SIN

SIN
FIRASAT



19.25


Carrel telah berada didepan rumah Anna untuk menjemputnya. Tak perlu menunggu waktu lama, Anna pun keluar dan bergegas menghampiri Carrel.


"Maaf, Bapak jadi menunggu lama." Anna berkata sembari membungkukkan sedikit badannya


"Saya baru saja sampai, Anna.." Carrel berbasa-basi


"Mari kita berangkat.." Carrel melanjutkan ucapannya


Anna hanya mengangguk dan masuk kedalam mobil Carrel


* * *


Selama diperjalanan, Carrel dan Anna tidak mengeluarkan suara sama sekali. Bahkan, saat ini Anna terlihat sedang sangat gelisah.


"Apa ada yang mengganggu pikiranmu, Anna?" Carrel bertanya dengan tatapan yang masih fokus kearah jalanan didepannya


"Eh.. Perasaan saya tiba-tiba tidak enak, Pak.." Anna menjawab canggung


"Kenapa? Apa kamu sedang sakit?" Carrel kembali bertanya tanpa menoleh kearah Anna


"Tidak, Pak.. Saya baik-baik saja.." Anna menjawab dengan cepat


"Bagus, saya tidak mau jika kamu sedang sakit dan saya memperburuk keadaanmu." Carrel berkata dengan tegas


"Saya mengerti, Pak.." Anna berkata seraya menghela napas panjang


Setelah percakapan tersebut, suasana kembali hening. Antara Carrel dan Anna sama-sama hanyut dalam pikiran mereka masing-masing.


"Kenapa perasaan gue ngga enak yah.." Anna berkata dalam hati


"Perasaan gue bilang jangan pergi, tapi gimana cara kasih tau Pak Carrel? Ahh gue bener-bener pusing.." Anna masih bergelut dengan pikirannya


Setelah beberapa saat hanyut dalam lamunan, Anna mengeluarkan suaranya.


"Pak Carrel, maaf jika saya lancang. Apa Bapak yakin akan pergi ke acara malam ini?" Anna bertanya dengan nada gugup


"Saya yakin, Anna.. Lagi pula kita sudah diperjalanan.." Carrel menjawab dengan santai


"Apa ada masalah?" Carrel bertanya karena sejak tadi Anna terlihat gelisah


"Saya hanya takut terjadi sesuatu yang buruk, Pak.." Anna mencoba menjelaskan


"Hey, apa kamu sedang mengkhawatirkan saya, Anna?" Carrel bertanya sembari mengukir senyuman tipis diwajahnya


Anna yang merasa canggung tidak menjawab pertanyaan Carrel, ia memutuskan untuk menghubungi Fikry karena merasa tidak tenang.


Anna : "Fikry? Sibuk ngga?"


Fikry : "Engga, Ann.. Lagi main gitar sama temen-temen.."


Anna : "Aku boleh minta tolong ngga?"


Fikry : "Boleh lah, Anna.."


Fikry : "Kenapa?"


Anna : "📍 SEND LOCATION"


Anna : "Acara kolega Pak Carrel ada disitu.."


Anna : "Sekarang perasaanku ngga enak.."


Anna : "Aku takut ada apa-apa.."


Fikry : "Oke, aku siap-siap dulu.."


...


Fikry : "OTW.."


Anna : "Ati-ati dijalan.."


* * *


Author's POV


Anna menghela napas panjang, ia merasa sedikit lega karena telah menghubungi Fikry.


Setelah beberapa saat, Carrel menghentikan mobilnya didepan hotel berbintang dikotanya.


"19.55, kita belum telat kan?" Carrel bertanya sembari melirik ke arah arloji di tangannya


"Belum, Pak. Acara dimulai pukul 20.00.." Anna menjawab pertanyaan Carrel


"Ayo kita masuk.." Carrel berkata seraya keluar dari mobil


"Huhh, semoga ngga terjadi apa-apa Tuhan.." Anna berdoa sebelum keluar dari mobil


Setelah Anna keluar dari mobil, ia bergegas mengikuti Carrel menuju ballroom hotel.


Ketika memasuki ballroom, tiba-tiba Anna merasa tubuhnya tidak nyaman..


"Hah, kenapa tiba-tiba kepala gue berat banget? Mual pula.. Astaga, pasti ada sesuatu yang ngga bener disini.." Anna berkata dalam hati


"Anna.. Kenalin ini Pak Rony, kolega saya yang mengadakan acara malam ini.." Carrel berkata membuyarkan lamunan Anna


"Selamat malam, Pak Rony.. Saya Rianna, personal assistant Pak Carrel.." Anna memperkenalkan diri sembari tersenyum ramah


"Selamat malam, Rianna.." Rony membalas sapaan Anna


"Pak Carrel, saya tinggal dulu. Saya akan membuka acara malam ini.." Rony berkata dengan sopan


"Silahkan.." Carrel menjawab ucapan Rony


Ketika Rony berjalan menjauh, sekilas Anna melihat bayangan hitam mengikuti Rony..


"Hah, itu apa? Gue ngga salah liat kan?" Anna bergumam di samping Carrel


"Kamu bilang apa, Ann?" Carrel bertanya penasaran


"Eh.. Bukan apa-apa, Pak.." Anna menjawab dengan senyum canggung


BERSAMBUNG...