SIN

SIN
HUJAN



• P R E V I O U S •


"Ron.. Gimana perasaan lo?" Anna bertanya dengan nada yang sangat lembut


"Biasa aja.." Ronald menjawab pertanyaan Anna dengan nada kebingungan


"Luka lo udah ngga papa kan?" Fikry bertanya sembari mendekati Ronald


"Nggapapa lah, luka kaya gini doang.." Ronald berkata sembari menepuk-nepuk pipi kanannya


"Lo ngga inget kejadian semalem?" Andi bertanya dengan nada penasaran


"Hah? Semalem kenapa?" Ronald kembali bertanya sembari menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal


X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X


 


Andi, Fikry, dan Anna tidak menanggapi pertanyaan Ronald. Mereka bergegas bersiap untuk melanjutkan perjalanan hari ini..


 


"Kita ngga boleh terlalu sering istirahat.. Gue mau cepet keluar dari hutan ini.." Fikry berkata dengan nada dan ekspresi yang datar


Andi dan Ronald hanya menatap kearah Fikry dan menganggukan kepala tanda setuju. sedangkan Anna merasa ada yang aneh dengan Fikry...


"Fik.. Lo kenapa??" Anna mendekati Fikry dan berbisik tepat disamping nya


"Anna, perasaan gue ngga enak.." Fikry berbisik sembari memegang tangan Anna


"Lo jangan lupa berdoa terus.." Fikry melanjutkan ucapannya dan melepaskan genggaman pada tangan Anna


"Pasti.." Anna menjawab perkataan Fikry dengan senyuman tipis yang terukir diwajah nya


X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X


08.45


 


Andi, Fikry, Ronald, dan Anna bergegas meninggalkan tempat peristirahatan mereka...


Mereka kebingungan karena di dalam hutan tersebut sama sekali tidak ada tanda-tanda untuk menemukan jalan keluar... 


"Kita harus kemana nih?" Andi bertanya pada ketiga temannya


"Ikuti jalan setapak aja.." Fikry berkata asal karena dia pun tidak tau harus kemana mereka pergi


o o O o o


 


Langit siang ini perlahan mulai menghitam, menandakan hujan akan segera turun..


"Langit nya gelap banget, gimana nih?" Anna bertanya dengan nada sedikit panik


"Fik, gimana nih?" Andi yang berada di barisan paling depan menghentikan langkahnya dan menghampiri Fikry


"Lo semua bawa jas hujan kan?" Fikry bertanya memastikan


"Kan gue udah suruh bawa.. Gimana sih.." Andi berkata dengan suara lirih


"Jas hujan punya Zidan ada di carrier gue kok, lo pake aja.." Anna berkata dengan raut wajah sedih


Ketika mereka sedang menggunakan jas hujan, tiba-tiba angin bertiup kencang dan hujan turun dengan sangat deras..


"Gila, anginnya kenceng banget.." Ronald berkata dengan sedikit berteriak


"Gue takut!!" Anna berkata sembari meraih tangan Andi dan Fikry yang berada di samping nya


"Kita harus tetep lanjut, ngga mungkin istirahat disini.." Andi berkata kepada tiga temannya


Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan..


o o O o o


 


Setelah beberapa saat mereka berjalan, tiba-tiba...


Hallo teman-teman.. Apakah kalian merindukan ku? "


Andi yang berada di barisan paling depan kembali menghentikan langkahnya


"Rere.." Andi berkata dengan suara bergetar


"Rere?" Ronald berkata dengan nada menyelidik


"Lo ngga denger suara Rere?" Andi berkata sembari menatap Ronald


"Lo jangan ngarang deh.. Rere udah mati!! " Ronald berkata dengan nada ketus


"Ron, Andi ngga ngarang.. Gue juga denger suara Rere.." Anna berkata sembari mengedarkan pandangan ke seluruh arah


"Ayo kita lanjutin perjalanan.. Hujan nya semakin deres.." Fikry berkata dengan ekspresi tidak bisa ditebak


Ketika Andi kembali memulai perjalanan..


"Fik, suara Rere.." Anna berkata sembari menggenggam tangan Fikry


"Gue denger suara itu Ann, tapi itu bukan Rere.. " Fikry berkata sembari mempersilahkan Anna melanjutkan perjalanan


X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X


BERSAMBUNG...


wahhh..


kira-kira itu suara siapa ya?


penasaran?


tunggu episode selanjutnya!!


💕💕💕💕💕💕