
Seketika saja suasana di ruangan itu menjadi berubah, terlihat sebuah cahaya bersinar terang dari tubuh Kayt.
Pangeran Arthur yang melihat itu menjadi tersenyum dan berkata.
Kamu memiliki kekuatan yang cukup besar dan aku harap kamu tidak mengecewakan diriku. “Pangeran Arthur”
Dalam sekejap Kayt bergerak dengan cepat ke arah Pangeran Arthur dan dia langsung menyerang Pangeran Arthur menggunakan sihir kristal yang berbentuk pedang, Pangeran Arthur yang melihat itu langsung menghindari serangan itu.
Akan tetapi Kayt tidak membiarkan kesempatan dan dia terus menyerang tanpa henti, di sisi lain Pangeran Arthur hanya menghindari serang dari kayt tanpa membalas serangannya.
Kayt yang mulai merasa akan memenangkan pertarungan ini memutuskan untuk menggunakan sihir kristal tingkat tinggi, di sisi lain Pangeran Arthur yang melihat kalau pergerakan dari Kayt mulai melambat dan memutuskan untuk melakukan serangan balasan.
Pangeran Arthur mulai menyerang dan kali ini Kayt yang melihat serangan dari Pangeran Arthur, memutuskan untuk menagkis serangan tersebut.
Pangeran Arthur yang menggunakan Pedangnya untuk menyerang kayt, hanya tersenyum sambil berkata.
Pertarungan ini akan segera usai jadi sebaiknya kamu tidak perlu menggunakan semua kekuatanmu, karena semua itu hanya akan membuang waktumu saja. “Pangeran Arthur”
Kayt yang mendengar itu memutuskan untuk melakukan serangan yang lebih cepat dan lebih kuat dari pada sebelumnya, kali ini serangan dari Kayt mengarah ke punggung bagian belakang dari pada Pangeran Arthur.
Pangeran Arthur yang melihat serangan itu langsung menghindar dan melompat ke arah depan, serangan yang dilancarkan oleh Kayt berhasil menghancurkan lantai dari pada ruangan tersebut dan hal itu juga menyebabkan retakan yang sangat besar.
Kekuatan sebesar itu hanya akan bisa di miliki oleh orang-orang yang berperingkat tinggi, Pangeran Arthur yang melihat itu langsung tersenyum dan hal ini membuat kayt menjadi marah dan langsung berteriak ke arah Pangeran Arthur.
Sepertinya kamu terlalu meremehkan kekuatan ku, kalau begitu. “Kayt”
Tiba-tiba saja seluruh tubuh dari kayt ditutupi oleh armor yang terbuat dari kristal, Pangeran Arthur yang melihat itu langsung berkata.
Hoo...
Ini akan menjadi menarik... “Pangeran Arthur”
Kali ini Pangeran Arthur yang bergerak dengan cepat ke arah Kayt, sambil mengayunkan pedang miliknya ke arah tubuh kayt.
Akan tetapi serangan dari Pangeran Arthur tidak berefek apa-apa, Kayt yang melihat itu langsung bergerak menyerang sambil mengayunkan pedangnya ke arah Pangeran Arthur.
Pangeran Arthur yang melihat serangan itu langsung bereaksi dengan cepat dan pedang dari kedua orang itu mulai berbenturan, benturan dari dua kekuatan yang besar membuat pilar-pilar dinding yang berada di ruangan itu menjadi hancur.
Tiba-tiba saja ruangan tengah dari kastil itu pun runtuh, Pangeran Arthur yang melihat kejadian itu langsung memutuskan untuk keluar dari ruangan tersebut.
Setelah pangeran Arthur sudah melompat keluar dari ruangan tersebut dan melihat ruangan tersebut runtuh, tiba-tiba saja kayt muncul di belakang Pangeran Arthur dan menyerang Pangeran Arthur dengan cepat.
Akan tetapi Pangeran Arthur berhasil menahan serangannya, kayt yang melihat itu langsung melancarkan serangan berikutnya dan kali ini serangannya mengenai Pangeran Arthur.
Pangeran Arthur yang terlempar jauh dan masuk ke dalam reruntuhan dari ruangan itu, Kayt yang melihat itu langsung melancarkan serangan berikutnya.
Dan kali ini semua ruangan itu berubah menjadi bongkahan kristal yang sangat besar, pada saat itu kayt berpikir bahwa dia sudah memenangkan pertarungan tersebut.
Akan tetapi tiba-tiba saja terdengar suara dari arah atasnya.
Pertarungan yang mengesankan, akan tetapi aku belum menggunakan satu persen pun dari pada kekuatanku. “Pangeran Arthur”
Pangeran Arthur yang sedang berdiri sambil melayang di atas reruntuhan bangunan tersebut hanya tersenyum sambil berkata.
Mungkin bagi manusia normal kekuatanmu itu merupakan kekuatan yang sangat besar, akan tetapi bagiku itu tidak berarti apa-apa...!! “Pangeran Arthur”
Kayt yang mendengar perkataan itu langsung bereaksi dan berkata.
Apa kamu sudah buta, coba kamu lihat di dalam kristai bongkahan kristal itu. “Pangeran Arthur”
Ketika kayt melihat ke dalam kristal tersebut, rupanya ada seseorang yang menjadi patung di dalam kristal itu dan orang tersebut adalah Pangeran Arthur.
Melihat itu Kayt langsung berbalik ke arah Pangeran Arthur dan berkata.
Ini tidak mungkin, jelas-jelas kamu sedang berdiri di dalam sana, tapi kenapa sekarang kamu berada di atas sana. “Kayt”
Pangeran Arthur langsung tersenyum dan berkata.
Mudah saja, karena yang bertarung dengan dirimu sejak awal hanyala sebagian kecil dari sihir milik ku. “Pangeran Arthur”
Kayt masih merasa tidak puas dan dia berteriak sambil berkata.
Itu tidak mungkin, tidak ada satu orang pun di dunia ini yang bisa memiliki kekuatan sebesar itu terkecuali dia itu merupakan keturunan dari keluarga Kuno. “Kayt”
Pangeran Arthur mulai turun ke tanah dan berdiri sambil melihat ke arah Kayt dan berkata Jangan pernah samakan diriku dengan keluarga-keluarga kuno itu, karena aku jauh lebih kuat dari mereka. “Pangeran Arthur”
Kayt yang mendengar perkataan dari pada Pangeran Arthur hanya bisa terdiam dan tanpa mengatakan apa pun.
Pangeran Arthur mulai berjalan menuju ke arah Kayt sambil berkata.
Kamu memiliki kemampuan yang hebat akan tetapi kamu memilih lawan yang salah. “Pangeran Arthur”
Pangeran Arthur langsung mengayunkan pedangnya dan kekuatan sihir yang ada di dalam pedang tersebut langsung mengarah dengan cepat ke arah Kayt, di sisi lain Kayt yang melihat serangan tersebut hanya bisa berdiri dan berusaha untuk menahan serangan itu.
Tiba-tiba saja armor milik kayt hancur dan kayt pun langsung terlempar jauh ke arah belakang, Kayt yang terjatuh ke tanah berusaha untuk berdiri dan berkata.
Siapa sebenarnya dirimu...?! “Kayt”
Pangeran Arthur yang mendengar itu langsung berkata.
Kamu tidak perlu tahu siapa diriku...!! “Pangeran Arthur”
Tiba-tiba saja tubuh kayt terbelah menjadi dua bagian.
********************
Di tempat lain Rebeka Von Liss dan Migel yang melarikan diri melewati pintu belakang kastil, Akhirnya mereka berhasil keluar dari kasti itu.
Akan tetapi mereka tidak mengetahui kalau Jun yang merupakan Kepala Pengawal dari Pangeran Arthur sudah menunggu mereka di tempat tersebut.
Dan ketika mereka mulai naik dan menggunakan kuda mereka, tiba-tiba saja muncul banyak anak panah yang mengarah ke arah mereka, Jun yang merupakan Pemimpin dari pasukan penyergap sudah bersiap sejak awal dan menunggu kedatangan mereka.
Jun dengan santai berdiri dan berteriak ke arah musuh sambil berkata.
Jika kalian menyerah maka aku tidak akan menyerang kalian, akan tetapi sebaliknya jika kalian ingin bertarung maka aku sendiri yang akan mengakhiri nyawa kalian...!! “Jun”
Mendengar itu Rebeka Von Liss langsung berteriak ke arah pasukannya dan berkata.
Bunuh mereka semua dan jangan biarkan ada satu pun di antara mereka yang berhasil melarikan diri...!! “Rebeka Von Liss
Bersambung...