
“Apa kau bisa membaca?”
Tanya Escal yang tiba-tiba teringat jika Liliane sebelumnya hanyalah seorang anak kecil yang tak memiliki apapun sehingga dia berpikir jika Liliane tak berpendidikan.
“Tidak Tuan, saya hanya mengetahui beberapa huruf dan belum bisa membaca.” Liliane menjawab sambil terus mencuci piring kotor.
Escal tengah berada di meja makan saat ini setelah dia dan Liliane makan malam.
Escal sedang memikirkan rencananya sebelum melaksanakan Misi yang ia ambil. Tetapi jika Liliane tidak bisa membaca, akan sulit jika dia mengirim pesan untuknya sewaktu-waktu.
Jikalau pun tidak di pakai untuk saat ini, kemampuan membaca juga dapat berguna untuk kedepannya.
Escal mengeluarkan sebuah buku dari dalam Penyimpanannya yang ia ambil beberapa saat yang lalu di kamarnya karena memang sudah tersedia. Dia mulai menuliskan agendanya untuk mengajari Liliane sementara waktu dalam tiga hari ini.
Di mulai malam ini. Selesai makan malam dan Liliane mencuci piring, Escal akan mengajarinya tentang pengetahuan umum. Khususnya membaca dan menulis, juga pengetahuan lain dalam bentuk teori sampai tengah malam baru beristirahat.
Paginya. Setelah sarapan, Escal akan berolahraga di belakang rumah sekaligus mengajari teknik dasar bertarung untuk Liliane agar tubuhnya menjadi terbiasa dan semakin kuat.
Apalagi cahaya matahari pagi yang memang baik untuk tulang, sehingga cocok untuk berolahraga.
Saat matahari sudah naik cukup tinggi, keduanya baru beristirahat dan melakukan kegiatan yang ingin mereka kerjakan.
Untuk hari ini, Escal akan pergi ke Guild Perdagangan yang dijelaskan sebagai Kelompok Perdagangan Internasional di Vixcell. Mereka menjual dan membeli, seperti umumnya pedagang.
Ada juga Misi seperti di BIK dari para Pedagang, seperti Misi Pengawalan, Penjelajahan dan Pengambilan Barang Berharga yang ada di suatu tempat.
Biasanya Misi untuk Pengambilan Barang Berharga bertempat di lokasi yang sulit untuk di jelajahi dan memerlukan bantuan para ahli yang memang pandai bertarung. Tidak menutup kemungkinan jika Barang tersebut di jaga oleh Monster kuat, sehingga pengambil nya harus berhati-hati.
Escal hendak pergi ke sana untuk menjual barang-barang yang ia dapatkan dari beberapa Monster yang ia kalahkan. Juga membeli perlengkapan yang nantinya akan dia gunakan saat pergi menjalankan misi.
“Tapi bagaimana cara aku membawanya dengan aman. Jika langsung mengeluarkannya dari Penyimpanan, itu terlihat seperti Sihir Ruang yang langka atau di curigai hal lainnya.”
“Aku tidak mau mengambil resiko besar untuk saat ini,” Escal memegang dagunya, berpikir sesuatu.
Melihat Escal yang terlihat sangat serius berpikir dan seperti melamun, Liliane memanggil namanya untuk menyadarkan Escal kembali.
“Apa ada sesuatu, Tuan?” Liliane berkata dengan nada sedikit cemas.
Escal tersadar dan menggeleng pelan, “Tidak tidak. Tapi ada yang ingin aku tanyakan, Apa ada benda yang dapat menyimpan sesuatu dengan mudah?.. Seperti ruang tersendiri,”
Escal berkata dengan sedikit ragu, dia kesulitan menjelaskan bagaimana hal yang ingin ia maksud. Juga tanpa memberitahukan tentang penyimpanan sistemnya. Jujur saja, Escal hanya ingin berjaga-jaga dengan memikirkan bagaimana kemungkinan buruk di masa depan.
Untuk saat ini, walau Liliane masih kecil dan berkata akan mengikutinya, Escal masih belum sepenuhnya mempercayai Liliane selain menganggapnya sebagai tenaga kerja gratis.
Berpikir sejenak, akhirnya Liliane menjawab pertanyaan Escal setelah mengingat-ingat.
“Saya pikir ada, Tuan. Orang-orang menyebutnya sebagai Space Ring.”
Escal mengangkat salah satu alisnya, sedikit tertarik dengan penjelasan Liliane tentang Space Ring yang di maksud.
Menurut penjelasan yang di ketahui dan di lihat Liliane, bentuk Space Ring seperti Cincin pada umumnya berwarna Perak dengan kapasitas ruang yang tidak terlalu besar tetapi cukup praktis. Harga biasanya saja sudah mahal.
Apalagi Space Ring yang sudah di tingkatkan, itu lebih mahal lagi walau hanya bisa menyimpan beberapa barang.
Escal mengangguk-anggukkan kepalanya tanda dia mengerti.
“Cara itu, bisa di pakai.” Escal tersenyum tipis ketika memiliki sebuah ide brilian dalam kepalanya.
Dia pun mendorong kursi ke belakang dan berdiri, melangkahkan kakinya menuju lantai atas untuk mengambil tas yang kemarin dia bawa saat perburuan dan Leveling di hutan untuk pergi ke Guild Perdagangan yang ada di Kota Viell.
“Anda ingin kemana Tuan?” Tanya Liliane ketika melihat Escal membuka pintu dengan membawa tas.
“Ada hal yang ingin aku kerjakan, siapkan saja Makan Siang nanti saat sudah waktunya. Aku akan kembali saat itu,”
Liliane mengangguk mengerti, “Baik Tuan.”
Escal mengangguk ringan kemudian menutup pintu dengan pelan, tujuannya saat ini adalah pergi ke Guild Perdagangan untuk menjual barang-barang yang tidak berguna baginya.
Tetapi sebelum itu, Escal lebih dulu pergi ke pasar dan membeli sebuah Cincin Perak biasa yang memiliki sedikit ukiran. Langsung saja dia mengenakannya di jari tengah, dan tersenyum tipis.
Menuju Guild Perdagangan tak memakan banyak waktu karena tempatnya yang cukup dekat.
Bangunannya lebih besar dan kokoh dengan Empat lantai, di bandingkan Biro Informasi Kerajaan. Sebab Guild Perdagangan juga adalah tempat menjual barang-barang legal untuk khalayak umum, atau ada juga barang-barang khusus.
Escal melihat sekeliling, baru pertama kali dia melihat tempat penuh pedagang dan pemburu yang saling berbaur seperti itu di Dunia ini.
Dia lanjut melangkahkan kakinya ke salah satu tempat resepsionis yang kosong.
“Selamat datang di Guild Perdagangan, ada yang bisa saya bantu?” Salah seorang resepsionis wanita menyambutnya dengan senyuman profesional.
“Ya, aku ingin menjual beberapa barang. Lalu, apa kalian menerima Binatang Buas atau Monster yang masih utuh untuk di kelola sendiri?”
Langsung saja Escal berkata tanpa basa-basi, karena dia masih ada kegiatan siang ini dan tak bisa berlama-lama.
.......