OH MY CHEF

OH MY CHEF
episode 6



“maafkan saya chef”, ucap panda lirih dan menunduk.


“sudahlah. Pulang sana yang lain sudah pulang kan?” kata dimas dengan nada agak kesal karena teringat kejadian kemarin.


“saya permisi pulang chef, sekali lagi maafkan kecerobohan saya”, ucap panda dengan menundukan kepala, lalu ia berjalan keluar ruangan.


Tidak ada jawaban apa apa dari dimas, ia hanya memandangi panda dan mengernyitkan dahi, setelah panda sudah tidak terlihat dia bertanya Tanya, kenapa wajahnya memerah tadi? Apa iya dia malu? Bukanya aku yang kepergok telanjang dada kenapa dia yang malu, dasar aneh,,,tapi kenapa dia lucu sekali saat wajahnya memerah. “haish apa yang aku pikirkan ini. Kenapa aku sudah melupakan kejadian kemarin ya?”, bertanya kepada dirinya sendiri.


Dimaspun berdiri dan bergegas hendak pulang.


Waktupun berjalan sebagaimana mestinya. Tak terasa waktu sudah pagi lagi, aktivitas dan rutinitas pun harus mereka lalui. Karena menyukai pekerjaan mereka masing masing, mereka pun menjalaninya dengan senang hati. Disaat sela sela pekerjaan burhan naik kelantai atas menghampiri dimas yang sedang berbaring.


“hai dim,” ucap burhan yang kemudian juga ikut berbaring disamping dimas.


“hmmm”, jawab dimas dengan mata tertutup.


“apa kau masih marah dengan kejadian kemarin?” Tanya burhan.


“tidak”. Jawab dimas datar. “aku juga tak tau han, kenapa aku sudah tidak begitu memikirkan kejadian kemarin. Aku kira aku akan sulit melupakan kegagalanku”. Kata dimas dengan mata masih terpejam.


Dimas pun langsung membuka mata, “tumben, kenapa?”, masih dengan wajah datar.


Kenapa dia tadi tidak marah aku bilang begitu ya, gumam burhan dalam hati. “ehh,, ga,, pingin refreshing aja, kamu juga biar ga penat mikirin kerja sama sofi terus”, jawab burhan sembari bangun dan duduk.


Dimas menghela nafas, “baiklah”. Jawab dimas.


Yes. Akhirnya aku akan membuktikan padamu kalau sofi bukan jodohmu dimas, batin burhan dengan senyuman tipis dibibrnya. Burhan memang sudah lama mengetahui bahwa sofi sudah memiliki kekasih, ia sering melihat sofi jalan berdua dengan pria lain. Tapi burhan belum mengatakan kepada dimas karena ia takut dimas tidak akan percaya begitu saja. Selama ini dimas dan sofi memang dekat, dimas merasa sofi juga menyukai dimas. Iya memang benar sebenarnya sofi memang juga menyukai dimas, tetapi karena keserakahanya sofi lebih memilih pri lain yang lebih kaya dari dimas. Selama ini sofi menyembunyikan hubungan dengan kekasihnya dari dimas.


Restaurant sudah tutup, akhirnya dimas dan burhan berangkat hendak pergi kesuatu tempat. Burhan mengendarai mobilnya menuju salah satu mall dikota itu. Karena burhan mengira sofi pasti sedang berbelanja sekarang. Setelah sampai diarea parker mereka pun dari mobil.


“katanya mau santai? Kenapa malah ketempat yang ramai begini?”. Tanya dimas sambil menutup pintu mobil.


“aahh,,, uhm disini kan juga ada tempat buat nongkrongnya, sekalian cuci mata gitu kita”, jawab burha sambil merangkul dimas dan mengajaknya masuk ke dalam mall.


Setelah sampai disebuah café mereka berhenti dan memilih tempat duduk. Burhan memesan dua gelas kopi beserta cemilanya. Sambil menunggu pesanan datang, dimas memainkan handphonenya sedangkang burhan sedang mengedarkan pandanganya mencari keberadaan sofi. Kenapa dia tidak ada/ Tanya burhan dalam hati. Tak lama kemudian pesanan mereka pun datang, burhan mengambil kopi dan meminumnya. Ekspresi wajahnya tiba tiba berubah kaget karena melihat sofi diujung sana berjalan dengan kekasihnya.