Not A Hero

Not A Hero
Eps. 13 - Kunjungan



Mengangkat salah satu alisnya, Escal tak menduga ada seseorang yang ingin bertemu dengannya saat ini.


“Bertemu denganku? Siapa?”


“Orang itu berkata jika namanya adalah, Tuan Loyder Hawk.”


Mendengar nama tersebut, Escal langsung beranjak berdiri dan membuka pintu. Liliane sedikit terkejut ketika pintu terbuka dan sosok Escal keluar dari sana secara tiba-tiba.


“Di mana dia?” Escal langsung bertanya dengan ekspresi biasa.


“Saya mempersilahkannya duduk di ruang tamu terlebih dahulu sementara saya memanggil anda, Tuan.”


Escal hanya mengangguk sebagai tanggapan. Dia kemudian berjalan menuruni tangga untuk menemui Loyd yang sekarang sedang duduk di ruang tamu.


Sosok Loyd yang tadinya sedang duduk tenang sambil mengamati sekeliling, langsung berdiri ketika melihat Escal datang.


“Apa yang membawamu kemari, Komandan Loyd? Jauh-jauh datang ke tempat sederhana kami,”


Escal berkata langsung menuju topik, benar-benar tipikal Pria yang tidak suka berbasa-basi. Termasuk menyambut tamu dengan baik, walau itu sudah memiliki kesan 'lebih baik' menurutnya.


Loyd sama sekali tidak tersinggung, dia justru tersenyum dan sedikit membungkuk pada Escal.


“Saya datang kemari untuk mengucapkan terima kasih secara langsung pada anda, Tuan Escal!”


Escal mengibaskan pelan tangannya, “Tidak perlu berlebihan, aku hanya menjalankan misi yang ku ambil.”


Loyd mengubah posisinya menjadi berdiri tegap, seutas senyuman mengembang di bibirnya. Entah kenapa merasa tertarik pada Escal yang memiliki wajah datar dan mulut pedas itu.


Bukan hanya karena kemampuannya yang memang membuatnya terkesan dan juga adalah penyelamatnya, Loyd merasa jika Escal adalah orang yang jujur dan tidak munafik.


Bahkan ketika seorang Komandan yang juga Kerabat Raja sepertinya mengucapkan terimakasih, Escal tidak berusaha mengambil keuntungan darinya ataupun menjilat.


...___...


Melihat sebuah layar sistem di depannya, Escal tetap mempertahankan ekspresi dinginnya agar tidak dicurigai.


“Sesuai dengan tujuanku. Setidaknya dengan ini, dia akan mau mengajarkan beberapa teknik padaku. Yaa, berhubung dia pernah menjadi Guru salah satu Pahlawan sebelumnya.”


Escal berpikir dalam hati. Benar-benar berbanding terbalik dengan apa yang dipikirkan Loyd tentang dirinya.


Walau tak salah sepenuhnya, tetapi Escal memang berniat memanfaatkan Loyd. Setidaknya mendapatkan sedikit pelajaran berguna lebih baik daripada tidak sama sekali, karena Escal juga adalah pengguna pedang.


Setelah itu, Escal mempersilahkan Loyd untuk kembali duduk dan menyuruh Liliane untuk membuatkan minuman sebagai formalitas.


Dia duduk di sofa yang berhadap-hadapan dengan Loyd. Keduanya berbincang-bincang sebentar, dan tak membutuhkan banyak waktu juga kesulitan, Loyd setuju untuk mengajari Escal selama satu bulan.


Hanya satu bulan, karena Escal memang memiliki rencana untuk pergi dari Kota Viell sementara waktu.


Baginya persiapan selama satu bulan sudah lumayan cukup, karena dia juga ingin mengecek Misi kedua yang diberikan sistem.


Walau dirinya sudah tidak lagi terikat, tetapi dia bisa bebas untuk ikut berpartisipasi maupun tidak. Itu adalah hak khusus bagi Rebellion Star.


Sedangkan rumah yang saat ini mereka tempati, Escal akan mencari cara dalam waktu sebulan ini. Kalaupun tidak, dia tetap akan meninggalkannya dan meminta bantuan Biro Informasi Kerajaan.


Lebih tepatnya pada Harold, Escal yakin dia tidak keberatan menjagakan rumahnya karena Liliane juga akan ikut bersamanya.


Sekitar setengah jam berlalu, Loyd pamit undur diri terlebih dahulu untuk beristirahat karena lukanya belum sepenuhnya sembuh.


Escal pun tak menahannya, dia mengantar Loyd sampai depan rumah dan kembali masuk ketika kereta kuda Loyd sudah di kejauhan.


Setelah itu, dia kembali ke dalam kamar untuk memikirkan rencana kedepannya yang akan ia lakukan.


.......