say love to me

say love to me
chapter 28



Kelas XII IPA 1 ramai dengan obrolan, sekaligus perkenalan. Risky memainkan gitar bersama Rangga. Nissya, Cici dan Aulia benyanyi dengan merdu. Rafi dan Iqbal menabuh meja mereka layaknya drum. Aset, keken, dan Tia menari - nari sebagai latarnya. Arum merekan vidio duduk santai di kursi guru dengan ferdi.


"Seth.. dah seru banget nih kelas semenjak ada kalian tau ngak" ucap aset yang sudah duduk kelelahan karna menari - nari tidak jelas sedari tadi.


"Siapa dulu dong kita, emangnya nih kelas sepi dulunya yah?" tanya Rafi yang sudah berhenti menabuh meja dengan Iqball.


"Iya sepi banget, tanya aja ama Nissya. Kelas ini kan kelas XII IPA 1 jadi harus jadi contoh kata guru mah ngak boleh ribut" timbal Cici dengan tatapan fokus ke ponselnya.


"Beneran sya?, buset segitunya banget yah. Mau kelas IPA atau IPS sama aja peghuninya juga manusia butuh hiburan" ucap Rangga.


"Iyah sih, tapi dari dulu memang anak - anak kelas ini sibuk belajar doang. Kalau mau ngobrol kumpul sama kelas lain jarang kumpul bareng." ujar Nissya.


"Yah udah, mulai sekarang kita jadiin kelas ini lebih berwarna lagi, yuk guyss lanjutttt" pekik Aulia yang mengundang tawa murid kelas XII IPA 1 yang masih berada di kelas.



Rangga mulai memainkan gitarnya bersama dengan Risky. Rafi dan Iqball kembali menabuh meja mengikuti suara gitar Rangga dan Risky. Dan seperti semula murid XII IPA 1 sibuk dengan aktifitas mereka.


"Berasa hidup yah nih kelas" ucap Arum yang di tujukan kepada Ferdi yang duduk di sebelahnya.


"Iyah, Rangga, Rafi, Iqball asik orangnya ngak beda jauh dari Aulia yang masih heboh kayak dulu. Bahkan Nissya ngak diem baca buku terus. Udah nyanyi, bercanda bareng. Gue seneng akhirnya kelas kita sama kayak anak - anak kelas lain" timbal Ferdi.


"Gue harap kelas kita bakalan terus kayak gini, sampai nanti kelulusan" Ucap Arum.



Nissya dan Alia mulai menyanyikan lagu yang entah sudah yang ke berapa mereka nyanyikan.


(Jaz berdua bersama)


Indah, ceria.....


Masa-masa berdua bersamamu (saat itu)


Canda, tawa...


Manis lugu dirimu saat itu (aku cinta kamu)


Tak ingin aku berpisah sebentar saja...


Kurasakan dunia milik berdua...


Aku selalu salah tingkah...


Saat di dekatmu...


Kamu tetap yang terindah


Jangan pernah berubah


Berdua meraih mimpi kita


Kadang ada...


Masalah yang pernah kita hadapi (hidup ini)


Jangan ragu...


Kau dan aku pasti bisa lewati (lewati)


Percayalah ku akan selalu bersamamu


Karena itu sebuah janjiku padamu


Aku selalu salah tingkah


Saat di dekatmu


Kamu tetap yang terindah


Jangan pernah berubah


Berdua meraih mimpi kita


Aku selalu salah tingkah


Saat di dekatmu


Kamu tetap yang terindah


Jangan pernah berubah


Berdua meraih mimpi kita


Aku selalu salah tingkah


Saat di dekatmu


Kamu tetap yang terindah


Jangan pernah berubah


Berdua meraih mimpi kita


Meraih mimpi kita


Berdua, berdua meraih mimpi kita