SIN

SIN
NINGSIH



• P R E V I O U S •


"Eh ada cewek.." Andi berkata sembari menunjuk ke-arah wanita tersebut


"Lo jangan bikin gue takut dong!" Anna berkata sambil memukul pelan lengan Andi


"Kaya nya ini penduduk sekitar deh.. Lagi mikul kayu bakar.." Andi menatap Anna


"Lo serius?" Fikry bertanya dengan nada tidak percaya


"Serius.. Tadi dia jalan ke arah sana.." Andi menunjuk ke arah wanita tadi pergi


"Terus gimana?" Anna bertanya karena tidak tahu harus bagaimana


"Kita ikutin lah, siapa tau kita bisa tanya jalan keluar.." Andi berkata dengan sedikit berharap


"Yauda, lo duluan.." Fikry berkata sambil mempersilah kan Andi melanjutkan langkahnya


* * *


 Fikry dan Anna memutuskan untuk menuruti kata-kata Andi.


 Saat Andi sedang mengikuti wanita yang dilihatnya tadi, tiba-tiba wanita tersebut menghilang dari pandangan..


 


"Loh.. Kok berhenti?" Anna bertanya kepada Andi


"Cewek nya ilang.." Andi berkata dengan raut wajah kecewa


"Ilang?" Fikry bertanya dengan mengerutkan alisnya


"Mungkin kita kurang cepet jalannya.." Anna berusaha menenangkan Andi yang terlihat sangat kecewa


"Kurang cepet gimana? Kita aja udah ngos-ngos an gini.." Andi menanggapi perkataan Anna dengan sedikit ketus


"Yaudah, kita istirahat dulu.. Nanti kita lanjut cari, kalo emang ada pemukiman didaerah sini pasti ketemu.." Fikry berkata dan menepuk pundak Andi


Setelah mereka istirahat beberapa saat, tiba-tiba Andi membuyarkan lamunan Fikry dan Anna


"Guys, kayanya gue liat sesuatu deh!" Andi berkata sembari bangun dari duduknya


"Kenapa ndi?" Fikry bertanya dengan suara lirih


"Sini deh.. Lo liat ke sana, ada banyak lampu penerangan! Pasti disitu pemukiman warga.." Andi berkata sembari menunjuk kearah lampu-lampu tersebut berada


Fikry dan Anna yang mendengar perkataan tersebut bergegas menatap ke arah yang telah ditunjuk oleh Andi. Raut wajah mereka berubah dari pias menjadi ceria ketika melihat ada beberapa lampu berjajar.


"Ayo kita kesana.." Andi berkata dengan semangat sembari melangkahkan kaki nya


Fikry dan Anna hanya mengangguk, lalu mulai mengikuti langkah Andi


X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X


 


Andi, Fikry, dan Anna terkejut karena yang mereka temui bukan lah sebuah pedesaan atau pemukiman yang banyak dihuni oleh penduduk. Bahkan yang mereka kira lampu penerangan pun sebenarnya bukan lampu.


Yang mereka temukan adalah sebuah desa kecil dan sunyi dengan beberapa penerangan yang terbuat dari obor..


 



"Sepi banget sih.." Anna berbisik dengan sedikit bergidik ngeri


"Tenang aja, mungkin karena udah malem.." Andi berkata dengan nada santai


"Perasaan gue ngga enak.. Kaya ada yang ngawasin.." Fikry berkata dengan sedikit berbisik


"Perasaan lo aja kali.." Andi berkata dengan sedikit bergurau


Ketika mereka bertiga sedang melihat-lihat desa tersebut, tiba-tiba..


"Oh.. Ini toh anak-anak yang ngikutin saya tadi.." Ucapan tersebut telontar dari seorang wanita dengan logat khas jawa


Andi, Fikry, dan Anna bergegas menatap ke arah wanita tersebut..


"Nahh.. Ini cewek yang tadi gue liat!!" Andi berkata dengan suara agak nyaring


"Kenapa ada disini, cah bagus?" Wanita tersebut berkata sembari menatap tajam ke arah Andi


Andi, Fikry, dan Anna tidak menjawab pertanyaan tersebut karena mereka ketakutan dengan ekspresi yang ditunjukan oleh wanita dihadapan nya saat ini.


"Apakah saya menakuti kalian?" Ucapan tersebut lagi lagi keluar dari mulut wanita yang telah mereka temui


"Maaf.. Perkenalkan, nama saya Ningsih.." Wanita tersebut berkata dengan suara yang lebih lembut dari sebelumnya.


Sebelum Andi, Fikry, dan Anna memperkenalkan diri, tiba-tiba...


X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X


BERSAMBUNG...


wahh..


kira-kira ada apa ya?


penasaran?


tunggu episode selanjutnya!!


💕💕💕💕💕💕