
Han tidak tidur hingga tengah malam, dia seperti mengingat masa lalunya. Masa lalu yang kelam, bisa juga indah.
Pagi ini ada keanehan di kota ini, orang-orang yang seharusnya kerja dan menjadi budak. Lama-lama berkurang. Hanya tersisa sedikit orang yang menjadi budak entah ke mana.
Yuri baru menyadari pagi ini banyak hal yang aneh di kota ini, dalam pikirannya iblis tidak mungkin akan tinggal diam. Jika dia berada di sini. Orang-orang lain masih tidur hanya beberapa orang yang bangun di pagi hari salah satunya Paman Han dan Han.
Wuu Asuna dan Arga masih tertidur di meja makan, "Asuna apa yang kau lakukan." ucap Wuu yang mengigau.
Yuri tidak ingin membangunkan mereka, karena sudah lama mereka tidak istirahat akhirnya Yuri memutuskan untuk mengelilingi kota dan memeriksa jika ada ke janggalan yang terjadi di kota ini.
Yuri langsung peri ke tengah kota untuk mendapatkan posisi yang bagus untuk melihat ke semua arah sekaligus menghemat waktu. Sebenarnya Yuri sudah memeriksa kota ini dengan Asuna dan Wuu tetapi tidak ada yang aneh sama sekali.
Namun sesuatu yang tidak ada tiba-tiba ada, bangunan kuno dengan jam di atasnya dipenuhi hawa mistis dan gelap.
Menara jam yang mungkin muncul di saat malam hari, entah siapa yang membangunnya. Karena para budak tidak diperkerjakan di tengah kota.
Yuri sadar dengan kejadian ini, dia tidak ingin membunuh para iblis itu karena di sana banyak manusia yang dijadikan budak.
Jika langsung menyerang tawaran yang harus dibayar mungkin jiwa-jiwa manusia yang sedang bekerja, sulit untuk menyelamatkan mereka karena di setiap area selalu ada yang menjaga dan jumlahnya lebih dari dua belas iblis.
Penggunanya sulit untuk ditemukan, jurus rahasia ini adalah jurus jarak jauh. Sepertinya iblis sudah sadar tujuan mereka hampir ketahuan oleh Yuri.
Dalam benak Yuri dia tidak bisa menyerang mereka, karena mereka manusia. Hanya ada satu cara dan itu tidak mungkin. Menggunakan kekuatan cahaya penenang adalah salah satu cara terbaik tetapi, jika manusia itu tidak dikendalikan mungkin dapat bekerja.
Mengetahui posisinya tidak bisa berbuat apa-apa, Yuri terpaksa menggunakan perubahan yang di dapatnya di pulau jiwa ketika menyerap tulang jiwa naga alam.
Perubahan dimulai, terlihat tanah yang dipijak oleh Yuri tiba-tiba tumbuh rumput dan bunga yang indah. Cahaya hijau muncul, dengan bayangan tumbuhan seperti menandakan kekuatan alam.
Kini pakaian Yuri berubah total, Yuri seperti memakai baju perang yang dihiasi tumbuhan ivy, seperti ada unsur kekuatan alam di setiap baju jirah yang Yuri pakai.
Keuntungan melakukan perubahan tulang roh naga alam, adalah bisa menggabungkan kekuatan cahaya dan kegelapan tetapi jika berlebihan darah yang akan ditumbalkan bahkan umur dan jiwa pun bisa diambil oleh kekuatan yang besar.
Jubah alam, rambut hitam di salah satu sisi dan sisi lainnya putih. Pedang yang digunakan ada bentuk naga. Aura cahaya yang dipancarkan berwarna hijau. Pedang yang sekaligus berwarna hitam di satu sisi dan sisi lainnya putih.
"Jangan terlalu berlebihan." ucap Yuri dalam hatinya.
Yuri sudah memikirkan akan mengunakan kekuatan apa. Yuri mengangkat pedangnya dan ....