say love to me

say love to me
chapter 12



Matahari yang bersinar menampakan cahaya keindahannya di pagi hari ini menjadi pernyataan yang tersirat di sebuah hotel bintang lima yang sudah ramai di datangi keluarga rania bird (ibunya nissya) dan keluarga ayu racman, serta suaminya Radit racman (papa & mamanya rangga).


Pernikahan yang hanya di hadiri keluarga kedua bela pihak, sahabat dekat dan beberapa rekan bisnis ini terlihat sangat mewah. Nuansa cream menjadi warnah latar pesta pernikahan.


Seorang gadis cantik terlihat anggun dan semakin cantik dengan balutan gaun pengantin putih dan hijab putih yang menutupi bagian dadanya. Mahkota kecil di atas kepalahnya menambah keanggunan seorang mutiara khairunissya. Polesan make up simple di wajahnya membuatnya berkali lipat cantik. Wanita yang tidak pernah memakai make up itu terlihat sangat cantik.


Senyum manisnya menambah kadar kecantikannya.


"Sayang apa kamu sudah siap?" tanya rania menatap anaknya dengan binar bahagiah yang terpancar jelas di matanya. Nissya tersenyum seraya menganggukan kepalah.


"Ayo kita keluar penghulu sudah sampai ijab Qabul akan segerah di laksanakan" Ujar rania masih dengan binar bahagiahnya.


Rania membantu nissya untuk berdiri dan berjalan menuju tempat di mana seorang penghulu yang sudah menunggunya.


Semua mata tamu undangan terkunci menatap nissya tampa berkedip. Terdengar beberapa tamu berbisik.


"Dia cantik sekali"


"Merekah cantik dan tampan"


"Benar - benar serasi"


"Dia seperti seorang peri"


"Pasti anak - anak merekah akan cantik dan tampan seperti orang tuanya"


Seperti itulah bisikan - bisikan yang bisa di dengar jelas oleh nissya. Kini nissya sudah duduk bersebelahan dengan rangga yang dalam waktu dekan akan menjadi suaminya.


Ijab qabul akhirnya segerah di mulai


"Saudara rangga saya nikahkan dan saya kawinkan Mutiara khairunissya binti Dedy luxia bird dengan saya sebagai wali hakim dengan mas kawin seperangakat alat solat dang mas seberat 50 gram di bayar tunai" ucapan lantang sang peghulu membuat nissya terdiam beberapa menit lagi statusnya akan berubah. Rangga menghela nafasnya sebelum memulai kata - katanya.


"Saya terimah nikah dan kawinnya mutiara khairunissya binti dedy luxia bird dengan mas kawin tersebut di bayar tunai" ucap rangga lantang dengan sekali tarikan nafas.


"Bagai mana saksi sah?" tanya sang penghulu.


"SAH" ucap saksi dan juga tamu undangan secarah bersaamaan. Semua orang yang berada di pesta itu mengucapkan syukur atas kelancaran ijab qabul dan berdo'a untuk kebahagiahan rangga nissya.


**


Seorang laki - laki menatap pilu ke depannya di mana seoranh perempuan cantik yang sudah mengisi penuh ruang di hatinya. Dan sekarang wanita itu sudah sah menjadi istri dari laki-laki lain.


Semogah kau bahagiah nissya. Andai kau tau betapa hatiku terluka saat ini. Tapi melihat demi senyuman di bibir indahmu aku relah mengobarkan perasaanku. Berbahagiahlah maka aku juga akan bahagiah dengan itu Ucap risky di dalam hatinya menatap sendu sepasang pengantin baru yang tersenyum bahagiah menyapa tamu undangan yang mengucapkan selamat kepadanya.


Kini nissya dan rangga sudah duduk di atas pelaminan. Rangga menatap hangat seorang wanita di sampingnya yang kini sudah sepenuhnya menjadi miliknya.


Sekarang dan selamanya kau akan tetap menjadi istriku Gumam rangga dalam hatinya.


Tidak lama setelah itu MC memanggil nama rangga dan juga band nya Fantastic boy.


Rangga mengandeng tangan nissya. Dan nissya menuruti tampa penolakan karnah sekarang rangga adalah suaminya dan sudah menjadi mahrom baginya untuk bersentuhan.


Rangga dan nissya naik ke atas panggung di mana anak - anak band rangga sudah menunggu dan mengambik posisi masing - masing.


Rangga mendudukan nissya di kursi yang sudah di sediahkan membantu wanita yang sedah resmi menjadi miliknya itu duduk dengan nyaman. Dan akhirnya mengintrupsi boy bandnya untuk memulai lagu yang akan di nyanyikannya.


Virguon bukti


memenangkan hatiku bukanlah


Satu hal yang mudah


Kau berhasil membuat


'Ku tak bisa hidup tanpamu


Rangga mengengam tangan nissya erat menatap nissya penuh cinta.


Dan memulai kembali lantunan lirik lagu indahnya.


menjagah cinta itu bukanlah


Satu hal yang mudah


Namun sedetik pun tak pernah kau


Berpaling dariku


Beruntungnya aku


Dimiliki kamu


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati


Kau jadi harmoni saat kubernyanyi


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


Kaulah bentuk terindah


Dari baiknya Tuhan padaku


Waktu tak mengusaikan cantikmu


Kau wanita terhebat bagiku


*Meruntuhkan egoku bukanlah


Satu hal yang mudah


Dengan kasih lembut kau pecahkan


Kerasnya hatiku


Beruntungnya aku


Dimiliki kamu*


*Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati


Kau jadi harmoni saat kubernyanyi


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


Kaulah bentuk terindah


Dari baiknya Tuhan padaku


Waktu tak mengusaikan cantikmu


Kau wanita terhebat bagiku


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati


Kau jadi harmoni saat kubernyanyi


Tentang terang dan gelapnya hidup* ini


Kaulah bentuk terindah


Dari baiknya Tuhan padaku


Waktu tak mengusaikan cantikmu


Kau wanita terhebat bagiku


Rangga mengahiri lantunan lagu indahnya dengan merdu dan mengecup kening nissya.


Sontak saja hal itu membuat banyak penonton yang notabenya keluarga dan sahabat merekah merasah tersentuh akan bait - bait indah yang terucap dengan merdu. Dari seorang rangga alex racman yang sekarang sudah menjadi seorang suami dari wanita cantik di sebelahnya.


Tapi hal itu sangat berbanding terbalik dengan seorang pemudah yang saat ini tengah berperang dengan perasaanya sendiri.


Bibirnya melengkung membentuk sebuah senyuman manis. Tapi hatinya menahan sakit yang sangat luar biasa. Hatinya sakit tentu saja siapa yang tidak sakit melihat seseorang yang sangat di cintai akhirnya menikah dengan laki-laki lain. Hatinya teriris, hatinya terluka. Hatinya tertancap oleh ribuan pedang kenyataan yang mengatakan cinta merekah tidak akan pernah bisa bersatu.


Cinta tak harus memiliki. Melihatmu bahagiah sudah membuatku lega Kalimat itulah yang risky rapalkan dalam hati untuk menguatkannya.


Risky berjalan menuji ke arah pelaminan di mana sepasang pengantin baru itu tak henti menaplikan senyuman manis dan binar bahagiah.


Sejenak tatapan matannya bertemu dengan tatapan mata teduh nissya tapi gadis itu langsung menundukan pandangannya.


"Selamat yah nis semogah kamu bahagiah, dan keluarga kalian menjadi keluarga yang Sakinah mawaddah wahrohma" kata risky berusaha berbicara senormal mungkin menutupi rasa sakit di dalam hati kecilnya.


"Terimahkasih kak" hanya kalimat itulah yang mampu nissya keluarkan dalam bibir cantik nya.


"Selamat yang ga semogah kalian bahagiah selalu" kata risky sembari menepuk bahu rangga. Lalu risky berpamitan dan turun dari pelaminan. Sekilas rangga melihat perubahan sikap istri nya yanh tadi bahagiah kini menjadi diam. Sekarang mungkin dapat rangga simpulkan.


Ternyata benar kata pepatah. Tidak ada persahabatan yang murni dari dua orang yang berbeda jenis kelamin gumam rangga dalam hatinya.


Dia sekatang tau merekah pernah memiliki rasa yang sama. Tapi rangga bangga kepada nissya yang berusaha melupakan risky. Dan juga risky yang berusaha ikhlas. Sejenak rangga merasa dirinya seperti seorang laki-laki yang baru saja datang dan merusak impian keduanya. Tapi mengingat nissya yang tidak menolak perjodohan seolah membuatnya sedikit berfikir fositif mungkin selama ini nissya tidak mencintai risky dan risky baru menyatakan cintanya ketika merekah sudah akan menikah.


Sekarang dan selamanya kamu akan tetap jadi miliku gumam rangga dalam hatinya.


Tidak lama setelah itu kembali terdengar suara MC di atas pangung yang memanggil nama seseorang yang akan menyumbangkan suaranya.


"Baiklah sekarang kita akan di hibur oleh seorang anak mudah, Risky syaputra silahkan maju kedepan dan menyanyikan lagu kesayangannya" panggil MC dengan suara mengelegarnya dan.


*Deg..deg..deg...


Lagu apa yang akan dia nyanyikan. Dan apa yang nanti akan dia lakukan?* Tanya nissya dalam hati kecilnya. Rangga yang notabennya peka dan tau bahwa istrinya itu gugup dan takut langsung mengengam tangan istrinya lembut dan menyalurkan kedamaiyan untuk istrinya yang sedang gelisa.


Lantunan melody mulai di putar semua tamu fokus menatap seorang pria yang berdiri tegak di atas panggung.


"Selamat untuk kedua mempelai. selamat menempuh hidup baru semoga rukun dan bahagiah selalu, serta menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wahrohma" Ucap risky menatap ke arah pelaminan seorang gadi yang menundukan pandangannya dengan seorang pria yang mengengam lembut tangannya. Risky memulai bait indah lantunan suara merdunya yang sama indahnya denga. suara rangga.


Armada asalkan kau bahagiah


*Yang, kemarin 'ku melihatmu


Kau bertemu dengannya


Kurasa sekarang kau masih


Memikirkan tentang dia


Apa kurangnya aku di dalam hidupmu


Hingga kau curangi aku?


Katakanlah sekarang bahwa kau tak bahagia


Aku punya ragamu tapi tidak hatimu


Kau tak perlu berbohong, kau masih menginginkannya


Kurela kau dengannya asalkan kau bahagia*


Risky memejamkan mata nya menahan buliran krystal di pelopak matanya untuk tidak terjatuh. Semua penonton memandang kagum seorang risky. Siapa yang tau lantunan bait indah itu mewakili rasa sesak di dadanya. Merekah hanya berfikir lantunan lagu melow itu di nyanyikan dengan penuh penghayatan oleh seorang risky padahal bait - bait lagu itu mewakili sebuah perasaan di dalam hatinya.


Risky membuka matanya dan kembali memulai nyanyian pilunya yang nampak indah di pendengara para tamu undangan


*Yang, kurasa sekarang kau masih


Memikirkan tentang dia


Apa kurangnya aku di dalam hidupmu


Hingga kau curangi aku?


Katakanlah sekarang bahwa kau tak bahagia


Aku punya ragamu tapi tidak hatimu


Kau tak perlu berbohong, kau masih menginginkannya


Kurela kau dengannya asalkan kau bahagia


O-o-o-o-u-u-uh ...


Katakanlah sekarang bahwa kau tak bahagia


Aku punya ragamu tapi tidak hatimu


Kau tak perlu berbohong, kau masih menginginkannya


Kurela kau dengannya asalkan kau bahagia


O-o-o-o-uh ...


Asalkan kau bahagia*


Risky mengahiri nyanyiannya dengan indah dan membuat semua orang yang menonton bertepuk tangan. Risky turun dari pangung dan langsung keluar dari hotel menuju mobilnya. Risky masuk ke dalan mobil dan menutup pintu mobilnya. Risky menumpahkan air mata yang sejak tadi dia tahan. Kini dia sudah tak mampu lagi menahan rasa sakitnya. Sangat sakit rasanya di tinggalkan oleh orang yang sangat di cintai.


Risky menangis sesegukan menumpahkan kekesalan dab kesedihannya dengan air mata.