata kata lelaki tersebut Yan Shu berguman : sampah!!!
Beraninya nak kamu mematahkan tangan pengawal tuan muda ini... seret dia keluar dan pukuli....dia, Yan Shu masih dengan tenang menikmati sisa sisa makanannya setelah meneguka air beberapa teguk, dia bersendawa.... aaakh enak nya makanan laut ini kata Yan Shu tanpa memperdulikan sepuluh orang tersebut.
Tunggu apalagi lekas seret dia dan lempar keluar jendela kata Tuan muda tersebut kepada sembilan bawahannya..!! mendengar suara ribu ribut dilantai dua manager restoran segera mendatangi...dia tergopoh gopoh mendekati ruangan tersebut, sambil berkata : tuan muda li, tuan muda li tolong jangan berkelahi disini, saya tadi sudah mengatakan kepada tuan muda bahwa diruangan ini telah dibayar seseorang , kenapa tuan muda li tidak menunggu sebentar, kata manager tersebut.
Manager tersebut sangat takut kepada tuan muda li ini karena ayahnya adalah penguasa kota pelabuhan ini, selain itu sikap tuan muda ini selalu arogan kepada siapapun di kota ini.
Manager tidak usah khawatir ... saya telah selesai makannya dan akan segera keluar kata Yan Shu. Yan Shu melangkah keluar dari pintu ruangan tersebut tanpa menghiraukan sedikit pun tuan muda li dan para pengawalnya...
Berhenti...setelah mematahkan tangan pengawalku kamu pikir kamu bisa pergi begitu saja kata tuan muda li.... tapi Yan Shu benar benar tidak menoleh atau memperhatikan mereka, mereka hanya dianggap anjing yang menggonggong dan tidak menggigit bagi Yan Shu..
Dia berkata kepada manager seolah olah sebelas orang lainnya tidak ada disana... manager !!!! tadi saya memesan dua peta kepada pelayanmu apakah sudah ada kata Yan Shu,,, owh itu silahkan tuan ambil dilobi kata manager restoran... Yan Shu melangkah turun dan menuju lobi....
Kurang ajaarrrrrrr kubunuh kamu..... bangsat laknat terkutukkkkk.... kata kata kasar keluar dari mulut tuan muda li kali ini dia sangat marah kepada Yan Shu, Yan Shu telah mencapai lobi restoran dan mengambil kedua peta pesannannya, tuan muda li dan para pengawal nya segera mengejar... para pengunjung restoran yang melihat kejadian itu berkomentar :
Kasihan pemuda itu, bertemu tuan muda arogan itu...
Kenapa pemuda itu memilih masalah dengan anak durjana itu..
Mati mati pemuda tampan itu pasti mati... anak penguasa kota tidak pernah mengampuni siapapun yang bermasalah dengannya.
Tangkap dia aku akan menyiksanya dan mengulitinya hidup hidup, dia berani mengabaikan anak penguasa kota ini kata tuan muda li.
Sepuluh orang menghunus senjata masing masing, mereka menyerang Yan Shu secara bersama sama... Yan Shu melompat keluar dari restoran dan menunggu di halaman rerstoran... para tamu dan pengunjung restoran, berhamburan berlari keluar ingin menyaksikan nasib tragis yang menimpa pemuda itu... sebelas senjata terhunus kearah Yan Shu, .... Yan Shu memutar badannya, terlihat kilat kilat halus dikakinya dan gelombang angin rendah... dia berlari dengan cepat, memutari sebelas orang tersebut, mata orang orang yang menyaksikan tidak dapat melihat apa apa... saking cepat gerakannya, tetapi sesungguhnya Yan Shu telah mengerah kan langkah kaki angin petirnya dengan sedikit tenaga dan menggunakan seni tarung cakar naga yang dialiri energi microhuang.
Tidak tahu apa yang terjadi sepuluh orang telah terjatuh ketanah kecuali tuan muda li, tubuh sepuluh pengawal tuan muda li tiba tiba meleleh ibarat plastik terbakar api...bukan ibarat lilin yang terbakar api... perlahan lahan bagian bagian tubuh para pengawal tersebut meleleh dan akhirnya tulang mereka pun meleleh akibat terkorosi energi microhuang yang digunakan Yan Shu.
Semua orang yang menyaksikan kejadian itu merinding ketakutan.... tanpa terkecuali manager dan tuan muda li... maaf kan saya tuan muda... ampuni saya ...saya salah kata tuan muda li kepada Yan Shu .... kedua lututnya bergetar setelah melihat sepuluh kondisi anak buahnya mati dengan cara palling menakutkan... air kencingnya membanjiri celana nya dan jatuh ketanah... dengan tenang Yan Shu menghampirinya sambil tersenyum, senyum Yan Shu kali ini sangat menawan jika itu dihadapan Jiang Fu Yu atau Hun Shi atau para wanita lainnya, sayang nya senyum Yan Shu bagi tuan muda li ibarat senyum dewa kematian yang menunggu detik detik untuk mengambil nyawanya.
Setelah mendekati tuan muda li... Yan Shu berkata..: dimana rumah tuan kota ini ?..... Tuan muda li tidak mampu berkata kata lagi tapi dia mengangangkat tangannya dan menunjukkan arahnya....sayang nya kota ini dikelola oleh bajingan seperti kalian... jika kamu hidup lagi nanti ingat...jadilah orang baik kata Yan Shu sambil memegang tempurung kepala tuan muda li...
Dia berkata : kamu dan leluhurmu tidak akan pernah mampu untuk mengulitiku hidup hidup...kemdian terdengar suara prak.... tengkorak kepala tuan muda li pecah... beberapa saat setelah itu dari tengkorak yang pecah tersebut sampai kelehernya perlahan lahan mulai meleleh seperti para bawahannya tadi, Yan Shu mengambil semua tas penyimpanan mereka... kemudian dia melesat kearah yang ditunjuk oleh tuan muda li tadi.
Kerumunan yang menyaksikan kejadian tersebut, bergidik merinding ketakutan sambil berkomentar... pemuda yang kuat dan kejam...
Yan Shu yang melesat kearah kediaman tuan kota telah berpikir bahwa menyelesaikan masalah harus sampai ke akar akar nya hingga tuntas, pengalamanya di ibukkota kekaisaran angin dengan Tuan Muda keluarga Xin menyebabkan masalah terhadap keluarga Xin dan sampai Xin Tao meninggalkan sekte, jadi dia berniat menghapus keluarga li dikota ini.
Yan Shu telah tiba diistana tuan kota... seorang penjaga membentaknya... berhenti : siapa kamu... ?
Siapa aku...kata Yan Shu...aku seseorang yang telah menghabisi, tuan muda li dan sepuluh pengawalnya kata Yan Shu sambil melangkah melewati gerbang tersebut, penjaga tersebut mendengar Yan Shu mengatakan “aku seseorang yang telah menghabisi, tuan muda li dan sepuluh pengawalnya” menjadi terdiam dan bingung sejenak seperti orang yang terkena hipnotis, tanpa dia sadari Yan Shu telah berada di pintu istana tuan kota...
Beberapa penjaga membentak Yan Shu : Siapa kamu dan apa keperluanmu kesini !!!
Aku seseorang yang telah menghabisi tuan muda li dan sepuluh pengawalnya, aku kesini untuk membersihkan benih masalah bagiku dimasa depan kata Yan Shu tenang dan kalem.
Sementara itu beberapa prajurit yang tadi bertugas disekitar restoran telah tiba di gerbang istana tuan kota ... prajurit penjaga yang tadi menghentikan Yan Shu menegur prajurit tersebut, teman ada apa kenapa kamu berlari meninggalkan pos mu?
Ini ini in gawat kata prajurit tersebut, tu tu tuan mm mm muda li be be bersama pengawalnya terbu bu bunuh di rrestoran di wilayah kerjaku aku harus melapor kepada tuan kota kata prajurit itu gugup dan tergagap.
Jadi benar tuan muda li dibunuh oleh pemuda itu... ?
Kamu tau ,.... kata prajurit yang baru tiba..
Dia ada sini memasuki istana tuan kota....
Dia ada disini... lariiiiiii lebih baik aku hidup dari pada mati meleleh, teman ayo kabur.... !!!
Prajurit yang baru tiba memilih tindakan bijaksana dia melarikan diri dari pada mati membela tuan kota ditangan Yan Shu, melihat temanna melarikan diri, prajurit yang ditugaskan menjaga gerbang istana kota juga ikut ikutan melarikan diri.
Didalam istana kota, penjaga istana kota berkata sambil membentak !! kamu jangan main main, lebih baik kamu jujur siapa kamu dan kenapa kamu disini... Yan Shu menjawab : aku tidak main main, lebih baik kamu panggil tuan kota, dan sebaiknya pergi dari sini karena sebentar lagi istana kota ini akan kuhancurkan...!!!
Kurang ajar kamu...!! ditanya baik baik malah menjawab kurang ajar... tangkap dia.... belasan pengawal mengepung Yan Shu, Yan Shu tidak bergerak hanya saja dia berkata sambil menangkap pimpinan penjaga : prakkk kepala pimpinan penjaga remuk dalam satu kali cengkraman, tempurung kepala itu perlahan lahan meleleh kemudian lehernya terus ketubuh dan kakinya... pergilah kata Yan Shu, aku tau kalian hanya bekerja disini dan belum tentu kalian orang yang sejahat tuan muda dan ayahnya kata Yan Shu kepada belasan prajurit yang mengepungnya.
Melihat kondisi komandan nya seperti itu, semua prajurit menjadi ragu ragu dan takut,... saya hanya mau berurusan dengan tuan kota ini... pergilah kalian hanya prajurit rendahan dan tidak perlu terlibat.....
Beberapa orang prajurit kemudian berlari dan diikuti oleh prajurit lainnya.... mendengar suara keributan tuan kota yang berada di ruang kerjanya segera keluar... ada apa ribu ribu kata tuan kota :
Dia melihat tidak satupun prajurit disana, tuan kota itu tingkat kultivasinya berada pada tahapan master bumi puncak sama seperti Yan Shu, hai nak kenapa kamu di ruangan ini dan kemana para prajuritku..? kata tuan kota,
Apakah kamu ayah dari anak yang bernama tuan muda li...?
Hahahahha saya tuan kota ini... tentu saja anak ku adalah tuan muda nya... lekas katakan urusan apa kamu dengan tuan muda... ahaha?
Owh jadi benar kamu ayah dari anak kurang ajar itu... saya beri tahu... anakmu telah menghadap Yama..!! apa... kamu telah membunuh anakku.. kurang ajar kamu... nyawamu tidak cukup untuk membayarnya lekas katakan dari keluarga mana kamu berasal dan dimana mayat anakku...
Aku berasal dari selatan salah satu tuan muda sekte di benua selatan, dan mayat anakmu telah meleleh seperti lilin, ... bangasat kamu kunubuh kamu....
Tuan kota menyerang Yan Shu dengan pukulannya, wust.... sampah sepertimu harus mati...!!!
Yan Shu memblokir serangan tuan kota dengan seni tarung kuno tapak naganya yang telah dia kuasai tujuh puluh persennya..... dia sengaja menggunakan separuh dari energi micro huang... tuan kota tidak kekurangan pengalaman dalam pertempuran... dia tahu seni tarung Yan Shu adalah seni tarung tingkat kuno dan mengandung energi yang sangat korosif Tuan Kota memilih mengelak dari pada bentrokan langsung dengan Serangan Yan Shu,
Dia mengeluarkan sebuah senjata berbentuk pedang dari tas penyimpanan nya, sambil menghindari serangan Yan Shu, pedang tersebut sebuah pedang tingkat tinggi dengan kualitas terbaik, hahahaha kamu pikir mudah membunuhku anak muda kata tuan kota sambil menenbas kan pedang nya, energi serangan yang melapisi bilah pedang terlihat kuning samar itu mengarah menebas ke lerher Yan Shu Wussshhhh...
Hiat ..
Yan Shu melompat keudara dengan langkah angin petir dilengkapi dengan pemahaman tentang hukum angin, kecepatan serangan tersebut membuat tuan kota kaget, dia memblokir cakar naganya dengan menggunakana pedangnya, trang...... tak.
Suara cakar beradu dengan pedang, tubuh Yan Shu yang merupakan tubuh yang telah dimurnikan sampai tahap tiga belas, beradu dengan pedang tingkat atas kualitas tertinggi memunculkan percikan bunga api.
Apa....? bagaimana tangan nya bisa demikian keras bathin tuan kota didalam hatinya, nyali nya mulai ciut, keringat nya sebesar butir jagung mulai keluar membasahi tubuhnya.
Tidak ingin berlama lama dengan pertarungan ini, Yan Shu segera mengeluarkan pedang pusaka tingkat bumi tahap awal nya, dia menyerang dengan seni tarung pedang angin petirnya, gelombang angin dan petir membungkus pedang mengarah ke tuan kota.
Apa...? pedang pusaka bumi...!!! tuan kota panik melihat senjata Yan Shu.... dia berusaha menyelamatkan nyawanya.... sambil berkata... tuan muda... apa kesalahan kami sehingga engkau membunuh anakku dan berniat membunuhku kata tuan kota...? muka nya pucat, dengan tangan kosong saja Yan Shu mampu mendesaknya apalagi dengan menggunakan senjata pusaka nya.
Kesalahan kalian adalah terlalu arogan dan sering menindas orang yang tidak bersalah, anakmu berusaha membunuhku di restoran,!!! Jadilah baik jika anda memiliki kesempatan dikehidupan selanjutnya!!