OH MY CHEF

OH MY CHEF
episode 12



dimas hanya tersenyum penuh kemenangan dan berjalan menuju meja dengan membawa dua piring makanan. ia pun duduk dan disusul panda.


" ini,,, makanlah" dimas sambil menyodorkan satu piringnya.


" ini untuk saya chef?" tanya panda.


" mau tidak? kalau tidak mau ya sudah buang saja.". kata dimas hendak mengambil piring panda.


" mau chef, jangan dibuang", kata panda sambil merebut piringnya lagi. "chef..." panggil panda dengan wajah sok imutnya.


"hemmm,,," jawab dimas tanpa menoleh panda dan sibuk mengunyah makananya.


" ayolah chef ceritakan hal apa yang saya lakukan tadi malam, saya bahkan tidak bisa tidur memikirkan hal itu. dan anehnya saya kenapa tidak ingat apa apa kalau saya melakukan sesuatu" tanya panda yang panjang.


" habiskan dulu makanmu. baru banyak bicara" kata dimas datar.


"ehm" panda pun berhenti bertanya lagi karena ia agak takut. merekapun makan dengan lahap. setelah selesai makan dimas pun memulai pembicaraanya.


" apa kau benar benar penasaran?" tanya dimas dengan senyuman tipis dibibirnya.


" tentu saja chef" jawab panda antusias.


" kalau kau memang penasaran kenapa kamu tidak mengingat sendiri?", dimas masih dengan senyum tipisnya.


"cheeefff" pinta panda, ia pun merengek kepada dimas. berharap dimas akan menceritakan sesuatu.


" hhahaha. bagaimana aku mau menceritakanya kalau kau sendiri tidak ingat sesuatu. bagaimana kalau kau nanti tidak percaya dengan ceritaku". jawab dimas.


hah, sampai segitunya? kenapa aku tidak percaya? sebenarnya hal bodoh apa sih yang aku lakukan.. aahhhh lagian kenapa aku tidak ingat apa apa sih. batin panda.


" kita mau ngapain chef keatas?" tanya panda penasaran.


"kenapa? berpikir jorok lagi kamu?" tanya dimas.


"ah tidak tidak. saya kan cuma penasaran aja chef". jawab panda.


setelah sampai dilantai atas dimas menuju sebuah ruangan kecil disudut ruangan, ia pun membuka pintu.


" ini. pakai ruangan ini untuk tempat tidurmu. itu juga ada kasur, bisa kamu pakai." kata dimas sambil menunjukkan keberadaan kasur.


"wahh.. makasih chef. makasih banyak ya chef. chef baik deh" jawab panda kegirangan, ia pun bertingkah seperti anak kecil yang baru dapat hadiah dari orang tuanya.


dasar. kenapa dia girang sekali. itu bahkan hanya kasur lantai. huft, tapi dia lucu sekali kalau bertingkah seperti itu. seperti anak kecil saja. gumam dimas.


hari itu tanpa sepengetahuan panda ataupun yang lain dimas membersihkan ruangan kecil itu sendirian. sebenarnya dimas takut kalau panda sewaktu waktu demam lagi tanpa sepengetahuan dumas. diam diam dimas pun membersihkan ruang kecil itu untuk dijadikan kamar panda.


" aku tidak ingin kamu mengotori lantai bawah. makanya kamu tidur disini saja". kata dimas mencari alasan.


"ahhh.. iya chef. tapi ini tempat apa sebelumnya chef" tanya panda. "kenapa tidak dari kemarin emarin aku disuruh tidur disini". tambah panda.


" kenapa kau jadi menyalahkanku, kalau tidak mau ya sudah" jawab dimas yang malu mengungkap alasan sebenarnya.


" heeemm,, tentu saja aku mau chef" jawab panda sambil berlari kearah panda dan tiba tiba panda menggandeng lengan dimas. " makasih ya chef, saya senang sekali" jawab panda dèngan tingkah manjanya.


dimas pun tidak menolak tangan panda. ia hanya menahan senyum dibibirnya dan memilih membuang pandanganya kearah lain. kemudian tanpa berkata apa apa dimas pergi meninggalkan tempat itu. ia berjalan menuju kamarnya sendiri. sampainya dikamar ia merebahkan tubuhnya diranjang. haish kenapa dia imut sekali, kayak anak kecil saja. dasar. gumam dimas tanpa ia sadari dimas pun tersenyum mengingat kejadian tadi.