SIN

SIN
DESA GAIB (2)



• P R E V I O U S •


Fikry bergegas meninggalkan kedua sahabatnya untuk mengambil carrier.


"Zidan, maksud ucapan Fikry apa? Andi kenapa?" Anna bertanya dengan nada yang mulai panik


"Nanti kamu pasti tau.." Zidan berkata sembari tersenyum untuk menenangkan Anna


Anna hanya menganggukkan kepalanya. Anna tau pasti ada suatu hal yang sedang terjadi, namun untuk saat ini ia hanya bisa menuruti ucapan Fikry dan Zidan. Anna tidak mau memperburuk keadaan...


* * *


 


Fikry dan Anna mulai mengemasi barang bawaan mereka. Sebagian barang dalam carrier Andi dibawa oleh Fikry, dan sebagian lainnya dibawa oleh Anna.. Zidan berjaga didepan pintu ruangan tempat Fikry dan Anna berada.


 


Setelah Fikry dan Anna selesai mengemasi barang, mereka bergegas keluar dari rumah Ningsih.


 


Jam menunjukan pukul 01.10. Mereka berjalan nenelusuri gelapnya malam hanya dengan mengandalkan satu senter yang dibawa oleh Fikry. 


Sudah cukup lama mereka berjalan, namun jalan keluar dari desa tersebut belum ditemukan.


"Kok kita ngga keluar-keluar sih?" Anna bertanya dengan raut wajah bingung


"Kita jalan terus aja.." Zidan berkata sembari menatap Anna


Anna hanya diam, dia tidak tahu harus berkata apa.. Saat ini yang ada dipikirannya hanya cara supaya bisa kembali kerumah dengan selamat..


X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X


 


Fikry dan Anna sudah mulai merasa lelah.. Ketika Anna mencoba melihat jam ditangannya, ia shock dan segera menghentikan langkahnya.. Hal ini disadari oleh Fikry dan Zidan, mereka berdua ikut menghentikan langkah dan menatap kearah Anna..


 


"Anna? Kenapa?" Fikry bertanya sembari mendekati Anna


"Fikry, coba lo liat sekarang jam berapa!" Anna berkata dengan suara bergetar


Fikry yang mendengar ucapan Anna bergegas melihat jam yang melingkar ditangannya.


"Fik!! Tadi kita keluar dari rumah Ningsih jam 01.10, kita udah jalan lama banget, ngga masuk akal kalo sekarang masih tetep jam 01.10.." Anna berkata dengan suara gemetar


"Gawat, kita masuk ke dunia mereka.." Zidan berkata dengan nada panik


"Kita harus gimana nih?" Fikry yang sudah paham akan apa yang sedang terjadi mulai panik


"Gue takut.." Anna berkata dengan suara lirih


"Anna, lo harus beraniin diri lo.. Mereka bisa rasain aura kita. Semakin lo takut, semakin dia kuat.. " Zidan berkata dengan nada tegas


Setelah ucapan tersebut, mereka bertiga kembali melanjutkan perjalanan..


Setelah beberapa saat mereka berjalan, mereka melihat ada sosok kakek dengan pakaian serba putih. Sosok tersebut membuat Anna terperanjat..


"Jangan takut, kayak nya dia baik.." Fikry berkata sembari menepuk pundak Anna


Anna hanya bisa menghembuskan nafas panjang.


Fikry, Zidan, dan Anna mulai menghampiri sosok kakek tersebut. Saat mulai mendekat, sosok kakek tersebut menghilang. Mereka bertiga mengedarkan pandangan keseluruh arah, namun sosok kakek tersebut masih belum ditemukan..


"Gimana nih?" Fikry berkata dengan nada frustasi


"Kita lanjut aja gimana?" Anna bersuara untuk memberikan saran


"Kita harus cari sosok kakek tadi. Dia bisa bantu kita." Zidan berkata dengan raut wajah serius


"Terus kita harus cari kemana?" Anna bertanya setelah mendengar ucapan Zidan


Zidan tidak menjawab. Ia mulai melanjutkan langkah, hal tersebut membuat Fikry dan Anna spontan mengekor dibelakang Zidan.


X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X


BERSAMBUNG...


hay teman-teman..


penasaran sama kelanjutan ceritanya?


tunggu episode selanjutnya ya..


💕💕💕💕💕💕