Paradox: Dark and Light Warrior

Paradox: Dark and Light Warrior
Mencari Kekuatan Baru III



Akhirnya Yuri berhasil keluar dari portal yang hampir saja tertutup. Akhirnya dia menuju Jepang. Saat tiba di Jepang tiba-tiba ada kemampuan yang mengincarnya dari jarak jauh seperti sniper.


" Kapten terlihat orang yang mencurigakan "


" Cepat bunuh dia "


" Baik kapten "


" Seni Pemanah pertama Mode Lock "


" Seni Pemanah kedua Rentetan panah "


Tiba-tiba Yuri dan Wuu diserang anak panah yang begitu banyak dan mengincarnya. Yuri dan Wuu mencoba menghindarinya tetapi anak panah tersebut terus mengikutinya hingga mereka terkena anak panah tersebut.


" Wuu cepat kau pura-pura terluka parah " ucap Yuri.


" Ha kamu bercanda, memang saya sudah terluka parah "


" Sudah kita pura-pura pingsan " ucap Yuri dengan tegas.


" Baik " balas Wuu yang takut dengan Yuri.


Setelah mereka pura-pura pingsan seorang perempuan dari kejauhan berambut kuning turun untuk melihat mereka apa sudah mati.


" Kapten target terbunuh "


" Cepat kau periksa apa mereka membawa sesuatu yang aneh "


" Baik kapten "


Seorang perempuan tersebut mengeledah apa yang di bawa Yuri dan Wuu, tetapi tiba-tiba perempuan tersebut di hadang oleh Yuri yang terbangun dan langsung mengikatnya.


" Kau pengguna jarak jauh " ucap Yuri


" Ya memangnya kenapa ?... Cepat lepaskan ku "


" Siapa namamu " ucap Yuri.


" Namaku Asuna "


" Apa kau ingin bergabung dengan timku " ucap Yuri.


" Wuu cepat bangun kau tidak perlu berpura-pura lagi " perintah Yuri.


" He-he-he padahal lagi enak-enak... Ganggu aja " ucap Wuu yang bangun dan menggaruk kepalanya


" Bagaimana Asuna kau ingin bergabung dengan timku " ucap Yuri.


" Memangnya kau siapa " ucap Asuna


" Kami para pemburu dan penutup portal iblis " ucap Yuri dan Wuu.


" Kalian bercanda disini tidak ada portal sama sekali " ucap Asuna yang tidak percaya kepada mereka berdua.


Tiba-tiba Yuri mendapatkan kekuatan baru


" Seni kegelapan keenam Mata kegelapan "


[ Jurus ini bisa melihat apapun bahkan kekuatan jahat sekaligus "


" Hai Asuna tempat di atas gunung itu apa " ucap Yuri yang menunjuk tempat tersebut.


" Untuk apa kau tidak perlu tau " ucap Asuna.


" Di sana ada portal " ucap Yuri.


" Hai Asuna kau ingin melihatnya " ucap Yuri.


" Seni kegelapan keenam Mata kegelapan "


Saat mengucapkan kekuatannya Yuri menutup matanya dengan tangan kanannya.


Tiba-tiba Asuna melihat banyak yang aneh di pulau ini.


" Kalian penyihir apa yang telah kalian lakukan " ucap Asuna.


" Kau melihatnya Asuna bagaimana apa kau akan bergabung dengan timku " ucap Yuri.


" Jika kau ingin bergabung maka saya akan melepaskan ikatanmu "


" Baik saya akan ikut tetapi saya harus melihat kenyataannya jika kau salah maka kau akan kubunuh " ucap Asuna yang serius.


" Wuu cepat kau buka ikatannya " ucap Yuri.


" Eh akhirnya selesai juga dikira bakal sampai setahun. Cape di cuekin " ucap Wuu.


" Dasar lebay cepat buka ikatannya " ucap Yuri yang mulai agak marah


Wuu yang melihat Yuri yang wajahnya menakutkan akhirnya membuka tali tersebut.


" Tunggu sebentar Wuu cepat kau buat makanan " ucap Yuri.


" Hai kalian bercanda mengapa kita harus makan dulu " ucap Asuna.


" Sudah tenang saja " ucap Yuri dengan nada rendah dan tersenyum.


" Seni makanan pertama kekuatan 3xLipat "


" Seni makanan kedua Kecepatan 3xLipat "


" Yuri Asuna cepat makan itu " ucap Wuu.


" Kau bercanda kita memakan benda manis ini " ucap Asuna.


Akhirnya Asuna memakannya tiba-tiba dia merasa aneh dengan tubuhnya


" Kekuatan apa yang ada di dalam makanan ini " ucap Asuna.


" Itu salah satu kekuatan Wuu " ucap Yuri.


" Memang kekuatan dia seperti apa " ucap Asuna.


" Perkenalkan namaku Wuu tipe support makanan "


" Namaku Asuna tipe penyerang jarak jauh Pemanah "


" Namaku Yuri tipe cahaya dan kegelapan "


" Apa kau punya dua Kekuatan unik?" tanya Asuna.


" Ya "


" Saya tidak percaya " ucap Asuna.


" Jika kau tidak percaya tidak masalah nanti pun kau akan mempercayainya " ucap Yuri.


• Akhirnya mereka menuju puncak gunung menuju tempat yang di arahkan Yuri •