OH MY CHEF

OH MY CHEF
episode 2



dilantai atas tempat chef dimas beristirahat. ia memanggil burhan untuk naik ke lantai atas. setelah sampai di lantai atas dimas berkata.


" burhan. nanti tutup jam satu saja ya. tolong siapkan makan malamku dengan sofia nanti di bawah. pilihkan menu yang menurutmu cocok untuk kami".


" makan malam? hei.. kenapa kau tidak menyerah saja sih dim. kenapa kamu mengejar wanita yang belum pasti suka kepadamu. lagian kamu ini tampan, mapan, pasti banyak yang suka sama kamu di luar sana" jawab burhan kepada dimas. burhan adalah teman akrab dimas sejak SMA dulu. tidak heran kalau burhan tidak begitu menyukai sofia. sofia adalah teman sekelas mereka. ia sangat cantik tetapi sifatnya agak sombong karena banyak lelaki memujinya. makanya burhan tidak terlalu suka dengan sifatnya.


" yaa... kenapa sih kamu ga pernah merestuiku dengan sofia. apa kau juga suka sama sofi? jawab dimas sambil memandang burhan kesal.


" mana mungkin aku menyukai sofi dim, aku hanya ragu saja sama sofi. apa iya di akan benar benar tulus menyukaimu juga?" jawab burhan sambil menepuk bahu dimas.


" aku juga tidak tahu han, kenapa aku belum menyukai orang lain selain sofi, kejadian dulu itu belum bisa aku lupakan han". jawab dimas.


saat SMA sofia pernah mencium pipi dimas. saat itu sofi dan dimas berteman baik, sofi melakukan itu karena ia membuat alasan untuk menolak seseorang yang ingin menjadi pacarnya. ia berkata "tidak. lebih baik aku pacaran dengan dimas saja", jawab sofi kemudian mencium pipi dimas.


semenjak kejadian itu dimas merasa apa yang dikatakan sofi serius. karena saat itu dimas juga mengagumi kecantikan sofi.


burhan hanya duduk terdiam dan menghembuskan nafas kasar.


" oh ya han. tolong siapkan ice cream untuk dessert nanti". kata dimas


" baiklah". jawab burhan


" sudahlah han. kita lihat saja nanti apa dia juga masih menyjkaiku atau tidak. kita akan tau jawabanya. kalau jodoh pasti ga kemana kok". kata dima meyakinkan burhan.


" ya sudahlah.. semoga jodoh terbaik buatmu dim". jawab burhan.


setelah itu ia turun kebawah dan mengatakan kepada yang lain banwa nanti akan ada acara makan malam dimas dengan sofia. semua orang sibuk dengan pekerjaanya masing masing menyiapkan tempat dan makanan untuk nanti malam.


dimas menghampiri panda.


" hei.. kenapa bengong di sini?" tanya dimas kepada panda


" eh,,eh anu chef.." jawab panda sambil gelagapan karena kaget.


" tolong taruh ini di ice cream buat sofia nanti ya" . kata dimas sambil menyerahkan sebuah cincin.


" wah... bagus banget.. siap chef. " jawab panda dengan ekspresi imutnya.


dimas tang melihat panda dengan wajah imutnya itu tak bereaksi apapun ia langsung membalikkan badan dan menuju tempat duduk.


yah.. apa dia tidak terpesona dengan wajah imutku? gumam panda sambil meliat kepergian dimas.


setelah beberapa saat sofia pun datang. waktu telah berlalu makanan demi makanan sudah di hidangkan di meja dimas dan sofi. dari kejauhan panda sambil melihat mereka berdua ia berbisik kepada angga.


" andaikan wanita disana itu aku. aku pasti jadi ratu sekarang". kata panda. " hei.. jangan menghayal". jawab angga sambil menyodorkan sebuah ice cream yang siap diantarkan ke meja dimas dan sofi.


panda kemudian mengambil nampan dan membawa ice cream itu menuju meja dimas dan sofi. ditengah jalan iya teringat bahwa ia dipesan untuk menaruh cincin di ice cream milik sofi, tetapi panda lupa belum menaruhnya.


matilah aku. kenapa aku bisa lupa sih. gumam panda sambil berusaha mengambil cinin di saku kantongnya. tanpa ia sadari ia sudah semakin dekat dengan meja yang dimas dan sofi.


brruukk.. suara panda menabrak meja. ice cream nya pun jatuh tepat didada sofia.