SIN

SIN
SEMARANG



• P R E V I O U S •


Fikry dan Anna telah tiba di Stasiun, mereka berdua bergegas menuju loket untuk membeli tiket.


Setelah mereka berdua mendapatkan tiket, mereka bergegas untuk kembali kerumah.


* * *


 


Selang 3 hari berlalu, Fikry dan Anna menuju ke kota Semarang, mereka berangkat pukul 05.15. Dalam perjalanan, Fikry dan Anna terus membahas kejadian-kejadian yang beberapa waktu lalu menimpa mereka.


 


Ketika mereka sedang berbincang, tiba-tiba...


"Eh, Kakek itu aneh banget deh.." Anna berbisik sembari memberi kode kepada Fikry


Fikry bergegas menoleh ke arah yang dimaksud Anna. Fikry sangat terkejut, ia melihat ada sosok Kakek berpakaian sangat lusuh.


"Kakek yang mana?" Fikry bertanya seolah belum melihat Kakek tersebut


"Yang berdiri di pojok itu.." Anna berkata sembari menunjuk kearah Kakek yang dimaksud


Deg....


Fikry tidak menanggapi ucapan Anna.


"Fik, kok diem?" Anna bertanya penasaran


"Anna, Kakek itu bukan manusia." Fikry berkata dengan raut wajah serius


"Jangan bercanda deh Fik.." Anna berkata sembari menepuk tangan Fikry


"Aku ngga bercanda Anna.." Fikry kembali berkata dengan nada yang lebih tegas


Anna hanya menatap manik mata Fikry


"Sejak kapan kamu bisa liat mereka?" Fikry bertanya dengan nada sedikit lirih


"Aku ngga tau juga.." Anna menjawab perntanyaan Fikry dengan ragu


Fikry hanya bisa menghela napas panjang


X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X


 


Setelah ± 8 jam perjalanan, mereka berdua tiba di kota Semarang.


 


Mereka berdua segera mencari taxi untuk menuju rumah Andi


o o O o o


Fikry dan Anna sudah berada di depan rumah Andi.. 


"Kok sepi banget ya?" Anna berkata seraya mengedarkan pandangannya


"Mungkin karena udah sore.." Fikry menjawab asal


tok..tokk...tokkk....


Fikry mengetuk pintu rumah Andi..


Karena tidak ada jawaban, Fikry kembali mencoba mengetuk pintu rumah Andi


tok..tokk...tokkk....


Lagi-lagi tidak ada jawaban. Namun, ketika Anna akan mencoba mengetuk pintu rumah tersebut. Tiba-tiba pintu dihadapannya terbuka.


"Fikry?" Kakak Andi yang membukakan pintu terkejut karena melihat Fikry


"Mas Rio.. Ibu sama Bapak ada?" Fikry bertanya dengan nada yang sangat sopan


"Ada, ayo silahkan masuk.." Mas Rio berkata sembari mempersilahkan Fikry dan Anna untuk masuk


"Kalian duduk disini dulu ya.." Mas Rio berkata sembari meninggalkan mereka berdua


Fikry dan Anna hanya mengangguk dan mengembangkan senyuman


o o O o o


 


Tak lama setelah Mas Rio meninggalkan Fikry dan Anna, ia kembali bersama kedua orang tua Andi


 


"Ada apa to ini?" Ayah Andi bertanya karena bingung atas kehadiran Fikry dan Anna


"Pak, saya mau menjelaskan sesuatu. Tapi sebelumnya, saya berharap Bapak bisa menerima semua kejadian ini.." Fikry berkata lirih


" Silahkan saja.. " Ibu Andi mempersilahkan dengan senyum ramah


Fikry kembali menjelaskan kejadian pilu yang telah ia alami bersama kelima sahabatnya.


Ibu Andi yang mendengar cerita Fikry hanya bisa meneteskan air mata.


"Fikry, udah.." Mas Rio memotong cerita Fikry


Fikry dan Anna hanya bisa menatap bingung kearah Mas Rio


"Kita semua udah tau Fik.." Mas Rio kembali melanjutkan ucapannya


"Hah??" Fikry dan Anna sama-sama terkejut mendengar pernyataan tersebut.


"Tau dari mana Mas?" Fikry bertanya karena penasaran


X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X


BERSAMBUNG..


hay temen-temen..


penasaran sama kelanjutan ceritanya?


tunggu episode selanjutnya ya..


💕💕💕💕💕💕