say love to me

say love to me
chapter 21



Setelah terjadi sedikit perdebatan antara Aulia dan Rangga yang di dasari dengan Aulia yang protes tidak ingin memanghil Nissya kakak ipar dan Rangga yang tetap memaksa, hingga akhirnya Rangga terpaksa mengalah karnah fakta yang Aulia katakan bahwa umurnya dua minggu lebih tua dari Nissya. Rafi dan Iqball anggota band yang di katakan Rangga akan datang itu sudah berdiri di depan merekah.


"Bini loh yang mana rang" tanya rafi ketika sampai di hadapan ketiga orang yang sedang mengobrol dengan asyik itu.


"Jangan bilang dua - duanya" timpal Iqbal dengan tatap curiga.


"Eh kampret enak ajah loh ngomong" jawab Rangga dengan cepat. " Ini bini gue yang pakai hijab lupa luh yah, baru juga kemaren gue nikahan kan lu datang" Rangga menambahi dengan delikan mata tajam. Rafi dan Iqbal saling pandang lalu tertawa bersamaan.


"Lupa bro, santai ajah kali, terus yang cantik di sebelah lu siapa?" tqnya Rafj menatap Aulia dari atas sampai bawah.


"Inj adik sepupu gue, jangan macam - macam lu. Kalau ngak mau ku masukin dalam got" Kata Rangga dengan ketusnya.


"Elah baru juga mau kenalan, udah di marahin" kata Iqball.


"Kenalin gue Iqball" ucap nya mengulurkan tangan ke arah Aulia namun di tepis dengan kasar oleh Rangga.


"Bukan mukhrim" kata Rangga menatap temannya itu dengan jengkel.


"Suka banget sih marah - marah mulu. Ok ok, kenalin gue Iqball ini temen gue namanya Rafi kita satu band sama Rangga" Jelas Iqball masih menatap Aulia.


"Aku Aulia putri kak, adek sepupunya dari kak Rangga dan sahabatnya Nissya" balas Aulia ramah.



Setelah saling berkenalan Rangga mengajak merekah semua duduk ke kursi yang terletak di bawah tenda yang di siapkan penjual di sekitar taman.


"Terus lu jadi gabung ke band kita nih nis" Rafi membuka obrolan setelah tadi semuanya sibuk memesan makanan.


"Iyah jadi, kalian ngak keberatan kan" tanya balik nissya.


"Ngak kok, tambah banyak tambah seru" timpal Iqball cepat.


"Beneran tambah banyak, tambah seru. Berarti gue sama Risky boleh dong" jawab aulia menaik turunkan alisnya meminta jawaban dari Nissya dan Rangga.


Bagai mana kalau kak Rangga tau hubungan kita dulu, apa kak Rangga bakalan marah?" gumam Nissya dalam hatinya.


"Risky?,siapa?" tanya Rafi bingung.


"Oh itu, temenya Nissya sama aulia di SMA nya" kata Rangga santai.


"Boleh juga tu biar dia main gitar sama lo raf" ujar Iqball, Rafi tampak berfikir sejenak.


"Ok boleh juha tu, telpon gih lia" titahnya kepada Aulia yang dengan cepar mengiyahkan.


tut..tut..tut..


(menghubungkan)


"Halo" sapa Aulia ketika telponnya dengan Risky terhubung.


"Halo, ada apa li?" tanya Risky.


"Temuin gue di taman dekat kompleks rumahnya Nissya, bisa ngak ky" kata aulia.


"Emangnya ada apa li" tanya Risky lagi, dari nada suaranya menyampaikan kebingungan.


"Ada yang mau ketemu, dan ada yang mau gue omongin sama lo, cepetan yah" Ujar aulia lalu mematikan telopon sepihak. Dia tau Risky pasti datang kalau dia yang meminta karnah merekah berteman dari kelas delapan SMP.


"Udah li" tanya Nissya ketika Aulia sudah duduk di kursi sampingnya.


"Udah nis" ucap Aulia dengan senyum nya.


"Terus dia mau" tanya Rangga memastikan padahal dari ekspresi Aulia dia sudah dapat menyimpulkan bahwa Risky pasti mau.


"Iyah, otw katanya" ucap Aulia, padahal dia tidak mendengan apa yang di katakan risky setelah dia menyuruhnya menemuinyaxdi taman apakah Risky mau atau tidak.