The God Of Darkness The King Of The Dead

The God Of Darkness The King Of The Dead
Chapter 27. Upacara Pelepasan Dan Pesta Kemenangan



Lapangan Barak Pasukan Kerajaan Brown.


Pangeran Risat berjalan menuju ke atas panggung yang telah di sediakan untuknya, setelah sampai di atas panggung, Pangeran Risat melihat ke arah semua pasukan kerajaan Brown dan dia langsung berbicara dengan lantang kepada semua orang yang berada di sana.


Pertama-tama aku sebagai Putra Mahkota Kerajaan Brown berterima kasih kepada semua orang yang turut hadir dalam pertempuran melawan bangsa iblis. “Pangeran Risat”


Aku tahu kalau kita semua telah kehilangan sebagian rekan-rekan kita dalam perang kali ini, tapi berkat pengorbanan mereka kita semua bisa mengalahkan musih-musih kita. “Pangeran Risat”


Oleh karena itu, hari ini aku berdiri di depan kalian semua sebagai Putra Mahkota Kerajaan Brown akan memimpin langsung upacara suci pelepasan arwah dari semua rekan-rekan kita yang telah berjuang bersama kita semua. “Pangeran Risat”


Setelah itu Pangeran Risat mulai berjana turun dari atas pangguang dan menuju ke tengah lapangan, di sana sudah tersedia tumpukan kayu yang sangan banyak dan Pimpinan Kepala Pendeta dari Kuil Suci yang sedang berdiri di depan sambil memegang tongkat suci miliknya.


Setelah Pangeran Risat tiba di sana dan berdiri tepat di depannya, Pendeta itu langsung memberikan membungkik sambil berkata kepada Pangeran Risat.


Yang Mulia semuanya sudah siap, mohon perintahnya. “Kepala Pendeta Kuil Suci”


Pangeran Risat langsung berbicara dengan tegas dan lantang.


Mari kita mulai upacara pelepasannya...!! “Pangeran Risat”


Setelah itu Pendeta yang berada di depan Pangeran Risat langsung mengambil sebuah obor kayu dan menyalakan api pada obor itu, setelah obornya terbakar Pendeta itu langsung memberikan obor tersebit kepada Pangeran Risat.


Disaat yang bersamaan Pangeran Risat langung menerima obor tersebut dan langsung berjalan maju kedepan tumbukan kayu itu dan membakarnya.


Setelah selesai membakar tumpukan kayu itu, Pangeran Risat langsung menundukan kepalanya dan mulai berdoa.


Semua orang yang berada di dalam maupun di luar lapangan yang menyaksikan semua itu-pun ikut menundukan kepala merekan dan berdoa.


Setelah selesai mendoakan arwah dari para prajurut, Pangeran Risat kembali berjalan ke atas panggung, setelah sampai di atas panggung Pangeran Risat langsung berbicara dengan lantang.


Upacaranya telah selesai oleh karena itu aku yakin kalau rekan-rekan kita yang telah gugur dalam perang kali ini mereka pasti tidak mau melihat kita terus menerus bersedih dan meratapi kepergian mereka. “Pangeran Risat”


Imbalan yang sama juga akan di berikan kepada semua pasukan yang telah berjuang dan semua organisasi yang telah membantu dalam perang kali ini. “Pangeran Risat”


Dan ini merupakan bentuk terima kasihku kepada kalian semua, walaupun hadiahnya tidak sebanding dengan nyawa kalian, tapi aku minta dengan tulus tolong terima hadiahnya. “Pangeran Risat”


Setelah itu pembagian hadiah untuk semua orang yang terlibat dalam perang ini-pun berlangsung selama dua jam, setelah itu Pangeran Risat kembali berbicara dengan lantang di atas panggung.


Karena semuanya telah selesai, maka kita langsung saja masuk ke acara utamanya. “Pangeran Risat”


Pangeran Risat langsung mengankat gelatnya yang telah di isi penuh dengan anggur dan langsung berkata.


Untuk kemengan kita atas perang melawan bangsa iblis, mari kita mulai acara kemenangan ini dengan gembira. Bersulang...!!! “Pangeran Risat”


Semua orang yang berada di dalam lapangan maupun di luar lapangan langsung mengikuti apa yang telah dikatakan oleh Pangeran Risat, dan acaranya-pun dimulai.


Kerajaan Iblis.


Disisi lain Raja ibis yang yang di penuhi dengan kemarahnnya sedang berterika sambil


melihat ke arah jenderalnya dan berkata.


Apa-apan semua ini, bahkan tidak ada satupun dari pada pasukanku yang berhasil kembali dengan selamat...!! “Raja iblis”


Di saat yang bersamaan seorang leluhur dari bangsa iblis keluar dari balik bayangan dan berkata.


Kamu tidak perlu khawatir, karena mereka telah membunuh salah satu dari leluhur iblis maka masalah kerajaan Brown akan kami tangani sendiri, dan kamu yang akan menerima hasilnya. “leluhur iblis ke dua”


Bersambung...