The God Of Darkness The King Of The Dead

The God Of Darkness The King Of The Dead
Chapter 34. Rahasia Besar Instrumen Suci Kerajaan Naga



Di Dalam Kastil Raja Naga.


Raja Naga yang melihat sebuah pintu yang muncul di depannya mulai melangkah maju dan membuka pintu tersebut, setelah Raja Naga berada di dalam ruangan tersebut tiba-tiba saja semua obor yang berada di dinding menyala satu demi satu.


Ruangan yang tadinya gelap sekarang menjadi terang, Raja Naga yang melihat itu mulai melangkah maju dan mulai berjalan menyusuri lorong jalan tersebut.


Ternyata lorong tersebut terhubung dengan sebuah ruangan rahasia yang memiliki pintu yang setinggi sepuluh meter, setelah Raja Naga sampai di depan pintu tersebut. Dia mulai meletakkan ke tangan kanannya ke arah pintu tersebut dan pintu tersebut-pun terbuka.


Setelah pintunya terbuka sang Raja Naga mulai berjalan memasuki ruangan tersebut, di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah kristal yang memiliki tinggi yang setara dengan pintu masuk ruangan tersebut dan kristal itu juga sangatlah besar bahkan ukurannya hampir mencapai se per empat dari ruangan tersebut.


Setelah Raja Naga sampai dan berdiri di depan kristal tersebut, tiba-tiba saja kristal tersebut bersinar dan dari dalam kristal tersebut muncul-lah seorang pria yang sedang berdiri di dalam kristal tersebut.


Pria yang berada di dalam kristal tersebut merupakan Leluhur Naga yang menyegel jiwanya pada kristal tersebut, setelah itu Leluhur naga yang melihat ke arah Raja Naga dan berkata.


Aku tahu apa yang ingin kamu bicarakan denganku. “Leluhur Naga”


Mendengar itu Raja Naga dengan tenang menjawab.


Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih karena Tuan Leluhur bersedia untuk menemui ku. “Raja Naga”


Setelah itu Raja Naga kembali berbicara.


Yang ingin saya sampaikan kepada Tuan Leluhur tidaklah banyak, hanya saja seperti yang Anda ketahui bahwa akhir-akhir ini terjadi banyak perubahan bintang di atas langit. “Raja Naga”


Aku tahu, maksudmu adalah sebuah bintang yang mulai bersinar terang di wilayah Kerajaan Brown. “Leluhur Naga”


Jadi apa yang aku pikirkan selama ini adalah sebuah kebenaran kalau di wilayah tersebut telah lahir seorang kesatria yang sangat kuat. “Raja Naga”


Itu benar, akan tetapi semua itu baru merupakan permulaan dari sebuah kejadian besar yang akan terjadi. “Leluhur Naga”


Mendengar itu sang Raja Naga langsung bereaksi dan berkata.


Kalau saya boleh tahu, apa maksud dari pada kejadian besar itu Tuan...? “Raja Naga”


Aku-pun masih belum yakin, tapi kejadian bisa jadi kejadian yang buruk maupun yang baik. “Leluhur Naga”


Kalau begitu saya harus segera bertindak dan mengirimkan orang-orang kepercayaan saya, agar kita tidak ketinggalan informasi tentang Kerajaan itu. “Raja Naga”


Kamu benar, tapi untuk sekarang sebaiknya kita mengamati saja dan kita sebaiknya tidak usah ikut campur tentang masalah ini. “Leluhur Naga”


Anda benar, sebaiknya kita tidak usah ikut campur dalam masalah mereka. “Raja Naga”


Dan masih ada satu hal lagi...!! “Leluhur naga”


Kali ini Leluhur Naga menunjukan wajah yang di penuhi dengan keseriusan, hal tersebut membuat Raja Naga sampai merasa heran karena sejak awal pembicaraan mereka Leluhur Naga tidak terlalu menganggap serius masalah sebelumnya. Tetapi sekarang Sang Leluhur Naga menunjukan wajah yang di penuhi oleh ekspresi yang sangat berbeda.


Karena merasa penasaran, Raja Naga langsung memberanikan dirinya untuk bertanya langsung ke Leluhurnya.


Tuan sepertinya masalah yang satu ini merupakan masalah yang sangat serius sampai membuat suasana hati Anda berubah drastis...? “Raja Naga”


Mendengar perkataan dari Raja Naga, Leluhur Naga mencoba tenang dan berkata.


Seperti yang kamu tahu, kalau kita memiliki sebuah Instrumen Suci. “Leluhur Naga”


Kamu benar, dan hal ini sangatlah penting. “Leluhur Naga”


Mendengar itu ekspresi wajah dari pada Raja Naga mulai berubah dan dengan rasa penasaran yang berada di dalam hatinya, dia mulai bertanya dengan tenang.


Jadi maksud Tuan. “Raja Naga”


Ehh, seperti yang kamu pikirkan. “Leluhur Naga”


Ini tidak mungkin, bagaimana bisa orang-orang dari alam semesta yang lain bergerak menuju ke sini. “Raja Naga”


Tapi yang kamu pikirkan itu sedikit berbeda dari pada apa yang ingin aku katakan kepadamu. “Leluhur Naga”


Apa yang Tuan maksud dengan sedikit berbeda...? “Raja Naga”


Leluhur Naga kembali terdiam dan mulai menutup kedua matanya, setelah beberapa saat Leluhur Naga kembali membuka matanya dan mulai melihat ke arah Raja Naga.


Raja Naga yang melihat ekspresi dari Tuan-nya hanya bisa terdiam dan tidak bisa mengatakan apapun, setelah itu Leluhur Naga yang tadinya terdiam mulai berbicara.


Ini merupakan kisah dari Leluhur kita terdahulu, tapi setelah aku menceritakan semuanya maka kamu harus berjanji untuk tidak menceritakan tentang apa-pun yang kita berdua bicarakan hari ini. “Leluhur Naga”


Mendengar perkataan dari Tuan-nya, sang Raja Naga mulai mencoba untuk menenangkan dirinya dan berkata.


Baiklah, saya berjanji atas nama kehormatan saya sebagai Raja Naga. Bahwa saya tidak akan mengatakan apa-pun tentang pembicaraan yang akan saya dengarkan ini ke pada orang lain. “Raja Naga”


Bagus. “Leluhur Naga”


Leluhur Naga mulai tersenyum dan berkata.


Cerita ini di ceritakan oleh para pendahulu Keluarga Naga dari generasi ke generasi, ini merupakan cerita tentang ke tujuh alam semesta sebelum di pisahkan oleh para Dewa. Dahulu kala ke tujuh alam semesta masih menjadi satu dan orang-orang yang berdiri di atas dan memerintahkan dunia ini salah satunya adalah nenek moyang kita dari Klan Naga Kuno, Klan Naga Kuno merupakan Klan yang cinta damai. Akan tetapi semuanya berubah karena adanya pemberontakan yang terjadi di kalangan para Dewa, dan hal ini yang membuat Klan kita sebagai Klan terkuat di alam semesta mulai menutup diri dan membatasi pergerakan kita agar tidak memihak pada salah satu dari mereka. “Leluhur Naga”


Bukan hanya itu, Leluhur kita yang memiliki kekuatan yang sangat besar sampai-sampai tidak ada seorangpun di dunia ini yang mampu menandinginya. Membuat semua orang iri dan mulai mewaspadai keberadaan kita. “Leluhur Naga”


Akan tetapi tidak sampai di situ saja, karena adanya seorang Leluhur kita yang menikahi Klan Iblis itulah yang membuat beberapa orang dari Leluhur kita yang meninggalkan perjanjian dan maju ke medan perang. “Leluhur Naga”


Akan tetapi dengan adanya kekuatan besar dari Klan Iblis dan Klan Naga membuat banyak Klan lainnya kehilangan kekuatan tempur mereka, dari sinilah terjadinya aliansi antar Klan besar dan tujuan dari aliansi itu adalah membantai semua Klan Naga yang bergabung dengan Klan Iblis “Leluhur Naga”


Pertempuran-pun berlangsung selama lebih dari dua ratus tahun dan akhir dari pertempuran itu adalah Klan Naga kita di hapus dari Klan utama dan dibuang di dunia ini bersama dengan Klan Iblis dan beberapa Klan lainnya. “Leluhur Naga”


Tapi tidak sampai di situ saja, karena Klan kita merupakan salah satu Klan superior oleh karena itu para Dewa memutuskan untuk memisahkan dunia kita dengan dunia yang ada di luar sana. “Leluhur Naga”


Jadi seperti itu, lalu apa kaitannya dengan masalah besar yang akan kita hadapi. “Raja Naga”


Leluhur Naga mulai menghela nafas-nya dalam-dalam dan  menghembuskan-nya perlahan-lahan dan setelah itu dia mulai berbicara kembali.


Masalahnya adalah salah satu dari orang itu adalah keturunan dari Leluhur terdahulu kita dan bukan hanya itu saja, dia juga memiliki dua teman yang memiliki kekuatan yang sangat besar dan mereka tidak lama lagi akan tiba di sini. “Leluhur Naga”


Tapi, kira-kira kapan mereka akan tiba di sini...? “Raja Naga”


Paling cepat adalah Lima Tahun dari sekarang...!!! “Leluhur Naga”


Bersambung...