OH MY CHEF

OH MY CHEF
episode 25



setelah syuting direstaurant milik dimas, beredar sebuah artikel yang menyatakan bahwa dimas berpacaran dengan karyawanya. entah siapa yang membuat artikel itu dan menyebarkanya di internet. dimas dan panda juga membaca artikel itu. dimas geram saat membaca komentar komentar para penggemarnya yang membully panda. diartikel itu memang tidak disebutkan nama panda. tapi mereka tetap saja berkata kata tidak sewajarnya.


panda yang juga membaca komentar para penggemar dimas hanya bisa terdiam. air matanya pun tak kuat ia bendung lagi, akhirnya jatuh membasahi pipi. ia juga menyadari bahwa ia tak pantas berpacaran dengan dimas. malam itu ia tidak keluar dari kamarnya seperti biasa. dimas menhampiri kamar panda karena ia mau memastikan panda baik baik saja.


" panda" panggil dimas sambil mengetuk pintu.


panda yang terkejut langsung mengusap air mata diwajahnya. ia pun bergegas membukakan pintu. saat pintu terbuka panda lebih terkejut lagi karen tiba tiba dimas memeluk tubuh panda.


"chef..." ucap panda pelang karena bingung.


" jangan hiraukan ucapan mereka" ucap dimas.


"tapi chef.. mereka benar.." belum selesai bicara sudah dipotong dengan bibir dimas yang sudah menempel dibibir panda. panda hanya terdiam karena ia masih ingat komentar komentar itu.


" kubilang jangan hiraukan mereka. kamu adalah orang yang aku cintai. kamu juga hanya perlu mencintaiku saja. tidak usah membaca komentar itu lagi" ucap dimas setelah melepaskan ciumanya.


panda hanya tertunduk. ia bingung harus berbuat apa, disatu sisi ia bahagia mendengar ucapan dimas, disisi lain ia kasihan pada dimas karena gara gara dia, penggemar dimas berkurang.


"hei.. apalagi yang kau pikirkan. sudahlah. jangan pernah berpikir untuk pergi dariku. karena aku sangat mencintaimu" tegas dimas.


" chef..." panda kembali meneteskan air matanya. ia tak mampu berkata kata. dimas pun langsung memluk tubuh mungil panda dan berusaha menenangkan panda.


siang hari mama dimas datang kerestaurant. bu rani mengajak dimas bicara dilantai atas. burhan dan yang lainya hanya terdiam karena melihat ekpresi wajah bu rani yang tidak.bisa ditebak. panda yang melihatnya merasa sangat takut bu rani membaca artikel itu.


apa yang harus kuperbuat kalau kalau bu rani sampai tahu? matilah aku. pasti bu rani tidak akan pernah menyetujui hubunganku dengan chef dimas. atau bahkan aku bisa kehilangan pekerjaanku sekarang? aduh bagaimana ini? pikiran panda bergelut dengan pertanyaan pertanyaan rasa takutnya.


" iya ma.. rivanda namanya" jawab dimas kemudian dusuk disofa.


"ya!!! kamu ini kurang jar sekali.." ucap mama dimas tapi langsung dipotong oleh dimas.


" ma.. aku mencintainya ma. dia anak yang sangat baik kok. dia juga anak yang rajin, cantik dan... bukanya mama menginginkan seorang mantu kan?" dimas berusaha meyakinkan mamanya.


"ya!! bukan masalah itu. seharusnya kamu cerita dong sama mama. kenalin dia sama mama. masak iya mama tahunya dari artikel di internet. ketelaluan kamu ini dim" jawab mama dimas yang membuat dimas terbelalak.


" mama merestui kami? mama tidak marah?" tanya dimas bahagia.


"kenapa marah? mam senang dong anak mama akhirnya punya kekasih" jawab mamanya santai.


"makasih ya ma.. aku kira mama akan menuntut dimas ini itu tentang kekasih dimas" jawab dimas sambil memeluk mamanya.


"asal kekasihmu setia saja. jangan sampai macam macam atau bahkan menghianatimu, mama tidak akan tinggal diam nanti" jawab mama membalas pelukan dimas.


"dia tidak seperti iku kok mah" jawab dimas meyakinkan. kemudian ia melepas pelukanya.


" kapan kalian akan menikah?" tanya mamanya antusias.


"ma.... kenapa buru buru?" tanya dimas setengah terkejut.


"kenapa juga harus lama lama. mama kan sudah pingin menimang cucu" jawab mama dimas.