
Beberapa Jam Sebelumnya.
Dion Von Liss beserta dengan istri dan seluruh keluarganya sedang mengadakan pertemuan keluarga, pertemuan keluarga ini untuk membahas persiapan mereka dalam rangka mengunjungi keluarga Kerajaan Brown.
Dion Von Liss yang merupakan kepala keluarga saat ini merasa bahagia karena semua persiapan yang sudah ia siapkan sejak kemarin sudah selesai, dan sekarang hanya membahas beberapa hal dasar yang akan mereka bahas dengan Keluarga Kerajaan Brown.
Dion Von Liss duduk dengan tenang dan melihat ke arah keluarganya yang lainnya dengan tatapan senang dan berkata.
Hari ini merupakan hari yang sangat membahagiakan karena sebentar lagi kita semua akan pergi dan menemui Raja, Ratu dan juga Pangeran Ke Lima. “Dion Von Liss”
Oleh karena itu saya sebagai kepala Keluarga Liss yang sekarang tidak akan banyak berbicara. “Dion Von Liss”
Dan karena semua orang sudah di sini maka sekarang kita langsung saja berangkat dan menemui Raja, Ratu dan Pangeran Ke Lima. “Dion Von Liss”
Setelah selesai mengadakan pertemuan keluarga, semua Keluarga Liss langsung bersiap dan bergerak pergi ke kereta kuda mereka masing-masing dan setelah itu mereka-pun langsung memulai perjalanan mereka menuju Penginapan tempat tinggal Keluarga Kerajaan Brown.
Di sisi lain Pangeran Arthur yang sedang dalam perjalanan pulang ke penginapan tempatnya menginap, dengan santai melihat ke arah luar jendela dan berkata.
Sepertinya suatu hal besar akan terjadi. “Pangeran Arthur”
Setelah itu Pangeran Arthur kembali terdiam dan menutup matanya sambil menghadap ke luar jendela, beberapa menit telah berlalu dan akhirnya Pangeran Arthur beserta para pengawal-nya sudah tiba di penginapan yang di tuju.
Pangeran Arthur melihat ke arah luar jendela dan di sana dia melihat ada banyak sekali kereta kuda yang sedang berjejer di depan penginapan tersebut, Pangeran Arthur yang melihat semua itu mulai membukakan kaca jendela dan dia mulai berbicara kepada Jun yang merupakan salah satu pengawal-nya.
Sepertinya kita kedatangan banyak tamu. “Pangeran Arthur”
Jun yang mendengar perkataan dari Pangeran Arthur langsung menundukkan kepalanya dan berkata.
Tuan, kalau begitu saya akan pergi dan bertanya siapa mereka...?! “Jun”
Tidak perlu, karena kita sudah sampai maka kita langsung masuk ke dalam. “Pangeran Arthur”
Kalau itu yang Tuan inginkan maka saya akan melaksanakannya. “Jun”
Setelah itu Jun mulai memegang gagang pintu dan membukakan pintu kereta, disaat bersamaan Pangeran Arthur mulai berdiri dan berjalan keluar dari dalam kereta kudanya.
Banyak sekali penjaga yang berada di sekitar luar pintu penginapan maupun di depan pintu masuk penginapan, hal ini membuat banyak sekali warga di sekitar yang merasa penasaran dan mencoba bertanya kepada para penjaga tersebut.
Di sisi lain Pangeran Arthur yang mulai berjalan dengan tenang mendekati pintu masuk penginapan, di saat Pangeran Arthur telah berjalan dan melewati pintu masuk penginapan tiba-tiba saja dia melihat ada banyak orang yang sedang duduk di lobi penginapan dan mereka semua sedang berbincang-bincang.
Semua orang yang melihat kedatangan dari pada sang Pangeran, langsung berdiri dan memberikan hormat kepada Pangeran Arthur, Pangeran Arthur yang melihat semua itu hanya tersenyum ke arah mereka semua.
Setelah itu Pangeran Arthur mulai berjalan menuju ke kamarnya, setelah sampai di kamarnya Pangeran Arthur pergi ke kamar mandi untuk mandi dan membersihkan tubuhnya.
Di tempat lain di dalam penginapan terdapat sebuah ruangan pribadi dan itu merupakan ruangan yang selalu di gunakan oleh pejabat penting negara, di dalam ruangan tersebut Raja dan Ratu sedang duduk bersama-sama dengan kepala keluarga Liss beserta istri dan adik perempuannya.
Raja Brown yang merasa senang akan kunjungan dari Keluarga Liss tersenyum dan berkata.
Sebenarnya kunjungan seperti ini tidak perlu dilakukan karena kami datang ke sini bukan untuk kunjungan kenegaraan melainkan kami hanya akan menginap beberapa hari di sini dan ini juga merupakan rahasia yang tidak perlu di ketahui banyak orang. “Raja Brown”
Kepala Keluarga Liss yang mendengar perkataan dari sang Raja langsung membalas dengan sopan.
Walaupun Yang Mulia Raja berbicara seperti itu, akan tetapi saya akan tetap melakukan kunjungan ini karena Yang Mulia Raja beserta keluarga merupakan simbol terpenting bagi kerajaan ini. “Dion Von Liss”
Anda benar, akan tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa setelah pertemuan ini selesai saya berharap agar tidak ada orang lain yang membicarakan tentang keberadaan saya dan Keluarga di sini...! “Raja Brown”
Baik Yang Mulia Raja, saya akan melaksanakan semuanya sesuai dengan yang Anda perintahkan. “Dion
Von Liss”
Setelah itu mereka kembali melanjutkan pembicaraan mereka, di tempat lain Pangeran Arthur yang sudah selesai mandi dan membersihkan tubuhnya kembali ke kamarnya dan mengganti pakaiannya.
Sesudah menggunakan pakaian yang rapi, Pangeran Arthur mulai berjalan keluar dari kamarnya dan pergi menuju tempat pertemuan tersebut.
Setelah sampai di tempat tersebut Pangeran Arthur mulai berjalan masuk ke ruangan tersebut, sesampainya di dalam ruangan tersebut Pangeran Arthur memberi hormat kepada ke dua orang tuanya dan juga para tamu yang berada di dalam ruangan tersebut.
semua orang kecuali ayah dan ibu dari Pangeran Arthur yang merupakan Raja Dan Ratu, berdiri dan memberi hormat kepada Pangeran Arthur. Setelah itu Pangeran Arthur mulai berjalan dan duduk di samping ibunya.
Pangeran Arthur kembali melihat ke arah sang Raja dan berkata.
Yang Mulia Raja, ada suatu hal penting yang ingin saya sampaikan pada Anda...?! “Pangeran Arthur”
Raja Brown yang merupakan ayah dari Pangeran Arthur langsung dengan santai menjawab.
Hal penting apa yang ingin kamu bicarakan...? “Raja Brown”
Pangeran Arthur mulai menjelaskan semua hal yang dia alami sejak bertemu dengan para bandit yang meresahkan beberapa warga pada hari itu, hal itu membuat sang Raja menjadi marah karena Wilayah Kota Liss di kenal dengan Wilayah terkuat kedua setelah Ibu Kota Kerajaan Brown akan tetapi para bandit masih bisa masuk dan membuat ulah di dalamnya.
Sang Raja yang merasa tidak senang akan hal itu, melihat ke arah Penguasa Kota yang merupakan Kepala Keluarga dari Keluarga Liss dan berkata.
Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa sampai para bandit itu bisa masuk kedalam Kota ini. “Raja Brown”
Melihat akan kemarahan dari sang Raja, penguasa Kota sekaligus Kepala Keluarga Liss langsung menjawab dengan hati-hati.
Maaf akan ketidak mampuan hamba Yang Mulia Raja, hamba telah melakukan banyak cara tetapi hamba tidak tahu bagaimana para bandit itu bisa masuk Kedalam Kota ini...?! “Dion Von Liss”
Sang Raja Mulai menenangkan dirinya dan berkata.
Kali ini kamu harus bisa menangani masalah ini dengan cepat...! “Raja Brown”
Hamba mengerti, hamba akan menyelesaikan semua tugas dan perintah dari Yang Mulia dengan cepat. “Dion von Liss”
Pangeran Arthur yang mendengar pembicaraan itu langsung berkata.
Kalau begitu apakah aku juga bisa ikut dalam menyelesaikan masalah ini. “Pangeran Arthur”
Raja yang melihat adanya semangat di mata Pangeran Arthur tidak dapat berkata apa-apa dan Sang Raja melihat ke arah Pangeran Arthur dan berkata.
Baiklah, kamu boleh ikut dalam misi ini. “Raja Brown”
Pangeran Arthur hanya tersenyum sambil melihat lurus ke depan....
Bersambung...