The Journey Of Yan Shu

The Journey Of Yan Shu
XIN TAO MENGHILANG



Terobosannya sebisa mungkin mencapai tahap puncak dari petarung bumi, hari ini hari ketiga dia berkultivasi berkat bantuan Pil dia telah berada pada Puncak petarung Bumi dan pemahaman nya tentang pengendalian energi tapak naga semakin matang, sekarang dia telah mampu mengendalikan energi nya sebanyak empat puluh persen. Setelah pengendalian nya mencapai lima puluh persen mungkin dia kan sering menggunakan nya. Yan Shu melanjutkan dengan kultivasi jiwa nya telah lama dia tidak mengkultivasi jiwa nya, waktu demi waktu dilalui nya dengan membenuat untai jiwa, kemudian membuat benang jiwa, selanjutnya dia akan menyempurnakan serat jiwa nya... namun pada saat terakhir dari kultivasinya membuat serat jiwa nya yang keenam terdengar gedoran di pintu kamar, gedoran tersebut seperti terburu buru,,,, Tuan muda gerombolan binatang buas memasuki kota .... .


Yan Shu menstabilkan serat jiwa nya yang keenam, setelah merasa stabil Yan Shu memeriksa kamarnya rupanya Jiang Fu Yu telah pergi bersama sama para prajurit keamanan kota...


Yan Shu melesat... ribuan binatang buas telah mendekati tembok kota, dari ribuan menjadi puluhan ribu di semua tingkatan mereka dipimpin oleh binatang buas tingkat sembilan. Gubernur dan para petugas keamanan panik karena melihat puluhan ribu binatang, baik dibumi maupun langit dipenuhi binatang buas, langit kota dipenuhi hewan buas terbang. Yan Shu melomapt ke langit langsung berteriak....aktive...... perlahan lahan muncul pola energi aneh, dari rune rune kuno, pola pola tersebut mulai sambung menyambung , perlahan lahan terbentuk lapisan kubah transparan diseluruh kota, awal nya satu lapis, kemudian menjadi dua lapis, tiga lapisan dan berhenti pada lapisan keempat belas.


Binatang buas yang terlanjur memasuki kota jadi terputus komunikasi mental mereka dengan pengendalinya, seketika mereka sadar bahwa mereka berada diwilayah manusia, para binatang buas ini menjadi panik dan menyerang susunan array untuk melarikan diri, tetapi mereka mati setelah menabrak array...


Yan Shu mengerahkan Qi Nya, kemudian berteriak suaranya terdengar diseluruh penjuru kota meski tidak memekak kan telinga tapi sangat jelas terdengar di telinga semua orang.


Perhatian untuk semua petugas keamanan diseluruh kota dengarkan saya Yan Shu tuan muda sekte pedang angin, jangan ada yang keluar dari array susunan selama kalian tidak ada yang keluar dari array susunan kalian semua akan baik baik saja, beraktivitas lah seperti biasa, kepada seluruh petugas, pojokkan semua binatang buas, yang terlanjur masuk kota dengan meggiring mereka menabrak array susunan. Setelah kota dibersihkan usirlah yang berada di luar susunan bertempurlah dalam formasi.


Kemudian Zhuo Lang kota nagin telah diserang, ratusan ribu binatang buas telah mengepun kota, tetapi kota telah diamankan dalam susunan array pelindung, sebisa mungkin bersihkan jalanan. Jangan sampai ada binatang yang melukai penduduk. Yan Shu mengirim pesan suara kepada Zhuo Lan , setelah mengirim pesan kepada Zhuo Lan Yan Shu mencari Jiang Fu Yu dengan mengedarkan indra spiritualnya, Yan Shu melihat Jiang Fu Yu sedang menggiring Binatang Buas ke dinding susunan bersama para penjaga kota.


Di tempat lain gubernur yang awal nya sangat panik sekarang terlihat tenang sambil mengambil komando, dia merasa tenang karena array susunan tepat waktu terbentuk saat binatang buas tersebut mulai menyerang, kota sudah diamankan, Yu Er aku akan mencari Penjinak binatangnya, aku akan keluar susunan kata Yan Shu mengirim pesan mental karena jarak mereka Cukup Dekat, Berhati hatilah kata Jiang Fu Yu.


Yan Shu membuka sedikit celah arraynya hutan terbesar disini adalah hutan yang pernah dia lewati bersama teman teman nya dua bulan lalu, kemungkinan besar pengendali binatang buas tersebut bersembunyi disana....


Keparat bangsat cecunguk kecil itu lagi...


Dia menggagalkan rencana ku lagi, awas dia kata lelaki tersebut, lelaki tersebut adalah Xin Tao dia sedang berada di aula disiplin, aku pasti membunuhnya kata penatua Xin.


Yan Shu saat itu sedang melintasi lautan binatang buas diantara ribuan binatang buas tersebut, tidak ada yang menyerang Yan Shu mereka diam tidak bergerak saat Yan Shu melewati mereka... Yan Shu mengedarkan indra spiritualnya mencari seseorang ditengah hutan tersebut, Yan Shu terus bergerak dia menekan semua binatang buas tersebut, dengan energi mental nya, setelah mendekati rawa yang berlumpur hisap, dalam jangkauan lima kilometer sekarang Jangkauan indra spiritualnya telah mencapai lima belas kilo meter semenjak terbentuknya serat jiwa yang keenam jangkauan indra spiritualnya melebar secara exponensial.


Yan Shu mellihat seseorang, tapi kepala nya seperti kepala Srigala... mannusia srigala guman Yan Shu sambil mengeluarkan busur surgawi untuk serangan jarak jauhnya...dalam jarak sepuluh kilometer Yan Shu membidik paha manusia srigala tersebut, dia berniat melumpuhkan nya dan menangkap manusia srigala tersebut, tepat dalam jarak sembilan kilo meter, dengan kultivasi petarung bumi puncak dan indra spiritual yang kuat, Yan Shu melepaskan anak panahnya, panah yang angin gemuruh dan kilat petir mengelilingi anak panah melesat seperti kilat.....


Wutttt,...


Manusia srigala tersebut secara kekuatan tidak kuat tapi kemampuan nya mengendalikan binatang buas, sangat merepotkan, dia menyadari serangan Yan Shu jadi dia memerintahkan beberapa ekor binatang buas untuk memblokir serangan Yan Shu, binatang buas yang memblokir serangan Yan Shu mati dalam sekejap, karena mereka hanya binatang tingkat dua.


Manusia srigala panik karena tidak dapat melarikan diri satu satunya kesempatannya adalah melompat kedalam rawa lumpur hisap dengan segala konsekuensinya, disaat keraguan muncul dalam pikirannya tiga anak panah menembus kaki kanannya satu dipaha satu di betis dan satu mengenai mata kaki....


Manusia Srigala menjerit.... akkkkkkkhhhhhhhh


Menyerah atau mati kata Yan Shu... aku aku menyerah kata nya, Yan Shu menyegel kultivasinya dan menyeret lelaki tersebut sambil melesat dengan langkah kaki anginnya menuju kota angin. Suruh kembali binatang buasnya atau kamu akan kusiksa, kata Yan Shu kepada manusia srigala tersebut. Terjadi keanehan dikota angin, seluruh binatang buas yang awal nya megamuk satu persatu kabur dari pertempuran dan kembali kedalam hutan..sekarang semua situasi didalam kota angin telah terkendali dengan kaburnya geombolan biantang buas tersebut masih didalam hutan Yan Shu mengalirkan Qi nya dan mengalirkan nya kedalam giok komunikasi, Yu Er tunggu aku digerbang kota, aku telah menangkap penjinak binatang buasnya beritahu gubernur untuk tetap melanjutkan lelang dan pembangunan sesuai rencana Yan Shu berkata kepada manusia srigala tersebut, berapa kamu dibayar Xin tao...... aku tidak pernah bertemu dengan Xin Tao... tapi aku dibayar mentri Wu atas perintah Xin Tao kata manusia srigala tersebut ketakutan.


Berapa kamu dibayar, kata Yan Shu.... saya dijanjikan jika menyelesaikan misi akan di beri pil tingkat lima kualitas terbaik kata manusia srigala lagi.


Sementara itu karena geombolan binatang buas mengamuk di kota angin, para petinggi sekte pedang angin sedang melakukan rapat.... patriak bertanya mana Penatua kedua... kenapa dia tidak hadir.... dia tadi masih diaula, kata slah satu penatua... panggil segera kesini kata patriak...


Yan Shu telah tiba digerbang kota sambil menyeret manusia srigala tersebut dia berkata Yu Er ayo cepat pelaku utama masih disekte kata Yan Shu, Jiang Fu Yu mengikuti Yan Shu , dengan kecepatan penuhnya sementara Yan Shu menurunkan kecepatannya untuk mengimbangi kecepatan Jiang Fu Yu


Diperjalanan mereka berdua bertemu dengan Zhuo Lan dan Pasukan Naga Angin nya, Saudara Lan kata Jiang Fu Yu, bagaimana apakah kekacauannya telah diatasi ..? kekacauannya telah di atasi penjinak binatang nya telah ditangkap bantu aku membawanya kesekte, saya akan bergegas, takut Xin Tao kabur... Kapten pergi duluan kata Zhuo Lan biar kami mengurus tawan ini awas jangan sampai dia bunuh diri, itu akan menghilangkan barang bukti menyebabkan Xin Tao lepas dari tiang gantungan Kata Yan Shu.


Dengan menggunakan langkah angin petir dan mengandal kan Zhuo Lan menjaga Jiang Fu Yu Yan Shu bergerak secepat dia bisa , dia tiba digerbang sekte para penjaga tidak dihiraukannya dia buru buru memasuki wilayah dalam dari sekte pedang angin sesampai di wilayah dalam dia langsung menuju aula disiplin sambil berteriak, suara nya terdengar diseluruh sekte...


Xin Tao adalah dalang dari kekacauan dikota, dia menyewa penjinak binatang untuk membuat kekacauan sekarang dia telah kabur dari sekte, Pangeran mahkota juga berada disanan, kakak Wei hubungi Kaisar dan segera tahan Mentri Wu, Mentri Wu dan Xin Tao telah melakukan pemberontakan kepada sekte dan kekaisaran...


Mentri Wu juga sudah kabur dari istana kata Pangeran Mahkota...!!! Pasukan kekaisaran sedang menuju ke Keluarga Xin dan Keluarga Wu jelas Putra Mahkota kaisar telah mengetahui semuanya..!!


Sial aku terlambat kata Yan Shu... kemudian dari arah gerbang Luar Zhuo Lan tiba bersama Jiang Fu Yu dan Rombongan sambil menyeret seorang manusia srigala yang kultivasi nya disegel, mereka kemudian membawa Manusia srigala ke balai pertemuan, setelah mengintrogasi manusia srigala patriak menyerahkan manusia Srigala kepada Yan Shu.


Menyerah dan menjadi pelayan ku atau kamu mati ditiang gantungan kata Yan Shu kepada manusia srigala... Manusia srigala diam tetapi dia memilih menyerah, tidak tanggung tanggung Yan Shu memasang segel budak pada manusia srigala tersebut, Yan Shu memiliki rencana terhadap manusia srigala itu. Sekte memberikan poin kontibusi bagi murid murid yang terlibat dalam menumpas kekacauan dikota, termasuk Zhup Lan,Jiang Fu Yu, Zhuo Tang dan Yan Shu.


Xin Tao dan Menteri Wu resmi menjadi buronan kekaisaran, keluarga Xin dan Wu Juga telah pergi dari kekaisaran Angin selatan, semenjak kejadian itu keberhasilan kota angin dalam mengatasi gerombolan binatang buas yang berjumlah puluhan ribu meningkatkan reputasi Kota Angin diseluruh benua.


Patriak meminta kepada penatua balai misi menginventarisir semua murid yang sedang melaksanakan misi, setelah mendapatkan daftar nama seluruh murid yang menjalan kan misi, patriak memerintahkan untuk memeriksa seluruh murid inti dan murid dalam didalam sekte, ditemukan beberapa murid inti dan murid dalam yang selama ini selalu dekat dan berafiliasi dengan Penatua kedua tidak berada di sekte, mereka juga sedang tidak dalam menjalankan misi Patriak mencurigai mereka sebagai penghianat sekte, saat itu mereka di jadikan daftar murid deserter.


Pada saat yang sama di keluarga Yan benua barat, penatua yang diberikan misi untuk mendapatkan disk array pertempuran Yan Shu telah kembali Dia memasuki Balai pertemuan Keluarga Yan Sambil berkata : Penatua ini datang melaporkan katanya : Teruskan !!! kata patriak


penatua ini melaporkan bahwa tidak ada satupun Disk array kompetisi kekaisaran selatan yang memuat pertempuran Yan Shu beredar dipasaran!!! sepertinya kekaisaran angin selatan memblokir semua informasi tentang Yan Shu, ada hal yang aneh Pantiak kata Penatua tersebut...!!! kemungkinan Besar, Kekaisaran Angin Selatan melindungi Jenius Muda di kekaisaran mereka secara rahasia, lagi pula tidak banyak orang yang pernah melihat langsung muka Yan Shu, karena selama ini Yan Shu selalu menggunakan topeng, tetapi satu hal yang khusus dari Yan Shu ini bola matanya berwarna hijau.


Kenapa Shu Er bermata Hijau..??? bathin patriak....ibunya tidak bermata Hijau, Ruo Er juga tidak Patriak menatap langit langit balai kemudian mengangguk angguk, meski rasa nya aneh tidak ada satupun disk array tentang pertempuran Yan Shu tetapi patriak keluarga Yan seperti nya memahami sesuatu.


Penatua ini melaporkan juga informasi terakhir bahwa Yan Shu telah menjadi murid bathin dengan waktu kurang dari sebulan disaat yang sama dia dipilih sebagai tuan muda sekte Gunung angin tetapi Yan Shu telah merubah nama sekte tersebut menjadi sekte pedang angin terang penatua tersebut. Saat upacara pengangkatan guru dan murid menurut infommasi yang beredar di kekaisaran angin selatan ketujuh pelindung Sekte gunug angin juga menghadirinya, kaisar juga menghadiri.


Yan Shu juga bersumpah akan mengembalikan kemuliaan keluarga Yan kita dengan berbekal warisan Duta Besar Kekaisaran galaxy arcamax hanya itu yang penatua ini dapatkan patriak kata penatua tersebut. Patruak berguman semoga Shu Er tidak mendapat kecelakaan.


Kembali ke Sekte Pedang angin, Yan Shu kembali ke mansion nya diikuti teman temannya, Mulai saat itu Yan Shu bekerja keras, membuat berbagai jenis Pil dari tingkat satu sampai tingkat enam, dari semua proses tersebut disaksikan langsung oleh teman temannya termasuk murid murid rekrutan dari Chun Fang, semua nya ada seratus orang lebih belajar proses tersebut, mereka secara bergilir mempelajari Slip Giok warisan dari Ling Fu Zhu.


Yan Shu memberikan mereka semua kesempatan mempelajari Slip tersebut karena secara khusus itu bukan berasal dari keluarganya atau leluhurnya tetapi merupakan warisan sekte pedang angin tetapi Yan Shu tidak menempatkannya didalam Perpustakaan. semua proses tersebut demi melatih semua teman teman nya dan timnya untuk membuat Pil diantara teman temannya semuanya telah berhasil membuat pil tingkat tiga, para petinggi sekte sangat senang akan peningkatan ini.


Penatua pertama meminjam Slip Giok tersebut dari Yan Shu setelah mempelajarinya Penatua pertama membuat sallinannya dan meletakkan salinan tersebut, di aula Alkimia yang baru saja dihidupkan kembali oleh Yan Shu, Penatua Aula Alkimia dipillih langsung oleh Patriak, meski dia belum menjadi master alkimia tetapi dia cukup faham dan selama ini mengurusi Pil yang berada disekte dengan kemampuannya sebagai guru Alkimia tingkat empat itu adalah pencapaian bagi sekte selama inii, sedangkan Chun Fang bertindak sebagai Assisten penatua tersebut.


Suasanan sekte semakin hidup dengan banyaknya aktivitas yang ada disekte, distribusi misi mengalir bagai air dan tidak pernah berhenti, penatua pertama mengambil banyak peran dalam melaksana kan hal hal baru ini, dia banyak mengarahkan Yan Shu dan teman temannya.


Hahaha kata penatua pertama kota angin akan menjadi kota Pil...enam alkemis muda muncul dari sekte mereka termasuk Yan Shu, Jiang Fu Yu dan Chun Fang menjadi sangat sibuk menjelang pelaksanaan Lelang dan pembukaan toko mereka, menyiapkan rak, botol botol giok untuk menampung Pil dan lain lain, Selain menjual Pil mereka akan menjual Giok komunikasi, toko mereka diberi nama Naga Angin sesuai dengan nama tim mereka pertama kali, pembangunan telah memasuki tahap akhir, selama dua puluh hari Yan Shu tidak menyempatkan diri untuk berkultivasi, dia ingin merencanakan semuanya dengan matang.


Persediaan barang ditoko mereka telah lebih dari cukup, karena dibantu oleh teman temannya, pasokana makanan telah tersedia untuk restorannya. Juru masak, pelayan, dan lain lain diambil dari misi sekte, sehingga sekte mendapatkan keuntungan, toko, penginapan dan restoran mendapat keuntungan, juga para murid yang menjalankan misi tidak kehabisan misi tingkat rendah.


Hari itu Yan Shu mendapat pesan dari gubernur bahwa seluruh bangunan telah selesai, Yan Shu mengajak seluruh teman temannya dan para murid yang mengambil misi untuk segera menuju penginapan, dan restoran, mereka semua bersemangat. Ayo kita semua berangkat kata Yan Shu.


Rombongan mereka sangat banyak kali ini sekitar dua ratus orang termasuk murid yang mengambil misi, karena banyaknya rombongan mereka tidak menggunakan kereta kuda melainkan berlari dengan kecepatan sedang, mereke memaasuki gerbang kota tetapi mereka di hentikan oleh petugas penjaga, Yan Shu mengangkat tangan nya sambil berkata : dua ratus orang ini mereka semua menjalankan misi mereka bersamaku dan aku bertanggung jawab mereka bersih tegas Yan Shu.


Silahkan lanjutkan Tuan Muda kata Penjaga..!!


Dari kejauhan mereka telah melihat bangunan baru yang berlantai enam, tampak megah dan indah dengan arsitektur kekinian, wah tuan muda begitu kaya kata beberapa murid misi, disebelah kananya terdapat dua bangunan toko dan gudang, sedangkan sebelah kanan ada bangunan dua