
malam itu dimas dan panda makan malam lagi berdua. kali ini yang masak masih dimas. tapi panda agak mengganggu konsentrasi dimas hari itu. ia bertanya banyak hal tentang memasak. bahkan saat ia bertingkah menggemaskan membuat dimas sesekali menghentikan aktivitasnya sejenak.
"chef. ajari saya masak dong," panda merengek sambil mengeluarkan jurus andalanya. memasang wajah imut.
" ya... dari tadi kamu menggangguku terus. baiklah kapan kapan aku akan mengajarimu" jawab dimas lalu memeluk panda. "tapi sekarang bayar dulu untuk masakan ini. karena dari tadi kamu mengganggu terus" dimas kemudian mencium kening panda.
saat mereka makan bersama, tak ada yang bersuara. mereka hanya saling pandang dan sentum senyum seperti oranv yang lagi kasmaran. setelah makan mereka memilih mengobrol dibalkon seperti biasa.
"chef.. besok kepesta kak burhan chef mau pergi dengan siapa?" tanya panda penasaran.
"tentu saja kamu" jawab dimas datar.
"chef,, nanti yang lain curiga dong kalau kita pergi bersama". jawab panda dengan mulut agak monyong.
" lalu? apa aku pergi dengan sofi saja?" tanya dimas membuat panda cemburu.
"cheff,,," panda memasang wajah cemberutnya.
" hahahha.. apa kamu cemburu?" tanya dimas.
"tidak" jawab panda ketus dan memalingkan muka dari dimas.
"aahhh,, jadi tidak cemburu ya,, baiklah aku pergi denganya saja kalau begitu", tambah dimas membuat panda marah.
"ya sudah pergi saja sana berdua. kencan aja sekalian sana" jawab panda dengan nada kesal.
"hahhaha kamu bahkan saat menggemaskan kalau cemburu. mana mungkin aku akan pergi dengan sofi kalau aku saja punya pacar imut begini" kata dimas.
"saya tidak cemburu." jawab panda.
" ah masak... hahaha sini sini" dimas meraih tangan panda dan menarik tubuh panda agar mendekat. kepala panda pun dusandarkan dibahu dimas.
" bagaimana kalau kita peegi bersa dengan yang lain juga" yang dimas maksud adalah koki kokinya.
"dilarang saja. aku akan melarang mereka membawa pasangan." jawab dimas.
"hem.. ya sudahlah. semog aja mereka setuju nanti" ucapnpanda.
hari sudah berganti. mulai hari ini burhan sudah mengambil cuti karena hari H nya tinggal 2 hari lagi.
disaat sepi pengunjung dimas pun membicarakan rencana pergi kepesta burhan.
" tentang pesta burhan, bagaimana kalau besok kita pergi bersama?" tanya dimas ke semua kokinya.
" saya setuju chef. lagian saya kan jomblo, biar gak kelihatan kalau jomblo gitu, hehehe" jawab reno bersemangat.
" saya ikut saja chef". jawab dodi.
"oke chef" sahut bagas sambil mengacungkan dua jempolnya.
" kamu bagaimana ngga?, apa kamu akan pergi bersama kekasihmu?" tanya dimas.
" tidak chef. tentu saja saya ikut chef. saya juga belum ada kekasih chef" jawab dimas tersipu malu.
" kalian ini kenapa kalian masih saja jomblo. apa waktu kerja yang kuberikan terlalu panjang sampai kalian tidak ada waktu mencari pasangan?" jawab dimas sambil tersenyum.
"tidak ada yang mau kali chef sama mereka hahaha" sahut panda sambil tertawa kecil.
"enak saja. memang kitanya aja yang belum mau. iya kan? kita kan lagi menikmati peran kita , ya kan" jawab reno mencari alasan. dan meminta dukungan yang lain.
"tapi kalau mau dikurangi jamnya boleh juga kok chef. kita akan cari pasangan nanti heheh" jawab dimas dengan nada bercanda.
" baiklan. aku akan memikirkanya nanti" jawab dimas datar. "
"oh iya. panda kamu kok ga jawab mau ikut dengan kami ga? atau mau berangkat sama kekasihmu?" tanya bagas penasaran.