
Ini waktu yang tepat untuk mencoba kekuatan alam yang Yuri dapat ketika menyerap tulang roh naga alam. Tetapi, kekuatan ini juga bisa jadi sebagai kutukan ditambah yang Yuri lawan adalah manusia yang dikendalikan.
Masing-masing kekuatan tidak pernah diketahui, hanya waktu saja yang bisa menunjukkan bagaimana kekuatan yang Yuri dapat. Setiap kekuatan unik jumlahnya bisa terbatas dan tak terbatas.
Yuri berlari dengan salah satu pedangnya di tangan kanan. Manusia-manusia yang menyerang Yuri tidak bisa apa-apa, mereka seperti boneka hidup yang dikendalikan.
"Mungkin ini adalah iblis pengguna jarak jauh." ucap Yuri dalam hatinya.
Entah kenapa Yuri selalu mengatakan pengguna jarak jauh, memang kekuatan yang dipakai oleh iblis ini salah satu tipe jarak jauh.
Yuri mungkin sudah memprediksi kekuatan ini berasal dari mana, pengguna jarak jauh. Tidak mungkin berada sangat jauh dari tempat mengunakan kekuatanya, kecuali itu adalah penyihir kutukan, yang mengambil darah, rambut, foto ataupun barang lainnya yang digunakan oleh korbannya sebagai jalur untuk mengunakan sihir.
"Tidak mungkin manusia segini banyak dapat dikendalikan oleh sihir kutukan, kekuatan yang ditanggung melebihi batas, maka akan membuat penggunanya akan mati meledak." pikir Yuri dalam hatinya.
Yuri hanya bisa menangkis serangan yang dilayangkan manusia-manusia yang dikendalikan. Menunggu waktu yang tepat.
Terlihat Yuri mengangkat pedangnya dan mengucapkan kekuatan apa yang Yuri gunakan, "Sepertinya, iblis itu bisa dilacak." ucap Yuri dalam hatinya.
Yuri meloncat jauh ke belakang, sebenarnya Yuri bisa saja pergi dengan cepat meninggalkan pertempuran dengan mudah.
Namun, Yuri berpikir jika ia pergi mungkin nyawa mereka yang akan jadi taruhannya.
Yuri menaruh pedangnya yang kemudian berubah kembali menjadi bunga dan lama-kelamaan menghilang meninggalkan sinar cahaya dan kegelapan.
Melihat ke semua arah, memprediksi apa yang akan terjadi Yuri membuka matanya seperti sedang melihat dengan akurat seperti seorang yang akan mengincar buruannya.
Keluar tanda berwarna gelap di dekat ke dua matanya.
Yuri merapalkan kekuatannya, pandangan Yuri kini seperti mengunakan kekuatan mata dewa yang bisa melihat apapun bahkan mencari keberadaan manusia maupun mahluk lainnya.
Kekuatan mata kegelapan, mungkin fungsinya tidak hanya melihat dan menemukan manusia dan mahluk lainnya. Kekuatan yang di miliki Yuri tidak mungkin hanya mempunyai satu fungsi saja, mungkin masih ada fungsi dari mata kegelapan yang belum diketahui.
Terlihat benang merah berada di atas kepala manusia-manusia itu, "Sepertinya ini bukan iblis tipe penyihir kutukan." ucap Yuri.
"Yosh." teriak Yuri untuk menyemangati dirinya.
Yuri memandang salah satu bangunan yang tak jauh di dekatnya yaitu bangunan menara jam, yang Yuri pikir ada sesuatu yang aneh.
"Ketemu, tunggu aku di sana iblis." ucap Yuri dalam hatinya.
Tapi bagaimana caranya Yuri akan ke sana dan meninggalkan manusia ini. Jika ia langsung pergi begitu saja, mungkin iblis itu akan menyadari dan membuat para manusia itu seperti saling membunuh.
Meskipun mereka dikendalikan, terkadang terdengar suara teriakan tolong dan kesakitan. Yuri sudah memikirkannya dari awal tadi, tidak mungkin Yuri akan mengorbankan nyawa manusia demi matinya seorang iblis.
Yuri seperti sedang menggenggam sesuatu di tangan kanannya. Tapi tidak ada benda apapun Yuri juga tidak merapalkan kekuatanya. Tak lama sinar cahaya muncul dari tangannya kemudian berubah seperti pedang berwarna hijau, pedang hijau itu adalah salah satu yang Yuri dapat ketika menyerap tulang naga alam.
"Seni Alam Teknik Pengendalian Pertama"
Yuri merapalkan kekuatan yang Yuri ketahui di saat menyerap tulang naga alam, mungkin ini kekuatan yang baru ia ketahui. Bahkan Asuna dan Wuu pun menyadari kekuatan baru mereka tapi mereka tidak mungkin mengunakannya di sembarang tempat dan di saat yang tidak diperlukan.
[ Seni Alam Teknik Pengendalian Pertama adalah ....